Search Articles & Publications

Showing 1197 articles found for "Namu"

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TENTANG BENCANA KEBAKARAN DI KAMPUNG TEMPURAN KELURAHAN BULAKAN SUKOHARJO

Adila Nur Rahma, Anjar Nurrohmah
Abstract: Kebakaran merupakan bencana nonalam yang sering terjadi di wilayah permukiman dan dapat menimbulkan kerugian jiwa maupun materi. Tingginya risiko kebakaran di lingkungan masyarakat umumnya dipengaruhi oleh aktivitas usaha… a rumahan, kelalaian dalam penggunaan api dan listrik. Pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat berperan penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat tentang bencana kebakaran di Kampung Tempuran Kelurahan Bulakan Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 425 warga RW 5 Kampung Tempuran, dengan sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 50 responden (61,7%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang bencana kebakaran, sedangkan kesiapsiagaan masyarakat sebanyak 45 responden (55,6%) berada pada kategori tinggi Mayoritas masyarakat memiliki pengetahuan yang baik dan kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi bencana kebakaran, namun tetap diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan secara berkelanjutan.

GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO

Agus Sarwanto, Anjar Nurrohmah
Abstract: Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang sering menimbulkan komplikasi, salah satunya ulkus diabetik yang dapat menyebabkan infeksi, amputasi, serta penurunan kualitas hidup. Risiko terjadinya ulkus diabetik meningkat&#8230; ngkat akibat kurangnya pengetahuan mengenai perawatan kaki dan upaya pencegahan ulkus. Tingginya jumlah penderita Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Grogol  Kabupaten Suokaharjo menunjukkan pentingnya pengetahuan penderita dalam mencegah terjadinya ulkus. Tujuan : bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pencegahan ulkus pada penderita Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah penderita DM yang berkunjung ke Puskesmas Grogol, dengan jumlah sampel 92 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia ≥ 60 tahun 50 orang (54,3%), berjenis kelamin perempuan 71 orang (77,2%), berpendidikan menengah 43 orang (46,7%), lama menderita DM < 5 tahun 53 orang (57,6%), tidak bekerja sebanyak 62 orang (67,4%). Tingkat pengetahuan penderita DM tentang pencegahan ulkus sebagian besar berada pada kategori baik yaitu 51 orang (55,4%), diikuti kategori sedang 29 orang (31,5%) dan kategori buruk 12 orang (13,0%). Mayoritas penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan ulkus diabetik, namun masih diperlukan upaya lebih lanjut pada kelompok yang berpengetahuan sedang dan buruk guna mencegah terjadinya ulkus diabetik.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MI NURUL HUDA PENDEM SUMBERLAWANG

Ajeng Maulana Hapsari, Ida Nur Imamah
Abstract: Latar Belakang : Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih sering terjadi, terutama karies gigi yang dipengaruhi oleh perilaku menyikat gigi. Anak usia 6–8 tahun berada pada fase gigi campuran dengan&#8230; n kemampuan motorik dan pemahaman yang belum optimal, sedangkan anak usia 9–12 tahun memiliki kemampuan yang lebih baik namun tetap berisiko karies akibat kebiasaan konsumsi makanan manis dan kurangnya konsistensi menyikat gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 59 anak dari total populasi 143 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia 6–8  tahun sebanyak 35 responden (59,3%) dan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan menyikat gigi kategori sedang sebanyak 38 responden (64,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah di MI Nurul Huda Pendem Sumberlawang mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (61%).

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMK NEGERI 3 SUKOHARJO

Arnetta Ekaputri Nareswari, Ida Nur Imamah
Abstract: Latar Belakang : Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena pengaruh pergaulan, perilaku berisiko, serta kurangnya pemahaman yang benar mengenai penularan dan pencegahan. Meskipun informasi&#8230; masi tentang HIV/AIDS sudah banyak tersedia, kesenjangan antara pengetahuan dan sikap pencegahan pada remaja masih sering ditemukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo. Metode : Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden 91 siswa yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif. Namun, masih ditemukan beberapa responden dengan pemahaman yang kurang pada aspek jalur penularan dan upaya pencegahan. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif.  

PENGARUH KEPATUHAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PRINSIP PEMBERIAN BENAR OBAT TERHADAP TINGKAT KESELAMATAN DAN KEPUASAN PASIEN: SCOPING REVIEW PERBANDINGAN DIY DAN SULAWESI SELATAN

Dhiyaa Najwa Aqilla, Fazlurrahmi Lestaluhu, Ince Moh. Khair Permana Indama, Saidatun Arifah Rumalutur, Ellyda Septiani Pramita
Abstract: Pendahuluan: Medication error merupakan salah satu insiden keselamatan pasien yang paling sering terjadi dan berdampak signifikan pada kualitas layanan, lama perawatan, serta kepuasan pasien. Salah satu faktor yang paling&#8230; g menentukan dalam pencegahannya adalah kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prinsip pemberian obat benar. Scoping review ini menelaah bukti ilmiah mengenai pengaruh kepatuhan tersebut dengan membandingkan konteks pelayanan di DIY dan Sulawesi Selatan. Metode: Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, BMC, ScienceDirect, dan Google Scholar melalui pendekatan PRISMA. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa meskipun tenaga kesehatan memiliki pengetahuan yang baik, kepatuhan praktik masih rendah terutama pada verifikasi pasien dan dokumentasi. Kesimpulan: Kesalahan paling sering terjadi pada tahap prescribing, transcribing, dispensing, dan administration, dipicu oleh beban kerja tinggi, komunikasi yang tidak efektif, serta sistem informasi obat yang belum optimal. Kepatuhan terhadap prinsip benar obat terbukti menurunkan medication error dan meningkatkan keselamatan pasien, namun keberhasilannya sangat bergantung pada penguatan sistem, supervisi, dan budaya keselamatan. 

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Nani Sri Rezeki
Abstract: Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan langkah paling efektif dalam mencegah penyakit infeksi seperti diare dan ISPA. Namun, tingkat kepatuhan siswa sekolah dasar masih rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui&#8230; hui pengaruh edukasi kesehatan melalui media digital (video animasi edukatif) terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku CTPS pada siswa SD. Metode penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pretest–posttest dan kelompok kontrol. Sampel berjumlah 80 siswa kelas IV–V, masing-masing 40 siswa untuk kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen meliputi kuesioner pengetahuan, lembar observasi perilaku, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa setelah intervensi (p = 0,000) serta peningkatan perilaku CTPS (p = 0,001). Dibandingkan kelompok kontrol, kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan lebih besar (p < 0,05). Kesimpulannya, edukasi kesehatan menggunakan media digital efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku CTPS pada siswa SD. Disarankan sekolah menerapkan media digital sebagai bagian dari program PHBS.

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PRIMER (FKTP)

Inneke Mutiara Amelia, Sri Wahyuni Sambo
Abstract: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diluncurkan sejak tahun 2014 melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan reformasi penting dalam sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia. Fasilitas&#8230; Kesehatan Tingkat Primer (FKTP) menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan melalui mekanisme kapitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan JKN di FKTP dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi berdasarkan teori implementasi Edward III. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan 10 informan (kepala puskesmas, tenaga kesehatan, petugas BPJS, dan pasien). Hasil menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan masih mengalami kendala terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, dan infrastruktur yang belum merata. Disposisi pelaksana kebijakan tergolong baik, namun belum didukung sepenuhnya oleh struktur birokrasi yang adaptif. Kesimpulan dari studi ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem informasi dan integrasi sistem rujukan, serta pemantauan rutin dari pihak BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan.

Pajak Penghasilan Pasal 24

Khairunnisa Hsb, Fadila, Febriyani, Vientiany, Dini
Abstract: Globalisasi ekonomi telah mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi lintas negara yang berdampak pada potensi pengenaan pajak berganda atas penghasilan yang sama. Pajak Penghasilan Pasal 24 (PPh 24) hadir sebagai mekanisme&#8230; e untuk menghindari pajak berganda internasional melalui pemberian kredit pajak luar negeri bagi wajib pajak dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, mekanisme, serta implementasi PPh Pasal 24 di Indonesia, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPh 24 memiliki peran strategis dalam menjaga keadilan perpajakan dan meningkatkan daya saing global wajib pajak Indonesia, namun masih menghadapi kendala berupa kompleksitas administrasi, kurangnya pemahaman wajib pajak, serta keterbatasan dokumentasi pajak luar negeri. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi perpajakan dan penyederhanaan prosedur administrasi untuk mengoptimalkan implementasi PPh 24.  

Analisis Risiko Keamanan Data Pribadi Pada Sistem Clound Computing

Fadila, Beby, Irwan Padli Nasution, Muhammad
Abstract: Perkembngan pesat teknologi clound computing telah mendorong berbagai sektor untuk beralih dari infrastuktur lokal ke platfrom berbasis awan. Perpindahan ini memberikan kemudahaan pengelolaan data, namun di sisi lain memunculkan&#8230; unculkan risiko keamanan yang kompleks, terutama berkenaan dengan perlindungan data pribadi pengguna. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis berbagi risiko keamanan data pribadi pada sistem clound computing, serta meruuskan rekomendasi mitigasi yang relevan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis yang berfokus pada keamanan clound, pemasaran digital, dan transformasi teknologi informasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ancaman utama meliputi kebocoran data, akses tidak sah, serangan Dos/DDoS, snooping, attack, dan penyalahgunaan infrastruktur multi-tenancy. Mekanisme keamanan efektif mencakup enkripsi tingkat lanjut (AES-256, TLS 1.3), manajeman akses berbasis peran, autentikasi multi faktor,serta pemanatauan ancaman secara real-time. Kolaborasi atara penyediaan layanan clound dan pengguna terbukti menjadi faktor kunci dalam menurunkan insiden keamanan hingga 30%. Penelitian ini memberikan kerangka analitis yang dapat diadopsi oleh organisasi dalam merencanakan tata kelola keamanan informasi berbasis clound.  

Identifikasi Jalur Evakuasi Banjir sebagai Upaya Penanggulangan Bencana di Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun

Ahmad Fauzi Sinuraya, Vita Nurliana, Rusniatri Hasugian, Abdi Eralisasi Harefa, Riki Rahmad, Elsa Kardiana
Abstract: Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun merupakan salah satu wilayah di Kota Medan yang sering mengalami banjir akibat luapan Sungai Deli. Namun, informasi mengenai kondisi jalur evakuasi dan titik evakuasi yang dapat&#8230; digunakan masyarakat saat banjir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi jalur evakuasi banjir serta menganalisis perannya dalam mendukung penanggulangan bencana. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi, studi literatur, dan pemetaan berbasis ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur evakuasi yang digunakan masyarakat masih memanfaatkan jalan lingkungan dan jalan utama yang digunakan sehari-hari. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi lebar jalan yang terbatas, genangan air pada beberapa ruas jalan, kurangnya rambu evakuasi, dan minimnya penerangan jalan. Penelitian ini juga mengidentifikasi lima titik evakuasi potensial, yaitu Masjid Abidin, UPT SDN 060898 Medan Maimun, Rumah Sakit Regina Maris, Masjid Ash Sholihin, dan Masjid Darul Ali. Jalur evakuasi berperan penting dalam mendukung proses penyelamatan masyarakat, mobilitas menuju lokasi aman, serta distribusi bantuan saat bencana. Oleh karena itu, peningkatan kualitas jalur evakuasi dan sarana pendukung diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana banjir di Kelurahan Sei Mati.