Search Articles & Publications

Showing 2560 articles found for "Dekat"

Optimalisasi Rekrutmen Karyawan Melalui Tes Tatap Muka dan Daring: Pengabdian Masyarakat Di Sektor Logistik

Fulki Shafa Kamilah Rahmat, Nasya Inayah, Irdianti
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode rekrutmen karyawan yang paling efektif dalam sektor logistik, khususnya dengan membandingkan tes seleksi berbasis daring dan tatap muka. Metode yang… ang digunakan adalah pendekatan studi pustaka (library research) untuk menggali pengoptimalisasian rekrutmen karyawan melalui tes tatap muka  dan daring di perusahaan logistik. Melalui pendampingan dan simulasi proses rekrutmen pada perusahaan yang bergerak dalam bidang logistik di Kota Makassar, ditemukan bahwa metode rekrutmen tatap muka lebih unggul dan memberikan hasil yang lebih komprehensif dan akurat daripada rekrutmen daring. Tes tatap muka memungkinkan perekrut untuk menilai komunikasi non-verbal, etika kerja, dan kesiapan fisik kandidat secara langsung, aspek yang sulit diperoleh melalui seleksi daring. Meskipun tes daring menawarkan efisiensi dari sisi waktu dan biaya, pendekatan tatap muka terbukti lebih efektif dalam menjaring calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri logistik. Namun, rekrutmen tatap muka masih terdapat beberapa kelemahan. Dengan demikian, rekrutmen secara hybrid direkomendasikan sebagai metode utama dalam optimalisasi seleksi tenaga kerja di sektor logistik.

Meningkatkan Refleksi dan Harapan Warga Binaan Perempuan Melalui Media Points Of You

Perdana Kusuma, Nur Lathifah Dzakiyyah Aqilah, Nur Salsabilla Syamsul, Nur Fa’izah Husain, Nur Arifah
Abstract: Kesiapan mental warga binaan perempuan menjelang bebas masih menjadi tantangan dalam proses pemasyarakatan. Minimnya intervensi psikososial seringkali menghambat penerimaan diri dan kesiapan reintegrasi sosial. Kegiatan… pengabdian LENTERA (Lewati Hari dengan Niat Baru, Temukan Harapan, dan Raih Makna) di Rutan Kelas I Makassar bertujuan memberikan ruang reflektif yang aman melalui media visual Points Of You. Metode ini mengajak peserta mengenali pengalaman hidup dan merancang masa depan secara lebih positif. Hasil Pre-test dan Post-Test dari sepuluh partisipan menunjukkan peningkatan skor refleksi diri, dengan perubahan signifikan pada beberapa individu. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mendorong kesadaran diri, memperkuat harapan, dan menjadi fondasi untuk pemulihan psikologis yang lebih manusiawi menjelang kebebasan.

Penyusunan Analisis Jabatan Untuk Menilai Kompetensi Manager Di PT Intan Sejahtera Utama

Ismalandari Ismail, Tri Putra Ramadhan, Muh Farhaan Zakaria
Abstract: Penelitian ini dilakukan di PT Intan Sejahtera Utama dengan tujuan untuk menyusun analisis jabatan secara sistematis dan terstruktur guna meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia. Pendekatan yang digunakan… adalah pendekatan melalui tiga metode utama, yaitu presentasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara mendalam. Subjek dalam kegiatan ini adalah karyawan, terutama yang menjabat sebagai Manager Penunjang dan Manager Regional. Data dikumpulkan mulai dari presentasi pada 7 Maret 2025, pembagian kuesioner pada 14 Mei 2025, hingga wawancara pada 15–16 Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua jabatan memiliki peran strategis dalam operasional perusahaan, dengan tuntutan kompetensi inti, fungsional, dan manajerial yang tinggi. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa adanya analisis jabatan yang baik mampu meningkatkan pemahaman, efisiensi kerja, dan kesesuaian peran dalam organisasi. Implementasi kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan

Optimalisasi Kesejahteraan Fisik Dan Mental Lansia Binaan Rumah Zakat Makassar Melalui Program Desa Ramah Lansia

Kurniati Zainuddin, Amir, Rahma Aliyah Usman, Reza Amini Kadir, Rifani Hardiyani, St. Khafiah Izabi
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kesejahteraan fisik dan mental lansia binaan Rumah Zakat Makassar melalui Program Desa Ramah Lansia. Latar belakang masalah menunjukkan penurunan fungsi fisik dan mental pada lansia… a serta kurangnya perhatian pada aspek kesehatan mental dalam program yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Program Desa Ramah Lansia meliputi senam rutin, mindfulness , posyandu lansia, dan psikoedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme lansia dalam mengikuti program fisik seperti senam, dan mereka merasa lebih rileks setelah sesi mindfulness . Posyandu membantu pemantauan kesehatan rutin, dan psikoedukasi meningkatkan pemahaman lansia tentang pengelolaan stres. Kesimpulannya menekankan pentingnya program yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia secara berkelanjutan.

Workshop Peningkatan Kemampuan Profesional Dalam Mediasi Bagi Pembimbing Kemasyarakatan

Rahmawati Syam, Muh Rajan Piara, Fatricia, Nur Aksi Amaliah, Nur Anindi Supiyanti, Vivi Aulia Rosa
Abstract: Balai Pemasyarakatan (Bapas) memiliki peran strategis dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi peserta pemasyarakatan melalui pembimbingan dan pengawasan. Namun, dalam pelaksanaan tugasnya, Pembimbing Kemasyarakatan… n (PK) sering menghadapi tantangan psikologis dan sosial, khususnya dalam menangani konflik yang muncul antara peserta, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan workshop bertema “Peningkatan Kemampuan Profesional dalam Mediasi bagi Pembimbing Kemasyarakatan” diselenggarakan sebagai upaya untuk membekali PK dengan keterampilan mediasi berbasis pendekatan psikologis dan hukum. Metode yang digunakan berupa psikoedukasi dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas peningkatan pemahaman peserta. dalam hasil workshop menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik mediasi dan pendekatan restoratif, yang diukur melalui skor pre-test dan post-test serta respons peserta dalam sesi diskusi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan PK mampu menjalankan perannya sebagai agen mediasi yang profesional, netral, dan berpihak pada pemulihan hubungan sosial secara utuh sesuai prinsip keadilan restoratif.

Webinar Sebagai Inovasi Edukasi: Mendorong Budaya Komunikasi Sehat Dalam Mengelola Stres Kerja

Abdul Rahmat, Kalysa Nayla Amin, Siti Latifah Nurkhaeriyah
Abstract: Tekanan atau stres di lingkungan kerja merupakan isu yang kerap ditemui dan berpotensi berdampak pada kesejahteraan psikologis serta kinerja pegawai. Salah satu penyebab utama munculnya tekanan atau stres tersebut adalah… lemahnya interaksi dan komunikasi antar individu di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pegawai mengenai peran penting komunikasi yang baik dalam mengatasi tekanan kerja melalui sebuah webinar. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan mencakup penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta pengisian formulir evaluasi secara daring. Total terdapat 28 peserta, dengan 18 di antaranya mengisi daftar hadir sekaligus evaluasi kegiatan. Dari hasil evaluasi, sebanyak 63,6% peserta mengaku puas, sementara 36,4% menyatakan sangat puas dengan jalannya kegiatan. Selain itu, 59,1% menyatakan mereka memahami isi materi, sedangkan 40,9% merasa cukup memahaminya. Para peserta juga menilai bahwa isi materi selaras dengan situasi kerja mereka dan memberi pandangan baru mengenai cara berkomunikasi yang lebih efektif untuk mengurangi tekanan atau stres kerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa penyuluhan dalam bentuk webinar bisa menjadi pendekatan yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran dan kemampuan komunikasi dalam rangka mengelola stres di lingkungan pekerjaan.

Psikoedukasi: "Write Your Mind: Memahami dan Merawat Kesehatan Mental di Usia Remaja" di SMAN 23 Makassar

Novi Yanti Pratiwi, Divia Febrianti Syam, Nur Ismi Winda Sari Muis, Delvy Afriani, Putri Jingga
Abstract: Minimnya pemahaman serta tingginya tekanan dari lingkungan akademik dan sosial membuat remaja rentan mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Oleh karena itu, intervensi berupa psikoedukasi menjadi… jadi strategi preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan pelajar. Kegiatan psikoedukasi bertema “Kesehatan Mental Remaja” yang dilaksanakan di SMAN 23 Makassar pada tanggal 23 April 2025 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai dinamika perkembangan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi mengenai perubahan fisik, kognitif, emosi, dan sosial pada masa remaja, mitos dan fakta terkait generasi Z, serta strategi menjadi remaja yang sehat mental. Selain itu, sesi role play juga dilakukan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa dalam menghadapi situasi perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan keaktifan mereka dalam berdiskusi serta mengekspresikan pandangan pribadi. Psikoedukasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif di lingkungan sekolah.

Psikoedukasi: Upaya Meningkatkan Kesadaran Diri Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik Dalam Menghadapi Penyalahgunaan Narkoba Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar

Muhammad Nur Hidayat Nurdin, Rahmat Permadi, Kaltsum Adelia Kamal, Irdah R, Riza Putri Aprilia, Rania Insyirah Mahfud
Abstract: Penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu tantangan besar di Indonesia, khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri dan ketahanan pribadi warga binaan melalui pendekatan… ekatan psikoedukasi. Kegiatan dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar dalam bentuk webinar yang melibatkan 30 warga binaan kasus narkoba. Program ini mencakup sesi pembukaan, ice breaking, penyampaian materi, diskusi, dan refleksi mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak negatif narkoba serta munculnya kesadaran terhadap potensi diri untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu merefleksikan sisi negatif serta positif dari diri mereka sebagai langkah awal transformasi pribadi. Psikoedukasi terbukti efektif sebagai intervensi psikologis dalam membangun pola pikir positif, pengelolaan emosi, dan kesiapan kembali ke masyarakat. Dengan demikian, program ini menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan dapat berfungsi sebagai wadah rehabilitasi mental melalui pendekatan edukatif yang terstruktur.

Peran Calistung Dalam Stimulasi Kognitif Pada Anak Memerlukan Perlindungan Khusus Di Sentra Wirajaya Makassar

Faradillah Firdaus, Putri Dewi Ananda Arifin M.Nr, Putri Alvina Tarilsa, Andi Zanirah Regina Mandawana, Nur Sadrina Amanda Mulyadi
Abstract: Penelitian ini didasari oleh keterbatasan akses pendidikan pada anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan, serta pentingnya dukungan pendidikan melalui rehabilitasi sosial seperti yang dilakukan di Sentra Wirajaya… ya Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah dua orang AMPK yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pendamping sosial (Pensos), serta dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran program CALISTUNG (membaca, menulis, dan berhitung) dalam menstimulasi kemampuan kognitif Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Sentra Wirajaya Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CALISTUNG memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan aspek kognitif anak, terutama dalam hal pengenalan huruf, angka, serta kemampuan dasar membaca dan menulis. Program ini juga membantu meningkatkan kepercayaan diri anak dan keterampilan sosial dasar.

Pelatihan Psychological Fisrt Aid (PFA) Kepada Petugas Layanan di UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Sulawesi Selatan

Ismalandari Ismail, Dhella Amelia Ruslan, Nurfhatin, Nur Nita Sari
Abstract: Korban kekerasan, baik perempuan maupun anak-anak, sering mengalami dampak psikologis yang memerlukan penanganan awal sebelum intervensi lanjutan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah Psychological First Aid&#8230; d (PFA) atau pertolongan pertama psikologis. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pelatihan PFA dalam meningkatkan pemahaman petugas layanan di UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Sulawesi Selatan terkait penanganan awal kondisi psikologis korban. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui metode ceramah dan roleplay. Sebanyak 10 petugas layanan UPT PPA mengikuti pelatihan PFA, dan efektivitasnya diukur melalui hasil pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.005 < 0.05. Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan PFA dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap prinsip dan langkah-langkah dalam memberikan dukungan psikologis awal. Pelatihan ini diharapkan memperkuat keterampilan dasar petugas layanan dalam merespons kondisi psikologis korban secara cepat dan tepat. Implikasi kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lembaga layanan kekerasan melalui pelatihan berbasis kompetensi psikologis seperti PFA.