Search Articles & Publications

Showing 1580 articles found for "Telah"

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA MATA PELAJARAN IPA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DI SD

Delia Kurniawati, Leni Rafiatul Hidayah, Putri Dewi Harsanti, Tantri Rahma Suci
Abstract: Penelitian ini merupakan studi literatur review yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media gambar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar… ar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), yaitu dengan menelaah dan mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data diperoleh dari 48 sumber pustaka berupa jurnal ilmiah, tesis, dan laporan penelitian yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa 84% penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar yang signifikan setelah penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPA, 11% penelitian menunjukkan peningkatan dalam kategori sedang, dan 5% penelitian menyatakan pengaruh yang rendah akibat keterbatasan media atau kurangnya kreativitas guru dalam penerapannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa media gambar dapat membantu siswa memahami konsep IPA yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret, menarik perhatian, serta meningkatkan rasa ingin tahu dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.

PENGARUH PARTISIPASI MAHASISWA DALAM PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) TERHADAP TINGKAT KESIAPAN KERJA MAHASISWA

Cyndi Togi Marito Sitorus, Etalia Asso, Yola Amanda, Otang Kurniaman, Ningrum Melihayatri
Abstract:   Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan relevan bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan… ikan pengaruh partisipasi mahasiswa dalam program MBKM terhadap tingkat kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 24 mahasiswa Universitas Riau yang telah mengikuti kegiatan MBKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi mahasiswa berada pada kategori tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif, kontribusi terhadap ide dan solusi, serta komunikasi efektif dengan dosen pembimbing dan mentor lapangan dengan persentase 60–80%. Pada aspek kesiapan kerja, sebagian besar indikator juga berada pada kategori tinggi, terutama kemampuan bekerjasama, beradaptasi, dan menghadapi tekanan, meskipun beberapa indikator seperti pengelolaan waktu dan sikap profesional memperoleh persentase lebih rendah (60%). Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam program MBKM berkontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja, sehingga optimalisasi pendampingan dan fasilitasi diperlukan untuk memaksimalkan perkembangan kompetensi mahasiswa.

PENERAPAN METODE DIFFERENTIAL REINFORCEMENT OF ALTERANTIVE BEHAVIOR (DRA) DALAM MENGURANGI PERILAKU MALADAPTIF PADA ANAK AUTIS KELAS III SDKH DI SEKOLAH KHUSUS ELOK ASRI

Rusniawati, Neti Asmiati, Yuni Tanjung Utami
Abstract: Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak autis kelas III SD di SKh Elok Asri yang menunjukkan perilaku maladaptif berupa perilaku mengupil menggunakan jari dan perilaku menjilat jari setelah mengupil. Perilaku tersebut… tersebut menyebabakan subjek mimisan, kurang fokus dalam pembelajaran dan pengerjaan tugas. Melihat permasalahan tersebut, peneliti akan mencoba melakukan modifikasi perilaku berupa penerapan metode Differential Reinforcement Of Alternative Behavior (DRA) pada subjek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode DRA dapat mengurangi perilaku maladaptif yang ditunjukkan subjek. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dianalisis menggunakan ststistik deskripstif yang disajikan dalam bentuk tabel dan garfik. Frekuensi perilaku mengupil di sekolah pada baseline (A2) 37 lebih kecil dari hasil baseline (A1) 47. Adapun frekuensi perilaku menjilat jari setelah mengupil pada fase baseline 2 (A2) adalah 32 yang hasilnya dibawah fase baseline 1 (A1) 41. Selanjutnya perilaku mengupil di rumah pada baseline (A2) 26 lebih kecil dari hasil baseline (A1) 31. Adapun frekuensi perilaku menjilat jari setelah mengupil pada fase baseline 2 (A2) adalah 18 yang hasilnya dibawah fase baseline 1 (A1) 25. Hasil penelitian yang dilakukan di sekolah dan di rumah menunjukan bahwa metode DRA dapat mengurangi perilaku maladaptif pada subjek.

PENGUATAN IDENTITAS HUKUM ORANG MAPUR: UPAYA PEMENUHAN HAK SIPIL BAGI KOMUNITAS PENGHAYAT KEPERCAYAAN

Caya, M. Fajar Nandra, Irwan, Irwan, Desmaisi, Desmaisi, Pasaribu, Waldimer, Hidayati, Hidayati
Abstract: Masyarakat Adat Mapur di Pulau Bangka secara historis mengalami marginalisasi administratif akibat ketiadaan pengakuan formal atas sistem religi lokal mereka dalam dokumen kependudukan. Meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi… si Nomor 97/PUU-XIV/2016 telah memberikan legalitas bagi penghayat kepercayaan, implementasi di tingkat akar rumput masih terhambat oleh kompleksitas birokrasi, jarak geografis dan minimnya literasi hukum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas hukum dan memulihkan hak sipil Orang Mapur di Dusun Aik Abik melalui tindakan advokasi, sosialisasi, dan pendampingan partisipatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development yang berfokus pada pemanfaatan aset sosiokultural lokal berupa Gebong Memarong sebagai episentrum pergerakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi multipihak yang melibatkan Disdukcapil, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sektor swasta, dan lembaga adat berhasil mengikis keraguan sosiologis (pseudo-identity) dan membangun kesadaran hukum warga. Melalui strategi pendampingan langsung (door-to-door) dan posko pelayanan kolektif, tim berhasil melakukan inventarisasi, verifikasi, dan validasi berkas administrasi kependudukan yang sah bersama Lembaga Adat Mapur. Program ini tidak hanya memangkas rantai birokrasi formal, tetapi juga berhasil menginisiasi pemulihan hak-hak sipil dasar komunitas adat sekaligus memperkuat resiliensi kebudayaan mereka dari ancaman eksklusi sosial di era modern.

EDUKASI KESEHATAN MENGHINDARI KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DAN CARA MERAWAT ALAT REPRODUKSI DI KELAS VB BAWAMAI PONTIANAK

Amelia, Lince, Almumtahanah, Almumtahanah, Hidayah, Hidayah, Lestari, Lilis
Abstract: Kasus pelecehan seksual merupakan kasus yang mengalami peningkatan yang cukup signifikan terjadi pada tahun terakhir, Maraknya kasus-kasus pelecehan yang terjadi, khususnya pada anak- anak harus dicegah dan dihentikan agar… ar tidak menimbulkan korban- korban kekerasan seksual yang lebih banyak . Mengajarkan pendidikan seksualitas pada anak-anak dapat dimulai dari kelas 5 sampai 6 SD. Pertimbangan diberikannya pendidikan seksual sejak dini pada anak-anak kelas 5 SD karena anak-anak tersebut sudah mengalami masa akil balik dan perlu ditanamkan pengetahuan mengenai seksualitas agar anak-anak dapat memahami mengenai seksualitas dan tidak lagi menjadi korban pelecehan seksual. Oleh karena itu, melaksanakan pengabdian masyarakat mengatasi permasalahan mitra .Tujuan PKM ini adalah untuk menambah pengetahuan keterampilan siswa dalam mencegah menjadi korban kekerasan seksual dan cara merawat alat reproduksi. Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan dan demonstrasi cara perawatan dan role play menghindari agar tidak menjadi korban kekerasan. Peserta pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa-siswi SD sebanyak 30 orang. Tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yaitu SD Bawamai Pontianak. Setelah memberikan pendidikan kesehatan siswa tersebut dapat memahami cara mencegah menjadi korban kekerasan seksual.

PENGUATAN KOMPETENSI KOMUNIKATIF DAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK-ANAK SEKOLAH MINGGU MELALUI PROGRAM ENGLISH CONVERSATION DI STASI SANTO PETRUS TAMPO

Siumarlata, Viktor, Sallata, Yizrel Nani, Tulaktondok, Linerda, Sirande, Normalia, Tandikombong, Matius, Paki’da’, Agnesia
Abstract: Kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi yang penting untuk dikembangkan sejak usia dini. Namun, anak-anak di daerah pedesaan sering kali memiliki keterbatasan kesempatan untuk mempraktikkan… tikkan penggunaan Bahasa Inggris dalam situasi komunikasi yang nyata. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dasar, motivasi belajar, dan kepercayaan diri anak-anak Sekolah Minggu di Stasi Santo Petrus Tampo, Kabupaten Tana Toraja, melalui program pengajaran English Conversation. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu dari Maret hingga Mei 2026, dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching) yang diterapkan melalui praktik percakapan, permainan bahasa, tanya jawab, dan aktivitas interaktif berbasis topik kehidupan sehari-hari. Program dilaksanakan dalam 21 pertemuan dengan materi yang mencakup aktivitas harian, keluarga, sekolah, hewan, profesi, transportasi, cuaca, dan topik lain yang dekat dengan pengalaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menggunakan kosakata dan ungkapan sederhana dalam percakapan Bahasa Inggris. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi belajar, partisipasi aktif selama pembelajaran, serta kepercayaan diri dalam menggunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti ketidakkonsistenan kehadiran peserta dan faktor cuaca, kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi anak-anak di lingkungan nonformal dan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

PEMBERDAYAAN GURU PAUD MELALUI KEMITRAAN LITERASI DAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING

Kurnia Rahayu, Mega Endang Sari, Dian Nur Rachmawati, Indri Ristiani, Anisya Fitria Sari, Erna Budiarti, Debie Susanti
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan literasi dan pengembangan media pembelajaran berbasis deep learning. Program… dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan media pembelajaran berupa buku cerita anak yang kreatif dan edukatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran literasi serta minimnya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan andragogi melalui model Project Based Learning (PBL) dan pendampingan intensif (coaching clinic). Tahapan kegiatan meliputi In-Service Training, On-the-Job Learning, implementasi pembelajaran di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 38 guru PAUD dengan 32 responden yang mengisi instrumen evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 10,3 meningkat menjadi 11,8 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk media pembelajaran berupa buku cerita anak yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan mengintegrasikan unsur kreativitas, kolaborasi, serta nilai edukatif dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai penerapan deep learning, pemanfaatan media pembelajaran inovatif, serta penggunaan teknologi dan AI secara bijak dalam pendidikan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan literasi dan media pembelajaran berbasis deep learning. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan bermakna bagi anak usia dini.

KULIAH KERJA NYATA: IMPLEMENTASI SOSIALISASI ANTI BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DI SMP NEGERI 2 LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Rolobessy, Mike J., Miru, Rikha, Christina, Susanto, Liau Kevin, Kelarat, Moh Yusran, Lesilawang, Robo, Ulath, Abd Majid, Jamrud, Rifai A, Bantam, Abdil Maulana, Mohammad, Faruq Ali, Gaspersz, Juan Alberth, Attamimi, Unarya, Umaha, Afdalin, Upuy, Doni
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan judul “Implementasi Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di SMP Negeri 2 Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat”. Kegiatan ini bertujuan untuk… an untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Meskipun sebagian besar siswa telah mengenal istilah bullying, pemahaman mereka masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu saja dan belum sepenuhnya menyadari bahwa tindakan sehari-hari seperti mengejek, memberi julukan negatif, dan pengucilan juga termasuk dalam kategori bullying. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun non-verbal. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta mendorong perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan harmonisess.

DARI BIBIT KE HARAPAN: MEMBENTUK MASA DEPAN LINGKUNGAN MELALUI PENANAMAN POHON DI KELURAHAN KOTA WAISAI KABUPATEN RAJA AMPAT

Sinen, Karmila, Nurinaya, Nurinaya, Ulfa, Nurul Alia, Hidayat, Rahmat
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon di Kelurahan Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat.… mpat. Wilayah ini menghadapi tantangan lingkungan berupa berkurangnya tutupan hijau, potensi degradasi lahan, serta meningkatnya dampak perubahan iklim. Program pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah kelurahan, masyarakat lokal, pemuda, dan mahasiswa dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi lingkungan, penyediaan bibit, hingga penanaman dan pemeliharaan pohon. Metode yang digunakan meliputi edukasi lingkungan, kerja bakti penanaman, serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya penghijauan serta terbentuknya komitmen bersama untuk menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam. Penanaman pohon tidak hanya berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan dan ekosistem lokal, tetapi juga menjadi simbol harapan dalam membentuk masa depan lingkungan yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian berbasis masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan di wilayah kepulauan dan kawasan pesisir.

IMPLEMENTASI LOGISTIK KEMANUSIAAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS BUDAYA MELALUI DISTRIBUSI MAKANAN GRATIS

Permatasari, Intan, Artha, Bhenu, Zulfan, Alfin Orlando
Abstract: Amanat konstitusional "Tri Dharma Perguruan Tinggi" mewajibkan institusi pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna menjembatani wacana teoretis dengan… ngan realitas sosial. Penelitian ini mengkaji program distribusi makanan yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Widya Mataram (UWM) sebagai penerapan praktis dari logistik kemanusiaan. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini secara aktif melibatkan mahasiswa di setiap tahap, mulai dari identifikasi masalah hingga refleksi. Prinsip-prinsip teknik industri, khususnya logistik kemanusiaan, efisiensi distribusi, dan ergonomi lingkungan, diterapkan untuk mengelola distribusi paket dan memastikan keselamatan lalu lintas di Jalan Tatabumi Selatan yang padat kendaraan. Hasil dari pelaksanaan pada tanggal 13 Maret 2025 menunjukkan bahwa penggunaan Titik Distribusi Terpusat (Centralized Distribution Points/CDP) yang dimodifikasi dan manajemen antrean yang strategis telah berhasil menyediakan makanan bagi para komuter sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas dan mendukung UMKM lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa inisiatif semacam ini secara efektif mampu mengubah mahasiswa menjadi agen perubahan yang dapat memberikan solusi sosial yang inovatif. Program-program di masa depan sebaiknya mempertimbangkan penggunaan perangkat lunak optimasi rute dan memperluas kolaborasi dengan otoritas lokal untuk meningkatkan jangkauan sosial.