Search Articles & Publications

Showing 993 articles found for "Beberapa"

Strategi Pengembangan Public Speaking Santri Pesantren Ar Raudlatul Hasanah Untuk Membentuk Kepercayaan Diri Dalam Berdakwah

Nurul Halisa
Abstract: Penelitian ini didasari keinginan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Public Speaking yang digunakan oleh Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk Membentuk Kepercayaan Diri Santri dalam Berdakwah. Bagaimana penyusunan strategi… rategi tersebut, penerapannya serta faktor penghambat dan juga pendukung yang dihadapi oleh Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah dalam mengembangkan Public Speaking para santri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Karena penelitian ini menjelaskan fenomena yang terjadi di kalangan para santri dan alumni pesantren saat ini. Sumber data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan informan atau narasumber dari Ustadz dan Ustadzah Pesantren Ar- Raudlatul Hasanah, santri dan para alumni. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa: Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyusun beberapa strategi dalam mengembangkan public speaking para santri dan membentuk kepercayaan diri mereka saat berdakwah melalui proses berikut, penekanan bagi santri/wati untuk memahami pesan dakwah yang ingin mereka sampaikan, mengobservasi para mad’uw sebelum didakwahi, melakukan latihan rutin untuk meningkatkan kepercayaan diri, serta teliti dalam mempersiapkan materi. Langkah-langkah penerapan dari pada perencanaan tersebut ialah membentuk kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler dan pemberian tanggung jawab sebagai pengurus asrama. Selanjutnya kegiatan pelatihan tersebut dilakukan secara bertahap dari kelas 1 tsanawiyah hingga kelas 1 aliyah. Beberapa faktor pendukung dalam penerapan strategi tersebut ialah lingkungan pesantren yang mendukung, adanya pelatihan public speaking, pemberian reward dan apresiasi. Adapun faktor penghambat dari strategi tersebut ialah kurangnya motivasi ekstrinsik dari pengajar ahli, kurangnya bekal kakak pembimbing muhadhoroh serta keterbatasan waktu.

Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Desa Lokki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat

Abdul Muin, Heinrich Rakuasa
Abstract: Curah hujan yang tinggi yang terjadi tiga bulan terakhir menyebabkan terjadinya banjir dibeberapa desa di Kecamatan Huamual termasuk Desa Lokki. Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Desa Lokki sangat diperlukan untuk memberikan… an informasi sebagai langkah awal upaya mitigasi bencana banjir ke depannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial tingkat kerentanan banjir dan permukiman yang terdampak di Desa Lokki. Metode yang digunakan yaitu pembobotan dan skoring atau weighted scoring dilakukan setelah proses klasifikasi nilai dalam tiap variabel. Variabel yang mempengaruhi terjadinnya banjir pada penelitian ini terdiri dari ketinggian lahan, kemiringan lereng, tutupan lahan, jarak dari sungai, geologi dan curah hujan. Penentuan bobot dan skor pada penelitian ini bersifat expertise judgment yaitu mengambil pendapat para ahli atau penelitian sebelumnya. Hasil pembobotan kemudian dilakukan dioverlay untuk mendapatkan peta kerawanan banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerawanan banjir didominasi oleh tingkat kerawanan rendah seluas 8.400.47 ha, kerewanan sedang seluas 1.573.78 ha dan kerawanan tinggi seluas 1.125.27 ha. Hasil pemodelan dan observasi di lapangan menunjukkan bahwa luas permukiman yang terdampak banjir yaitu 201.87 ha. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan dasar dalam upaya mitigasi bencana banjir ke depannya guna meminimalisir kerugian, baik korban jiwa maupun kerusakan fisik di Desa Lokki kedepannya.

Eksistensi Keterangan Ahli dalam Pembuktian Tindak Pidana Korupsi

Itok Dwi Kurniawan
Abstract: Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menimbulkan dampak luar biasa bagi negara dan kelangsungan hidup rakyatnya. Korupsi sebagai kejahatan luar biasa memerlukan upaya penanganan yang luar biasa… pula, khususnya dalam proses pembuktiannya. Pembuktian tindak pidana korupsi seringkali memerlukan peran dari ahli yang berasal beberapa disiplin ilmu guna memastikan bahwa benar tindak pidana korupsi telah terjadi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi keterangan ahli sebagai alat bukti dalam pembuktian tindak pidana korupsi dan sejauh mana kontribusi alat bukti keterangan ahli dalam meyakinkan hakim bahwa telah terjadi tindak pidana korupsi. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini adalah diajukannya keterangan ahli ke depan persidangan tindak pidana korupsi akan menambah keyakinan hakim tentang kebenaran dari alat bukti yang lainnya yang diajukan oleh penuntut umum, dan memperkuat keyakinan hakim untuk menjatuhkan putusan pemidanaan jika memang dari alat bukti yang ada terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi

Beragam Metode Pembelajaran Dalam Pendidikan Multikultural

Arif Muzayin Shofwan, Fuad Ngainul Yaqin
Abstract: Keberhasilan dalam pembelajaran tergantung pada metode yang digunakan. Penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan ini membahas beragam metode pembelajaran pendidikan multikultural. Teknik analisanya menggunakan… nakan analisis isi dengan memilah-milah data yang sesuai dengan fokus penelitian. Tulisan ini menghasilkan kesimpulan bahwa metode untuk mengintegrasikan materi pembelajaran pendidikan multikultural, antara lain: (1) motode kontribusi  diimplementasikan pada peserta didik TK dan SD kelas bawah (I, II, III); (2) metode aditif diimplementasikan pada peserta didik SD kelas atas (IV, V, VI) dan SMP yang sudah mulai mampu memahami makna; (3) metode transformasi diimplementasikan dalam melihat konsep, isu, tema, dan problem dari beberapa perspektif dan sudut pandang etnis; (4) metode aksi sosial diimplementasikan untuk peserta didik dalam melakukan kritik sosial, membuat keputusan, memperoleh pendidikan politis, menjadikan peserta didik reflektif dan partisipan terlatih dalam perubahan sosial. Selain itu, ada beberapa metode pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan multikultural, antara lain: metode pembiasaan, metode keteladanan, metode pemberian ganjaran, metode pemberian hukuman, metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, dan lain sebagainya. Seorang guru hendaknya memilih metode pembelajaran yang sesuai agar tujuan pembelajaran bisa berjalan maksimal.

Implementasi Sistem Evaluasi Pembelajaran Digital Pada Sekolah Dasar Melalui Studi Observasi Lapangan

Poeja Septiani, Arnita Lestari, Neza Putri Zulma, Adrian Hadi, Ranti Meizatri
Abstract: Penelitian ini difokuskan pada upaya pemetaan pelaksanaan penilaian pembelajaran berbasis teknologi digital pada jenjang sekolah dasar. Kajian ini mencakup jenis platform evaluasi yang digunakan, permasalahan yang dihadapi pendidik… api pendidik dalam pelaksanaannya, serta sikap dan respons siswa terhadap sistem evaluasi berbasis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di sekolah, wawancara singkat dengan guru, serta penelusuran dokumen pendukung. Lokasi penelitian meliputi beberapa sekolah dasar di wilayah Sumatera Barat dan satu sekolah dasar swasta yang berada di Jakarta. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa penerapan evaluasi digital telah mulai dilakukan, namun tingkat pemanfaatannya berbeda-beda antar sekolah. Sebagian sekolah telah mengadopsi aplikasi berbasis daring seperti Wordwall, Quizizz, dan Google Form sebagai sarana penilaian hasil belajar. Di sisi lain, masih terdapat sekolah yang mempertahankan sistem evaluasi konvensional, meskipun penggunaan teknologi telah diterapkan pada tahap penyampaian materi pembelajaran.Pelaksanaan evaluasi berbasis digital menunjukkan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar. Penyajian evaluasi yang bersifat interaktif mampu mendorong peningkatan minat, partisipasi aktif, serta semangat siswa dalam mengikuti proses penilaian. Namun demikian, implementasi evaluasi digital belum sepenuhnya berjalan optimal karena adanya keterbatasan sarana pendukung, kendala jaringan internet, serta rendahnya penguasaan teknologi oleh sebagian guru.Secara umum, evaluasi pembelajaran berbasis digital berpotensi meningkatkan kualitas dan efektivitas proses penilaian di sekolah dasar. Agar penerapannya dapat berjalan secara maksimal, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pendidikan

Dampak Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru Terhadap Kualitas Pendidikan Di Sekolah Negeri

Fita Dwi Ananta, Raysha Suhatman Putri, Agus Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kebijakan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan di sekolah negeri. Kebijakan zonasi diterapkan oleh pemerintah dengan… n tujuan utama untuk menyamaratakan akses pendidikan serta mengurangi ketimpangan antar sekolah. Meski demikian, pelaksanaannya memunculkan beragam reaksi dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta observasi terbatas terhadap kebijakan dan implementasi PPDB di sejumlah sekolah negeri. Temuan dalam studi ini mengindikasikan bahwa kebijakan zonasi berkontribusi positif terhadap distribusi siswa yang lebih merata serta memberikan peluang belajar bagi peserta didik dari wilayah yang terpencil, tertinggal, atau terluar. Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan, khususnya dalam hal kesiapan guru, kecukupan fasilitas pendukung, serta kemampuan sekolah dalam menyesuaikan diri dengan keberagaman latar belakang akademik siswa. Di beberapa kasus, sekolah-sekolah favorit mengalami penurunan mutu input siswa, sedangkan sekolah yang sebelumnya kurang diminati mengalami lonjakan jumlah pendaftar, namun belum diimbangi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Temuan ini menyiratkan bahwa keberhasilan kebijakan zonasi sangat bergantung pada pemerataan kualitas dan sumber daya pendidikan di seluruh satuan pendidikan negeri. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan secara menyeluruh perlu dilakukan agar tujuan utama kebijakan ini dapat terealisasi secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Analisis Pendidikan Konservasi Di SMP Swasta Alam Leuser: Pendekatan, Materi, dan Dampak Kesadaran Lingkungan Siswa

Lola Zeramenda Tarigan, Sariyani Kudadiri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan konservasi; 2 mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran materi konservasi di SAL;… AL; dan 3) menilai dampak pendidikan konservasi terhadap perilaku dan kesaran siswa terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan yang relevan baik dalam konteks lokal maupun global, serta kemampuan materi tersebut untuk membangkitkan kesadaran dan keterlibatan siswa. Pendekatan pembelajaran yang sangat partisipatif, memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan konservasi praktis seperti penghijauan, pembersihan sekolah, dan jelajah alam. Dampak positif terhadap sikap peduli siswa terhadap lingkungan yang terlihat dalam peningkatan kesadaran dan keterampilan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Namun, ada beberapa kendala yang diidentifikasi, seperti keterbatasan sumber belajar dan kurangnya pengaturan materi yang lebih terperinci, terutama untuk siswa kelas 7, 8, dan 9. Pendidikan konservasi di SMP Alam Leuser dapat dijadikan model yang baik untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain, dengan memperhatikan pentingnya keterlibatan langsung siswa dalam tindakan konservasi serta pembelajaran berbasis kontekstual dan praktis.

Penerapan Metode Al-Qawaid Wa Al-Tarjamah Menggunakan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab Pada Siswa Kelas III MI Cihuni Kabupaten Tasikmalaya

Anti Febrianti Lailatul Haz, Yayan Carlian, Muhammad Sofyan
Abstract: Permasalahan yang terjadi di kelas III MI Cihuni adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran bahasa Arab. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan bahwa dari 27 siswa hanya 4… orang siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dengan perolehan hasil nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 44,9 dengan persentase siswa yang belum tuntas sebesar 85,19%. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh siswa yang kurang bersemangat mengikuti pembelajaran mudah bosan selama proses pembelajaran sehingga sulit bagi mereka untuk paham pada pembelajaran yang diberikan oleh guru, karena metode pembelajaran yang monoton.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar pada siswa kelas III MI Cihuni. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dimana satu siklus terdiri dari dua tindakan, dalam setiap tindakan terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Subjek penelitian ini yaitu 27 orang. Instrument yang digunakan yaitu observasi dan tes. Hasil belajar siswa kelas III sebelum diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar memperoleh nilai rata-rata sebesar 44,9 dengan ketuntasan klasikal sebesar 14,81%. Pada siklus I siswa memperoleh nilai rata-rata 60,74 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40,74% dengan kategori kurang. pada Siklus II meningkat menjadi 70 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 77,77% dengan kategori baik. Hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III MI Cihuni.

Peran Guru Sejarah Sebagai Profesi Yang Membentuk Peradaban Dan Sumber Daya Manusia Yang Maju

Dicky Fadlan Hafiz Pulukadang, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji guru sejarah sebagai profesi yang akan membentuk peradaban dan sumber daya manusia yang maju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan dua pendekatan… katan yaitu studi kasus dan studi literatur. Data ini saya dapat dari hasil observasi di sekolah menengah atas, beberapa buku maupun jurnal terbitan tahun 2000 hingga 2022 dan juga melihat beberapa berita di media online. Guru sejarah memiliki peran penting dalam pembentukan peradaban dan pengembangan sumber daya manusia yang maju. Melalui pengajaran sejarah, guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan tentang masa lalu, tetapi juga membentuk pemahaman kritis terhadap dinamika sosial, politik, dan budaya. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana guru sejarah berkontribusi dalam menciptakan generasi yang memiliki kesadaran historis, kemampuan berpikir analitis, dan sikap toleran. Selain itu, artikel ini membahas tantangan yang dihadapi oleh guru sejarah di era globalisasi dan digitalisasi, serta strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan menekankan pentingnya profesi guru sejarah, artikel ini menyoroti peran strategis mereka dalam membentuk peradaban yang berkelanjutan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berwawasan luas untuk menghadapi tantangan masa depan

Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Sejarah Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Elin Liputo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional guru sejarah terhadap prestasi belajar siswa di tingkat sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan sampel… el guru dan siswa dari beberapa sekolah menengah di Kota X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh koneksi positif yang bermakna antarakompetensi cakap guru sejarah dan kinerja belajar siswa. Kompetensi profesional guru, meliputi penguasaan materi, metode pengajaran, dan kemampuan evaluasi, terbukti memengaruhi hasil belajar siswa secara signifikan. Lebih jauh lagi, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penguasaan materi sebagai salah satu komponen utama kompetensi profesional guru. Guru yang memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejarah mampu menjelaskan konsep-konsep yang kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan retensi mereka terhadap materi pelajaran. Selain itu, kemampuan guru untuk menghubungkan fakta-fakta sejarah dengan konteks kontemporer membantu siswa melihat relevansi pelajaran sejarah dalam kehidupan mereka sehari-hari, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan minat belajar mereka.