Abstract:Perawatan luka merupakan cara pertolongan pertama dalam pencegahan infeksi dan permasalahan lanjut, dengan perawatan luka yang baik bisa mencegah terjadi trauma lanjutan, cara membersikan luka sangat penting diajarkan kepada…
pada siswa biar ketika mendapatkan kasus cedera bisa melakukan perawatan luka secara mandiri, pembidaian ini efektif untuk mencegah dari efek yang negatif karena dengan pembidaian akan membantu tulang tidak tergesek dan meminimal terjadinya nyeri karena terkilir acara melakukan pembidaian yang tepat harus dipahami oleh siswa agar mudah dalam melakukannya di lingkungan sekolah, ambulasi merupakan proses memindahkan orang yang mengalami kecelakan terutama siswa sekolah. Namun hasil observasi banyak siswa yang belum memahami dan belum bisa melakukan cara perawatan luka, pembidaian dan ambulasi yang benar ini karena ini karena belum ada pelatihan pada siswa. Mitra dalam kegiatan ini adalah universitas Abulyatama dan SDN 2 Banda Aceh. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 50 siswa dan siswi. Media yang digunakan power point, proyektor, alat peraga, leaflet. Tahapkan kegiatan adalah pertama penyampaian materi, demonstrasi oleh tim dan dosen selanjutnya demonstrasi siswa di akhiri dengan sesi tanya jawab serta poto bersama. Hasil pengabdian didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap dalam melakukan pertolongan pertama pada siswa dan siswi jika terjadi kasus luka atau terkilir dan memahami bagaimana memindahkan temanya dari suatu tempat ke tempat yang lebih aman. Kesimpulan bahwa sosialiasi ini sangat baik untuk menangani keadaan kesehatan yang dialami pada saat itu. Kesimpulan kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan dampak yang positif bagi guru dan siswa. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk melatih siswa agar bisa melakukan pertolongan pertama secara mandiri.
Abstract:The digital transformation in education presents both challenges and opportunities for Islamic educational institutions in maintaining their value orientation amidst changes in media and learning interaction patterns. These…
ese changes require efforts to reactualize Islamic educational values to remain relevant and operational in creating an effective and character-based learning climate. This study aims to analyze the process of reactualization of Islamic educational values in the transformation of the learning climate in the digital era at Madrasah Ibidaiyah Al Umm. The study used a qualitative approach with a case study. Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data were then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that value reactualization occurs through three main patterns: the integration of values into digital learning planning, the establishment of an etiquette-based classroom culture in online interactions, and teacher role models in digital communication ethics. Technological transformation is interpreted as a medium for strengthening character, not simply an innovation in learning tools. The resulting learning climate demonstrates consistency between madrasah policies, pedagogical practices, and classroom culture. The implications of this research emphasize the importance of values-based digital learning design as a foundation for character building in madrasahs, while also providing a conceptual contribution to the development of contextual Islamic education in the digital era.
Abstract:Fraktur dan dislokasi merupakan tindakan kegawatdaruratan yang perlu ditangani sesegera mungkin secara cepat, tepat dan cermat sehingga menimalisir kecacatan dan kematian, salah satu tindakan yang dilakukan adalah balut…
bidai. Penanganan kegawatdaruratan fraktur dengan balut bidai di Poli Orthopedi Rumah Sakit Tk.III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta dilaksanakan melalui metode seminar, pelatihan, dan pendampingan yang berfokus pada teknik pembalutan dan pembidaian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai konsep fraktur, penyebab, tanda dan gejala, serta prinsip dan jenis pembidaian dalam situasi darurat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui sesi tanya jawab, yang bertujuan mengukur peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah menerima materi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang penanganan fraktur dengan balut bidai. Program ini diharapkan menjadi modal berharga dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan kesehatan dan dukungan komunitas untuk penanganan fraktur.
Abstract:Pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit atau cidera yang memerlukan bantuan medis dasar. Medis dasar yang dimaksud di sini adalah tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang…
dapat dimiliki orang awam. Artikel ini membahas penanganan pertama pada kasus gigitan ular berbisa di Indonesia, khususnya di Poliklinik RS TK. III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian ini menyoroti kurangnya pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah yang tepat dalam situasi darurat tersebut. Tindakan tradisional yang sering dilakukan dapat memperburuk kondisi korban. Untuk mengatasi masalah ini, penulis mengusulkan penyuluhan pendidikan kesehatan guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama yang benar, termasuk teknik pembalutan dan pembidaian. Hasil dari kegiatan pendidikan menunjukkan peningkatan pemahaman pasien dan keluarga mengenai tanda, gejala, dan penanganan gigitan ular berbisa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menangani kasus gigitan ular berbisa secara efektif.