Abstract:Desa Gattareng Toa memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar, khususnya ibu rumah tangga dan kelompok usaha kecil, dalam pengembangan ekonomi kreatif. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, inovasi produk,…
, dan manajemen usaha masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kelompok usaha ekonomi produktif pembuatan bolu/kue sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan bolu/kue yang layak jual, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha mandiri berbasis rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi kreatif sebagai strategi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan di Desa Gattareng Toa.
Abstract:Penanaman nilai-nilai akhlak sejak dini merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak. Nilai-nilai tasawuf seperti syukur, sabar, jujur, dan cinta kasih memiliki potensi besar untuk dikenalkan pada anak, namun sering…
dianggap abstrak dan sulit dipahami. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model “Fun Learning Tasawuf” yang menggunakan pendekatan multisensori (visual, auditori, kinestetik, taktil) untuk menyampaikan nilai-nilai akhlak tasawuf kepada anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Mawar, Kota Malang, dengan melibatkan 25 anak usia 4-6 tahun, 5 guru, dan 15 orang tua. Metode pelaksanaan berupa pelatihan guru, pembuatan media pembelajaran multisensori (seperti sensory box “Syukur”, puzzle “Sabar”, lagu “Ikhlas”), serta pembelajaran langsung berbasis bermain. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak terhadap konsep nilai-nilai tasawuf yang diajarkan. Anak-anak mampu mengidentifikasi dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam aktivitas sederhana. Diskusi menggarisbawahi bahwa pendekatan multisensori yang menyenangkan efektif menjembatani konsep spiritual yang abstrak menjadi pengalaman konkret bagi anak. Model ini juga meningkatkan kemampuan pedagogis guru dalam mengajarkan nilai-nilai moral. Disimpulkan bahwa “Fun Learning Tasawuf” merupakan model inovatif yang layak dikembangkan untuk pendidikan karakter anak usia dini berbasis kearifan spiritual Islam.
Abstract:Gerakan radikalisme yang menyasar generasi muda, termasuk di pedesaan Jawa Timur, membutuhkan pendekatan alternatif yang efektif dan sesuai dengan konteks sosio-kultural masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk…
tuk menerapkan nilai-nilai tafakkur (kontemplasi mendalam) dalam tasawuf sebagai metode preventif dan kuratif dalam program deradikalisasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop interaktif, pendampingan kelompok, dan pendirian komunitas “Remaja Tafakkur”. Lokasi kegiatan di Desa X, Kabupaten Y, Jawa Timur, dengan melibatkan 30 pemuda. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang moderasi beragama, kemampuan introspeksi diri (muhasabah), serta penurunan ketertarikan terhadap narasi keagamaan yang eksklusif dan konfrontatif. Diskusi menggarisbawahi bahwa pendekatan spiritual-psikologis berbasis kearifan lokal (local wisdom) Islam Nusantara, seperti tasawuf, terbukti efektif membangun ketahanan mental dan spiritual pemuda terhadap paham radikal. Disimpulkan bahwa internalisasi nilai tafakkur tasawuf dapat menjadi model soft approach dalam deradikalisasi yang berkelanjutan di tingkat akar rumput.
Abstract:Permasalahan kesehatan mental dan spiritual di kalangan mahasiswa meningkat, sementara layanan bimbingan dan konseling konvensional di perguruan tinggi seringkali belum terintegrasi secara maksimal dengan nilai-nilai spiritual…
ritual yang menjadi kebutuhan mendasar sebagian besar mahasiswa Indonesia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep Tazkiyatun Nafs (penyucian jiwa) sebagai pendekatan integratif dalam layanan Bimbingan dan Konseling Islami (BKI) di perguruan tinggi. Program dilaksanakan di Universitas X melalui serangkaian kegiatan: (1) Pelatihan dan workshop bagi konselor dan peer counselor tentang teknik konseling berbasis Tazkiyatun Nafs, (2) Pengembangan modul panduan singkat, dan (3) Penyediaan layanan konseling kelompok tematik yang mengintegrasikan konsep Muhasabah (introspeksi), Mujahadah an-Nafs (perjuangan melawan hawa nafsu), dan Riyadhah (latihan spiritual). Metode partisipatif digunakan dengan melibatkan 15 konselor/calon konselor dan 30 mahasiswa sebagai klien sukarela. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi konselor dalam melakukan asesmen spiritual dan pendekatan yang lebih holistik. Mahasiswa peserta konseling melaporkan penurunan gejala stres dan kecemasan, serta peningkatan self-awareness dan ketenangan batin. Diskusi menggarisbawahi bahwa integrasi Tazkiyatun Nafs memberikan kerangka konseptual yang kaya dan praktis untuk memperkuat dimensi psiko-spiritual dalam konseling kampus, sesuai dengan konteks budaya-religius Indonesia. Disimpulkan bahwa implementasi konsep ini dapat mengoptimalkan peran BKI dalam membangun ketahanan mental-spiritual mahasiswa.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi riset dan keterampilan metodologis siswa SMA melalui pelatihan perancangan kuesioner secara daring. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XII SMA Pembangunan…
bangunan Jaya 2 Sidoarjo yang sedang mempersiapkan penelitian sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek. Permasalahan utama yang dihadapi siswa adalah rendahnya pemahaman mengenai prinsip dasar penyusunan kuesioner yang valid dan reliabel, meskipun telah terbiasa menggunakan platform survei daring. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan daring menggunakan aplikasi Zoom yang dikemas dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi contoh kuesioner. Materi pelatihan mencakup pengenalan kuesioner sebagai instrumen penelitian, kriteria kuesioner yang baik, langkah-langkah penyusunan pernyataan, serta aspek etika pengumpulan data. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai proses penyusunan kuesioner, struktur instrumen, teknik penulisan pernyataan, dan kemampuan mengevaluasi kualitas butir pertanyaan. Siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung penguatan budaya riset sejak jenjang pendidikan menengah serta menjadi model pengabdian masyarakat berbasis daring yang efektif untuk menjembatani kebutuhan praktis siswa dengan keilmuan di perguruan tinggi.
Abstract:Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan kesehatan nasional karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Mahasiswa sebagai kelompok remaja akhir berada…
ada pada fase transisi yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, seperti kurangnya pengetahuan yang komprehensif, pengaruh lingkungan sosial, paparan media digital, serta stigma budaya yang masih melekat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa Universitas Deztron Indonesia dalam menjaga kesehatan reproduksi secara bertanggung jawab. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui edukasi kesehatan, diskusi interaktif, konseling, serta penguatan peran pendidik sebaya (peer educator). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan mahasiswa, perubahan sikap ke arah positif, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya perilaku reproduksi sehat. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan kampus guna menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan berdaya saing.
Abstract:Literasi matematika terapan merupakan kompetensi esensial yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai konsep matematika secara teoritis,…
ritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam penyelesaian permasalahan nyata yang relevan dengan bidang akademik dan dunia kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk memperkuat literasi matematika terapan mahasiswa Universitas Deztron Indonesia sebagai upaya peningkatan kompetensi dan daya saing lulusan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, workshop aplikatif, pendampingan intensif, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan numerasi, pemecahan masalah kontekstual, serta keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Program ini berkontribusi pada peningkatan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan profesional, serta dapat dijadikan model penguatan literasi matematika terapan di perguruan tinggi.
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah serta mencegah berbagai penyakit menular. Namun, penerapan PHBS pada siswa sekolah dasar masih…
sih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang PHBS di lingkungan sekolah. Penyuluhan dilaksanakan di SD Negeri 102 Kendari dengan sasaran siswa sekolah dasar menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, serta eksperimen sederhana untuk mengenalkan keberadaan kuman. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, serta membuang sampah pada tempatnya, yang ditunjukkan oleh hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah dan diharapkan dapat menjadi dasar pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Abstract:Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami permasalahan kesehatan mental akibat berbagai tuntutan akademik dan tekanan psikososial di lingkungan perguruan tinggi. Beban tugas, tuntutan prestasi akademik, manajemen…
n waktu yang kurang efektif, serta tekanan adaptasi lingkungan dapat memicu stres akademik yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola stres akademik guna memperkuat kesehatan mental. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Nurul Hasanah Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, dengan sasaran mahasiswa aktif dari berbagai program studi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan mental, pelatihan manajemen stres akademik, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa mengenai stres akademik dan kesehatan mental, meningkatnya kesadaran akan pentingnya strategi koping adaptif, serta perubahan sikap mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dan promotif yang berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Abstract:Era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi komunikasi dan kesadaran etis dalam mengelola informasi serta jejak digital yang ditinggalkan di ruang maya. Namun, rendahnya pemahaman pelajar mengenai etika…
a berkomunikasi di media sosial, risiko privasi, serta dampak jangka panjang dari rekam jejak digital menimbulkan berbagai permasalahan, seperti cyberbullying, penyebaran informasi tidak valid, dan kerentanan terhadap kejahatan siber. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMK Nur Ihsan melalui pelatihan Smart Digital Youth yang berfokus pada etika komunikasi, keamanan digital, pengelolaan identitas daring, serta strategi membangun citra positif di media sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pemetaan risiko jejak digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, kesadaran etis, serta kemampuan teknis siswa dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mencegah risiko jejak digital negatif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter dan kesiapan pelajar menghadapi dinamika dunia maya yang kompleks. Abstract ditulis dalam bahasa Indonesia yang berisikan tentang inti permasalahan/latar belakang, cara pemecahan maslah, dan hasil yang diperoleh.