Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemanfaatan sistem informasi online dalam pelayanan publik di tingkat kelurahan. Namun, peningkatan penggunaan teknologi tersebut juga menimbulkan risiko terhadap…
rhadap keamanan data pribadi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng dalam melindungi data pribadi saat menggunakan sistem informasi online. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, observasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai jenis data pribadi, potensi ancaman keamanan digital seperti phishing dan penyalahgunaan data, serta langkah-langkah perlindungan yang dapat diterapkan dalam aktivitas digital sehari-hari. Antusiasme peserta dan dukungan pemerintah kelurahan menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan ini, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan tingkat literasi digital dan keterbatasan sarana pendukung. Secara keseluruhan, penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital masyarakat serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan berbasis digital yang aman dan berkelanjutan.
Abstract:Desa Gattareng Toa memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar, khususnya ibu rumah tangga dan kelompok usaha kecil, dalam pengembangan ekonomi kreatif. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, inovasi produk,…
, dan manajemen usaha masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kelompok usaha ekonomi produktif pembuatan bolu/kue sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan bolu/kue yang layak jual, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha mandiri berbasis rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi kreatif sebagai strategi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan di Desa Gattareng Toa.
Abstract:Penanaman nilai-nilai akhlak sejak dini merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak. Nilai-nilai tasawuf seperti syukur, sabar, jujur, dan cinta kasih memiliki potensi besar untuk dikenalkan pada anak, namun sering…
dianggap abstrak dan sulit dipahami. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model “Fun Learning Tasawuf” yang menggunakan pendekatan multisensori (visual, auditori, kinestetik, taktil) untuk menyampaikan nilai-nilai akhlak tasawuf kepada anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Mawar, Kota Malang, dengan melibatkan 25 anak usia 4-6 tahun, 5 guru, dan 15 orang tua. Metode pelaksanaan berupa pelatihan guru, pembuatan media pembelajaran multisensori (seperti sensory box “Syukur”, puzzle “Sabar”, lagu “Ikhlas”), serta pembelajaran langsung berbasis bermain. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak terhadap konsep nilai-nilai tasawuf yang diajarkan. Anak-anak mampu mengidentifikasi dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam aktivitas sederhana. Diskusi menggarisbawahi bahwa pendekatan multisensori yang menyenangkan efektif menjembatani konsep spiritual yang abstrak menjadi pengalaman konkret bagi anak. Model ini juga meningkatkan kemampuan pedagogis guru dalam mengajarkan nilai-nilai moral. Disimpulkan bahwa “Fun Learning Tasawuf” merupakan model inovatif yang layak dikembangkan untuk pendidikan karakter anak usia dini berbasis kearifan spiritual Islam.
Abstract:Konflik antarwarga di wilayah perdesaan seringkali dipicu oleh persoalan sepele seperti perebutan aset bersama (tanah, jalan, air), gosip, atau persaingan ekonomi, namun dapat berkepanjangan dan merusak kerukunan sosial.…
Pendekatan mediasi formal atau hukum sering dianggap kaku dan tidak menyentuh akar budaya dan nilai-nilai masyarakat. Pengabdian masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk mengimplementasikan nilai wara’ dalam tasawuf yang menekankan kehati-hatian, menghindari syubhat (hal meragukan), dan meninggalkan hal yang tidak bermanfaat sebagai paradigma dan etika baru dalam mediasi konflik perdesaan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukamaju, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sedang mengalami konflik batas lahan antarrukun tetangga. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan: (1) Pemetaan konflik dan identifikasi aktor, (2) Pelatihan nilai wara’ bagi tokoh adat dan pemuda sebagai calon mediator, (3) Fasilitasi mediasi berbasis prinsip wara’ (menghindari prasangka, ghibah, dan adu domba), dan (4) Pendampingan pascamediasi. Hasil menunjukkan bahwa paradigma wara’ berhasil menciptakan ruang dialog yang lebih tenang dan objektif. Para pihak yang berkonflik menunjukkan kesediaan untuk wara’ dari klaim absolut dan memilih jalan keluar yang sederhana dan adil. Kesepakatan damai berhasil dicapai dan diformalkan dalam berita acara desa. Diskusi menggarisbawahi bahwa nilai wara’ efektif meredam ego, mengurangi eskalasi emosi, dan mengembalikan fokus pada kemaslahatan bersama. Disimpulkan bahwa internalisasi etika wara’ dapat menjadi soft skill kritis bagi mediator lokal dan model resolusi konflik yang berkelanjutan berbasis kearifan spiritual Nusantara.
Abstract:Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyak yang belum menerapkan pengelolaan keuangan secara sistematis. Usaha titip gadai Shafana Phone Pallangga masih menghadapi…
kendala dalam pencatatan dan pelaporan keuangan sehingga menyulitkan pemantauan kinerja usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola usaha dalam menerapkan akuntansi kinerja keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, pendampingan, serta implementasi langsung pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keteraturan pencatatan transaksi, pemahaman pengelompokan akun, serta tersusunnya laporan keuangan sederhana berupa laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan. Implementasi akuntansi kinerja keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha titip gadai terbukti meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan dan mendukung keberlanjutan usaha.
Abstract:Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sering menghadapi kendala dalam pencatatan dan pelaporan keuangan yang terstruktur. Mahkota Laundry merupakan UMKM jasa laundry yang mengalami peningkatan permintaan pada musim hujan,…
an, namun belum menerapkan laporan keuangan sesuai standar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, pendampingan pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap pencatatan keuangan, tersusunnya laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan. Pendampingan ini membantu meningkatkan pengelolaan keuangan dan kesiapan usaha dalam menghadapi lonjakan permintaan di musim hujan.
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah serta mencegah berbagai penyakit menular. Namun, penerapan PHBS pada siswa sekolah dasar masih…
sih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang PHBS di lingkungan sekolah. Penyuluhan dilaksanakan di SD Negeri 102 Kendari dengan sasaran siswa sekolah dasar menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, serta eksperimen sederhana untuk mengenalkan keberadaan kuman. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, serta membuang sampah pada tempatnya, yang ditunjukkan oleh hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah dan diharapkan dapat menjadi dasar pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Abstract:Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, namun literasi kesehatan mental masih tergolong rendah, khususnya pada kelompok rentan seperti anak yatim piatu di panti asuhan serta masyarakat umum…
yang mengalami permasalahan relasi interpersonal. Pengasuhan institusional yang cenderung berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik sering kali belum diimbangi dengan perhatian terhadap kebutuhan emosional, sehingga berdampak pada kesulitan pengenalan dan pengelolaan emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental, pemahaman emosi, dan kemampuan regulasi emosi melalui program psikoedukasi dan art therapy. Kegiatan dilaksanakan secara luring di panti asuhan dan secara daring melalui webinar psikoedukasi bagi masyarakat umum. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi psikoedukasi, diskusi interaktif, serta art therapy sebagai media ekspresi emosional nonverbal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar kesehatan mental dan emosi, yang tercermin dari hasil post-test anak panti asuhan serta partisipasi aktif peserta webinar. Program ini memberikan manfaat promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan mental berbasis komunitas serta memperkuat peran biro psikologi sebagai sarana edukasi kesehatan mental yang mudah diakses.
Abstract:Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam mendukung kesejahteraan individu dan masyarakat, namun kesadaran serta akses terhadap layanan psikologi masih tergolong terbatas. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan…
sanakan di Biro Psikologi Gantari Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat serta mendukung layanan psikologi melalui rangkaian kegiatan grand opening, screening kesehatan mental, dan asesmen psikologis. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi layanan psikologi, screening Kesehatan mental menggunakan instrument Mental Health Check-up (MHCU), serta pelaksanaan asesmen psikologis pada berbagai kelompok sasaran, termasuk anak, remaja, dan individu dewasa, di bawah supervise psikolog. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respon positif dan partisipasi masyarakat dalam mengikuti layanan disediakan. Secara keseluruhan kegiatan KKN ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Kesehatan mental, memperkuat peran biro psikologi sebagai pusat layanan psikologis berbasis masyarakat, serta memberikan pengalaman praktik professional bagi mahasiswa.
Abstract:Penelitian ini menganalisis transformasi sistem ekonomi sosial Indonesia periode 1945-1960 sebagai fase krusial membangun kemandirian ekonomi nasional di tengah warisan struktur kolonial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif…
skriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian mengkaji lima fase: warisan ekonomi kolonial, rekonstruksi ekonomi nasional (1945-1950), era Demokrasi Liberal (1950-1959), implementasi prinsip gotong royong, dan ekonomi berdikari (1959-1960). Hasil menunjukkan Indonesia mewarisi kondisi paradoks kaya sumber daya namun terbelenggu kemiskinan struktural akibat dualisme ekonomi kolonial. Upaya rekonstruksi menghadapi hyperinflasi, defisit anggaran kronis, dan infrastruktur hancur. Para pendiri bangsa merumuskan alternatif ketiga antara kapitalisme dan sosialisme melalui ekonomi gotong royong yang diinstitusionalisasikan dalam Pasal 33 UUD 1945. Periode Demokrasi Liberal ditandai Program Benteng yang belum optimal, sementara Demokrasi Terpimpin menekankan ekonomi berdikari melalui Manipol-USDEK. Meskipun idealisme kuat secara filosofis, implementasi menghadapi kendala teknis-manajerial. Penelitian menyimpulkan periode 1945-1960 meletakkan fondasi identitas ekonomi Indonesia yang menekankan keseimbangan efisiensi ekonomi dan keadilan sosial, dengan relevansi nilai gotong royong terhadap prinsip ekonomi Islam seperti ta'awun dan keadilan sosial.