Abstract:Latar Belakang: Menurut data Kepolisian RI, kebakaran di Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 584 kasus, 2020 sebanyak 1.063 kasus, 2021 sebanyak 880 kasus, 2022 sebanyak 1.461 kasus, dan pada 2023 sebanyak 1.323 kasus. Tingginya…
ngginya kasus kebakaran yang terjadi setiap tahunnya membuat bencana kebakaran menjadi masalah yang serius bagi kehidupan manusia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kognisi, perilaku tanggap darurat, dan upaya pencegahan dan penanggulangan dalam kebakaran. Metode: Penyusunan artikel ini menggunakan metode tinjauan literature sistematis dengan menggunakan 10 artikel pada rentang tahun 2019-2024 dari database pencarian Google Scholar. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini berdasarkan sepuluh artikel menunjukkan ada hubungan antara perilaku dan darurat kebakaran di semua artikel tiga dari sepuluh artikel memiliki hubungan antara status perilaku dengan kesiapsiagaan darurat kebakaran, dan tujuh artikel memiliki hubungan antara kebakaran. status perlindungan dan kesiapsiagaan darurat kebakaran
Abstract:Makanan yang dikonsumsi saat ini banyak mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah diabetes melitus. Diabetes melitus adalah salah satu penyakit metabolik yang…
ng ditandai dengan tingginya kadar glukosa di dalam darah di atas batas normal. Masyarakat umumnya memanfaatkan tumbuhan herbal sebagai pengobatan tradisional dalam mengatasi penyakit DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman herbal yang memiliki potensi sebagai antidiabetes sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat alternatif. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini berupa Literature Review Article (LRA). Sumber database menggunakan Publis or Perrish. Data yang digunakan berupa artikel jurnal yang dipublikasikan dari rentang tahun 2010 sampai 2023. Hasil literature review yang telah dilakukan terdapat 10 spesies tumbuhan yang berpotensi sebagai antidiabetes diantaranya adalah salam, sambiloto, insulin, mengkudu, mahkota dewa, pepaya, kelor, jahe, ciplukan dan rosella. Kemampuan antidiabetes tumbuhan-tumbuhan tersebut disebabkan karena adanya senyawa metabolit seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid yang terdapat dalam tumbuhan mampu menurunkan kadar glukosa di dalam darah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gaya Kepemimpinan dan Motivasi dalam meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil di Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang. Jenis penelitian dikategorikan sebagai…
ebagai penelitian assosiatif yang berbentuk assosiatif atau korelasional, dimana dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penulisan ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan beberapa cara yaitu data primer. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk angket atau kuesioner dan wawancara agar lebih memudahkan responden dalam mengisi angket yang diberikan, peneliti membuat rentang skor atau nilai mulai dari 1 sampai dengan 5 dari setiap pertanyaan yang diberikan kepada responden. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh PNS di Badan Pengelola Pendapatan Kabupaten Sintang yang berjumlah 48 orang dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 48 dari 48 orang, terdiri dari seluruh PNS. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat diambil beberapa kesimpulan. Berdasarkan uji statistik normalitas menunjukkan p-value sebesar 0,173 yang mana lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut terdistribusi normal. Variabel Gaya Kepemimpinan dan Motivasi mempunyai pengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap kepuasan kerja pada badan pengelola pendapatan daerah kabupaten.sintang. Gaya Kepemimpinan (X1) secara persial kurang berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang dan Motivasi (X2) secara persial sangat berpengaruh terhadap kepuasan kerja PNS di Bappenda Kabupaten Sintang
Abstract:Latar Belakang: Masa remaja adalah sebuah periode pencarian identitas diri, sehingga remaja sangat mudah berpengaruh oleh lingkungan. Pada remaja putri terjadi perubahan fisik yaitu perubahan organ-organ reproduksi yang…
ditandai dengan datangnya menstruasi. Pada umumnya remaja mengalami menstruasi diusia 12-13 tahun. Hal ini merupakan proses fisiologis yang dialami oleh setiap wanita remaja dengan rentang usia 12-13. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan gangguan menstruasi pada remaja di sekolah penelitian ini dilakukan di SMPN 17 Kota Tangerang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan penelitian cross- sectional Desain Penelitian: menggunakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode cross- sectional, serta analisis uji chi-square. Teknik Sampel : Teknik yang digunakan untuk mengambil sampel adalah teknik stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 159 responden. Hasil Penelitian : Berdasarkan analisa bivariate dengan menggunakan uji chi-square bahwa p-value,0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat stress dengan gangguan menstruasi pada remaja di SMPN 17 Kota Tangerang.
Abstract:Latar Belakang : Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan proses kerusakan ginjal selama rentang waktu lebih dari tiga bulan. Gagal ginjal kronis dapat menimbulkan simtoma, yaitu laju filtrasi glomerular berada di bawah 60 ml/menit/1,73…
/menit/1,73 m2 atau di atas nilai tersebut yang disertai dengan kelainan sedimen urine. Pasien gagal ginjal kronis dapat mengalami kehilangan protein melalui urin sehingga menyebabkan terjadinya penurunan kadar albumin serum atau hipoalbuminemia. Kadar serum albumin rendah merupakan indikator penting dari mordibitas dan mortalitas. Seseorang yang menderita kerusakan ginjal dapat dibantu dengan terapi pengganti ginjal yaitu hemodialisa. Tujuan : Mengetahui perbedaan kadar albumin pada pasien Gagal Ginjal Kronis pre dan post Hemodialisa. Metode : Desain studi kasus menggunakan asuhan keperawatan. Sampel studi kasus menggunakan 1 pasien yang dilakukan intervensi selama 3 hari. Hasil : pelaksanaan pemberian terapi akupresur di RSUP Dr. Sitanala Tangerang dapat disimpulkan bahwa pemberian Terapi pijat akupresure pada implementasi hari ke-3 sudah mengalami perubahan dan sudah terlihat efektifitasnya. Kesimpulan: Ada perbedaan kadar albumin pada pasien gagal ginjal kronis pre dan post hemodialisa di ruang hemodialisa RSUP Dr. Sitanala Tangerang. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi dibidang keperawatan tentang asuhan keperawatan pada pasien gagal ginjal di RS Kemenkes Dr. Sitanala Tangerang.