Abstract:Pembelajaran pengukuran sudut di sekolah dasar sering kali terkendala oleh kesulitan siswa dalam menentukan skala angka yang tepat pada busur derajat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan warna dan…
label penanda pada busur derajat terhadap tingkat ketepatan siswa dalam membaca nilai sudut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen semu (quasi-experimental) dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Swasta Tiara. Instrumen utama yang digunakan berupa tes kemampuan membaca sudut menggunakan dua jenis busur derajat (standar dan modifikasi warna) serta lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan melalui uji beda rata-rata (t-test) untuk membandingkan akurasi pembacaan sudut antar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan busur derajat dengan label warna yang membedakan skala luar dan dalam secara signifikan dapat meningkatkan ketepatan pembacaan sudut dibandingkan busur derajat konvensional atau tidak berwarna. Simpulan penelitian ini adalah modifikasi visual pada alat ukur dapat meminimalkan kesalahan kognitif siswa dalam memahami konsep pengukuran geometri.
Abstract:Keterampilan sosial merupakan kompetensi penting bagi siswa sekolah dasar untuk dapat berinteraksi secara efektif, bekerja sama, dan mengembangkan hubungan interpersonal yang positif. Model pembelajaran Discovery Learning…
g menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran sehingga mereka terdorong untuk menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung. Tulisan ini bertujuan mengkaji konsep Discovery Learning, urgensinya dalam pembelajaran di sekolah dasar, strategi implementasi, serta dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan sosial siswa. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini mengintegrasikan teori-teori konstruktivistik dan hasil penelitian yang relevan. Kajian menunjukkan bahwa Discovery Learning mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, empati, pengelolaan konflik, dan pemecahan masalah sosial. Model ini tidak hanya berpengaruh terhadap peningkatan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mendukung pembentukan karakter sosial dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan Discovery Learning direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang relevan dalam mendukung paradigma Merdeka Belajar pada Pendidikan dasar.
Abstract:Kepemimpinan spiritual menjadi salah satu pendekatan penting dalam pengembangan pendidikan Islam di tengah kompleksitas tantangan manajerial dan moral lembaga pendidikan. Pendekatan ini menempatkan nilai-nilai spiritual…
sebagai fondasi dalam proses kepemimpinan, sehingga pengelolaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif, tetapi juga pada pembentukan budaya dan karakter kelembagaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan spiritual dalam pengembangan pendidikan Islam di MTsN 2 Kota Kediri. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana nilai, sikap, dan praktik kepemimpinan spiritual diwujudkan dalam pengelolaan lembaga serta implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual di MTsN 2 Kota Kediri berperan signifikan dalam membangun budaya religius, memperkuat etos kerja pendidik, serta mengarahkan pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai spiritual dan etika Islam. Kepemimpinan spiritual tidak hanya berfungsi sebagai penggerak moral, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam pengembangan pendidikan Islam yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan spiritual memiliki implikasi penting bagi manajemen pendidikan Islam, khususnya dalam menciptakan integrasi antara efektivitas manajerial dan nilai-nilai spiritual. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam di lembaga pendidikan.
Abstract:Pendidikan tidak hanya terfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga. Di SMK Negeri 3 Buduran, partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga…
ahraga masih rendah. Penelitian sebelumnya menunjukkan variasi tingkat motivasi siswa, dimana Ramadhani (2023) menemukan motivasi kategori rendah (37%), Ardiansyah (2019) kategori sedang (53,3%), dan Muhammad Sahroni (2021) kategori baik (79%). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 143 siswa peserta ekstrakurikuler olahraga. Instrumen berupa angket yang mengukur motivasi intrinsik (kesehatan, perhatian, minat, bakat) dan ekstrinsik (metode pengajaran, alat/bahan ajar, kondisi lingkungan), dengan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata motivasi intrinsik 3,23 (kategori Tinggi), motivasi ekstrinsik 3,34 (Sangat Tinggi), dan motivasi total 3,28 (Sangat Tinggi). Temuan ini lebih tinggi dibanding Ramadhani (2023) dan Ardiansyah (2019), namun sejalan dengan Muhammad Sahroni (2021), mengindikasikan bahwa konteks sekolah dan kualitas pembinaan berperan penting dalam membentuk motivasi. Implikasi praktisnya, sekolah dapat meningkatkan partisipasi dengan mengoptimalkan pengelolaan program, sarana prasarana, dan iklim lingkungan yang suportif.
Abstract:Profesionalisme guru merupakan aspek utama dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama dalam pembelajaran Pendidikan Islam di era digital. Perkembangan teknologi menuntut guru tidak hanya menguasai aspek pedagogik dan keilmuan,…
ilmuan, tetapi juga kompetensi dalam memanfaatkan media digital seperti blog. Sebagai media pembelajaran, blog menghadirkan proses belajar yang fleksibel, interaktif, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji profesionalisme guru dalam penggunaan blog pada pembelajaran Pendidikan Islam dari perspektif pedagogik, nilai-nilai Islam, dan regulasi pendidikan nasional. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, ditemukan bahwa guru profesional mampu mengintegrasikan blog secara efektif, sistematis, dan bernilai Islami. Penggunaan blog terbukti meningkatkan motivasi belajar, kemandirian, literasi digital, serta penguatan nilai keislaman. Temuan ini menegaskan keselarasan antara profesionalisme guru digital dengan tuntunan Al-Qur’an dan amanat Undang-Undang Guru dan Dosen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi pilar pendidikan UNESCO dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka sebagai strategi menciptakan pembelajaran yang bermakna di sekolah. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif…
tif kualitatif dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan peserta didik pada satuan pendidikan yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, serta telaah terhadap dokumen modul ajar dan pelaksanaan proyek Profil Pelajar Pancasila. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pilar pendidikan mulai terintegrasi ke dalam perencanaan pembelajaran melalui perumusan tujuan yang bukan hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga sikap, keterampilan, serta pembentukan karakter. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan kegiatan proyek P5 menjadi bentuk nyata pengintegrasian tersebut, karena memberi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar sesuai kebutuhan, bekerja sama, serta menghasilkan karya. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemandirian, kepercayaan diri, dan penguatan karakter siswa. Namun, optimalisasi pelaksanaan masih bergantung pada kompetensi pendidik serta dukungan sarana belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pilar pendidikan dengan Kurikulum Merdeka mampu memberikan kontribusi besar dalam menciptakan pembelajaran yang holistik dan bermakna.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja dan profesionalisme guru di Indonesia. Sertifikasi guru selama ini dipandang sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga…
aga pendidik melalui pengakuan kompetensi, peningkatan kesejahteraan, serta dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan pedagogik dan profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Kualitatif dengan teknik survei kepada sejumlah guru yang telah dan belum tersertifikasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat sejauh mana sertifikasi berkontribusi terhadap peningkatan kinerja, khususnya pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses belajar mengajar, dan evaluasi hasil belajar.Penelitian ini menunjukkan bahwa sertifikasi guru dapat memberikan pengaruh yang di signifikan terhadap peningkatan profesionalisme, terutama dalam hal kemampuan pedagogik, penguasaan materi, serta tanggung jawab terhadap tugas-tugas pendidikan. Guru tersertifikasi cenderung memiliki kinerja yang lebih konsisten, menunjukkan perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis, dan memiliki motivasi kerja yang lebih tinggi. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan kinerja tidak semata-mata dipengaruhi oleh sertifikasi, tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti lingkungan kerja, dukungan sekolah, serta kesempatan mengikuti pelatihan lanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa sertifikasi guru penting sebagai instrumen peningkatan mutu pendidikan, namun perlu diikuti dengan pembinaan profesional berkelanjutan agar hasilnya optimal. Implikasi penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat sistem sertifikasi sekaligus meningkatkan program pengembangan profesional guru secara menyeluruh.
Abstract:Pendidikan Islam pada fase usia dini menuntut pendekatan yang tidak hanya bersifat kognitif-normatif, tetapi juga kinestetik-emosional guna menginternalisasi nilai-nilai ketauhidan secara holistik. Penelitian ini mengevaluasi…
luasi efektivitas penerapan Metode Kauni yang diintegrasikan melalui aktivitas Senam Asmaul Husna di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi. Fokus utama penyelidikan adalah bagaimana stimulasi panca indera melalui modalitas Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) dalam Metode Kauni mampu memperkuat fondasi spiritualitas anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, serta dokumentasi kegiatan harian sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Metode Kauni dalam senam pagi mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sesuai prinsip "Quantum Memory" yang menekankan aspek "menghafal semudah tersenyum". Penguatan nilai spiritual termanifestasi melalui peningkatan kesadaran ketuhanan, pembentukan karakter disiplin, kejujuran, dan empati sosial yang selaras dengan visi "Gema Ceria" lembaga. Penemuan ini menegaskan bahwa keterlibatan fisik yang ritmis dengan pelafalan asma Allah secara berulang-ulang memberikan jangkar memori yang kuat pada anak usia dini, sehingga nilai-nilai spiritualitas tidak hanya dihafal secara lisan namun juga tercermin dalam perilaku keseharian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap prestasi akademik Generasi Z dengan melihat tingkat penggunaan, dampak terhadap motivasi dan perilaku belajar, serta hubungan antara pola penggunaan…
aan media sosial dan capaian belajar. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini menggali secara mendalam pengalaman dan aktivitas digital siswa Generasi Z dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dua sisi pengaruh. Di sisi positif, media sosial menyediakan akses informasi yang luas, mendukung pembelajaran berbasis multimedia, serta mempermudah komunikasi akademik melalui platform digital. Namun, di sisi lain, penggunaan yang berlebihan menimbulkan distraksi, menurunkan fokus belajar, memicu kebiasaan belajar instan, dan mengurangi alokasi waktu yang seharusnya digunakan untuk kegiatan akademik. Dampak negatif tersebut terbukti memengaruhi kualitas proses belajar dan berdampak pada menurunnya prestasi akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa pengaruh media sosial sangat bergantung pada pola penggunaan: produktif jika diarahkan dengan benar, tetapi merugikan apabila digunakan tanpa kontrol. Oleh karena itu, literasi digital, manajemen waktu, dan pendampingan dari guru maupun orang tua sangat diperlukan agar media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung prestasi akademik Generasi Z.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain sebagai intervensi pedagogis dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional (KSE) anak usia dini. KSE merupakan fondasi penting bagi kesuksesan anak di…
i sekolah maupun kehidupan bermasyarakat. Melalui tinjauan literatur sistematis dan sintesis temuan empiris, diidentifikasi bahwa bermain, khususnya bermain peran dan bermain kooperatif, secara signifikan berkorelasi positif dengan peningkatan keterampilan seperti empati, regulasi emosi, dan interaksi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode bermain bukan hanya merupakan kegiatan rekreatif, tetapi juga alat pembelajaran yang efektif dan alami bagi perkembangan holistik anak.