Search Articles & Publications

Showing 119 articles found for "Eksternal"

Konversi Agama, Proses, dan Faktor yang Memengaruhinya dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam

Fuad, Anisul, Rokhimah, Siti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena konversi agama beserta proses dan faktor-faktor yang memengaruhinya dari kacamata psikologi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode… etode studi kepustakaan (library research) dan menerapkan teknik analisis isi terhadap berbagai literatur akademik mutakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konversi agama merupakan proses transformasi kognitif, afektif, dan psikomotorik yang mendalam dan berlangsung secara bertahap, meliputi fase kegelisahan batin, pencarian spiritual, perjumpaan dengan ajaran baru, pengambilan keputusan, hingga tahap komitmen. Proses ini sangat dipengaruhi oleh faktor internal seperti krisis identitas dan pencarian makna hidup, serta faktor eksternal yang mencakup keluarga, komunitas, relasi sosial, dan peran media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konversi agama bukan sekadar perpindahan identitas formal, melainkan proses pendidikan jiwa yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan. Pembinaan bagi pelaku konversi (muallaf) perlu mengintegrasikan konsep dasar psikologi pendidikan Islam secara holistic yakni fitrah, tarbiyah, ta’lim, ta’dib, dan tazkiyatun nafs dengan pendekatan yang humanis dan empatik agar terbentuk identitas keberagamaan yang sehat dan matang.

Strategi Pengembangan Obyek Wisata Kampung Tematik (Studi Di Kampung Jawi Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang)

Mochammad Wildan Huda, Eppy Yuliani
Abstract: Penelitian ini berangkat dari berbagai isu utama yang menghambat keberlanjutan dan optimalisasi potensinya, seperti keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung wisata, seperti akses jalan, sanitasi, dan akomodasi… yang belum memadai, sehingga mengurangi kenyamanan wisatawan dan daya tarik destinasi, minimnya upaya promosi dan pemasaran, yang menyebabkan rendahnya kunjungan wisatawan, rendahnya kemampuan sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata, termasuk kurangnya pelatihan bagi masyarakat lokal Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif agar mencapai tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan objek wisata Kampung Tematik di Kampung Jawi, seacara rinci menggunakan analasis skala likert dan analisis SWOT , pengumpulan data primer yaitu wawancara, observasi kuisoner, dan data sekunder yaitu survey instansional dan literatur web Berdasarkan hasil analisis konsep 4A, dapat diketahui bahwa komponen Ancillary dengan hasil 4,07 menjadi aspek yang paling kuat dalam mendukung pengembangan Kampung Jawi, diikuti oleh Atraksi yaitu 3,99 dan Amenitas yaitu 3,70 yang juga berada dalam kategori baik. Sementara itu, Aksesibilitas yaitu 3,27 menjadi aspek yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut karena memiliki nilai rata-rata terendah. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh nilai IFAS sebesar 6,16 dan EFAS sebesar 5,79. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan internal yang dimiliki Kampung Jawi lebih besar dibandingkan pengaruh faktor eksternal yang dihadapi. Kondisi ini menempatkan Kampung Jawi pada penerapan strategi ST (Strength–Threat) dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi tantangan eksternal melalui penguatan identitas budaya, peningkatan kemandirian pengelolaan, dan pengembangan inovasi wisata dalam jangka menengah (3–5 tahun).  

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN MINAT SISWA PADA MADRASAH TSANAWIYAH AL-MAWASIR PADANG KALUA LAMASI KABUPATEN LUWU

Baharuddin, Nurlianti Andi, Mustafa, Mustafa, Firmansyah, Firmansyah, Nursaeni, Nursaeni, Baderiah, Baderiah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang menyebabkan penurunan minat siswa pada Madrasah Tsanawiyah Al-Mawasir Padang Kalua Lamasi Kabupaten Luwu. Penurunan jumlah peserta didik… ik selama lima tahun terakhir, dari 105 siswa pada Tahun Pelajaran 2021/2022 menjadi 56 siswa pada Tahun Pelajaran 2025/2026, menjadi indikator awal adanya permasalahan yang perlu ditelusuri secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu kepala madrasah, dua orang guru, dan empat informan masyarakat atau orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di sekolah lain. Data sekunder berasal dari dokumen jumlah peserta didik, data sarana dan prasarana, serta profil madrasah. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang berkaitan dengan penurunan minat siswa adalah keterbatasan variasi program akademik tambahan dan ekstrakurikuler, sarana pendukung olahraga dan kegiatan siswa yang belum memadai, serta keterbatasan media pembelajaran berbasis teknologi. Faktor eksternal meliputi persaingan dengan sekolah lain yang memiliki program dan fasilitas lebih beragam, pengaruh lingkungan pertemanan dari sekolah dasar, peran informasi dari mulut ke mulut, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut memengaruhi pertimbangan biaya dan aksesibilitas.

IMPLEMENTASI PROGRAM ANTI BULLYING DALAM UPAYA MENCIPTAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMPIT CITRA AZ ZAHRA JAKARTA

Yanti, Dewi
Abstract: Perundungan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak sehingga diperlukan implementasi program pencegahan yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan… mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program anti-perundungan dalam mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak di SMPIT Citra Az Zahra Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas Kepala Sekolah, Kepala Unit Self Empowerment Citraz (SEC), dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program anti-perundungan dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terintegrasi dalam Self Development Class berbasis pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Program ini meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai perundungan, menumbuhkan empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan ramah anak. Keberhasilan program didukung oleh komitmen pimpinan, kolaborasi seluruh warga sekolah, serta dukungan orang tua dan pihak eksternal, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengawasan perilaku peserta didik di luar sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan program anti-perundungan secara terpadu untuk mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak.

UNRAVELING ORGANIZATIONAL DECLINE IN ELEMENTARY SCHOOLS: SYSTEMIC ANALYSIS AND BOTG GRAPHS ON STUDENT CRISES IN SD NEGERI 039/IX TANTAN

Lisa Rahmania Dewi, Rinita Istiqomah, Tara Rasha Audhiya, Dedek Rahmi Suci, Dwi Tiarmasari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal penyebab penurunan jumlah peserta didik di SD Negeri 039/IX Tantan, menentukan faktor yang paling dominan, serta mengevaluasi langkah… penanggulangan yang telah dilakukan sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, studi dokumentasi data Dapodik, dan wawancara mendalam terhadap empat informan kunci yang terdiri dari kepala sekolah dan jajaran guru senior. Analisis data kuantitatif populasi siswa secara longitudinal disajikan menggunakan metode grafik perilaku sepanjang waktu atau Behaviour Overtime Graphs (BOTG). Hasil penelitian menunjukkan adanya tren penurunan populasi siswa yang bersifat linier berkelanjutan selama periode enam tahun ajaran terakhir (2019/2020 hingga 2025/2026), dengan jumlah akhir hanya tersisa 24 siswa aktif. Faktor internal yang menjadi pelemah utama adalah keterbatasan sarana prasarana pembelajaran yang masih tradisional. Sementara itu, faktor eksternal dominan meliputi hambatan aksesibilitas geografis, pergeseran demografi akibat penurunan angka kelahiran, ketatnya kompetisi antarlembaga, serta minimnya dukungan kebijakan tata pamong desa. Krisis jumlah siswa ini berdampak pada pasifnya dinamika psikososial kelas kecil dan peningkatan beban kerja emosional guru. Strategi insentif jangka pendek berupa pembagian paket seragam gratis terbukti belum efektif memulihkan volume input siswa. Kesimpulannya, penurunan siswa di sekolah ini merupakan kegagalan adaptasi struktural dalam perspektif teori pendekatan sistem akibat ketidakselarasan antara instrumen internal dengan tekanan lingkungan makro.

STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WANASUKA SEBAGAI DESTINASI WISATA BERBASIS POTENSI LOKAL

Pradita, Raka Kresna, Merdiani, Wentri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wanasuka sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal dengan mengintegrasikan perspektif resource-based view (RBV), modal sosial, dan pariwisata berkelanjutan.… kelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap berbagai pemangku kepentingan desa. Analisis data dilakukan secara tematik dan diperkuat dengan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wanasuka memiliki potensi yang signifikan berupa sumber daya alam, budaya, dan modal sosial yang dapat menjadi dasar keunggulan kompetitif destinasi. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya teroptimalkan akibat keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, serta rendahnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Dari hasil analisis, dirumuskan strategi pengembangan yang mencakup optimalisasi potensi lokal, penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan tata kelola, serta integrasi teknologi digital dalam pengelolaan dan promosi destinasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis melalui pengembangan model strategi yang integratif dalam konteks desa wisata berbasis potensi lokal, serta kontribusi praktis sebagai dasar perumusan kebijakan dan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan Desa Wanasuka diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing destinasi, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

ANALISIS KINERJA KARYAWAN PADA KEGIATAN OPERASIONAL DISTRIBUSI BARANG DI PT HAYATI GROUP TASIKMALAYA

Purnamasari, Ita, Yuniarsih, Yuyun
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja karyawan pada kegiatan operasional distribusi barang di PT Hayati Group Tasikmalaya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya fluktuasi tingkat keterlambatan… pengiriman atau distribusi barang sebesar 12% hingga 20% pada periode Januari-Desember 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam kepada informan kunci (pihak manajemen dan operasional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan dalam hal kepatuhan SOP dan pemahaman tugas pekerjaan yang diberikan sudah baik, namun ketepatan waktu dalam penyelesaian tugas yang diberikan perusahaan masih terkendala oleh 2 faktor yaitu faktor internal seperti keterbatasan armada transfortasi dan kurangnya koordinasi antar divisi belum terintegrasi, serta faktor eksternal seperti kemacetan lalu lintas pada rute distribusi faktor cuaca yang tidak bisa diprediksi. Rekomendasi dari peneliti mencakup proses distribusi agar lebih efisien yaitu dengan meningkatk pengawasan, evaluasi monitoring kinerja secara berkala, dan perbaikan sistem koordinasi distribusi.

FENOMENA THRIFTING PAKAIAN IMPOR ILEGAL DARI KOREA SELATAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

Dennis Irwinsyah, Arief Rahman Hakim
Abstract: Fenomena thrifting, terutama impor pakaian bekas ilegal dari Korea Selatan, berkembang pesat di Indonesia dan berdampak negatif terhadap industri tekstil nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan… thrifting, dampaknya terhadap daya saing industri lokal, serta menelaah kebijakan pemerintah dalam mengatasinya. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan data sekunder dari instansi resmi, ditemukan bahwa thrifting telah menjadi tren konsumsi di kalangan anak muda urban, namun menimbulkan tantangan serius berupa penurunan produksi, PHK, dan persaingan harga tidak sehat. Meskipun larangan impor pakaian bekas telah diterapkan melalui Permendag No. 40 Tahun 2022, penegakan hukum masih terbatas akibat lemahnya pengawasan dan tingginya transaksi digital. Secara teoretis, temuan ini mendukung pendekatan neo-realisme dalam studi Hubungan Internasional, di mana negara bertindak untuk melindungi kepentingan ekonomi domestiknya dari ancaman eksternal. Secara metodologis, penelitian ini menunjukkan pentingnya studi berbasis kebijakan yang memadukan kajian ekonomi-politik global, perdagangan lintas batas, dan peran aktor non- negara dalam era digital.

KEHIDUPAN YANG BERAKAR PADA IMAN DAN PELAYANAN

Yosefina Elsawati Ume Betan, Natalia Tewo Huler, Nelci Halla
Abstract: Tujuan dari peziarahan setiap manusia adalah beristirahat dalam Allah, sehinga tidak ada satupun kekayaan material di dunia ini yang sanggup memberikan kepuasan yang abadi kepada manusia selain Allah sendiri. Kehidupan manusia… anusia seringkali dihadapkan pada tantangan materialistis yang berisiko mengaburkan keberadaan yang lebih dalam. Kehidupan ini dipahami bukan sebagai pemenuhan kewajiban eksternal semata, melainkan sebagai manifestasi cinta yang tulus dan sukarela. Penelitian ini mengkaji konsep kehidupan yang berakar pada iman yang teguh dan pelayanan yang nyata. Iman disini menuntut ekspresi konkret dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana ditegaskan dalam prinsip “Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya mati”. Aspek pelayanan menjadi bukti nyata dari iman yang hidup, dimana setiap individu didorong oleh kasih untuk menolong sesama yang membutuhkan. Kehidupan yang berakar pada iman dan pelayanan adalah kehidupan yang terintegrasi dimana iman dan pelayanan saling menguatkan. Fondasi iman yang kuat memungkinkan individu yang tetap teguh menghadapi tantangan hidup sementara semangat pelayanan mengubah keyakinan menjadi dampak sosial yang nyata, menjadikan individu sebagai agen transformasi yang membawa nilai-nilai positif ke dalam masyarakat.

STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 7 PALOPO

Nabila, Alauddin, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku bullying yang terjadi di kalangan peserta didik di SMP Negeri 7 Palopo, untuk menganalisis strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mengatasi… engatasi perilaku bullying, untuk menganalisis tantangan dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik dalam mengatasi perilaku bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying di SMP Negeri 7 Palopo mencakup bentuk fisik, verbal, dan sosial yang saling berkaitan, dengan bullying verbal paling dominan karena dianggap candaan dan sulit terdeteksi. Penyebabnya berasal dari kombinasi faktor internal seperti rendahnya empati, faktor keluarga dengan pola asuh keras, lingkungan sekolah yang kurang pengawasan, serta pengaruh teman sebaya dan media sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menerapkan strategi manajemen konflik secara preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas, dukungan eksternal, dan kebijakan yang belum maksimal, sehingga diperlukan penguatan implementasi agar strategi ini dapat berjalan lebih efektif dalam menekan kasus bullying di sekolah.