Search Articles & Publications

Showing 1123 articles found for "Pembelajar"

PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Yessica Nathania Nababan
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana kecerdasan emosional anak usia dini dapat berkembang melalui proses pembelajaran, pola pengasuhan, serta interaksi sosial yang terjadi di lingkungan… ingkungan keluarga dan sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada anak usia 4–6 tahun, guru PAUD, serta orang tua sebagai pendamping utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan emosional anak muncul melalui serangkaian aktivitas belajar yang mengarah pada pengendalian emosi, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan perilaku positif. Dalam praktiknya, guru memanfaatkan kegiatan bermain, bercerita, serta percakapan sederhana untuk menanamkan nilai emosional, sedangkan orang tua memberikan dukungan melalui komunikasi yang penuh empati, contoh perilaku baik, dan pengasuhan yang konsisten. Keberhasilan proses ini turut ditunjang oleh kesiapan pendidik, keterlibatan aktif keluarga, serta lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti karakter anak yang berbeda-beda, ketidakteraturan pendampingan di rumah, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk memastikan proses pengembangan kecerdasan emosional berlangsung efektif dan berkelanjutan.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR  ANAK USIA DINI (0-6) TAHUN

Priska Kristin Waruwu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap peningkatan motivasi belajar pada anak usia dini (0-6 tahun). Motivasi belajar merupakan variabel krusial… sial yang menentukan keberhasilan stimulasi pada masa Golden Age. Metode yang digunakan adalah Penelitian Eksperimen Semu (QuasiExperimental Design) dengan desain PretestPosttest Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian adalah dua kelompok anak usia 5-6 tahun dari TK X: Kelompok Eksperimen (diberi perlakuan media interaktif seperti game edukasi dan Augmented Reality) dan Kelompok Kontrol (pembelajaran konvensional). Data motivasi dikumpulkan melalui lembar observasi yang divalidasi, berpedoman pada indikator antusiasme, partisipasi, dan fokus perhatian. Hasil analisis Uji menunjukkan adanya perbedaan skor post-test yang signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan motivasi yang jauh lebih tinggi dengan nilai N-Gain sebesar 0.78 (kategori tinggi). Disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif secara efektif menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, menarik, dan relevan dengan karakteristik anak, sehingga berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar mereka.

PENGARUH SERTIFIKASI GURU TERHADAP KINERJA DAN PROFESIONALISME GURU DI INDONESIA

Desilinda Harefa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja dan profesionalisme guru di Indonesia. Sertifikasi guru selama ini dipandang sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga… aga pendidik melalui pengakuan kompetensi, peningkatan kesejahteraan, serta dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan pedagogik dan profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Kualitatif dengan teknik survei kepada sejumlah guru yang telah dan belum tersertifikasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat sejauh mana sertifikasi berkontribusi terhadap peningkatan kinerja, khususnya pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses belajar mengajar, dan evaluasi hasil belajar.Penelitian ini menunjukkan bahwa sertifikasi guru dapat memberikan pengaruh yang di signifikan terhadap peningkatan profesionalisme, terutama dalam hal kemampuan pedagogik, penguasaan materi, serta tanggung jawab terhadap tugas-tugas pendidikan. Guru tersertifikasi cenderung memiliki kinerja yang lebih konsisten, menunjukkan perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis, dan memiliki motivasi kerja yang lebih tinggi. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan kinerja tidak semata-mata dipengaruhi oleh sertifikasi, tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti lingkungan kerja, dukungan sekolah, serta kesempatan mengikuti pelatihan lanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa sertifikasi guru penting sebagai instrumen peningkatan mutu pendidikan, namun perlu diikuti dengan pembinaan profesional berkelanjutan agar hasilnya optimal. Implikasi penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat sistem sertifikasi sekaligus meningkatkan program pengembangan profesional guru secara menyeluruh.

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PRESTASI AKADEMIK GEN Z

Donita Winda Sihite
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap prestasi akademik Generasi Z dengan melihat tingkat penggunaan, dampak terhadap motivasi dan perilaku belajar, serta hubungan antara pola penggunaan… aan media sosial dan capaian belajar. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini menggali secara mendalam pengalaman dan aktivitas digital siswa Generasi Z dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dua sisi pengaruh. Di sisi positif, media sosial menyediakan akses informasi yang luas, mendukung pembelajaran berbasis multimedia, serta mempermudah komunikasi akademik melalui platform digital. Namun, di sisi lain, penggunaan yang berlebihan menimbulkan distraksi, menurunkan fokus belajar, memicu kebiasaan belajar instan, dan mengurangi alokasi waktu yang seharusnya digunakan untuk kegiatan akademik. Dampak negatif tersebut terbukti memengaruhi kualitas proses belajar dan berdampak pada menurunnya prestasi akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa pengaruh media sosial sangat bergantung pada pola penggunaan: produktif jika diarahkan dengan benar, tetapi merugikan apabila digunakan tanpa kontrol. Oleh karena itu, literasi digital, manajemen waktu, dan pendampingan dari guru maupun orang tua sangat diperlukan agar media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung prestasi akademik Generasi Z.

ANALISIS EFEKTIVITAS METODE BERMAIN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI

Rosdiani Simatupang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain sebagai intervensi pedagogis dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional (KSE) anak usia dini. KSE merupakan fondasi penting bagi kesuksesan anak di… i sekolah maupun kehidupan bermasyarakat. Melalui tinjauan literatur sistematis dan sintesis temuan empiris, diidentifikasi bahwa bermain, khususnya bermain peran dan bermain kooperatif, secara signifikan berkorelasi positif dengan peningkatan keterampilan seperti empati, regulasi emosi, dan interaksi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode bermain bukan hanya merupakan kegiatan rekreatif, tetapi juga alat pembelajaran yang efektif dan alami bagi perkembangan holistik anak.

Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar pada Mata Pelajaran Pengelasan SMAW dengan Model Case Based Method pada Siswa Kelas XI SMKN 2 Bengkulu Utara

Akbar, Faqihuddin Muhammad, Jasman, Irzal, Adri, Junil
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran Shielded Metal Arc Welding (SMAW) melalui penerapan Case-Based Method (CBM) di kelas XI Teknik Pengelasan SMKN 2 Bengkulu Utara. Metode… ode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 73,10 (pra-siklus) menjadi 86,97 (siklus I) dan 92,04 (siklus II) dengan ketuntasan belajar meningkat dari 52% menjadi 96%. Respons positif siswa terhadap pembelajaran juga naik dari 48% menjadi 85%. Penerapan CBM terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi siswa melalui pembelajaran berbasis kasus nyata yang relevan dengan praktik industri

Persepsi Guru PAUD terhadap Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran: Tinjauan dari Perspektif Psikologi Perkembangan

Eska Hifdiyah Sahal, Mayasari
Abstract: Integrasi teknologi digital ke dalam ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah memicu pergeseran paradigma yang mendalam dalam cara pendidik memahami proses belajar mengajar. Laporan penelitian ini menyajikan analisis… komprehensif mengenai persepsi guru PAUD terhadap penggunaan media digital, dengan mengambil studi kasus di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi, Sumedang. Melalui lensa psikologi perkembangan, laporan ini mengevaluasi bagaimana alat-alat digital memengaruhi domain kognitif, sosial-emosional, dan motorik anak pada fase krusial "Masa Emas." Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, memanfaatkan teknik analisis data interaktif untuk mengeksplorasi narasi dan pengalaman nyata para pendidik di lapangan.  Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru-guru di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi memandang media digital sebagai instrumen ganda: sebagai katalisator motivasi dan literasi yang efektif, namun juga sebagai sumber risiko potensial terhadap perkembangan sosial dan kesehatan fisik anak. Berdasarkan perspektif sosiokultural Lev Vygotsky, media digital diidentifikasi mampu menyediakan scaffolding dalam Zone of Proximal Development (ZPD), khususnya melalui metode digital storytelling yang memperkaya kemampuan bahasa ekspresif. Namun, dari perspektif kognitif Jean Piaget, terdapat kekhawatiran mengenai kesesuaian konten digital dengan tahap pra-operasional anak yang masih membutuhkan interaksi konkret. Laporan ini juga menyoroti tantangan sistemik berupa keterbatasan literasi digital guru dan infrastruktur, serta upaya strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui platform Sumedang Simpati Academy (SSA) untuk meningkatkan kompetensi digital pendidik. Kesimpulan dari laporan ini menekankan perlunya model integrasi teknologi yang seimbang, berpusat pada anak, dan didukung oleh kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua guna memastikan bahwa penggunaan media digital selaras dengan tugas-tugas perkembangan anak yang holistik.  

PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI KEJUJURAN PADA SISWA

Meita Pakpahan
Abstract: Penelitian ini mengkaji peran guru dalam menanamkan nilai kejujuran pada siswa di lingkungan pendidikan. Pendidikan karakter, khususnya kejujuran, dianggap penting dalam membentuk akhlak siswa dan mempersiapkan mereka untuk… tuk menghadapi tantangan di era global. Dalam konteks ini, peran guru sangat krusial sebagai pengajar yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga sebagai teladan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi literatur, di mana peneliti menganalisis berbagai sumber tertulis yang relevan. Penelitian menunjukkan bahwa untuk menanamkan nilai kejujuran, guru harus mengintegrasikan prinsip-prinsip akhlak dalam pembelajaran melalui keteladanan, pembiasaan, dan komunikasi yang terbuka. Hasil penelitian mengidentifikasi langkah-langkah pentig dalam internalisasi nilai kejujuran seperti penggunaan contoh nyata, memberikan nasihat, dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman akan pentingnya nilai kejujuran dan mendorong guru untuk lebih aktif dalam proses pendidikan karakter.

Implementasi Aplikasi Exambppp Dalam Pelaksanaan Ujian PPG di SD Narwastu Pekanbaru

Nona Nabila, Dinda Ayuni, Elly Nielwaty
Abstract: Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan upaya peningkatan profesionalisme guru melalui pembelajaran berbasis kompetensi, workshop perangkat ajar, praktik mengajar di sekolah, serta evaluasi kompetensi melalui ujian… an berbasis aplikasi. Salah satu instrumen evaluasi yang digunakan adalah Aplikasi Exambppp, yang berfungsi untuk menyelenggarakan ujian PPG secara daring dan terstandar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program sertifikasi dan PPG, termasuk penggunaan Aplikasi Exambppp, serta dampaknya terhadap peningkatan kompetensi guru di UPT SD Narwastu Pekanbaru.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi guru peserta PPG dan sertifikasi, kepala sekolah, serta pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program PPG dan sertifikasi, termasuk pelaksanaan ujian melalui Exambppp, berjalan cukup baik meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas teknologi, jaringan internet, dan dukungan pelatihan lanjutan mengenai penggunaan aplikasi ujian.Penggunaan Exambppp turut meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi evaluasi berbasis teknologi, serta mendorong kedisiplinan dalam memahami materi sebelum ujian. Guru yang mengikuti program mengalami peningkatan pada kemampuan perencanaan pembelajaran, penguasaan materi, serta penerapan strategi pembelajaran aktif. Secara keseluruhan, sertifikasi, PPG, dan implementasi Exambppp terbukti berkontribusi dalam memperkuat kompetensi profesional guru serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih berkualitas di sekolah.

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI GERAKAN NASIONAL SATU GENERASI PEDULI

Tami Agustina Sihaloho
Abstract: Pendidikan karakter pada anak kecil berfungsi sebagai fondasi utama untuk menghasilkan generasi yang berintegritas, empatik, dan bertanggung jawab. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, nilai-nilai… i moral seperti kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial menjadi semakin penting untuk dibangun sejak dini. Makalah ini mengkaji peran krusial Gerakan Nasional Satu Generasi Peduli sebagai pendekatan kolaboratif untuk memperbaiki pendidikan karakter di institusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis praktik-praktik terbaik yang muncul dari kerjasama antara guru, orang tua, dan komunitas dalam membina nilai-nilai karakter tersebut. Hasil studi mengindikasikan bahwa program ini efektif dalam menciptakan atmosfer pendidikan yang mendorong keterlibatan aktif dan perubahan, di mana anak-anak tidak hanya sebagai penerima pembelajaran, melainkan sebagai aktor kunci dalam pembentukan karakter. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis gerakan sosial dalam pendidikan karakter, serta menyarankan integrasi nilai-nilai gerakan ke dalam kurikulum PAUD secara sistematis dan berkelanjutan.