Search Articles & Publications

Showing 2 articles found for "Antibiotik"

Efektivitas Pemberian Sirup Zink Terhadap Penurunan Frekuensi Diare Pada Anak Dengan DCA Di RSUD Wates

Renol Aji, Triani Rahmadewi
Abstract: Adenina, S., & Tamzil, N. S. (2024). Management Of Diarrhea In Children And Its Relation To Stunting. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako, 10(1). Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare Pada Anak. Scientific… entific Journal, 1(4). Annisa. (2022). Diagnosis Dan Penatalaksanaan Pada Anak Usia 5 Tahun Dengan Diare Akut Tanpa Dehidrasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1). Http://Jurnal.Globalhealthsciencegroup.Com/Index.Php/Jppp Aslan, Iriani, I., & Maryam. (2024). Asuhan  Keperawatan Pada  Anak Dengan  Diagnosa  Gangguan  Sistem Pencernaan:  Diare Di  Ruangan  Catelia  Rumah  Sakit  Umum  Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5). Damayanty Syamsul, T., Karim, K., & Mappaoudang, A. (2024). Penanganan Dehidrasi Pada Anak Dengan Diare Akut: Kajian Literatur Tentang Terapi Dan Pendekatan Multidisipliner. Joa : Journal Omicron Adpertisi, 3(1). Https://Jurnal.Adpertisi.Or.Id/Index.Php/Joa Dinkes Diy. (2026). Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia. Dwijayanti, Y., Ketut Kencana, I., Gusti Agung Ari Widarti, I., & Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar, J. (2025). Hubungan Tingkat Asupan Protein Zat Gizi Mikro Dan Frekuensi Diare Dengan Status Gizi Balita Di Desa Patas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Hubungan Tingkat Asupan Protein…) 54 | Jurnal Ilmu Gizi: Journal Of Nutrition Science, 14(1). Fanggi, M. C., Riwu, Y. R., & Purnawan, S. (2025). Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balitadi Puskesmas Tarus Kabupaten Kupang Tahun 2025. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 7(2), 1096–1107. Fatmawati, Fatimah, S., Stianto, M., & Veronila, S. (2025). Efektivitas Zinc Untuk Atasi Diare Pada Balita. Jurnal Nusantara Medika, 9(2). Fauziah, D. W., Mulyani, E., Syauqul, E., Haque, A. Fathkil, & Lestari, I. (2025). Evaluasi Penggunaaniantibiotik Pada Pengobatan Diare Dengan Metode Gyssensdi  Puskesmas  Kota Bengkulu. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1). Febrika, A., & Maria Lissanora Fernanda, S. (2025). Penerapan Manajemen Cairan Untuk Mengatasi Ketidakseimbangan Cairan Pada Anak Dengan Gastroenteritis. 10(1), 3123–5913. Https://Jurnal.Akperkesdamsiantar.Ac.Id/Index.Php/Wirasakti/ Gau, A. W., Fahirah Arsal, A. S., & Esa Darussalam, A. H. (2024). Gambaran Penggunaan Antibiotik Pasien Diare Akut Pada Anak Di Puskesmas Maroangin Kota Palopo Tahun 2021-2022. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1). Jeanifer, U. M., Mediawati, A. S., & Somantri, I. (2026). Strategi Implementasi Standar Diagnosis, Intervensi, Luaran Keperawatan Indonesia Terhadap Perawat Di Rumah Sakit: Scoping Review. Jkmk : Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 6(1). Kemenkes. (2022). Manajemen Terpadu Balita Sakit. Kemenkes. (2024). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Khotimah, N. N., Yuniar, R. V., Puteri, S. E., & Hidayat, A. R. (2026). Efektivitas Dan Efek Samping Penggunaan Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Diare Pada Anak: Literature Review. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(1). Kusmayanti, E., Ziah Sibualamu, K., Profesi Ners, P., Graha Edukasi Makassar, Stik., & Artikel Sejarah Artikel, I. (2023). Manajemen Cairan Pada Anak Dengan Diare: Scoping Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18, 2302–2531. Https://Doi.Org/10.05.2023 Malasi Tamaela, M., Juwita, H., Syahrir, A., Studi Profesi Ners, P., Amanah Makassar, S., Keperawatan, D., & Kesehatan Kemenkes Gorontalo, P. (2023). Evaluasi Implementasi Keperawatan Pada Anak Diare Dengan Masalah Hipovolemia Di Ruang Perawatan Anak Al-Kautsar Rsud Haji Makassar. Journal Nursing Care, 9(1). Http://Jurnal.Poltekkesgorontalo.Ac.Id/Index.Php/Jnc/Index Manazir, S., Jamalvi, W., & Jawed, F. (2023). Electrolyte Abnormalities In Children With Diarrhea And Its Association With Inpatient Stay - A Single Centre Study From Karachi, Pakistan. Pakistan Pediatric Journal, 47(2). Munir, S. (2025). Comparison Of Lactose Containing With Lactose Free Milk In The Management Of Acute Watery Diarrhea - Children Less Than 2 Years Of Age. Journal Of Population Therapeutics & Clinical Pharmacology, 459–465. Https://Doi.Org/10.53555/8c3ttq08 Nurhasanah, U., Ramdini, D. A., & Pardilawati, C. Y. (2025). Efektivitas Penggunaan Zinc Dalam Pengobatan Diare Anak: Studi Literatur. In Jurnal Inovasi Kesehatan Terkini Page | (Vol. 158, Number 2). Https://Journalversa.Com/S/Index.Php/Jiktt Putri, A., Anugerah, H., Djannatun, T., & Azmi, S. (2026). Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Dan Pencegahan Kekambuhan Diare Pada Balita Menurut Pandangan Islam. Scienntific Journal, 5(2). Http://Journal.Scientic.Id/Index.Php/Sciena/Issue/View/34 Rahayu, N. P. U., Widhiantari, N. P. K., & Kio, A. L. (2020). Hubungan Pola Makan Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Banjar Tambak Sari Desa Kapal Kecamatan Mengwikabupaten Badung. Caring : Jurnal Keperawatan, 9(2), 73–78. Rahmawati, H. (2024). Dampak Terapi Intravena Pada Balita Berdasar Vip (Visual Infusion Phlebitis) Score. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal Of Ners And Midwifery), 1(2), 160–165. Https://Doi.Org/10.26699/Jnk.V1i2.Art.P160-165 Sagara, V., Aramico, B., Arifin, V. N., Kesehatan, F., Univeristas, M., & Aceh, M. (2023). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-4 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2). Sari, K., Nirnasari, M., & Putriani, K. (2024). Pendidikan Kesehatan Dan Pemberian Makanan Tambahan Untuk Penanganan Diare Pada Balita Dengan Formula Bubur Tempe Di Wilayah Puskesmas Sei Jang. 2(1). Shinta Dewi, B., Soleha, T. U., & Septiani, L. (2024). Eschercia Coli Causes Diarrhea: Pathogenesis, Diagnosis And Management. Medula (Medical Professional Journal Of Lampung), 14(5). Suhartini, T., Washilah, W., & Hadi, W. N. (2023). Implementasi Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Berdasarkan Aspek Motivasi Kerja, Beban Kerja, Supervisi, Model Kepemimpinan Dan Organisasi, Fasilitas Layananan Terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(2). Unicef. (2026, March 18). Progress In Reducing Child Deaths Slows As 4.9 Million Children Under Five Die In 2024. Unicef. Who. (2024). Dhiarrhoeal Disease. Who. Who. (2025). Diarrhoea: Why Children Are Still Dying And What Can Be Done. Yousuf, M., Khanzada, B., Channa, M. J., Mangi, A. H., & Khan, F. U. (2024). Clinical Assessment And Demographic Insights Of Lactose Intolerance Among Diarrheal Children At Hyderabad, Pakistan. Pakistan Biomedical Journal, 40–44. Https://Doi.Org/10.54393/Pbmj.V7i02.1030 Zhaqila, Q., Ruspandi, S., & Wiedyaningsih, C. (2024). The Effect Of Zinc And Probiotics Supplements In Children Under 5 Years Old With Diarrhea. Indonesian Journal Of Pharmacology And Therapy, 5(2). Https://Doi.Org/10.22146/Ijpther.10289  

Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Pasien Mengenai Penggunaan Antibiotik di Ruang Rawat Inap RSUD Bahteramas

Rifa'atul Mahmudah, Rifa’atus Shalihah
Abstract: Pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan terapi infeksi. Rendahnya pemahaman terkait indikasi, aturan pakai, serta risiko penggunaan antibiotik yang tidak… tepat dapat berkontribusi terhadap munculnya resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan keluarga pasien di ruang rawat inap infeksius RSUD Bahteramas mengenai antibiotik, termasuk hubungannya dengan usia, jenis kelamin, dan pendidikan terakhir. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner berisi 10 pernyataan benar–salah. Sebanyak 100 responden dengan rentang usia 20–59 tahun berpartisipasi dalam penelitian. Hasil menunjukkan bahwa 44% responden memiliki tingkat pengetahuan baik, 45% sedang, dan 11% rendah. Pernyataan dengan jawaban benar tertinggi adalah “Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi bakteri” (73% benar), sedangkan pernyataan dengan jawaban salah terbanyak adalah “Boleh memberikan antibiotik yang sama kepada anggota keluarga lain jika gejalanya mirip” (72% salah). Analisis karakteristik menunjukkan bahwa kelompok usia 18–35 tahun memiliki pengetahuan lebih baik dibanding kelompok usia lebih tua, sedangkan responden berpendidikan SD–SMP cenderung memiliki pengetahuan rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat miskonsepsi signifikan terkait penggunaan antibiotik pada keluarga pasien di ruang rawat infeksius. Temuan ini penting sebagai dasar perencanaan program edukasi yang lebih terarah untuk mencegah penggunaan antibiotik secara tidak tepat.