Search Articles & Publications

Showing 1937 articles found for "Awan"

Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Di Sdn Kedungpeluk 2 Sidoarjo

Mahliatussikah, Hanik, Puspita Wardani, Ayu Windyawati, Nurcahyanti, Rosa Meilina, Aryani, Dian Fitra
Abstract: Abstract: The Implementation of the campus teaching independent learning program from the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia Batch II provides opportunities for students to add insight and gain… n experience in helping the teaching and learning process in elementary schools. Among the target partners is SDN Kedungluk 2, Candi District, Regency. Based on initial observations and direct interaction with students in classroom learning, it is known that students are less enthusiastic and less motivated in learning, making it difficult for teachers to deliver material. This resulted in the condition of the class being not conducive. That's why the PBL (Project Based Learning) model is applied because this model has proven to be successful in making students enthusiastic and competitive in their learning because it involves more exploration, interpretation, synthesis and information to produce various forms of learning outcomes which apparently get a positive response from students. PBL activities carried out included, among others, compiling a cooperation tree, learning the properties of light, collage of heroes, education about covid-19, providing life skill materials, teaching students to use laptops & Microsoft word. Learning that involves a lot of student activities is proven to make students more enthusiastic in learning. Learning by doing is in line with this PBL learning.   Keywords: Merdeka Belajar; Learning Model; Project Based Learning   Abstrak: Pelaksanaan kampus mengajar program merdeka belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Angkatan II memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah wawasan dan mendapatkan pengalaman membantu proses belajar mengajar di sekolah dasar. Di antara mitra sasarannya adalah SDN Kedungpeluk 2 Kecamatan Candi Kabupaten. Berdasarkan observasi awal dan interaksi langsung dengan siswa dalam pembelajaran di kelas, diketahui bahwa peserta didik kurang  bersemangat dan kurang termotivasi dalam belajar sehingga menyulitkan guru dalam menyampaikan materi. Hal itu mengakibatkan kondisi kelas menjadi tidak kondusif. Karena itulah model pembelajaran PBL (Project Based Learning) diterapkan karena model ini terbukti berhasil membuta siswa bersemangat dan kompetitif dalam belajarnya karena lebih melibatkan eksplorasi, interpretasi, sintesis dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar yang terrnyata mendapat respon positif dari peserta didik. Kegiatan PBL yang dilakukan anatara lain, menyusun pohon kerjasama, pembelajaran sifat-sifat cahaya, kolase pahlawan, edukasi tentang covid-19, memberikan materi life skill, mengajarkan siswa menggunakan laptop & microsoft word. Pembelajaran dengan banyak melibatkan aktivitas siswa ini terbukti membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar. Learning by doing menjadi sejalan dengan pembelajaran PBL ini.   Kata kunci: Merdeka Belajar; Model Pembelajaran; Project Based Learning

Identifikasi Titik Kritis Pengendalian Kualitas Desain Masker Fashion Produksi Ukm Tanggulangin Sidoarjo

Primaditya, Primaditya, Susandari, Hertina, Zulaikha, Ellya, Ustazah, Eri Naharani, Waluyohadi, Waluyohadi
Abstract: Abstract: Tanggulangin Subdistrict in Sidoarjo Regency, East Java, is a well-known area as the center of the biggest bag and convection industry in East Java. One of them is Sartika Ratu, which has 10 employees and dozens… s of partners with the Tanggulangin SMEs. Sartika Ratu has a long experience in supplying traveling equipment for Umrah and Hajj travel agencies. Due to the COVID-19 pandemic, this business has shifted its production to cloth masks to ensure its business continuity. However, the cloth mask business is now very competitive. Meanwhile, the Tanggulangin SMEs develop mask design in a sporadic way without a strong design concept. This community service program using counseling method to assist the Tanggulangin SMEs in order to produce mask designs that have fashion value so that they have differentiation that increases the selling value. The team provides various alternative mask designs for the Tanggulangin SMEs in the form of a design bank book. Next, selected designs were produced and tested for users. After user testing, the team identifies some critical points that determine the quality of fashion masks. The results of this evaluation become a guide for SMEs to produce better masks and have a high selling value.  Keywords: cloth mask; fashion; quality control Abstrak: Kecamatan Tanggulangin di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan daerah yang terkenal sebagai sentra industri pengrajin tas dan konveksi terbesar di Jawa Timur. Salah satu di antaranya adalah Sartika Ratu, yang selama ini menjadi pemasok perlengkapan perjalanan umroh dan haji. Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19, UKM yang memiliki 10 karyawan dan belasan mitra di Tanggulangin ini mengalihkan produksinya pada masker kain agar kelangsungan bisnis tetap terjamin. Namun persaingan produk masker saat ini sangat kompetitif, sementara itu pengembangan produk masker yang dilakukan oleh UKM ini bersifat masih bersifat sporadis dan belum berkonsep. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan UKM Tanggulangin agar dapat menghasilkan desain masker yang bernilai fashion sehingga memiliki diferensiasi yang meningkatkan nilai jual.  Tim pengabdi memberikan berbagai alternatif desain masker kepada UKM dalam bentuk buku bank desain, yang dilanjutkan dengan pengujian terhadap beberapa desain terpilih. Setelah dilakukan pengujian produksi, diperoleh hasil evaluasi berupa identifikasi titik kritis yang menjadi penentu kualitas masker fashion.  Hasil evaluasi ini menjadi pegangan bagi UKM untuk memproduksi masker yang lebih baik dan bernilai jual tinggi. Kata kunci: fashion; kontrol kualitas; masker kain

Upaya Pembentukan Karakter Bangsa Berjiwa Nasionalis Dengan Tayangan Film “Battle Of Surabaya”

Izzalqurny, Tomy Rizky, Purbaningrum, Ajeng, Abdillah, Sayyid Achmad, Sijabat, Tioryta Grasella
Abstract: The character of nationalism is very important to be instilled as an effort to build a strong character in order to fortify the golden milestone of the Indonesian nation (the younger generation) against the negative impacts… cts of globalization. The activity of “Watching with Film Nationalism” was carried out to foster the nationalist and patriotic spirit of the younger generation as a golden milestone for the Indonesian nation. The method used is planning through observation and adjustment of work programs, submission of proposals, pre-implementation, implementation of activities, and evaluation of activities. This activity was carried out in December at one of the elementary schools in the village of MI Miftahul Huda Duwet Krajan with the target activities of students in grades IVb, V, and VI. This activity achieved results in the form of increasing the knowledge of MI Miftahul Huda students to be able to know more about the heroes who contributed to Indonesia, to form a patriotic character, and proud to be part of the Indonesian nation. Keywords: nationalism; patriotism; students   Abstrak: Karakter nasionalisme sangatlah penting untuk ditanamkan sebagai upaya pembentukan karakter yang kuat dalam rangka membentengi tonggak emas bangsa Indonesia (generasi muda) akan dampak negatif dari globalisasi. Kegiatan “Nonton Bareng Film Nasionalisme” dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat nasionalis dan patriotis generasi muda sebagai tonggak emas bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah perencanaan melalui observasi dan penyesuaian program kerja, pengajuan proposal, prapelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan desember di salah satu sekolah dasar desa duwet krajan MI Miftahul Huda dengan sasaran kegiatan siswa kelas IVb, V dan VI. Kegiatan ini mencapai hasil berupa  peningkatan pengetahuan siswa MI Miftahul Huda untuk dapat lebih mengenal tokoh pahlawan yang berjasa di Indonesia, untuk membentuk karakter patriotis dan bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia. Kata kunci: nasionalisme; patriotisme; siswa

Implementing Eco Print in Making Environmentally Friendly Batik by DWP Asahan Regency

Kifti, Wan Mariatul, Rahayu, Elly, Risnawati, Risnawati
Abstract: Abstract: Community service-themed events Applying Eco Print is Making Eco-Friendly Batik in the midst of the Dharma Wanita Persada (DWP) monthly routine activity of the PUPR Office of Asahan Regency. The monthly routine… meetings that have been held by DWP members so far have been limited to routine activities. There has never been the empowerment of members through skill improvement to producing products that have economic value. This prompted the head of the DWP of the PUPR Service to decide to make activities that have more economic value in order to improve the welfare of DWP members. This activity lasts for one day using the community education method through lectures, discussions questions, and answers as well as the practice of making eco prints. Attended by as many as 25 participants Dharma Wanita and the STMIK Royal Lecturer Team. The purpose of this activity is to provide new knowledge and insights to participants on how to use simple materials that are environmentally friendly around us which can be used as creative endeavors during the pandemic. The implementation of the activity is divided into two sessions; The first is an exposure session about the meaning and benefits of eco print, the materials and tools used, and the techniques/methods for making eco prints. The second session is practice. Of the two methods of making eco prints, the steam/steam method was chosen to be practiced directly by the women of the DWP of the PUPR Office of Asahan Regency. This activity went well and got a good response from the participants, this can be seen from the activeness of the participants during the activity. The result is an increase in participants' knowledge and skills.    Keywords: eco print; pounding; steaming Abstrak: Ditengah kegiatan rutin bulanan Darmawanita Persada (DWP) Dinas PUPR kabupaten Asahan yang telah dilakukan anggota DWP selama ini hanya terbatas pada kegiatan yang bersifat rutinitas biasa dan pengajian. Belum pernah dilakukan pemberdayaan anggota melalui peningkatan ketrampilan untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Hal ini yang mendorong ketua DWP Dinas PUPR memutuskan untuk membuat kegiatan yang lebih bernilai ekonomis guna meningkatkan kesejahteraan anggota DWP. Metode dalam kegiatan ini yaitu pendidikan masyarakat melalui kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab serta praktek pembuatan eco print. peserta dalam kegiatan ini adalahan ibu-ibu darmawanita yang dihadiri sebanyak 25 orang dan Tim dosen STMIK Royal. Tujuan dari kegiatan ini  memberikan pengetahuan dan wawasan baru kepada peserta bagaimana memanfaatkan bahan-bahan yang sederhana ramah lingkungan disekitar kita yang bisa dijadikan sebagai usaha kreatif dimasa pandemi. Pelaksanaan kegaiatan terbagi dalam dua sesi; pertama sesi paparan tentang pengertian, dan manfaat dari eco print, bahan dan alat yang digunakan serta tehnik/metode pembuatan eco print. Sesi kedua adalah praktek pembuatan eco print. Kegiatan ini berjalan baik dan mendapatkan respon yang baik dari peserta, hal ini dilihat dari keaktifan peserta selama berlangsungnya kegiatan. Hasilnya adalah peningkatan pengetahuan dan  keahlian peserta. Kata kunci: eco print; pounding; steaming

Pola Pengolahan Sayuran Dan Buah-Buahan Untuk Langkah Perbaikan Gizi Anak Usia Dini

Kotrunnada, Seli Amalia, Afiani, Ardita, Oktavia, Rena Berliana
Abstract: Abstract: Nutritional intake for early childhood is very important, therefore parents must understand more about the fulfillment of nutritional intake for children and be wiser in creating various nutritious foods such as… s vegetables and fruits. The method used in this research is descriptive analytical qualitative method. This research was conducted in Sukamantri Village, Paseh District, Bandung Regency, which was carried out for 10 days. Respondents in this study were parents who lived in Sukamantri village, especially Mrs. Siti Jenab's family, which amounted to 5 people with the provision that having an early age child was very difficult to eat a balanced nutritional intake such as vegetables and fruits. Based on the results of interviews that have been conducted, it can be concluded that the method of creating food such as fruit and vegetables into nuggets, puddings and others can be very effective in making children like vegetables and fruit more. The purpose of this service is expected to be very helpful for the community in Sukamantri Village, Paseh District, Bandung Regency in choosing balanced nutritional intakes, one of which is by creating food. Keyword: early childhood; nutrition improvement; vegetable and fruit processing   Abstrak: Asupan gizi untuk anak usia dini sangat penting, oleh karena itu orang tua harus lebih paham akan pemenuhan asupan gizi untuk anak dan lebih bijaksana dalam mengkreasikan aneka makanan yang bergizi seperti sayuran dan buah buahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitataif deskriptif analitis Penelitian ini dilakukan di Desa Sukamantri Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, yang dilakukan selama 10 hari. Responden dalam penelitian ini yaitu orang tua yang berada di desa Sukamantri terkhusus keluarga Ibu Siti Jenab yang berjumlah 5 orang dengan ketentuan memiliki anak usia dini yang sangat sulit memakan makanan asupan gizi yang seimbang seperti sayuran dan buah buahan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode mengkreasikan makanan seperti buah dan sayur menjadi nugget, puding dan lainnya dapat sangat efektif untuk membuat anak lebih menyukai sayur dan buah. Tujuan pengabdian ini diharapkan akan sangat membantu masyarakat di desa Sukamantri Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung dalam memilih asupan-asupan gizi yang seimbang salah satunya dengan cara mengkreasikan makanan. Kata kunci: anak usia dini; perbaikan gizi; pengolahan sayuran dan buah-buahan.

Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia pada Paud “Tunas Bangsa” Semarang

Hadikurniawati, Wiwien, Wibisono, Setyawan, Winarno, Edy, Budiarso, Zuly, Cahyono, Taufiq Dwi
Abstract: Abstract: Online learning at the elementary, kindergarten, and PAUD levels leaves many problems. The problem from the teacher's point of view is that they have to provide gadgets that can be used in operating, managing online… nline meetings, and providing internet quotas in organizing meetings and online learning. In making learning media, teachers must also provide computers that can be used in making multimedia-based learning media. The problem that is quite serious is that teachers are not yet ready to manage online classroom learning and the readiness to make learning materials using multimedia-based learning tools that can attract students' attention. Efforts that can be carried out to face the challenges of limited capacity and ability of teachers in designing and making multimedia-based learning media are increasing teacher competence through training and mentoring. To achieve this goal, it is necessary to hold a training or mentoring for PAUD teachers. This training is carried out by introducing and providing tutorials on how to use Microsoft PowerPoint software. The result of this service is the teacher's understanding of making multimedia-based learning media that can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase the ability of teachers in software applications for making learning media. Keywords: training; mentoring; multimedia; learning; PAUD teachers    Abstrak: Pembelajaran daring pada tingkat SD, TK dan PAUD menyisakan banyak masalah. Masalah dari sisi guru adalah harus menyediakan gadget yang mampu digunakan dalam pengoperasian, pengelolaan pertemuan secara daring serta menyediakan kuota internet dalam penyelenggaraan pertemuan dan pembelajaran secara daring. Dalam membuat media pembelajaran, guru juga harus menyediakan komputer yang mampu digunakan dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Masalah yang cukup serius adalah guru belum terlalu siap mengelola pembelajaran kelas secara daring maupun kesiapan pembuatan materi pembelajaran menggunakan tool pembelajaran berbasis multimedia yang dapat menarik perhatian siswa. Usaha-usaha yang dapat dilaksanakan guna menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas dan kemampuan guru dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia adalah meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan dalam mencapai standar minimal yang dapat digunakan dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan pelatihan atau pendampingan kepada para guru PAUD. Pelatihan ini dilakukan dengan cara mengenalkan dan memberikan tutorial bagaimana penggunakan perangkat lunak Microsoft Power Point. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman guru mengenai pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan guru dalam menerapkan aplikasi perangkat lunak untuk pembuatan media pembelajaran. Kata kunci: pelatihan; pendampingan; multimedia; pembelajaran; guru PAUD

Pelatihan Pola Pikir Wirausaha Terhadap Perubahan Pada Tenant Fakultas Bioindustri, Universitas Trilogi

Maulidian, Maulidian, Sumiasih, Inanpi Hidayati, Puspitawati, Mutiara Dewi, Seftiono, Hermawan
Abstract: Abstract: The business world changes from time to time from industrial revolution 1.0 to industrial revolution 4.0. Entrepreneurs must be prepared to face these changes. Therefore, the Center of Bioindustry Entrepreneurial… al Capacity Development (PPKWB) provided assistance and guidance to all tenants through a training program that was purposed so that tenants are ready to face change and prepared to make better changes for themselves and their environment. The methods used in this training were preparation, implementation, and evaluation. Preparations were made so that the implementation of the activity runs smoothly. The activities are carried out online with the Zoom application. The evaluation of participants was conducted by distributing questionnaires. The results were used to evaluate the implementation of the program by the team. In general, the tenants of the Faculty of Bioindustry had benefited from the training provided by PPKWB. Tenants are very satisfied with the topics given, the delivery method, and the general implementing activities process. The technical obstacles faced during the program were the timeliness of implementation, unstable network, and insufficient technical equipment for participants. Keywords: bioindustry; change; entrepreneur; tenant; training Abstrak: Dunia usaha berubah dari waktu ke waktu mulai revolusi industri 1.0 hingga revolusi industri 4.0. Wirausaha harus bersiap menghadapi perubahan tersebut. Oleh karena itu, Pusat Pengembangan Kapasitas Wirausaha Bioindustri (PPKWB) memberikan pendampingan dan pembinaan kepada semua tenant melalui pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar mereka siap menghadapi perubahan dan bersiap melakukan perubahan untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara online melalui aplikasi zoom. Evaluasi terhadap peserta dilakukan dengan membagikan kuesioner dan hasilnya dijadikan dasar untuk evaluasi pelaksanaan kegiatan oleh tim. Secara umum, para tenan Fakultas Bioindustri merasakan manfaat dari pelatihan yang diberikan oleh PPKWB. Tenant-tenant sangat puas terhadap topik yang diberikan, cara penyampaian hingga proses pelaksanaan kegiatan secara umum. Kendala teknis yang dihadapi selama pelaksanaan yaitu ketepatan waktu pelaksanaan, jaringan yang tidak stabil, serta perangkat teknis peserta yang tidak mencukupi.. Kata kunci : bioindustri; pelatihan; perubahan; tenant; wirausaha 

Peningkatan Kesadaran Dan Kemandirian Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Degeneratif Di Kecamatan Sawangan

Wijayatri, Ratna, Puspita, Eka, Nur, Nafiatun, choirunnisa, choirunnisa, afifah, Riski, Nurcahya, Santi
Abstract: Abstract: Mranggen Hamlet is a hamlet located in Wangunsari Village, Sawangan District, Magelang Regency. The majority of the population in this village are elderly and elderly who have health problems in the form of degenerative… enerative diseases, some of which have experienced complications. In this hamlet, posbindu has only been established and has only been routinely active for the last 1 month. It is hoped that with community service activities, public awareness related to a healthy lifestyle and prevention of worsening of degenerative diseases will improve. The program carried out in this service activity is the strengthening of posbindu and increasing understanding of the community regarding degenerative diseases, their prevention, maintenance and complications that can be experienced by these diseases and efforts to minimize complications with a healthy lifestyle. This activity was carried out by means of counseling to small groups of people consisting of housewives and posbindu administrators. The counseling target takes a target that plays a very important role in the community, namely housewives and posbindu officers. It is hoped that the increased knowledge and understanding of degenerative diseases on both sides will make it easier to realize behavioral changes in the future. The results of the counseling that we carried out received very good enthusiasm from the residents and increased understanding from the community.             Keywords: degenerative disease; elderly; posbindu   Abstrak: Dusun Mranggen merupakan dusun yang berada Desa Wangunsari Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Mayoritas penduduk di desa ini adalah lansia dan pralansia yang memiliki permasalahan kesehatan berupa penyakit degeneratif yang beberapa telah     mengalami komplikasi. Di Dusun ini baru dibentuk posbindu dan baru aktif secara rutin 1 bulan terakhir. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  kesadaran masyarakat terkait pola hidup yang sehat dan pencegahan terjadinya perburukan dari penyakit degeneratif membaik. Program yang dijalankan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penguatan posbindu serta peningkatan pemahaman kepada masyarakat terkait penyakit degeneratif, pencegahannya, pemeliharaan serta komplikasi yang bisa dialami oleh penyakit tersebut dan upaya memini-malkan komplikasi dengan pola hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada kelompok-kelompok kecil masyarakat yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pengurus posbindu. Target penyuluhan mengambil sasaran yang berperan sangat penting dalam masyarakat yaitu ibu rumah tanggga dan petugas posbindu. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit degeneratif di kedua pihak akan mempermudah dalam mewujudkan perubahan perilaku kedepannya. Hasil dari penyuluhan yang  kami laksanakan mendapatkan antusiasme warga yang sangat baik dan peningkatan pemahaman dari masyarakat. Kata kunci: lansia; penyakit degeneratif; posbindu

Pelatihan Perakitan Komputer Pada CV. Rifanta Tanjungbalai

Amin, Muhammad, Ramadhan, Muhammad Sabir
Abstract: The training carried out at CV. Rifanta Tanjungbalai is a tridharma of community service in understanding computer assembly for employees of CV. Rifanta Tanjungbalai in installing computer hardware and software, where the… e quality of employees is very influential on human resources that can be used as a benchmark in mastery of assembly. As is known CV. Rifanta Tanjungbalai is engaged in trade and services and this is a benchmark for employees in knowing or understanding the main parts of a computer. The computer assembly training activities are presented in the form of explanations, video screenings, discussions and practice in the field. The benefits derived from this activity include being able to assemble computers and computer parts, so that employees work according to their field of expertise and can master proper assembly techniques. It shows the employees CV. Rifanta Tanjungbalai is very proficient in recognizing hardware and software, so that consumers are satisfied with the performance of employees. Keyword : computer assembly; hardware; software Abstrak : Pelatihan yang dilaksanakan di CV. Rifanta Tanjungbalai merupakan tridharma pengabdian kepada masyarakat dalam pemahaman perakitan komputer untuk karyawan CV. Rifanta Tanjungbalai dalam melakukan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, dimana kualitas karyawan sangat berpengaruh pada sumber daya manusia yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam penguasaan perakitan. Sebagaimana diketahui CV. Rifanta Tanjungbalai bergerak dalam perdagangan dan jasa dan ini merupakan tolak ukur karyawan dalam mengetahui atau pun memahami tentang bagian-bagian utama komputer. Kegiatan pelatihan perakitan komputer tersebut disajikan dalam bentuk penjelasan, pemuataran video, diskusi dan praktek dilapangan. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini anatara lain dapat melakukan perakitan komputer dan bagian-bagian komputer, sehingga karyawan bekerja sesuai dengan bidang keahlian dan dapat menguasai teknik merakit secara tepat. Ini menunjukkan para karyawan CV. Rifanta Tanjungbalai sangat mahir dalam mengenal perangkat keras dan perangkat lunak, sehingga konsumen merasa puas dengan kinerja para karyawan. Keyword : perakitan komputer; perangkat keras; perangkat lunak

Partisipasi Masyarakat Dalam Penataan Ruang Terbuka Hijau Di Kelurahan Gunung Anyar Surabaya

Puspitasari, Nira Zhahfirah, Kumala, Novia Dia, Putra, Yoga Raffi Krisnanda, Alamiyah, Syifa Syarifah
Abstract: Abstract: Reforestation is reforestation of forests that have been barren or barren with the aim of improving the quality of the environment. This reforestation was carried out in the Mud Volcano area, Gunung Anyar village,… ge, Surabaya. This study aims to describe community participation in the implementation of the Green Open Space Reforestation (RTH) program in Gunung Anyar, Gunung Anyar Village, Surabaya City and the obstacles faced. This study uses a descriptive method with a qualitative approach where data collection is done by observation, in-depth interviews with informants, and documentation studies. The results of this study indicate that there is a community called Griyo Maos. Griyo Maos is a community that is active in social activities such as establishing a free reading park and contributing to the maintenance of Green Open Space in the Gunung Mud Volcano area in Gunung Anyar, Surabaya. The Griyo Maos community has made a major contribution to caring for and protecting the environment in the Gunung Anyar mud volcano area. In this study, there were 3 stages that were passed, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. Based on these 3 stages, the participation of the community represented by Griyo Maos is considered to have contributed optimally to the implementation of the Green Open Space Reforestation program, while the surrounding community is still less contributing to these activities.   Keywords: Green Open Space; Reforestation; Mud Volcano Abstrak: Reboisasi yaitu penghijauan kembali hutan yang sudah gundul atau tandus yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Reboisasi ini dilaksanakan pada wilayah Mud Volcano kelurahan Gunung Anyar Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program Reboisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Anyar, Kota Surabaya dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dengan informan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sebuah komunitas yang bernama Griyo Maos. Griyo Maos merupakan suatu komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial seperti mendirikan taman baca secara gratis dan berkontribusi dalam pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau di kawasan Gunung Mud Volcano yang berada di Gunung Anyar, Surabaya. Komunitas Griyo Maos ini memiliki kontribusi besar untuk merawat dan menjaga lingkungan di kawasan mud volcano Gunung Anyar tersebut. Dalam penelitian ini terdapat 3 tahapan yang dilalui yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan juga evaluasi. Berdasarkan 3 tahapan tersebut maka partisipasi masyarakat yang di representasikan oleh Griyo Maos dinilai telah berkontribusi secara optimal dalam pelaksanaan program Reboisasi Ruang Terbuka Hijau, sementara itu masyarakat sekitar masih kurang berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Kata kunci: Gunung Lumpur; Reboisasi; Ruang Terbuka Hijau