Search Articles & Publications

Showing 993 articles found for "Beberapa"

Strategi Adaptasi Tradisi Sihali Aek Sebagai Kearifan Lokal Di Era Modernisasi Di Desa Tipang

Donfordtigo Manalu, Zanrison Naibaho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses implementasi dan nilai-nilai dalam tradisi Sihali Aek, menelusuri faktor-faktor penghambat dalam implementasi tradisi Sihali Aek di era modernisasi, dan menganalisis strategi… trategi adaptasi masyarakat Desa Tipang dalam menjaga keberlanjutan tradisi Sihali Aek di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di Desa Tipang. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan 11 informan yang terdiri dari Raja Napitu, anggota Sihali Aek, masyarakat setempat, generasi muda dan Kepala POKDARWIS serta dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Sihali Aek merupakan sistem pengelolaan irigasi tradisional yang berusia lebih dari 200 tahun yang diimplementasikan melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu Pertemuan Bolon Raja Napitu, Ritual Mangallang Indahan Siporhis, Marsirimpa Sihali Aek, dan diakhiri dengan kegiatan Manabar. Nilai-nilai yang terkandung meliputi nilai marsirimpa (kerja sama timbal balik), nilai keadilan, nilai keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, serta nilai kepemimpinan. Faktor penghambat utama adalah pergeseran praktik ritual akibat sinkretisme agama, diversifikasi ekonomi, dan kesenjangan generasi dalam pemahaman dan minat terhadap tradisi Sihali Aek. Strategi adaptasi meliputi penafsiran ulang makna dengan menghubungkannya dengan isu-isu lingkungan kontemporer, sinkretisme agama melalui penggantian ritual animisme dengan doa-doa Kristen, integrasi dengan sektor pariwisata sebagai daya tarik budaya dan paket wisata, serta pembentukan jaringan kolaboratif dengan pemerintah dan lembaga pendidikan.  

Tantangan Dan Strategi Calon Guru Sejarah Dalam Menyikapi Perkembangan Zaman

Mohammad Fakhry, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan penelitian ini membahas tentang pembelajaran bagi mahasiswa sejarah yang nantinya ingin menjadi calon Guru Sejarah diberbagai sekolah  khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA), Agar ketika menjadi guru sejarah nanti… dapat memahami siswa/siswi nya dalam proses pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari berbagai sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya, seperti jurnal, buku, dan artikel, hal ini bertujuan agar dapat memahami tema serta konsep yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merujuk pada era revolusi industri yang menjadi bagian terpenting dalam menyikapi tantangan dan strategi calon guru sejarah terhadap perkembangan zaman, khususnya ditahun 2024 ini, banyaknya perubahan dan gaya pimikiran modern anak didik di berbagai sekolah menjadi poin penting dalam penelitian ini, beberapa poin pentinya adalah (1) tantangan calon guru sejarah, (2) strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran (3) perkembangan zaman yang memicu pemikiran modern peserta didik.  Beberapa poin penting ini akan menjadi referensi bagi para mahasiswa sejarah yang ingin menjadi calon guru sejarah. Secara spesifik perkembangan zaman juga dapat dilihat dari berbagai sisi diantaranya sistim cyber-fisik, komputasi awan dan internet. Hal ini menjadi sebuah tantangan terbesar bagi calon guru sejarah dalam menyikapi perkembangan zaman sekaligus didalam dunia pendidikan. Seorang calon guru tentu harus bisa memahami berbagai tantangan dan strategi dalam menghadapi perkembangan zaman, hal ini bertujuan agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Supervisi Pendidikan Berbasis Teknologi Untuk Mengoptimalkan Pembelajaran Inovatif

Mukaramah, Rahmaniah, Syahrani
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam praktik supervisi pendidikan. Supervisi pendidikan berbasis teknologi menjadi salah satu pendekatan… n strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas supervisi berbasis teknologi dalam mengoptimalkan proses pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam supervisi, seperti penggunaan platform digital, aplikasi monitoring, dan komunikasi daring, mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pembinaan guru. Selain itu, supervisi berbasis teknologi mendorong guru untuk lebih kreatif dan adaptif dalam mengembangkan metode pembelajaran inovatif. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi digital pendidik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, pelatihan, serta pengembangan sistem yang berkelanjutan agar supervisi pendidikan berbasis teknologi dapat berjalan optimal.  

CURRICULUM REFORM IN INDONESIA

Ningrum, Rini Listiya, Akhmad Ali Mirza, Zaitun Qamariah
Abstract: Abstrak Artikel ini memberikan gambaran tentang sejarah reformasi kurikulum di Indonesia, kondisi kurikulum saat ini, proses reformasi kurikulum, serta tantangan dan implikasi penerapan Kurikulum baru. Artikel tersebut berpendapat… erpendapat bahwa reformasi kurikulum sangat penting bagi sistem pendidikan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan siswanya dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21. Sistem pendidikan Indonesia menghadapi beberapa tantangan, khususnya di bidang kurikulum. Salah satu permasalahan utamanya adalah tidak adanya keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan tenaga kerja, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja. Selain itu, sistem pendidikan telah dikritik karena penekanannya yang berat pada hafalan dan hafalan, yang dipandang sebagai penghalang pengembangan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah di kalangan siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, telah dilakukan berbagai upaya untuk mereformasi kurikulum selama bertahun-tahun. Reformasi kurikulum terbaru, Kurikulum 2013, bertujuan untuk meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, mempromosikan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk abad ke-21. Namun, penerapan Kurikulum baru menghadapi beberapa tantangan, termasuk pelatihan guru yang tidak memadai, kurangnya sumber daya, dan penolakan dari pemangku kepentingan. Artikel ini diakhiri dengan menyoroti perlunya upaya berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum baru dan memaksimalkan potensi dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.    Abstract This article provides an overview of the history of curriculum reform in Indonesia, the current state of the curriculum, the process of curriculum reform, and the challenges and implications of implementing the new Curriculum. The article argues that curriculum reform is crucial for Indonesia's education system to meet the needs of its students and prepare them for the challenges of the 21st century. The Indonesian education system has been facing several challenges, particularly in the area of curriculum. One of the main issues is the lack of alignment between the curriculum and the needs of the workforce, resulting in a mismatch between the skills taught in schools and those required by the labor market. Moreover, the education system has been criticized for its heavy emphasis on rote learning and memorization, which has been seen as a barrier to the development of critical thinking and problem-solving skills among students. To address these challenges and improve the quality of education in Indonesia, there have been multiple attempts to reform the curriculum over the years. The most recent curriculum reform, the 2013 Curriculum, aims to improve the relevance of the curriculum to the needs of the workforce, promote critical thinking and problem-solving skills, and equip students with the skills required for the 21st century. However, the implementation of the new Curriculum has faced several challenges, including inadequate teacher training, lack of resources, and resistance from stakeholders. The article concludes by highlighting the need for continued efforts to ensure the successful implementation of the new Curriculum and maximize its potential impact on the quality of education in Indonesia.

Studi Literatur Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Konteks Pedagogi

Mubarok, Husni
Abstract: Mempelajari suatu hal tidak hanya terbatas pada waktu tertentu, namun dapat dilakukan melalui berbagai cara dengan memaksimalkan indra yang dimiliki oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menyiapkan peserta didik agar… gar dapat belajar dalam situasi apapun. Oleh karena itu, sejak dini, peserta didik perlu dilatih untuk memanfaatkan segala kondisi sebagai bahan belajar guna meningkatkan keterampilan mereka yang akan berguna di masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber rujukan seperti buku dan artikel ilmiah baik dari tingkat nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu cara untuk menjaga semangat belajar peserta didik yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik karena mereka diberikan kegiatan pembelajaran yang berbeda-beda dan menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Dengan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, maka keterampilan yang mereka miliki akan meningkat dan akan berguna bagi mereka di masa depan.

Asuhan Keperawatan Paliatif Pada Tn. S Dengan Pola Napas Tidak Efektif Pada Pasien PPOK Eksaserbasi Akut

Alfanny Virginia, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: PPOK merupakan suatu kondisi penyakit yang dapat dicegah dan diobati dengan karakteristik berupa keterbatasan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel. Keterbatasan aliran udara bersifat progresif dan… n berkaitan dengan reaksi peradangan paru terhadap partikel atau gas berbahaya, terutama disebabkan oleh asap rokok. PPOK tidak hanya mempengaruhi kondisi paru tetapi juga berakibat secara sistemik. Penyebab kematian paling umum ketiga di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah PPOK sebanyak 3,23 juta kematian dengan merokok menjadi faktor utama pada tahun 2019. Tujuan: mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien PPOK Eksaserbasi Akut dengan diagnosis pola napas tidak efektif di ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan (cross sectional). Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem pernapasan dengan diagnosa medis PPOK Eksaserbasi Akut. Hasil: pengkajian pada penapisan paliatif diperoleh skor 7 yaitu pasien tersebut perlu intervensi paliative. Dalam Edmonton Sympton Assesment System (ESAS) pasien mengalami sesak napas, pasien dengan ansietas sedang, dan pasien memiliki penyakit lainnya yaitu DM dan CHF. Skor karnofsky 80% dengan aktivitas normal dengan beberapa gejala penyakit. Diagnosa utama adalah pola napas tidak efektif b.d hambatan upaya napas. Pencapaian yang diharapkan pada kasus tersebut diagnoss keperawatan pola napas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas yaitu dalam 3 hari intervensi kasus terseebut masalah keperawatan teratasi. Saran: Tingkatkan edukasi pasien dan keluarga tentang PPOK serta pentingnya menghindari asap rokok, lakukan pemantauan rutin terhadap kondisi pasien, teruskan terapi nebulzer dan berikan dukungan psikososial untuk mengatasi ansietas. Rencanakan inytervensi untuk meningkatkan kualitas hisup dan lanjutkan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dalam pengelolaan PPOK.

Hubungan Kualitas Tidur Dan Pola Makan Dengan Timbulnya Jerawat (Acne Vulgaris) Pada Mahasiswa/i Keperawatan Universitas Yatsi Madani

Reni Yulianti, Nuryanti, Ayu Pratiwi
Abstract: Pendahuluan: Acne vulgaris adalah kondisi kulit yang sering terjadi dan ditandai dengan peradangan berupa komedo, papula, pustula, serta nodul. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi munculnya acne vulgaris antara lain… adalah kualitas tidur dan pola makan. Orang dewasa umumnya memerlukan waktu tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam. Selain itu, asupan makanan, terutama yang memiliki indeks glikemik tinggi, juga menjadi salah satu pemicu munculnya acne vulgaris. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan pola makan dengan kemunculanacnevulgaris. DesainPenelitian: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik menggunakan desain cross-sectional. Teknik Sampel:Sampel diambil menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah total 164responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40 responden (24,4%) memiliki kualitas tidur yang baik, sementara 124 responden (75,6%) memiliki kualitas tidur yang buruk. Responden dengan pola makan baik berjumlah 5 orang (3,0%), pola makan cukup sebanyak 35 orang (21,4%), dan 124 orang (75,6%) memiliki pola makan yang kurang baik. Responden yang mengalami acne vulgaris sebanyak 68 orang (41,5%), sedangkan 96 responden (58,5%) tidak mengalami acne vulgaris. Kesimpulan: Ada keterkaitan antara kualitas tidur dan pola makan dengan munculnya acne vulgaris. Kualitas tidur yang buruk serta pola makan yang tidak seimbang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya acne vulgaris. Saran:Mahasiswa disarankan untuk menjaga kualitas tidur yang baik dan memperbaiki pola makan sebagai upaya pencegahan timbulnya acne vulgaris.

Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Sukawali Kecamatan Pakuhaji Tahun 2024

Carsilah Carsilah, Nanang Prasetyo Budi, Rina Puspita Sari
Abstract: Latar belakang: faktor resiko dari hipertensi salah satunya adalah pola makan. Beberapa perilaku makan-makanan yang beresiko menyebabkan hipertensi adalah sering makan makanan asin, sering makanan manis dan sering makan&#8230; makanan berlemak. Kondisi prilaku makan makanan beresiko pada komunitas lansia terjadi peningkatkan presentasenya dari tahun 2007 ke tahun 2013, hanya pada prilaku makan-makanan yang ternyadi penurunan 9,4%, sedangkan pada prilaku makan makanan asin meningkat tajam sebesar 1,7%. Tujuan:  Mengetahui hubungan pola dengan kejadian hipertensi pada lansia di puskesmas sukawali kecamatan pakuhaji kabupaten tangrang tahun 2024, Metode: penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik yang digunakan pada lansia di puskesmas sukawali tahun 2024 adalah probability sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 109 responden, Analisis data menggunakan statistik Uji Rank Spearman Correlation. Hasil: Hasil Rank Spearman Correlation hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi nilai signifikansi/p-value sebesar 0,000 dengan nilai 0,585 kategori baik sebanyak (14.7%), kategori Buruk (85.3%). Dalam Uji Rank Spearman Correlation didapatkan hasil tersebut menunjukan nilai P value sebesar 0,000 (P < 0,05). Terdapat hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di puskesmas sukawali kecamatan pakuhaji kabupaten tangerang tahun 2024. Apabila seseorang memiliki pola makan yang buruk maka orang tersebut beresiko mengalami hipertensi 0,585 kali lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki pola makan yang baik

Hubungan Kebiasaan Menyikat Gigi Pada Anak Laki-Laki Dan Perempuan Usia 7-9 Tahun Dengan Kejadian Karies Gigi Di SDN Keroncong Mas Permai

Alvira Aulia Halim Az-Zahra, Nanang Prasetyo Budi, Rina Puspita Sari
Abstract: Pendahuluan: Tingginya angka karies saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu faktor perilaku masyarakat yang masih belum menyadari pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Kurangnya pengetahuan&#8230; huan akan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut meningkatkan insidensi penyakit gigi dan mulut. Tujuan: tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan menyikat gigi pada anak laki-laki dan perempuan usia 7-9 tahun dengan kejadian karies gigi di SDN Keroncong Mas Permai. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif korelasi. Metode pendekatan cross-sectional variabel pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Hasil: Hasil analisis hubungan kebiasaan menyikat gigi pada anak laki-laki dan perempuan usia 7-9 tahun dengan kejadian karies gigi di SDN Keroncong Mas Permai berdasarkan Spearmen Rank didapatkan hasil sig. (2-tailed) adalah 0,001 <0,05 dan antara kedua variabel adalah 0,298.  Kesimpulan: Menunjukkan keeratan hubungan antara kebiasaan menyikat gigi pada anak laki-laki dan perempuan usia 7-9 tahun dengan kejadian karies gigi di SDN Keroncong Mas Permai berkorelasi cukup kuat dan bersifat positif.

Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Asam Urat Pada Lansia Di Desa Kendek & Bone Baru Wilayah Kerja Puskesmas Lokotoy Kabupaten Banggai Laut

Maimuna, Ni Nyoman Udiani
Abstract: Kadar asam urat berlebihan dapat disebabkan oleh produksi asam urat yang terlalu banyak di dalam tubuh atau terhambatnya pemrosesan asam urat di dalam tubuh. Jenis makanan yang dikonsumsi, konsumsi alkohol dan obesitas dapat&#8230; apat mempengaruhi kelebihan produksi asam urat. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan asam urat diantaranya yaitu pola makan dan aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dianalisisnya hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar asam urat pada lansia di Desa Kendek dan Bone Baru Wilayah Kerja Puskesmas Lokotoy Kabupaten Banggai Laut”. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 617 orang. Besar sampel dihitung menggunakan rumus slovin berjumlah 86 responden, dengan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi square diperoleh (p-value = 0,000). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar asam urat pada lansia di Desa Kendek dan Bone Baru Wilayah Kerja Puskesmas Lokotoy Kabupaten Banggai Laut. Saran diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan serta mengkaji sekaligus menentukan solusi terbaik mencapai keberhasilan dalam mengatasi asam urat pada lansia dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan melalui posyandu lansia.