Abstract:The purpose of the Community Service activity conducted by the STAIN Mandailing Natal Arabic Language and Literature lecturer team at Al Munawwar Kindergarten is to enhance students' vocabulary mastery (Mufrodat) through…
the singing method. This training took place over one day and was attended by 21 students. The method employed is the Eclectic method (Intiqoiyyah). The activity comprised several stages, including opening, educational games, core activities, evaluation, rewards presentation, and closing. The results obtained from this activity indicate an improvement in students' vocabulary mastery (Mufrodat) through the application of the singing method. This is evident from the students' enthusiasm during the learning process and their ability to respond to questions during the evaluation stage.
Keyword: singing methods, mufrodat, arabic
Abstrak
Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Bahasa dan sastra arab STAIN Mandailing Natal di sekolah TK Al Munawwar adalah untuk meningkatkan kemampuan penguasaan kosa kata (Mufrodat) melalui metode bernyayi. Pelatihan ini dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) hari dan diikuti oleh 21 Siswa. Adapun metode yang digunakan dalam proses pelatihan yaitu metode Elektik (Intiqoiyyah). Beberapa tahapan kegiatan yaitu, pembukaan, Game edukatif, kegiatan inti, evaluasi, pemberian reward dan penutup. Sedangkan hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan penguasaan kosa kata (Mufrodat) siswa dengan penggunaan metode bernyanyi, hal ini dibuktikan dengan antusias para siswa dalam proses pembelajaran dan kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan yang diberikan pada tahap Evaluasi.
Keyword: metode bernyayi, mufrodat, bahasa arab
Abstract:Stunting is a health problem currently the government's primary concern because it affects the quality of human resources. One of the areas that is still being targeted for handling stunting is Maskuning Wetan Village, Pujer…
ujer District, Bondowoso Regency, East Java, with 14.36% of stunting cases. Diet, including the food type, is important in managing stunting. Most mothers in this area have lack knowledge in healthy food processing. Therefore, in this service program, several steps to handle stunting related to healthy food processing were carried out through counselling and training activities. The main ingredient used is the Moringa plant, which is known in many countries to overcome malnutrition because it is rich in nutrients, obtained easily, and affordable. The activity program is hoped to support the government's efforts in reducing the prevalence of stunting in Maskuning Wetan Village.
Keywords: healthy food; moringa; stunting
Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian utama pemerintah hingga saat ini karena berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia. Salah satu daerah yang masih menjadi sasaran penanganan stunting adalah Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan kasus stunting sebanyak 14,36%. Pola makan termasuk jenis makanan berperan penting dalam penanganan stunting. Sebagian besar ibu di daerah tersebut masih banyak yang belum mengetahui cara pengolahan makanan sehat. Oleh karena itu, pada program pengabdian ini dilakukan beberapa langkah penanganan stunting terkait pengolahan makanan sehat berupa kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Bahan utama yang digunakan adalah tanaman kelor yang telah dikenal di berbagai negara untuk mengatasi malnutrisi karena kaya akan kandungan nutrisi, mudah diperoleh, dan terjangkau. Dengan adanya program kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting di Desa Maskuning Wetan.
Kata kunci: kelor; makanan sehat; stunting
Abstract:Artikel ini membahas pengembangan branding dan identitas bisnis untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Petanang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kesadaran merek dan pengenalan produk UMKM…
M Desa Petanang di pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan analisis serta pelatihan berupa penyuluhan untuk merancang strategi branding yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggali potensi lokal, mengidentifikasi kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh UMKM Desa Petanang, serta merumuskan pesan branding yang kuat, UMKM dapat meningkatkan daya tarik mereka. Dengan menerapkan elemen branding seperti logo, slogan, dan desain kemasan yang mencerminkan budaya dan kualitas produk mereka, UMKM dapat membangun identitas bisnis yang lebih kuat. Dengan menerapkan strategi branding yang sesuai, UMKM Desa Petanang dapat meningkatkan daya saing mereka, menarik lebih banyak pelanggan, dan memperluas pangsa pasar mereka. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan branding dan identitas bisnis dalam mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan terutama di desa Petanang.
Abstract:Urban farming is a gardening activity that uses the home yard and can still be done even if the land is small/limited. RW 06 Galur Subdistrict is in an area of Central Jakarta which is relatively densely populated, where…
it is not possible to carry out gardening activities. Hydroponics and aquaponics are solutions to the problem of limited land. This activity aims to introduce, train and assist the public about hydroponic and aquaponic technology. This activity was carried out centrally at the Ceria Command RPTRA, RW 06 Galur Village in collaboration with Working Group 3 Galur Village from August – October 2023. The equipment used included 2 sets of hydroponic frames with a total of 196 holes and 1 set of aquaponic frames with 156 holes. The activity stages start with introducing tools and vegetable seeds, sowing together, monitoring, harvesting with residents, and evaluation. During the activity, vegetables were successfully harvested 3 times with yields of 12 kg per cycle, and 7 kg of catfish were successfully harvested. Some of the harvest is given to residents and stunted toddlers, and the other part is sold to be managed again by the RPTRA.
Keywords: Aquaponics; Hydroponics; Urban Agriculture
Abstrak: Pertanian perkotaan atau dikenal sebagai urban farming merupakan kegiatan berkebun dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan tetap bisa dilakukan walaupun lahan sempit/terbatas. RW 06 Kelurahan Galur berada di daerah Jakarta Pusat yang tergolong padat penduduk, dimana tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan berkebun. Hidroponik dan akuaponik merupakan solusi untuk permasalah keterbatasan lahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, melatih dan mendampigi masyarakat tentang teknologi hidroponik dan akuaponik. Kegiatan ini dilakukan secara terpusat di RPTRA Komando Ceria, RW 06 Kelurahan Galur bekerja sama dengan Pokja 3 Kelurahan Galur dari bulan Agustus – Oktober 2023. Alat yang digunakan meliputi 2 set rangka hidroponik dengan total 196 lubang dan 1 set rangka akuaponik dengan 156 lubang. Tahapan kegiatan dimulai dari pengenalan alat dan bibit sayur, menyemai bersama, monitoring, panen bersama warga, dan evaluasi. Selama kegiatan berlangsung sayuran berhasil di panen sebanyak 3 kali dengan hasil panen menghasilkan 12 kg per siklus, dan ikan lele berhasil di panen sebanyak 7 kg. Sebagian hasil panen diberikan untuk warga dan balita stunting, dan sebagian lainnnya dijual untuk dikelola kembali oleh RPTRA.
Kata kunci: akuaponik; hidroponik; pertanian perkotaan
Abstract:The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging…
aging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.
Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production
Abstrak: Bumbu Bali “NePaon†di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan.
Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi
Abstract:The COVID-19 pandemic has had a significant impact on many business sectors throughout the world, both large businesses and MSMEs. Mr. Selamat owns the Asahan Selasih Chips business, a souvenir business in the city of Kisaran…
saran that sells various types of processed chips, such as sweet potatoes, bananas, and other tubers. This company relies on direct sales from its production house and retailing at kiosks, minimarkets, and supermarkets in Kisaran, Asahan Regency. Also, they have to face the impact of the pandemic by surviving and trying to continue producing their products. One of the causes of declining sales during the post-COVID-19 pandemic is the need for promotional media to expand the market. Just expecting regular customers significantly influences declining sales because the economic turnover of the people in Asahan Regency is limited due to the impact of COVID-19. Apart from that, digital business competition is also a challenge for the Kisaran souvenir chips business.
Using observation methods and providing direct training to partner locations, implementing a website and e-catalog is essential for the Selasih Chips business in facing business challenges after the COVID-19 pandemic. Technology can help companies to improve operational efficiency, increase customer trust, and expand their markets in this digital era. Implementing a website and e-catalog can also help Pak Selamat expand its customer reach.
Keywords: website; e-catalog; umkm
Abstrak: Pandemi COVID-19 telah membawa dampak besar bagi banyak sektor bisnis di seluruh dunia, baik bisnis besar maupun UMKM. Bapak Selamat adalah pemilik usaha Keripik Selasih Asahan yaitu usaha oleh-oleh kota Kisaran contohnya yang menjual berbagai jenis olahan keripik seperti ubi, pisang, dan umbi-umbian lainnya, usaha yang mengandalkan penjualan langsung dari rumah produksinya dan mengecer ke kios-kios maupun minimarket dan supermarket yang ada di kota Kisaran Kabupaten Asahan, juga harus menghadapi dampak pandemi dengan bertahan dan berusaha untuk tetap memproduksi produknya. Salah satu penyebab menurunnya penjualan dimasa pasca pandemi COVID-19 dipengaruhi kurangnya media promosi untuk memperluas pasar. Hanya dengan mengharapkan pelanggan tetap, menjadi pengaruh besar terhadap menurunnya penjualan disebabkan perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Asahan menjadi terbatas akibat dampak COVID-19. Selain itu persaingan bisnis secara digital juga menjadi tantangan tersendiri bagi usaha keripik oleh-oleh Kisaran. Dengan metode observasi dan memberikan pelatihan langsung ke lokasi mitra maka penerapan website dan e-katalog merupakan langkah penting bagi usaha Keripik Selasih dalam menghadapi tantangan bisnis pasca pandemi COVID-19. Dalam era digital ini, teknologi dapat membantu bisnis meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memperluas pasar mereka. Penerapan website dan e-katalog juga dapat membantu Pak Selamat untuk memperluas jangkauan pelanggan mereka.
Kata kunci: website; e-katalog; umkm
Abstract:Gunung Sekar Village possesses three embungs which have not been utilized optimally by the community. The largest of these ponds, located on Jalan Aji Gunung, has an area of around 900m² with a depth of 0.5-1m. The current…
ent suboptimal usage and management of the embungs has resulted in their poor appearance, with water plants, weeds, and mud further exacerbating the situation. It is imperative to find a solution to incentivise the community to care for the embung. Our service offers a range of ecotourism programmes for the purpose of promoting the development of tourist areas, with the aim of driving the local economy. Within our ecotourism programme, we offer rides such as bumper boats and floating cafes. Our main material of choice for ecotourism is PVC due to its affordable price and simple manufacturing process. In this service, we provide training and assistance to the community to enable them to manage their affairs independently in the future.
Keywords: embung; PVC;economy; tourism.
Abstrak: Kelurahan Gunung Sekar memiliki 3 embung yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,dengan ukuran yang terbesar di Jl. Aji Gunung dengan luas kurang lebih 900 m2 dengan kedalaman 0,5 – 1 m. Tidak adanya pemanfaatan dan pengelolaan mengakibatkan embung terkesan kumuh. Ditambah dengan tumbuhan air,ilalang serta lumpur yang semakin membuat kondisi embung memprihatinkan. Dari kondisi tersebut perlu adanya solusi untuk merangsang masyarakat agar peduli terhadap embung. Pada pengadian ini kami memberikan solusi untuk pengembangan daerah wisata,berupa program ekowisata. Kami berharap program ini mampu sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Pada program ekowisata terdapat bumper boat dan kafe apung sebagai wahana wisatanya. Bahan utama yang digunakan untuk ekowisata adalah PVC,karena harga lebih murah serta proses pembuatan lebih mudah. Pada pengabdian ini kami juga melatih dan mendampingi masyarakat agar mampu mandiri dalam manajemen pengelolaan nantinya.
Kata Kunci : ekonomi; embung; PVC; wisata.
Abstract:Indralaya Raya memiliki jumlah penduduk laki-laki sebanyak 7.079 jiwa dan perempuan 3.617 jiwa. Masyarakat Indralaya Raya sebagian besar berprofesi sebagai pedagang. Hal ini berdasarkan lokasi Indralaya Raya yang dekat dengan…
engan Pasar Indralaya yang hanya berjarak 3 km dengan waktu tempuh ± 5 menit. Indralaya Raya dialiri oleh Sungai Kelekar. Sungai Kelekar banyak dihuni oleh ikan-ikan lokal salah satunya ikan tambakan. Produksi ikan tambakan dari kegiatan budidaya masih sangat terbatas sehingga perlu dorongan agar masyarakat dapat membudidayakan ikan ini. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pendampingan terhadap masyarakat mengenai teknis budidaya ikan tambakan mulai dari pemeliharaan induk hingga pemeliharaan larva hingga ukuran benih. Kegiatan pengabdian terhadap masyarakat dapat menjadi jembatan yang menghubungkan dengan masyarakat. Melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan mengenai produksi ikan tambakan masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.
Abstract:Competition in today's business world is getting tighter, causing increasing competition for business people in today's very open market era. Activities and businesses carried out must be able to have a high selling value…
e and have creativity to attract the attention of consumers. UMKM ARI TEMPE is one of the MSMEs located in Serdang Village, Meranti District, Asahan Regency that produces food. The problem faced by these MSMEs is that the production process is still very minimal, and the way of marketing products still uses a house-to-house system. The problem solving provided from this service program is to offer training and mentoring to increase production, providing assistance with tools and goods that can maximize production, and marketing training. The method of implementing this service activity is through Community Education, the core activities are training, and mentoring and evaluation. Implementation of training activities and production assistance to increase revenue through improving production quality and marketing. It can be concluded that there is a transfer of knowledge, especially on how to improve the quality of production and marketing with test results that show improvement. Through this training, it is expected to have a positive impact, especially improving performance in Ari Tempe MSMEs so that they can increase income from the products produced and increase customer satisfaction.
Keywords: increased; production; quality; marketing; tempeh
Abstrak: Persaingan di dunia bisnis saat ini semakin ketat, sehingga menyebabkan semakin meningkatnya persaingan para pelaku usaha di era pasar yang sangat terbuka saat ini. Kegiatan dan usaha yang dilakukan harus bisa memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki kreativitas untuk menarik perhatian konsumen. UMKM ARI TEMPE adalah salah satu UMKM yang berada di Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan yang memproduksi bidang pangan. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM ini adalah proses produksi yang masih sangat minim sekali, dan cara pemasaran produk masih memgunakan sistem rumah ke rumah. Pemecahan masalah yang diberikan dari program pengabdian ini adalah menawarkan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan produksi, pemberian bantuan alat dan barang yang dapat memaksimalkan produksi, dan pelatihan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui Pendidikan Masyarakat, kegiatan inti berupa pelatihan, dan pendampingan serta evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan produksi untuk meningkatkan pendapatan melalui peningkatakn kualitas produksi dan pemasaran. Dapat disimpulkan bahwa terjadi transfer pengetahuan khususnya tentang cara meningkatkan kualitas produksi dan pemasaran dengan hasil tes yang menunjukkan peningkatan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya memperbaiki kinerja di UMKM Ari Tempe sehingga dapat meningkatkan pendapatan dari produk yang dihasilkan serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
Abstract:Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) Peyek is a small-scale business that focuses on production and sales, peyek traditional Indonesian snacks that all people can consume, rempeyek business is a potentially profitable…
able business idea supported by simple products and small capital made from materials such as flour, peanuts, or salted fish grouse. Peyek MSME businesses can be run by individuals or small groups with limited resources. This business can be run from home or a small pro-duction site with the aim of meeting local or regional market demand. It is important to maintain product quality, promote products productively and keep up with the times so that they can adapt to market developments so that the business can be sus-tainable. Given the importance of PIRT permits and halal certificates in marketing a product, we were given the opportunity to serve in Serdang village regarding PIRT permits and halal certificates. With the intention of wanting to help MSMEs in Ser-dang Village.
Keywords:micro, small and medium enterprises (msmes); pirt permits; halal certificates
Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) Peyek merupakan bisnis skala kecil yang berfokus pada produksi dan penjualan, peyek makanan ringan tradisional indonesia yang semua kalangan dapat mengkonsumsi, usaha rempeyek merupakan ide bisnis yang berpotensi menguntungkan dengan di dukung oleh produk yang sederhana dan modal kecil yang terbuat dari bahan seperti tepung, kacang tanah, atau ikan asin belibis. Usaha UMKM peyek dapat dijalankan oleh individu atau kelompok kecil dengan sumber daya terbatas. Bisnis ini dapat dijalankan dari rumah atau tempat produksi kecil dengan tujuan memenuhi permintaan pasar lokal atau regional. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan UMKM, memperbaiki legalitas usaha, menggunakan media social untuk pemasaran, meningkatkan kesadaran Masyarakat tentang produk local, pemberdayaan social ekonomi dan mendorong inovasi produk serta edukasi berkelanjutan. Mengingat pentingnya izin PIRT dan sertifikat halal dalam pemasaran sebuah produk kami diberi kesempatan mengabdi di desa Serdang mengenai izin PIRT dan sertifikat halal. Dengan maksud ingin membantu UMKM yang ada di Desa Serdang.
Kata kunci:usaha mikro kecil dan menengah ( umkm ); izin pirt; sertifikat halal