Abstract:Penafsiran lafadz lamastumunnisa' dalam surat An-Nisa’ ayat 43 telah menjadi sumber ikhtilaf di kalangan ulama fiqih, khususnya dalam mazhab Hanafi dan Syafi’i. Imam Hanafi menginterpretasikan lafadz ini sebagai bentuk kinayah…
uk kinayah yang mengacu pada hubungan jima’ (hubungan seksual) antara suami dan istri, bukan sekadar sentuhan fisik. Berdasarkan adanya alif dalam kata tersebut, Imam Hanafi berpendapat bahwa lamastumunnisa' mencakup makna yang lebih dalam, menunjukkan hubungan yang lebih intim. Sebaliknya, Imam Syafi’i dalam kitabnya Al-Umm menafsirkan kata lamastumunnisa' sebagai "menyentuh" secara literal tanpa melibatkan hubungan seksual, didukung oleh qiro'at dari Hamzah dan Kasa’i yang tidak menyertakan alif. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (library research). Pendekatan ini memungkinkan peneliti mengeksplorasi secara mendalam pandangan kedua mazhab melalui analisis literatur klasik dan modern yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan pandangan tersebut dan memberikan wawasan tentang bagaimana metode istinbath hukum yang berbeda memengaruhi praktik ibadah dalam Islam.
Abstract:Penelitian bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan sound horeg terhadap lingkungan sekitar dalam Al-Qur’an, khususnya surat Al-A’raf ayat 31 perspektif Ibnu Katsir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif,…
if, dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sound horeg memiliki dampak positif dan negatif dalam penggunaannya. Penafsiran Ibnu Katsir terhadap surat Al-A’raf ayat 31 menekankan atas pentingnya moderasi terhadap lingkungan sekitar dan tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan, minuman, maupun tindakan sehari-hari dan khususnya pada pembahasan ini yaitu masalah penggunaan sound horeg. Berdasarkan penelitian ini, merekomendasikan penerapan regulasi kebisingan, edukasi masyarakat, dan penetapan zona khusus untuk acara-acara sound horeg. Selain daripada itu, sound horeg juga mampu menciptakan energi positif dan memberi nilai barokah dalam penggunaan yang tepat. Penerapan prinsip-prinsip ini diharapkan masyarakat mampu menyeimbangkan ketentraman dan ketertiban kehidupan dan alam.
Abstract:Keadilan adalah nilai fundamental yang mendasari interaksi sosial dan sistem hukum di seluruh dunia. Dalam Islam, konsep keadilan tidak hanya merupakan tuntutan moral tetapi juga prinsip yang tercantum dalam ajaran agama,…
, terutama Al-Qur'an. Studi ini mengeksplorasi pengaruh konsep keadilan dalam Al-Qur'an dan relevansinya dalam sistem hukum modern. Penelitian ini membahas berbagai ayat yang menekankan keadilan, interpretasi, serta aplikasinya dalam hukum Islam. Dengan pendekatan studi literatur kualitatif, kajian ini menyoroti tantangan dalam penerapan keadilan Qur’ani di era kontemporer dan menyarankan reformasi sistem hukum agar lebih adil. Hasil penelitian menekankan pentingnya keadilan sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang beradab, mencakup aspek sosial dan ekonomi
Abstract:Nasi tutug oncom is a traditional Sundanese dish, which is not only a food but also reflects the rich culture and life of the Sundanese people. The purpose of this study examines the uniqueness of nasi tutug oncom and how…
w this dish acts as a tool to express the values, identity, and social dynamics of Sundanese society that continues to evolve in the midst of globalization. The method used is descriptive qualitative method with data acquisition through literature study, interviews with culinary experts and the community, and analysis of how tutug oncom rice is presented in various media, this research tries to reveal the deep meaning behind tutug oncom rice. The research sample is tutug oncom rice. The results show that nasi tutug oncom is more than just food; it symbolizes the hospitality, local wisdom and food security of the Sundanese people. The process of making it, serving it, and eating it, is full of meanings that reflect the values of mutual cooperation, simplicity, and respect for nature. In this era of globalization, nasi tutug oncom faces both challenges and opportunities. On the one hand, this dish can become an Indonesian culinary icon that can be recognized worldwide. However, on the other hand, nasi tutug oncom is vulnerable to changes that can eliminate its uniqueness and original characteristics. This research suggests the importance of preserving and developing nasi tutug oncom without sacrificing its cultural and philosophical significance. Overall, this research shows that food is not just a daily necessity. Through nasi tutug oncom, we can see that food has deep social and cultural aspects, which are important for preserving local cultural diversity.
Abstract:Pernikahan dalam Islam bukan hanya sekadar ikatan antara dua individu, tetapi juga melibatkan dimensi sosial, hukum, dan spiritual yang mempengaruhi masyarakat. Proses khitbah atau lamaran menjadi langkah penting dalam pernikahan,…
ernikahan, di mana batasan melihat aurat perempuan menjadi perhatian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendalami pandangan Ibnu Hazm dan Imam Syafi'i mengenai batasan melihat aurat perempuan dalam proses pinangan. Penelitian ini menggunakan jensi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau kajian literatur. Hasil dari penelitian penelitian ini adalah bahwa Ibnu Hazm memperbolehkan laki-laki untuk melihat seluruh anggota wanita pinangan dan bukan wanita secara umum, sedangkan Imam Syafi'i membatasi pandangan hanya pada wajah dan telapak tangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat Muslim dalam menjalani proses khitbah sesuai dengan prinsip syariat Islam
Abstract:Es pisang ijo merupakan salah satu kuliner tradisional Indonesia yang berasal dari Makassar, yang kini semakin populer di berbagai daerah, termasuk Bandung. Hidangan ini terdiri atas pisang yang dibungkus dengan adonan tepung…
epung beras berwarna hijau, yang disajikan dengan santan kental dan sirup gula merah. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana sebuah restoran menjadikan tampilan es pisang ijo menjadi menarik dan diminati oleh pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tampilan es pisang ijo yang menarik dan diminati oleh pembeli. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan observasi lapangan. Sampel penelitian ini adalah es pisang ijo yang dijual oleh pedagang keliling dan es pisang ijo yang dijual di restoran atau cafe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa es pisang ijo memiliki cita rasa yang khas dan unik, menjadikannya favorit di berbagai kalangan masyarakat. Inovasi dalam penyajian, seperti penambahan topping buah, es serut, dan variasi rasa, berkontribusi pada daya tarik hidangan ini di kalangan generasi muda.
Abstract:Penelitian ini membahas konsep moderasi beragama dalam perspektif Maqashid Syari'ah di Indonesia, dengan tujuan untuk mengidentifikasi penerapan prinsip moderasi dalam kehidupan sosial yang multikultural. Latar belakang…
penelitian ini berkaitan dengan keberagaman masyarakat Indonesia, yang menuntut pendekatan yang seimbang dalam menjalankan ajaran agama agar tercipta kedamaian dan keharmonisan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis literatur untuk mengkaji teks-teks sumber primer dan sekunder terkait Maqashid Syari'ah dan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama, yang berlandaskan pada tujuan Maqashid Syari'ah, berfokus pada perlindungan terhadap lima aspek pokok: agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Penerapan prinsip moderasi ini dalam masyarakat Indonesia dapat menciptakan suasana toleransi, keadilan, dan saling menghormati antar umat beragama. Selain itu, moderasi beragama juga berperan dalam menghindarkan ekstremisme dan kekerasan, serta mendukung terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera. Kesimpulannya, moderasi beragama dalam kerangka Maqashid Syari'ah memiliki potensi besar untuk memperkuat persatuan dan keberagaman di Indonesia, serta menjadi landasan untuk membangun kedamaian sosial yang berkelanjutan.
Abstract:Permainan rakyat merupakan warisan budaya yang menunjukkan nilai sosial, budaya, dan tradisi. Permainan rakyat sering digunakan sebagai inspirasi dalam berkarya. Di zaman ini teknologi mulai meningkat sehingga generasi sekarang…
ekarang lebih memilih untuk bermain dengan perangkat elektronik. Sehingga minat terhadap permainan rakyat mulai menurun. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana wujud permainan rakyat yang dapat dimainkan oleh anak-anak generasi alpha. Tujuannya untuk mengangkat dan melestarikan permainan rakyat agar dapat disukai oleh anak-anak. Strateginya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan observasi di Kelompok Belajar Anak Harapan Coudrin. Sampel penelitian ini adalah anak-anak yang ada di Kelompok Belajar Anak Harapan Coudrin. Hasil penelitian di tengah majunya teknologi sekarang ini, masih banyak anak-anak yang tertarik pada permainan rakyat, terutama engklek. Kecintaan ini memunculkan rasa nasionalisme yang kuat pada permainan rakyat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan anak dalam kisah Luqman berdasarkan penafsiran Surah Luqman ayat 13-19. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan dokumentasi sebagai…
ebagai teknik pengumpulan data. Data utama berupa terjemahan Surah Luqman ayat 13-19, sedangkan data sekunder meliputi terjemahan kitab tafsir Ibnu Katsir dan literatur pendukung lainnya. Analisis data dilakukan dengan analisis isi untuk menelaah dan menginterpretasikan teks-teks yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Luqman dalam Al-Quran mengandung nilai-nilai pendidikan yang sangat relevan, meliputi: 1) Pentingnya menanamkan akidah tauhid dan larangan menyekutukan Allah; 2) Kewajiban anak untuk patuh dan berbakti kepada orang tua, terutama ibu; 3) Penekanan pada amar makruf nahi munkar; 4) Penegakan ibadah shalat; 5) Pentingnya bersikap sabar; serta 6) Penanaman sikap rendah hati dan berbicara dengan lembut. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kisah Luqman dapat dijadikan teladan yang sangat berharga bagi orang tua dan pendidik dalam mendidik anak-anak dengan penuh kasih sayang, menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik, serta membimbing mereka agar menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara, sesuai dengan perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam memperkaya khazanah konsep pendidikan anak dalam perspektif Islam melalui analisis mendalam terhadap kisah Luqman, yang dapat dijadikan rujukan bagi orang tua dan pendidik dalam mengembangkan model pendidikan anak yang holistik dan sesuai dengan ajaran Islam.
Abstract:Penelitian membahas peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam membangun kepemimpinan yang inklusif dan beragam di organisasi modern. Di era globalisasi yang semakin kompleks, keberagaman dan inklusi menjadi aspek…
penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data dari studi pustaka yang mencakup berbagai literatur terkait manajemen SDM, kepemimpinan inklusif, dan keberagaman di tempat kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM berperan sebagai agen perubahan yang strategis dalam menciptakan kebijakan dan praktik yang mendukung keberagaman. Rekrutmen dan seleksi berbasis keberagaman, pelatihan pemimpin inklusif, serta kolaborasi antara manajemen dan karyawan terbukti menjadi faktor kunci dalam mengatasi tantangan seperti bias yang tersembunyi dan kesenjangan implementasi. Selain itu, pentingnya komunikasi yang terbuka dan saluran umpan balik yang efektif diakui sebagai elemen vital dalam membangun budaya organisasi yang inklusif. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa manajemen SDM harus proaktif dalam merumuskan strategi keberagaman dan inklusi yang komprehensif. Rekomendasi untuk praktik SDM meliputi pengembangan kebijakan yang jelas, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi berkala terhadap praktik yang ada. Dengan demikian, organisasi dapat membangun kepemimpinan yang inklusif, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis serta inovatif.