Search Articles & Publications

Showing 2096 articles found for "Part"

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI EDUKASI LITERASI KEAGAMAAN ANAK DAN ANALISIS SOSIAL-EKONOMI NELAYAN DI PULAU UNTUNG JAWA

Anwar, Syaiful, Asri, Tika Kartika, Putri, Eidelweijs Adririnjani, Poernomoputri, Tyara Pratiwi, Miharja, Jaja, Irawati, Dwi Oktiana, Cahyono, Dedy Tri, Trissetianto, Andri Catur
Abstract: Literasi dan pendekatan sosial merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pesisir. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memperkuat literasi keagamaan anak pesisir sekaligus… kaligus memetakan dinamika sosial-ekonomi komunitas nelayan lokal di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kondisi awal menunjukkan bahwa meskipun sektor pariwisata pulau sangat maju—meraih Juara 2 tingkat nasional dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)—sektor primer maritim justru mengalami stagnasi berat. Nelayan lokal menghadapi penurunan hasil tangkapan akibat sampah laut dan kendala cuaca musim angin barat, yang memicu ironi ketergantungan pasokan ikan dari daratan utama. Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim menerapkan pendekatan pengabdian partisipatif selama tiga hari (5–7 Juli 2026). Pada hari pertama, dilakukan sesi fun learning interaktif melalui 3 jenis games edukatif dan pembagian Al-Qur'an di Pantai Sakura bersama 15 anak pesisir. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan di TPQ Majelis Ta'lim Al-Ubadah dengan pembagian 16 mushaf Al-Qur'an. Selain itu, wawancara terstruktur dilakukan bersama Kelompok Nelayan Paguyuban untuk memetakan kendala operasional bahari. Program ini berhasil meningkatkan akses literasi keagamaan, memotivasi anak pesisir, serta menghasilkan evaluasi akademis terkait ketimpangan ekonomi wilayah pesisir.

KEKERASAN TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR : URGENSI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN

Bormasa, Monica Feronica, Alaslan, Amtai
Abstract: Kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan permasalahan serius yang memerlukan perhatian dan penanganan komprehensif dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan, keluarga, masyarakat, serta pemerintah.… . Anak sebagai kelompok rentan sering kali menjadi korban karena keterbatasan pengetahuan, ketergantungan pada orang dewasa, serta adanya relasi kuasa yang tidak seimbang. Oleh karena itu, upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi dan penguatan kapasitas lingkungan sekolah menjadi sangat penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa, guru, serta orang tua di SMP St. Theresia Lauran mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, faktor risiko, serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama-sama. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi kegiatan sosialisasi, diskusi kelompok, dan pelatihan interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik peserta. Materi disampaikan menggunakan pendekatan partisipatif agar peserta dapat lebih mudah memahami dan menginternalisasi informasi yang diberikan. Selain itu, peserta juga diberikan simulasi sederhana mengenai cara mengenali situasi berisiko, menolak perlakuan yang tidak pantas, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila mengalami atau mengetahui adanya kasus kekerasan seksual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai tanda-tanda kekerasan seksual, langkah-langkah pencegahan, serta mekanisme pelaporan yang aman dan ramah anak. Guru dan orang tua juga menunjukkan sikap yang lebih responsif terhadap isu perlindungan anak. Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah berkomitmen untuk memperkuat kebijakan perlindungan anak dengan membentuk tim respons kekerasan seksual dan menyusun prosedur penanganan kasus. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur secara berkelanjutan di tingkat lokal dan nasional berkelanjutan.

PENDAMPINGAN INTENSIF OLIMPIADE SAINS NASIONAL BIDANG FISIKA BAGI SISWA SMA NEGERI 3 GORONTALO

Samatowa, Lukman, Meidji, Icha Untari, Jayadi, Harsano
Abstract: Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Fisika merupakan salah satu program resmi nasional yang menuntut penguasaan konsep, penalaran matematis, dan kemampuan pemecahan masalah yang sistematis. Kegiatan pengabdian ini dilakukan… kukan oleh dosen Fisika Fakultas Mipa Universitas Negeri Gorontalo melalui pendampingan dengan tujuan memperkuat kesiapan siswa peserta OSN Fisika SMA Negeri 3 Gorontalo ke tingkat Provinsi hingga Nasional. Kegiatan dilakukan sejak awal tahun yaitu Januari 2026 hingga ujian tingkat provinsi di Bulan Juli 2026 selama dua kali dalam seminggu menggunakan pendekatan partisipatif dan beriorientasi latihan soal. Kegiatan diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan, pemetaan kemampuan awal siswa, penguatan konsep, pembahasan soal nonrutin, latihan mandiri, diskusi, simulasi soal, serta refleksi umpan balik. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi mentor, lembar kerja siswa, latihan formatif, kinerja pada simulasi, dan umpan balik lisan maupun tertulis. Hasil pendampingan menunjukkan perkembangan positif pada kemampuan siswa dalam mengenali prinsip fisika yang relevan, mengubah persoalan menjadi diagram dan persamaan, menyusun langkah penyelesaian, memeriksa satuan dan kewajaran jawaban, serta mengomunikasikan alasan penyelesaian. Siswa juga tampak lebih aktif dan percaya diri dalam diskusi. Kendala yang masih memerlukan penguatan adalah soal multikonsep, aljabar atau kalkulus tingkat lanjut, dan manajemen waktu. Peserta menilai penjelasan bertahap dan koreksi langsung sebagai bagian paling membantu, serta mengusulkan penambahan simulasi dan bank soal lanjutan. Kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah secara berkelanjutan diperlukan untuk membangun ekosistem pembinaan OSN Fisika yang terstruktur.

GENERASI VOKASI SIAP KERJA: EDUKASI ADMINISTRASI DIGITAL PERBANKAN (CMS) PADA SISWA SMK BINA SATRIA MEDAN

Hutasoit, Debri Ton Mario, Candra, Candra, Tambunan, Hotbona Novandi, Hendarti, Ricca, Wibowo, Nazlia, Aulia, Muhammad Rizki
Abstract: Perkembangan digitalisasi di sektor perbankan menuntut lulusan sekolah menengah kejuruan memiliki kompetensi dalam penggunaan aplikasi administrasi perbankan berbasis digital, salah satunya Cash Management System (CMS).… Namun, sebagian besar siswa SMK Bina Satria Medan belum memperoleh pembelajaran praktis mengenai penggunaan CMS sebagai salah satu layanan perbankan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai konsep, fitur, serta penerapan CMS dalam aktivitas administrasi perbankan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan CMS, praktik langsung, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh siswa SMK Bina Satria Medan yang menunjukkan partisipasi aktif selama pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap fungsi CMS, proses transaksi digital, dan pentingnya keamanan dalam penggunaan layanan perbankan elektronik. Selain itu, peserta mampu mengoperasikan fitur-fitur dasar CMS melalui simulasi yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan literasi administrasi digital perbankan dan menjadi bekal awal bagi siswa dalam menghadapi kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

OPTIMALISASI FUNGSI MASJID AL-MASYITHOH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKA MELALUI PROGRAM KKN

Fatimah, Fatimah, Agustini, Agustini, Linah, Rozah, Fitriyana, Wahyu, Misita, Siti, Anasmuda, Jimmi
Abstract: Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Masjid Al-Masyithoh yang… berlokasi di Gang Rambutan IV No. 69, Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu bertujuan mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pembelajaran keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Program dilaksanakan selama 40 hari, mulai 6 Mei hingga 16 Juni 2026 dengan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Program yang dilaksanakan meliputi pembelajaran Al-Qur'an dan Iqra', pelatihan adzan, pengajaran doa harian, adzan rutin, kebersihan masjid, pemberdayaan remaja masjid melalui kegiatan olahraga badminton, kajian subuh, aktivasi media sosial masjid, kegiatan nonton Bersama, dan diskusi anti-bullying, serta kepanitiaan pelaksanaan qurban. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi anak-anak dan remaja dalam kegiatan keagamaan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap fungsi sosial masjid, serta terbentuknya media dakwah digital yang mendukung penyebaran informasi keagamaan. Program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan pendidikan Islam, pembentukan karakter generasi muda, dan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam memakmurkan masjid. Dengan demikian, optimalisasi fungsi Masjid Al-Masyithoh melalui program KKN berhasil memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan.

SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN: PEMBELAJARAN KREATIF MELALUI PUZZLE GARUDA SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SD N TAMBAKAJI 04

N.R, Laily Ramadhani, Khasanah, Siti Surotul, Anbiya, Bakti Fatwa
Abstract: Penanaman nilai-nilai Pancasila sejak jenjang sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai kebangsaan dan kewarganegaraan. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila… a yang masih didominasi oleh metode konvensional sering kali menyebabkan peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik melalui pendekatan service learning dengan memanfaatkan media Puzzle Garuda Pancasila. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2026 di SDN Tambakaji 04 dengan melibatkan peserta didik kelas 3A dan 3B. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, pelaksanaan permainan edukatif menggunakan Puzzle Garuda Pancasila, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media Puzzle Garuda Pancasila mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai simbol-simbol sila Pancasila dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan konsep service learning melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan edukasi di sekolah. Dengan demikian, media Puzzle Garuda Pancasila dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan karakter peserta didik pada jenjang sekolah dasar.

STRATEGI PEMBELAJARAN PARTISIPATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA ALQURAN SESUAI KAEDAH TAJWID

Firdaus, Rano, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan model strategi pembelajaran partisipatif untuk meningkatkan pemahaman bacaan Al-Qur’an pada jamaah Majelis Ta’lim Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian… . Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian meliputi pengajar atau pembina, pengurus majelis ta’lim, dan jamaah aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bacaan Al-Qur’an jamaah masih beragam. Sebagian jamaah sudah cukup lancar, tetapi masih memerlukan perbaikan pada tajwid, makhraj, mad, waqaf, ibtida’, dan kelancaran. Sebagian lainnya masih membaca terbata-bata karena faktor usia, kebiasaan belajar, rasa malu, dan keterbatasan fasilitas. Model yang dikembangkan menekankan kegiatan membaca bersama, membaca bergilir, menyimak, bertanya, diskusi sederhana, koreksi langsung, muraja’ah, takrar, dan evaluasi lisan. Penerapan model ini meningkatkan keaktifan, keberanian, dan pemahaman jamaah terhadap bacaan Al-Qur’an secara bertahap. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang melibatkan jamaah secara aktif lebih sesuai dengan karakter majelis ta’lim karena mampu membangun suasana belajar yang ramah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, strategi pembelajaran partisipatif relevan digunakan sebagai alternatif pembelajaran Al-Qur’an di majelis ta’lim berbasis komunitas serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan pembelajaran keagamaan nonformal di masyarakat desa.

SINERGI BUDAYA HUMANIS DAN PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VI SD TZU CHI JAKARTA UTARA

Triwidodo, Puji, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk sinergi budaya humanis Tzu Chi dan pendidikan akhlak dalam pembelajaran matematika, mengidentifikasi strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai humanis dan akhlak melalui… i pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), serta mendeskripsikan tantangan implementasi beserta strategi penyelesaiannya pada konteks sekolah dasar multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif yang dilaksanakan di SD Tzu Chi Jakarta Utara. Informan penelitian terdiri atas guru matematika kelas VI, Kepala Departemen Matematika, dan peserta didik kelas VI yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi budaya humanis dan pendidikan akhlak terwujud melalui konvergensi nilai Gan En dengan syukur, Zun Zhong dengan tasamuh, serta Ai Xin dengan mahabbah yang diimplementasikan secara inklusif dalam pembelajaran matematika berbasis RME. Strategi guru meliputi penyajian masalah kontekstual, proses matematisasi bertahap, diskusi kolaboratif, dan refleksi nilai sehingga pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman matematis, tetapi juga membentuk karakter humanis dan tanggung jawab sosial peserta didik. Tantangan implementasi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran dan kompleksitas materi matematika, yang diatasi melalui perencanaan pembelajaran kolaboratif dan pengembangan activity sheet berbasis konteks nyata. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model integrasi budaya humanis, pendidikan akhlak, dan pembelajaran matematika berbasis RME pada sekolah dasar multikultural.

MANAJEMEN BUDAYA MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MTS PP DARUL FALACH CANDIROTO, TEMANGGUNG

Prembayun, Kunthi Widhi, Chamami, M Rikza
Abstract: Pembentukan karakter religius peserta didik di era modern tidak cukup mengandalkan pembelajaran teks di kelas, melainkan membutuhkan ekosistem lingkungan berupa pembiasaan budaya yang konsisten. Penelitian ini bertujuan… menganalisis manajemen budaya madrasah dalam pengembangan karakter religius peserta didik di MTs PP Darul Falach Candiroto, Temanggung. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, waka kesiswaan, dan pengurus pondok, serta didukung oleh observasi partisipatif dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen budaya madrasah diimplementasikan secara terstruktur melalui empat fungsi manajemen (POAC). Perencanaan dilakukan dengan menyelaraskan visi-misi; pengorganisasian diwujudkan melalui pembagian kerja wilayah madrasah formal dan asrama pesantren serta pelibatan organisasi santri (OSDA); pelaksanaan digerakkan lewat keteladanan harian warga madrasah dalam ritme jadwal ketat; dan pengawasan dijalankan melalui kontrol absensi ibadah serta instrumen Angket 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui tata kelola tersebut, indikator karakter religius (disiplin, kesadaran ibadah, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, dan kebersamaan) berhasil diinternalisasikan secara efektif melalui empat jalur pembiasaan, yaitu kegiatan rutin, spontan, terprogram, dan keteladanan pendidik sebagai role model. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi tata kelola formal dan nilai kepesantrenan mampu membentuk habituasi karakter religius siswa secara berkelanjutan.

CROSS SECTIONAL STUDY : THE RELATIONSHIP BETWEEN HUSBAND SUPPORT AND THE RISK OF DEPRESSION IN PREGNANT WOMEN IN THE THIRD TRIMESTER

Mastryagung, Dwina, Dewi, Ni Nyoman Sri Artina, Silayuni, Putu Eka Dewi
Abstract: Mental health issues such as depression and anxiety among pregnant women remain a significant challenge, particularly in the third trimester leading up to delivery. These conditions can negatively impact nutritional intake… ke and fetal growth. Based on the latest Antenatal Care (ANC) program, mental health screening is included in the 12T services implemented at the Bebandem Community Health Center since 2025. This study aims to analyze the relationship between family support and the risk of depression among pregnant women in the third trimester within the service area of the Bebandem Community Health Center. The study employed an analytical, cross-sectional design with a sample size of 124 pregnant women in the third trimester, selected using a combination of stratified random sampling and consecutive sampling, and analyzed using the Chi-Square (χ²) test. The results showed that family support (p=0.665) was associated with the incidence of depression among pregnant women.