Search Articles & Publications

Showing 73 articles found for "Pemeliharaan"

ANALISIS MANAJEMEN TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN NILA SISTEM BIOFLOK SEBAGAI PENAMBAH PENGHASILAN MASYARAKAT

Adi, Hario Tamtomo, Deka Veronika
Abstract: Teknologi budidaya ikan nila sistem bioflok merupakan salah satu faktor inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil budidaya ikan nila. Dalam sistem bioflok berbasis mikroorganisme yang membentuk flok… k (Kumpulan partikel kecil) adalah berfungsi sebagai media penyerap nutrisi dan pengomtrol dalam kualitas air. Dalam penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas teknologi budidaya ikan nila sistem bioflok dalam meningkatkan produksi ikan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem bioflok akan  mampu meningkatkan pertumbuhan ikan nila lebih cepat dalam pertumbuhan serta dapat mengurangi biaya prodiuksi, pakan dan meningkatkan kualitas air di dalam kolam. Dengan menggunakan adopsi teknologi ini, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dan taraf ekonomi secara berkelanjutan. Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok sebagi upaya peningkatan penghasilan masyarakat. Kondisi ini memerlukan pasokan bahan pangan yang cukup besar dan terjamin. Salah satu sumber protein yang dapat dihasilkan dalam jumlah massal dan cepat adalah produk perikanan air tawar. Saat ini telah dikembangkan teknologi bioflok yang hemat lahan dan air sangat cocok untuk dikembangkan di daerah pedesaan dan perkotaan atau hunian padat penduduk yang juga merupakan pasar produk yang dihasilkan. Tingkat produktifitas Sistem Budidaya Nila Sistem Bioflok untuk ikan nila mempunyai tingkat produksi 15-30 kg/m3 air. Dengan masa pemeliharaan yang berkisar antara 2,5-4 bulan serta Harga Pokok Produksi (HPP) sekitar Rp 16-22 ribu per kg, maka diperkirakan Sistem Budidaya Nila Sistem Bioflok ini akan menjadi suatu terobosan selain sebagai pendukung program ketahanan pangan dalam rangka pasokan protein yang cukup (misalnya dalam mengurangi masalah stunting) juga dapat meningkatakan penghasilan masyarakat dalam menunjang perekonomian keluarga.

ANALISIS KRITIS TERHADAP KELEMAHAN DESAIN DATABASE DALAM MENINGKATKAN RISIKO KEBOCORAN DATA DAN MENURUNKAN INTEGRITAS SISTEM INFORMASI

Abel Bangun, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Penelitian ini mengkaji secara kritis kelemahan desain database dalam konteks keamanan sistem informasi modern. Desain database yang buruk merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko kebocoran data dan menurunkan… urunkan integritas sistem informasi pada organisasi. Melalui metode tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap 35 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2024, penelitian ini mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kelemahan desain database ke dalam lima kategori utama: (1) kelemahan normalisasi dan struktur relasional, (2) kurangnya kontrol akses dan autentikasi, (3) minimnya enkripsi data, (4) absennya audit trail dan logging, serta (5) ketiadaan prosedur backup dan recovery yang memadai. Hasil analisis menunjukkan bahwa 78% kasus kebocoran data yang diteliti disebabkan oleh kelemahan pada lapisan desain database, bukan semata-mata dari serangan eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Security by Design dalam perancangan database merupakan langkah fundamental untuk melindungi aset data organisasi dan menjaga kepercayaan pengguna. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup rekomendasi penerapan framework database security yang komprehensif mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga pemeliharaan sistem.

Analisis Pengelolaan Logistik Alat Kesehatan Di Puskesmas Anak Air Tahun 2025

Farenza Haqie, Febry Handiny, Febriyanti Nurysa
Abstract: Data Dinas Kesehatan Kota Padang menunjukkan kelengkapan alat di Puskesmas Anak Air rendah (48,73%), dengan banyak alat rusak disimpan untuk diperbaiki (ASPAK, 2025). Kondisi ini menunjukkan perlunya pengelolaan logistik… yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan logistik alat kesehatan di Puskesmas Anak Air, Kota Padang, tahun 2025. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan pedoman wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret–Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 20 Agustus- 2 September 2025 . Data di analisis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama membutuhkan alat kesehatan yang memadai untuk menunjang pelayanan. Kerusakan atau keterbatasan alat dapat menghambat pelayanan, sehingga pengelolaan logistik menjadi penting. Penelitian ini menganalisis pengelolaan logistik alat kesehatan di Puskesmas Anak Air Kota Padang tahun 2025. Hasil menunjukkan SDM mencukupi namun belum mendapatkan pelatihan khusus pengelolaan alat kesehatan dan tahapan proses perencanaan, pengadaan, penerimaan, pemeliharaan, inventarisasi dan pelaporan telah diatur dalam SOP. Sarana prasarana tersedia namun terbatas, terutama sterilisasi. Proses logistik berjalan sesuai SOP dengan koordinasi dan pengawasan Dinas Kesehatan. Kendala utama terdapat pada pengadaan dan keterbatasan sarana. Pengelolaan logistik alat kesehatan di Puskesmas Anak Air masih belum memenuhi standar, sehingga berdampak pada keterbatasan pelayanan. Pengelolaan logistik juga belum optimal, sehingga diperlukan penguatan melalui peningkatan kompetensi SDM, penyediaan sarana prasarana memadai, Disarankan agar dilakukan peningkatan kapasitas sarana prasarana dan penambahan fasilitas untuk menunjang program ini secara optimal.

Penerapan Sistem EOQ Dalam Pengadaan Barang Untuk Perencanaan Persediaan: Studi Kasus Di PT. POMI

Salman Farizi, Mutasyarofah, Risa Aprilia Wahyuningsih, Vela Aulia Agustin
Abstract: Efisiensi dalam pengadaan barang dan perencanaan persediaan menjadi faktor kunci dalam keberlanjutan operasional perusahaan. PT. Paiton Operation and Maintenance Indonesia (PT. POMI) menghadapi tantangan dalam optimalisasi… si pengadaan barang guna mendukung pemeliharaan dan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam sistem pengadaan barang PT. POMI guna memastikan ketersediaan stok yang optimal tanpa menyebabkan overstocking. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait dalam pengadaan barang, serta analisis dokumen sistem pengelolaan persediaan yang digunakan, yaitu Maximo system. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. POMI menerapkan EOQ dalam menentukan jumlah dan waktu pemesanan barang untuk menyeimbangkan biaya pemesanan dan penyimpanan. Sistem Maximo berperan dalam mengotomatisasi perhitungan reorder point (ROP) dan pemantauan stok secara real-time, sehingga memudahkan proses pengambilan keputusan dalam pengadaan barang. Selain itu, PT. POMI menetapkan kebijakan safety stock dan batas maksimum persediaan untuk mencegah risiko kekurangan stok atau penumpukan barang yang tidak efisien. Sistem ini memungkinkan pemantauan stok berbasis data historis dan analisis permintaan barang secara periodik. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti ketergantungan pada data terdahulu serta keterbatasan fleksibilitas dalam menghadapi fluktuasi permintaan mendadak. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana penerapan EOQ dan sistem manajemen persediaan berbasis digital dapat meningkatkan efisiensi pengadaan barang di industri energi. Rekomendasi lebih lanjut mencakup optimalisasi parameter EOQ berdasarkan pola permintaan aktual serta peningkatan integrasi sistem Maximo dengan proses perencanaan strategis perusahaan guna meningkatkan responsivitas terhadap kebutuhan operasional.

Analisis Tanam Tumpang Sari Tanaman Cabai Dan Mentimun Di Desa Tegalwera, Kabupaten Banyuwangi

Putri Yulia Ramadhani, Umrotun Maya, Dewi Retno Agustin, Galih Gading Ramadhani, Aldo Rizky Ramadhan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem tuanam tumpang sari cabai (Capsicum annum) dan mentimun (Cucumis sativus) di Desa Tegalwera, baik dari segi produktivitas tanaman maupun dampaknya terhadap ekonimi… konimi petani. Merode yang digunakan meliputi pendekatan eksperimen lapangan dan wawancara dengan petani lokal. Data dianalisis secara kuantitatif untuk hasil panen dan secara kualitatif untuk persepsi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanam tumpang sari memberikan manfaat signifikan, seperti efisiensi penggunaan lahan, peningkatan hasil panen hingga 15% dibandingkan monokultur, dan pengurangan serangan hamat berkat diversifikasi tanaman. Selain itu, pola ini dinilai lebih ekonomis karena menekan biaya pemeliharaan. Dengan demikian , tumpang sari tanaman cabai dan mentimun dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Tegalwera. Penelitian ini merekomendasikan pendampingan teknis kepada petani untuk penerapan lebih luas sistem ini.

Peran Masyarakat Dalam Konservasi Hutan Pada Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan: Studi Nagari Lubuk Basung, Agam

Syafarman, Nurhasan Syah, Indang Dewata, Abdul Razak, Skunda Diliarosta, Aulia Azhar, Syafrijon
Abstract: hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi oleh pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan… n PermenLHK No. 23 Tahun 2021 tentang panduan Pembuatan hutan rakyat. Nagari Lubuk Basung, yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan hutan dan lahan. Secara umum, Lubuk Basung terletak pada koordinat sekitar 0°15'–0°28' Lintang Selatan dan 99°55'–100°10' Bujur Timur. Sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, Nagari Lubuk Basung memiliki potensi besar untuk pengembangan kegiatan konservasi melalui partisipasi masyarakat. Untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok  serta untuk mengetahui permasalahan yang menghambat keberhasilan dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan maka perlu dilakukan penelitian. Adapun penelitian yang dilakukan menggunakan metode pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif. Data yang diambil adalah hasil observasi dan wawancara langsung terhadap 20 Anggota Kelompok Tani Hutan dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh anggota Kelompok Tani Hutan Kabun Maju. Peran masyarakat dalam hal ini anggota kelompok tani hutan Kabun Maju dalam perencanaan dan pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan sangat menetukan keberhasilan kegiatan tersebut karena dengan andilnya anggota kelompok maka pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, Pengawasan kegiatan pembuatan rehabilitasi hutan dan lahan adalah kegiatan untuk memastikan bahwa tanaman hasil kegiatan tersebut aman dan terhindar dari gangguan baik itu kekeringan, hama tanaman maupun dari bahaya kebakaran atau perusakan dari oknum tertentu. Pengawasan dilakukan oleh anggota kelompok tani hutan sebagai pemilik lokasi bersama dengan pihak UPTD KPHL Agam raya dalam rangka menyediakan fasilitas pemeliharaan bagi yang dibutuhkan kelompok agar tanaman tersebut hidup sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan hasil baik dari segi konservasi maupun dalam bentuk meningkatkan ekonomi anggota kelompok dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa partisipasi anggota kelompok tani cukup tinggi walaupun saat perencanaan dan persiapan beberapa anggota kelompok ada yangg tidak hadir namun secara keseluruhan persentase anggota kelompok yang hadir melebihi dari 75%  artinya perencanaan yang dibuat dan sosialisasi yang disampaikan cukup berhasil untuk mengajak anggota kelompok ikut dalam kegiatan tersebut

Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Pada Dusun Cangaan Kecamatan Genteng

Farikha Mahara Fatik, Nurmadin Mila, Jessica Dwinta Mahardika, M Afiq Nugroho, M Fiza Aqila
Abstract: Pemanfaatan lahan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan keluarga di Dusun Cangaan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, merupakan alternatif yang dapat memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat… kat setempat. Banyaknya lahan pekarangan yang belum dimanfaatkan secara optimal menunjukkan potensi besar yang belum tereksplorasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat Dusun Cangaan mengenai teknik pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan pemeliharaan tanaman. Kegiatan ini mencakup sosialisasi, penyuluhan mengenai pemanfaatan media tanam, pembibitan, pemupukan organik, dan teknik budi daya yang baik. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan adanya perubahan positif dalam pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan, yang diikuti dengan peningkatan partisipasi mereka dalam kegiatan pertanian rumah tangga. Dengan demikian, pemanfaatan lahan pekarangan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta memberikan kontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat. 

Sistem Informasi Arsip Surat Berbasis Web Pada Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi

Mochammad syukron Ramadani, Akhlis Munazilin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi arsip surat berbasis web pada Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi menggunakan metode Waterfall. Metode Waterfall dipilih karena pendekatannya yang sistematis… dan berurutan, yang mencakup tahap-tahap analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini dirancang dengan menggunakan teknologi web modern yang memungkinkan aksesibilitas dan pengelolaan arsip surat secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi arsip surat berbasis web ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip surat menyurat. Dengan penerapan metode Waterfall, setiap tahap pengembangan dapat dilaksanakan secara terstruktur dan terukur, sehingga menghasilkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem ini juga mampu mengurangi waktu yang diperlukan untuk pencarian dan pengarsipan surat, serta meningkatkan akurasi dan keamanan data arsip. Dengan demikian, diharapkan sistem informasi ini dapat mendukung tugas-tugas administratif di Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi dengan lebih baik dan lebih efisien.

Analisis Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Nelayan Penangkap Ikan Di Indonesia

Ade Irma Seftyani Lubis, Susilawati
Abstract: Nelayan penangkap ikan adalah sebuah pekerjaan di atas permukaan perairan, dimana nelayan penangkap ikan berisiko tinggi untuk mengalami kecelakaan akibat kerja ataupun penyakit akibat kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja… rja (K3) merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman melalui peningkatan dan pemeliharaan kesehatan jasmani dan rohani serta kondisi sosial pekerja. Hal ini secara khusus bertujuan untuk mencegah atau mengurangi insiden dan penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bagaimana penerapan keselamatan kerja pada nelayan penangkap ikan di indonesia. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Dimana sumber pustaka berasal dari pencarian di google schooler, dan PubMed yang diterbitkan dalam bahasa inggris atau indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja yang dialami nelayan adalah terpeleset/jatuh, terpotong/tertusuk, tertimpa benda jatuh, dan kejadian lain seperti luka bakar/luka akibat ledakan atau tertimpa mesin kapal. dan kecelakaan tersebut menyebabkan cedera fatal dan nonfatal. Sebagian besar nelayan hanya menderita satu luka. Sementara yang lain mengalami banyak luka dalam kecelakaan tersebut. Jenis luka yang sering dialami nelayan adalah patah tulang, luka ringan, luka ekstremitas atas, keseleo, luka bakar, amputasi bahkan luka intrakranial.

Peran Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Dalam Pengembangan Wisata Watu Ulo Kabupaten Jember

Anggi Amelia Ismawadi, Khoirun Nisa Febriyani, Naela Hilda Salsabila, Wildan Khisbullah Suhma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jember dalam Pengembangan Wisata Watu Ulo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu suatu… uatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alami. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan Dinas Pariwisata Kota Kota Jember serta Pemerintah Kelurahan Sumberejo dalam mengembangkan Wisata Watu Ulo dilakukan melalui kerja sama dan mendorong kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk selalu berkoordinasi. Hal ini selaras dengan peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Pemerintah Kelurahan dalam memberikan Motivasi yang bertujuan untuk mendukung maksimalisasi Wisata Watu Ulo. Begitupun dalam Wisata Watu Ulo pengembangan bahwa Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kota Jember dalam melaksanakan program pemeliharaan kawasan Wisata Watu Ulo yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku pariwisata dengan kualitas sarana prasarana dan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan, dan untuk wisatawan asing dengan kegiatan penyambutan.