Abstract:Universities are increasingly adapting to changes brought by technological advancements and globalization. Bhayangkara University Jakarta Raya is no different, having implemented an efficient Tuition Payment Information…
System. This article details the design and development of the system using the waterfall method. The main objective of this system is to make it easier for administrative staff and students to process tuition payments. The research method used a needs analysis approach, consisting of observation and interviews. The waterfall approach was utilized for system implementation. The process involved requirements analysis, system design, implementation, testing and operation. The Unified Modeling Language (UML) served as an object-based system design visualization tool. The tuition payment information system provides login access with divided access rights for students, the Academic Administration Bureau, and the Financial Administration Bureau. The system includes features such as student data management, tuition payment verification, and report preparation. The results of implementation show positive changes in the efficiency and convenience of the tuition payment process for students and administrative staff. This article highlights the role of information systems in improving the efficiency of financial administration and services at Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. By allowing students to monitor payments online, the system provides significant support for tuition payment management. Hopefully, this system will contribute positively to improving the quality of educational services at this university, creating efficiency in financial administration, and providing a basis for further development of the information system.
Perguruan tinggi semakin beradaptasi terhadap perubahan yang dibawa oleh kemajuan teknologi dan globalisasi. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya juga menerapkan Sistem Informasi Pembayaran Uang Kuliah yang efisien. Artikel ini merinci perancangan dan pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk memudahkan staf administrasi dan mahasiswa dalam memproses pembayaran uang sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis kebutuhan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Pendekatan waterfall digunakan untuk implementasi sistem. Prosesnya melibatkan analisis persyaratan, desain sistem, implementasi, pengujian dan operasi. Unified Modeling Language (UML) berfungsi sebagai alat visualisasi desain sistem berbasis objek. Sistem informasi pembayaran SPP menyediakan akses aktor login dengan hak akses terbagi untuk mahasiswa, Biro Administrasi Akademik, dan Biro Administrasi Keuangan. Sistem ini mencakup fitur-fitur seperti pengelolaan data siswa, verifikasi pembayaran SPP, dan penyusunan laporan. Hasil implementasi menunjukkan perubahan positif pada efisiensi dan kenyamanan proses pembayaran SPP bagi mahasiswa dan tenaga administrasi. Artikel ini menyoroti peran sistem informasi dalam meningkatkan efisiensi administrasi dan pelayanan keuangan di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Dengan memungkinkan siswa memantau pembayaran secara online, sistem ini memberikan dukungan yang signifikan untuk manajemen pembayaran uang sekolah. Sistem ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di universitas ini, menciptakan efisiensi dalam administrasi keuangan, dan memberikan landasan bagi pengembangan sistem informasi lebih lanjut
Abstract:Keputusan seringkali sangat sulit dibuat. Tidak jarang seorang pemimpin akan sulit untuk dinilai apakah benar atau salah saat membuat keputusan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses…
pengambilan keputusan dibuat, serta bagaimana keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur. Pendekatan ini melibatkan pengumpulan informasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan referensi lain yang relevan dengan permasalahan yang sedang kami teliti. Sejumlah buku yang membahas topik kepemimpinan dan pengambilan keputusan pemimpin juga kami pilih untuk mendukung penelitian ini. Metode studi literatur memungkinkan untuk memanfaatkan sumber data penelitian tanpa perlu melakukan penelitian lapangan. Pemilihan metode studi literatur bertujuan untuk memperoleh referensi yang lebih luas dan dapat diandalkan dari berbagai buku yang tersedia di perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pemimpin sangat strategis dan penting. Ditemukan bahwa seorang pemimpin dalam membuat keputusan memiliki gaya kepemimpinan yang unik yang akan menjadi pola tertentu dalam proses pengambilan keputusan. Kualitas dan kelemahan pembuat keputusan ditentukan oleh gaya kepemimpinan. Informasi yang sama akan dievaluasi dan keputusannya dibuat dengan gaya kepemimpinan yang berbeda. Ini akan membantu menjelaskan alasan manajer yang berbeda membuat keputusan yang berbeda. Secara keseluruhan, analisis gaya pembuat keputusan bermanfaat karena membantu memahami cara-cara berbeda untuk membuat keputusan. Dengan mempertimbangkan banyak hal dengan teliti, para pemimpin organisasi dapat membuat keputusan yang tepat dan menerapkan gaya kepmimpinan yang sesuai dengan keadaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendalami proses pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan dalam konteks tertentu. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan…
keputusan dan perencanaan kebijakan, serta untuk mengevaluasi dampaknya terhadap implementasi kebijakan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dilakukan dengan meneliti beberapa artikel dan jurnal nasional yang berhubungan dengan kebijakan dan pengambilan keputusan yang terdapat pada pada basa google scholar. Sumber data utama berasal dari hasil wawancara, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan penggunaan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola tematik yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kebijakan publik, kebutuhan masyarakat, dan kendala implementasi memainkan peran kunci dalam pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan. Dalam konteks ini, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang dinamika kompleks yang terlibat dalam proses ini, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan kebijakan di masa depan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana keputusan dan kebijakan dibuat, serta memberikan dasar untuk perbaikan proses pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan di berbagai konteks. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi praktisi, pembuat kebijakan, dan peneliti yang tertarik dalam mengoptimalkan proses kebijakan publik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pengambilan keputusan dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literature review dari berbagai rujukan baik jurnal nasional maupun internasional.…
nal. Pengambilan keputusan membutuhkan rangkaian proses terstruktur agar menghasilkan suatu perubahan terhadap organisasi ke arah yang lebih baik. Tahapan dalam pengambilan keputusan meliputi menetapkan tujuan dan sasaran, mengidentifikasi persoalan, mengembangkan dan menentukan alternatif, memilih satu alternatif, menerapkan keputusan serta pengendalian dan evaluasi. Pengambilan keputusan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari lingkungan internal atau eksternal. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa proses pengambilan keputusan dalam organisasi perlu memperhatikan tahapan yang akan dilalui, mengetahui model dan teknik pengambilan keputusan yang tepat untuk diterapkan, memperhatikan bias yang mungkin timbul serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan agar dapat menghasilkan keputusan yang baik dan mencapai tujuan organisasi.
Abstract:Kemampuan dalam memecahkan masalah perlu dimiliki seluruh siswa, Selama ini yang menjadi masalah ialah bagaimana kemampuan memecahkan masalah dikembangkan pada proses belajar mengajar terutama matematika. Terdapat kesulitan…
tan siswa memecahkan masalah perlu mendapatkan perhatian dan di di identifikasi secara lanjut. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan profil pemecahan masalah matematika berdasarkan teori Polya dengan tinjauan kemampuan matematika siswa. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu kualitatif, sedangkan jenisnya deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri atas subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu teknik tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni hasil tes kemampuan matematika, hasil tes pemecahan masalah dan dikuatkan dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menerangkan siswa dengan kemampuan matematika tingkat tinggi bisa mengatasi permasalahan, dan mengumpulkan informasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tetapi pada akhir perhitungannya siswa kurang teliti. Siswa yang berkemampuan matematika tingkat sedang dapat mengumpulkan informasi pada soal yang disediakan, namun siswa melakukan kekeliruan dalam menentukan rumus. Sedangkan siswa dengan berkemampuan matematika tingkat rendah belum mampu memahami permasalahan dan mengumpulkan informasi secara jelas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek penelitian tetap berada pada posisi pemahaman pemecahan masalah yang baik pada setiap tingkat kemampuan matematika siswa.
Abstract: Kepemimpinan memainkan peran krusial dalam pengambilan keputusan di berbagai tingkatan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran kepemimpinan dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan.…
tusan. Melalui analisis literatur, ditemukan bahwa kepemimpinan memiliki dampak signifikan terhadap bagaimana keputusan dihasilkan, dievaluasi, dan diimplementasikan. Pertama, kepemimpinan efektif menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi terbuka dan kolaborasi di antara anggota tim, meningkatkan pemahaman bersama, dan mengurangi resistensi terhadap perubahan. Hal ini menciptakan landasan bagi pengambilan keputusan yang lebih baik karena melibatkan berbagai perspektif dan pengetahuan. Kedua, kepemimpinan berperan dalam memberikan arah dan visi yang jelas untuk organisasi. Dengan menetapkan tujuan yang terkait dengan nilai-nilai inti dan strategi organisasi, pemimpin membimbing tim dalam mengambil keputusan yang sejalan dengan misi perusahaan. Ketiga, pemimpin yang efektif memiliki kemampuan untuk mengelola konflik dan menangani ketidakpastian. Dalam situasi kompleks dan tidak pasti, kepemimpinan yang mampu mengambil keputusan tepat pada waktunya dapat membantu organisasi menghadapi tantangan dan peluang dengan lebih baik. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memberikan instruksi, tetapi juga melibatkan pendorong kolaborasi, pengelolaan konflik, dan penyediaan visi strategis. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang peran kepemimpinan dalam konteks pengambilan keputusan dapat menjadi landasan bagi pengembangan praktik kepemimpinan yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika organisasional. Penelitian lebih lanjut dan aplikasi praktis perlu terus ditekankan untuk mengoptimalkan dampak positif kepemimpinan dalam proses pengambilan keputusan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perencanaan sistem manajemen strategi Pendidikan untuk meningkatkan mutu di sekolah SMPN 35 Medan. Metode yang digunakan peneliti adalah analisis data deskriptif kualitatif…
itatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, dokumentasi, observasi dengan salah satu guru di SMPN 35 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses perencanaan sistem manajemen strategi di SMPN 35 Medan guna meningkatkan mutu Pendidikan di sekolah tersebut. Penelitian ini akan fokus pada defenisi manajemen, implementasi manajemen strategik, defenisi mutu Pendidikan, model dan proses penyusunan perencanaan strategi dan yang terakhir implementasi perencanaan strategi dalam meningkatkan mutu Pendidikan madrasah. Hasil penelitian mengenai perencanaan sistem manajemen strategi di sekolah SMPN 35 Medan menunjukkan bahwa perencanaan yang baik dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Dengan perencanaan yang baik, kepala sekolah dan tim manajemen dapat merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan dan program yang tepat untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, maka dengan ini dapat meningkatkan mutu dalam sebuah Lembaga Pendidikan.
Abstract:Rendahnya produktivitas lulusan, faktor-faktor terkait isu value for money, dan faktor akuntabilitas pendidikan merupakan isu-isu strategis dalam dunia pendidikan saat ini. Cara berperilaku hierarkis menggabungkan beragam…
m filosofi, gambaran, dan keyakinan mendasar yang rumit yang berlaku dalam suatu organisasi dan mempengaruhi cara organisasi tersebut mempertahankan tujuannya. Mengasah budaya hierarki adalah tugas utama dalam strategi penting yang kuat. Proses mewujudkan perubahan diawali dengan perubahan pola pikir (way of thought). Penelitian dengan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data dengan teknik research, maka pembahasan jurnal ini lebih mengarah kepada strategi dan perilaku organisasi dalam pendidikan. Menciptakan strategi adalah salah satu hal penting dalam organisasi, memperhatikan hal-hal kecil hingga besar akan mempengaruhi perilaku dalam berorganisasi seseorang.
Abstract:The strategic management process plays an important role in improving the quality of education in schools. By implementing an effective strategic management process, schools can identify and implement appropriate steps to…
o achieve the desired educational goals. The research results show that implementing an effective strategic management process can help schools identify potential and challenges in achieving their educational goals. This process involves steps such as formulating a clear vision and mission, identifying specific educational needs, establishing priority strategies, allocating resources effectively, and conducting regular monitoring and evaluation. This research aims to understand how the strategic management process can be implemented effectively in schools in order to improve the quality of education. The research method used is a case study by taking one school as a sample. Data was collected through interviews with teachers through direct observation in the school environment.
Abstract:Pembelajaran bahasa sunda materi pupuh merupakan keterampilan menulis dan berbahasa dapat mengungkapkan perasaan, pengalaman dan ide-ide yang dituangkan dalam bahan ajar pupuh. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan…
enghasilkan pengembangan bahan ajar pembelajaran bahasa sunda berbantuan microsoft sway pada materi pupuh (2) menguji hasil kelayakan media bahan ajar bahasa sunda materi pupuh berbantuan microsoft sway, (3) mengetahui respon pengguna dengan ujicoba kelompok kecil dan besar terkait media pembelajaran, (4) penerapan rancangan bahan ajar bahasa sunda materi pupuh berbantuan microsoft sway. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik analisis data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil uji coba pengembangan ini melalui dua tahapan uji coba dengan hasil uji coba kelompok kecil mencapai 82,50%, dengan kriteria sangat valid, dan uji coba kelompok besar dengan hasil mencapai 83,50% dengan kriteria sangat valid. Bahan ajar berbasis microsoft sway yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media, materi, ahli bahasa, dan ahli media. Hasil validasi ahli media memperoleh 84,43% dengan kriteria sangat valid, validasi ahli materi memperoleh 86,25% dengan kriteria sangat valid, dan uji validasi ahli bahasa memperoleh 96,66% dengan kriteria sangat valid. Penerapan rancangan bahan ajar bahasa sunda materi pupuh berbantuan microsoft sway memperoleh 89, 11% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran ini layak digunakan. Dengan menggunakan media pembelajaran microsoft sway dapat memotivasi pembuatan rancangan variasi media dalam membuat bahan ajar, serta penyajian materi dapat mengatasi verbalisme dalam proses pembelajaran.