Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

Pendampingan Dalam Pengenalan Dan Menghafal Kosakata Bahasa Inggris Pada Siswa-Siswi SDN Jabiren-2

Rahmah, Widia Nor, Wahdah, Nurul, Nuryanie, Nuryanie
Abstract: Vocabulary is one of the important aspects that must be mastered by students before learning a language as well as in learning English. In Indonesia, English has been included in the education curriculum since 1994, but… the changes that occurred in the 2013 curriculum, which resulted in the loss of English as a subject at the elementary school level had an impact on students' knowledge of English, especially their knowledge of vocabulary. This assistance is provided to help students learn and memorize new English vocabulary in an effort to improve their memorization. The community service method used is Service Learning (SL). A total of 20 students participated as course participants who will be assisted in this service activity. Several stages of action were carried out: planning English vocabulary lessons, presenting English vocabulary materials, introducing and using English vocabulary, and encouraging children to interpret or define new English vocabulary that has been taught. The results of the assistance in this service show that the assistance activities in memorizing vocabulary for students of SDN Jabiren-2 help students increase their vocabulary acquisition. Keywords: Assistance, English vocabulary, Memorizing, SDN Jabiren-2    Kosakata merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh siswa sebelum belajar suatu bahasa seperti halnya dalam belajar bahasa Inggris. Di Indonesia bahasa Inggris mulai dimuat dalam kurikulum pendidikan sejak tahun 1994, namun perubahan yang terjadi pada kurikulum 2013 yang membuat hilangnya bahasa Inggris sebagai mata pelajaran di tingkat sekolah dasar berdampak pada pengetahuan siswa terhadap bahasa Inggris khususnya pengetahuan mereka pada kosakata. Pendampingan ini diberikan untuk membantu siswa mempelajari dan menghafal kosakata bahasa Inggris yang baru dalam upaya untuk meningkatkan hafalan mereka. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning (SL). Sebanyak 20 siswa berpartisipasi sebagai peserta kursus yang akan didampingi dalam kegiatan pengabdian ini. Beberapa tahapan tindakan dilakukan: merencanakan pelajaran kosakata bahasa Inggris, menyajikan materi kosakata bahasa Inggris, memperkenalkan dan menggunakan kosakata bahasa Inggris, dan mendorong anak untuk menafsirkan atau mendefinisikan kosakata bahasa Inggris baru yang telah diajarkan. Hasil pendampingan dalam pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan dalam menghafal kosakata pada siswa-siswi SDN Jabiren-2 membantu siswa dalam meningkatkan perolehan kosakata mereka. Kata kunci: Kosakata bahasa Inggris; Menghafal; Pendampingan; SDN Jabiren-2

Workshop Merancang Interior Rumah Tinggal Untuk Siswa/I SMKN 1 Mempura

Ravelino, Parlindungan, Arianti, Masda Ulfa, Indah, Isrina
Abstract: Abstract: Interior Design is a branch of art that discusses the inner side of a building. Interior design also intersects with architecture which is the global study of building design. Architecture majors have started to… o enter Vocational High Schools including at SMK Negeri 1 Mempura. Vocational School 1 Mempura has a Department of Building Modeling and Information Design which in its syllabus has building drawing learning. But in the discussion, there is no further knowledge about interior design. SMK Negeri 1 Mempura wants to develop students' knowledge about interior design or interior design properly. From this problem, Interior Design Educators at Lancang Kuning University who are community service partners from SMK Negeri 1 Mempura will add to their students' knowledge about interior design. So that through this program, Mempura 1 State Vocational School can develop interior design knowledge, which not only learns about room size but also about managing the atmosphere of space from designing ceilings, walls, floors, and furniture. The target to be achieved is for partners to understand the basics of Interior Design and its differences from Architecture and other Design Sciences. The outputs to be obtained are learning services for the community, service reports, drafts of teaching materials, and scientific articles in journals.             Keywords: interior design; furniture; workshop   Abstrak: Desain Interior adalah salah satu cabang ilmu seni rupa yang membahas tentang perancangan ruang dalam pada suatu bangunan. Desain interior juga beririsan dengan ilmu arsitektur yang merupakan ilmu perancangan bangunan secara global. Jurusan arsitektur sudah mulai masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan termasuk di SMK Negeri 1 Mempura. SMK Negeri 1 Mempura memiliki jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan yang dalam silabusnya memiliki pembelajaran gambar bangunan. Tetapi dalam pembahasannya,belum ada pengetahuan lebih lanjut mengenai perancangan ruang dalam.SMK Negeri 1 Mempura ingin mengembangkan pengetahuan yang dimiliki peserta didik pada perancangan ruang dalam atau desain interior dengan benar. Dari permasalahan ini, Tenaga Pendidik Desain Interior Universitas Lancang Kuning yang merupakan mitra pengabdian masyarakat dari SMK Negeri 1 Mempura akan menambah pengetahuan siswa/i nya tentang merancang ruang dalam. Sehingga melalui program ini, SMK Negeri 1 Mempura dapat mengembangakan pengetahuan desain ruang dalam, yang tidak hanya mempelajari tentang ukuran ruangan, tapi juga pada pengolahan suasana ruang dari perancangan langit-langit, dinding, lantai dan furnitur. Target yang ingin dicapai adalah mitra paham tentang dasar-dasar Desain Interior serta perbedaannya dengan Arsitektur dan Ilmu Desain lainnya. Luaran yang ingin diperoleh adalah jasa pembelajaran untuk masyarakat, laporan pengabdian, draf bahan ajar dan artikel ilmiah di jurnal. Kata kunci: desain interior; furniture; workshop

Pelatihan Pengelolaan Dan Pelayanan Pada Homestay Di Desa Tanjung Jaya Pandeglang

Djunaid, Ika Suryono, Sofiani, Sofiani, Rosanto, Stephanie, Soeprapto, Vishnuvardhana S, Natalia, Dessy
Abstract: Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of… a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%.   Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya   Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar  rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%.   Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Produk Unggulan Daerah Di Kelurahan Selatpanjang Timur

Zamaya, Yelly, Eriyati, Eriyati, Taryono, Taryono, Misdawita, Misdawita, Pramana, Angga, Mayentri C.P, Reza
Abstract: Abstract: Community empowerment can be interpreted as an efficient process that is carried out so that it can change certain communities for the better in the future with the competencies and abilities they have. This service… rvice was carried out in the East Selatpanjang Village, which is located in Tebing Tinggi District, Meranti Islands Regency. The East Selatpanjang Village has various MSMEs engaged in developing regional potentials made from sago, which is a typical plant of peatlands. This service activity was carried out at one of the MSMEs, namely Gerai Seroja. Community service activities were carried out by a team of lecturers and the East Selatpanjang Kukerta team in collaboration with the Kelurahan and the community to provide benefits through promotional activities for the area's superior products. The method used in this service is a qualitative method using the Rapid Rural Appraisal (RRA) technique with assistance from the village administration and the local community.  Keywords: empowerment; potency; villager; optimization     Abstrak: Pemberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai proses berdayaguna yang dilakukan sehingga dapat mengubah masyarakat tertentu menjadi lebih baik kedepannya dengan kompetensi serta kemampuan yang dimilikinya. Pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Selatpanjang Timur yang berlokasi pada Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kelurahan Selatpanjang Timur memiliki berbagai UMKM yang bergerak untuk mengembangkan potensi daerah yang berbahan dasar sagu yang merupakan tanaman khas lahan gambut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada salah satu UMKM yaitu Gerai Seroja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim dosen dan tim Kukerta Selatpanjang Timur yang bekerjasama dengan pihak Kelurahan serta masyarakat memberikan kemanfaatan dalam kegiatan promosi produk unggulan daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik Rapid Rural Appraisal (RRA) dengan adanya bantuan dari pihak kelurahan dan masyarakat setempat.   Kata Kunci: masyarakat; optimalisasi; pemberdayaan; potensi

Pengembangan Web Profile Untuk Organisasi Koperasi Wanita Pengusaha Indo-nesia (KOWAPI) Cabang Bengkayang

P, Noviyanti, Thomas, Santi, Arianto, Fra Siskus Dian
Abstract: Abstract: KOWAPI is an organization dedicated to Indonesian Women Entrepreneurs. KOWAPI itself is an abbreviation of the Indonesian Women Entrepreneurs Cooperative. KOWAPI is under the auspices of INKOWAPI (Parent Cooperative… ative of Indonesian Women Entrepreneurs). INKOWAPI members consist of PUSKOWAPI and KOWAPI. KOWAPI itself has spread in various regions, including Bengkayang Regency. The Bengkayang branch of the KOWAPI organization is new and its management was only inaugurated in July 2021 for the management period from 2021-2026. Because the Bengkayang branch of KOWAPI organizations is still new, there are still many who do not know what the activities and vision, and mission of this organization are. Based on the existing problems, the Bengkayang branch of the KOWAPI organization is deemed necessary to have a web profile that accommodates the organization, both history, vision, and mission, and what activities exist in the organization. This web profile management will be made using CMS WordPress. CMS WordPress is a platform that is quite easy to implement, especially for ordinary people. With this web profile, it can help the KOWAPI organization to be better known and there will be more opportunities for the community, especially women entrepreneurs, to be able to join the organization.           Keywords: inkowapi; kowapi organization; web profile; wordpress;  Abstrak: KOWAPI merupakan organisasi yang diperuntukkan bagi Wanita Pengusaha Indo-nesia. KOWAPI sendiri merupakan singkatan dari Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia. KOWAPI dinaungi oleh INKOWAPI (Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia). Anggota INKOWAPI terdiri dari PUSKOWAPI dan KOWAPI. KOWAPI sendiri telah tersebar diberbagai daerah, diantaranya adalah Kabupaten Bengkayang. Organisasi KOWAPI cabang Bengkayang termasuk baru dan kepengurusannya baru dilantik pada Juli 2021 untuk periode kepengurusan dari 2021-2026. Karena organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini masih baru maka masih banyak yang belum mengetahui apa saja kegiatan dan visi misi dari organisasi ini. Berdasarkan permasalahan yang ada, organisasi KOWAPI cabang Bengkayang ini dirasa perlu untuk memiliki web profil yang menampung tentang organisasi tersebut, baik sejarah, visi misi, dan kegiatan apa saja yang ada pada organisasi tersebut. Pengelolaan web profil ini akan dibuat dengan menggunakan CMS Wordpress. CMS Wordpress merupakan sebuah platform yang cukup mudah untuk diimplementasikan terutama bagi masyarakat awam. Dengan ada web profil ini maka dapat membantu organisasi KOWAPI agar lebih dikenal dan semakin banyak pula kesempatan bagi masyarakat khususnya para pengusaha wanita untuk dapat bergabung dalam organisasi tersebut. Kata kunci: inkowapi; organisasi kowapi; web profil; wordpress

Pendampingan Lembaga Gapoktan Sebagai Rintisan Sub terminal Agribisnis Swadaya Di Kabupaten Pringsewu

Fitriani, Fitriani, Fatih, Cholid, Trisnanto, Teguh Budi, Sutarni, Sutarni, Yuniarti, Evi, Saty, Fadila Marga, Apriyani, Marlinda, Berliana, Dayang, Handayani, Sri
Abstract: The price of agricultural products usually fluctuates cause of seasonal harvesting, bulky, voluminous, and the distance of the production centre to consumers.  This activity was conducted to build an initiative of the farmer… armer association (Gapoktan) to self-governing over sub-terminal agribusiness (STA).  Extention and technical assistance were approached to solve their problem. Based on the analysis performed that STA has an important role in solving the weakness in the market.  STA is a power to strengthen the Gapoktan in facing market restrictions. The success of the establishment of STA in the production centre depends on the managerial ability of the STA management board.  They must push hard to build synergy between production and the market network.  After following the extension, member of the farmer association had been increased their knowledge about the requirement of STA establishment and STA management.  Technical assistance is delivered separately.  Gapoktan Sumber Katon initiated the self-governing STA focussed on horticulture production link with the market.  Besides Gapoktan Srikandi established the self-governing STA focussed on rice production. Development activities for pioneering Agribusiness Sub Terminals at Gapoktan in Kab. Pringsewu resulted in the establishment of a self-supporting STA in the centre of farming production.             Keywords: agriculture; farmer group; Gapoktan; self-governing; terminal-market. Permasalah utama produk pertanian adalah fluktuasi harga yang disebabkan oleh dinamika situasi produksi dan permintaan serta sistem rantai nilai produk dari produsen ke konsumen. Lemahnya akses pasar pertanian berdampak pada ketidakpastian harga di tingkat petani. Kegiatan ini bertujuan membangun kapasitas Gapoktan dalam inisiasi pasar alternatif melalui Sub Terminal Agribisnis (STA). Penyuluhan dan bimbingan teknis digunakan untuk metode pelaksanaan kegiatan pendampingan. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa STA memiliki peran penting dalam mengatasi kelemahan pasar produk pertanian. STA memperkuat Gapoktan dalam menghadapi keterbatasan akses pasar. Keberhasilan pendirian STA di sentra produksi tergantung pada kemampuan manajerial pengurus STA. Pengurus STA harus bekerja keras mendorong sinergi antara pelaku produksi dan jejaring pasar. Setelah mengikuti penyuluhan, anggota Gapoktan bertambah pengetahuannya tentang syarat-syarat pendirian STA dan pengelolaan STA. Bantuan teknis disampaikan secara terpisah. Gapoktan Sumber Katon memprakarsai STA swakelola yang berfokus pada hubungan produksi hortikultura dengan pasar. Gapoktan Srikandi mendirikan STA swakelola yang fokus pada produksi beras. Kegiatan pembinaan perintisan STA pada Gapoktan di Kab. Pringsewu menghasilkan kelembagaan STA swadaya di daerah sentra produksi sayur mayur.  Tumbuh kembang STA swadaya di daerah sentra produksi akan tergantung kepada kesungguhan dan kerja keras unsur pengurus dalam memperjuangkan akses pasar bagi hasil produksi pertanian anggotanya.   Kata kunci: gapoktan; kelembagaan; pemasaran-terpadu; pertanian; sub terminal agribisnis; swadaya 

Praktik Cooperative Learning Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Literasi Numerasi Disekolah Dasar

Sirait, Syahriani, Anim, Anim, Hayati, Rina, Sapta, Andy, Widya, Saputri
Abstract: Abstract: Monotonous learning in elementary schools, teachers do not use a learning model to improve numeracy literacy in elementary schools. To overcome this problem, namely by using a cooperative learning model. Cooperative… ative learning model is a learning model in which students learn and work in small groups collaboratively with 4-5 members with heterogeneous group structures. This service aims to find out how to improve the application of cooperative learning models based on local wisdom in elementary schools in order to increase numeracy literacy. This method is a participatory action study, namely the implementation of the method by considering the existence of a problem study stage by involving students in elementary schools, as well as looking for the most appropriate alternative solution in overcoming the problem. The result of this service is students' understanding of the cooperative learning model which can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase students' ability to work together to improve numeracy literacy. Keywords: cooperative learning; local wisdom; numerical literacy   Abstrak: Pembelajaran di Sekolah Dasar yang monoton, guru tidak menggunakan sebuah model pembelajaran untuk meningkatkan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan menggunakan model cooperative learning. Model cooperative learning adalah suatu model pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya 4–5 orang dengan struktur kelompok heterogen. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis kearifan lokal di sekolah dasar dalam rangka peningkatan literasi numerasi. Metode ini yaitu kaji tindak partisipatif yaitu pengimplementasian metode dengan mempertimbangkan adanya tahap kajian masalah dengan melibatkan siswa di Sekolah Dasar, serta mencari alternatif solusi yang paling tepat dalam mengatasi permasalahan. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman siswa mengenai model pembelajaran Cooperative Learning yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan siswa dalam bekerja sama untuk meningkatkan literasi numerasi. Kata Kunci : cooperative learning; kearifan lokal; literasi numerasi  

Optimalisasi Pengelolaan Media Informasi Di Organisasi Pramuka Man 2 Banyumas

Andhita, Pundra Rengga, Suminar, Ratna, Vianka, Meyra Nanda
Abstract: Abstract: The Scout Movement is one of the major organizations in Indonesia. However, this greatness can fade if young people are not familiar with the scouting movement. This condition is currently being experienced by… the Ambalan Scout Organization of Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Although participation is mandatory, the number of those who remain in this organization is decreasing. The scouting movement is considered less popular than others. Based on this, the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas collaborated with the Communication Studies Program at University of Amikom Purwokerto to optimize the management of their information media (website, social media and wall magazines) through comprehensive training with the group achievement method. A mentoring method that emphasizes efforts to build group productivity by referring to input from group members and the achievement of output targets that were prepared jointly between the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas and the Communication Studies Program at the University of Amikom Purwokerto. The training, which was held on February 5, 2022, was a success with more than 39 participants. The final result of this activity shows that the participants' cognitive needs regarding media management have begun to be fulfilled, the ability of participants to develop media content and distribute it appropriately, and the formation of members' commitment to maintaining the continuity of media management has begun. However, to achieve even better results, this activity requires continuous training, particularly related to aspects of media technology and media visibility strategies. Keywords: Communication; Madrasah; Media; Organization; Scout             Abstrak: Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia. Namun kebesaran tersebut berpotensi pudar jika anak muda mulai tidak mengenal gerakan pramuka. Kondisi inilah yang dialami Organisasi Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Meski keikutsertaannya bersifat wajib namun diisinyalir jumlah yang bertahan di organisasi ini semakin menurun. Gerakan pramuka dinilai kalah populer dibandingkan lainnya. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan media informasi. Berdasarkan hal tersebut, Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh MAN 2 Banyumas menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto untuk melakukan optimalisasi pengelolaan media inofrmasinya (website, media sosial dan mading) melalui pelatihan komprehensif dengan metode group achievement. Sebuah metode pendampingan yang menekankan upaya membangun produktivitas kelompok dengan mengacu pada input dari anggota kelompok dan pencapaian target output yang disusun bersama antara mitra dan anggota kelompok. Pelatihan yang diadakan tanggal 5 Februari 2022 ini berjalan sukses dengan diikuti oleh lebih dari 39 peserta. Hasil akhir kegiatan ini memperlihatkan mulai terpenuhinya kebutuhan kognisi peserta mengenai pengelolaan media, terbentuknya kemampuan peserta dalam menyusun konten media serta mendistribusikannya dengan tepat, dan terbentuknya komitmen anggota untuk menjaga kontinuitas pengelolaan medianya. Kata Kunci: Komunikasi; Madrasah; Media; Organisasi; Pramuka

Pengoptimalan Lahan Pekarangan Sebagai Upaya Ketahanan Pangan Pada Kawasan Rumah Pangan Lestari

Dessyarti, Robby Sandhi, Apriyanti, Apriyanti, Asmike, Metik, Lestari, Novi Dwi, Choirunisa, Risma
Abstract: Abstract: Klangon Village is a hilly area which is located on the slopes of Mount Pan-dan and is in the Madiun Regency area which is one of the partner villages of Universitas PGRI Madiun. Klangon Village has an organization… tion in the field of agriculture, namely the “Karya Putri Tani” farmer group. The organization received funding aimed at the development of a sustainable food housing area (KRPL) but it was not yet optimal and running smoothly. The existence of these problems became the basis for conducting yard optimization activities for food security in the area of sustainable food houses. The methods used in the activities include mentoring and training in the form of demonstrations. Hope in this program can meet the needs, food security, and nutrition of the family which will ultimately improve the welfare of the community. The results achieved in the program are that the target group can implement a sustainable food home area in the form of "Green House Klangon" as an educational tool.       Keywords: optimization; accompaniment; krpl programme Abstrak: Desa Klangon merupakan daerah perbukitan yang letaknya di lereng Gunung Pandan serta berada di wilayah Kabupaten Madiun dimana menjadi salah satu desa mitra Universitas PGRI Madiun. Desa Klangon memiliki organisasi dibidang pertanian yaitu kelompok tani “Karya Putri Tani”. Organisasi tersebut memperoleh pendanaan yang ditujukan untuk pembangunan kawasan rumah pangan lestari (KRPL) namun belum optimal dan berjalan lancar. Adanya permasalahan tersebut menjadi dasar diadakan kegiatan pengoptimalan lahan pekarangan sebagai upaya ketahanan pangan pada kawasan rumah pangan lestari. Metode yang digunakan dalam kegiatan mencakup pendampingan dan pelatihan berupa demontrasi. Harapan dalam program ini dapat memenuhi kebutuhan, ketahanan pangan dan gizi keluarga yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang dicapai dalam program yaitu kelompok sasaran dapat mengimplementasikan kawasan rumah pangan lestari dengan wujud “Green House Klangon” sebagai sarana edukatif. Kata kunci: optimalisasi; pendampingan; program krpl

Pelatihan Mesin Cnc Laser Dalam Meningkatkan Jiwa Wirausaha Bagi Generasi Muda

Hasibuan, Eriansyah Saputra, Harahap, Nurmahendra, Sitopu, Mutiara Widasari, Sari, Indah Vusvita
Abstract: Abstract: In today's increasingly advanced era, but with limited funds, it requires the community to carry out various innovations that can develop an entrepreneurial spirit in order to improve the economy. In the implementation… entation of service activities carried out for 2 days. Where the first day contains an explanation of the use of CNC machines and the basics of CNC implementation, while on the second day the process of printing the artwork that has been designed by the previous participants is carried out directly, because the printing process takes a long time ranging from 4 to 5 hours in printing one design. , depending on the level of difficulty of the design you want to print. The activity was carried out from 9-10 December 2021 at the Aviation Vocational School with a total of 40 students. By holding this service, it is hoped that students will grow an entrepreneurial spirit, so they are able to do entrepreneurship, especially in the field of acrylic art. With the dedication that has been carried out, enthusiastically the young generation in this case the aviation vocational school students can open entrepreneurs in the field of carving by utilizing acrylic and CNC machines which have economic value among society in general and young people in particular so as to improve the family economy.         Keywords: entrepreneur; innovation; acrylic     Abstrak: Pada zaman yang semakin maju saat ini, namun dengan keterbatasan dana, menuntut masyarakat untuk melakukan berbagai inovasi yang dapat mengembangkan jiwa wirasusaha guna meningkatkan ekonomi. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan selama 2 hari. Dimana hari pertama berisi tentang penjelasan penggunaan mesin CNC dan dasar-dasar penerapan CNC sedangkan pada hari kedua dilakukan langsung proses pencetakan karya seni yang telah di desain oleh peserta sebelumnya, dikarenakan proses pencetakan dibutuhkan waktu yang cukup lama berkisar 4 sampai 5 jam dalam pencetakkan satu desain, tergantung tingkat kesulitan desain yang ingin dicetak. Kegiatan dilakukan mulai tanggal 9-10 Desember 2021 di sekolah SMK Penerbangan dengan jumlah peserta 40 siswa. Dengan diadakan pengabdian ini diharapakan kepada siswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, sehingga mampu melakukan wirausaha khususnya dibidang seni akrilik. Dengan adanya pengabdian yang telah dilakukan, membuat antusias generasi muda dalam hal ini siswa SMK penerbangan dapat membuka wirausaha dibidang seni ukir dengan memanfaatkan akrilik dan mesin CNC yang memiliki nilai ekonomis dikalangan masyarakat pada umumnya dan kalangan muda pada khususnya sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.   Kata kunci: wirusaha; inovasi; akrilik