Search Articles & Publications

Showing 3 articles found for "Emiten"

MEMBONGKAR MATA RANTAI KEJAHATAN KERAH PUTIH DI BURSA EFEK INDONESIA: INTEGRASI EARNINGS MANAGEMENT, INSIDER TRADING DAN AKSI GORENGAN SAHAM DALAM TINJAUAN ETIKA BISNIS

Hasan, Dewi, Malioy, Winni Tantri, Tanamal, Florenzia M, Arwanti, Wa, Latupono, Kupacaya, Titahalawa, Juan
Abstract: Pasar modal merupakan industri berbasis kepercayaan (trust-based industry) yang idealnya mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan publik. Namun, realitas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di awal tahun 2026 diwarnai oleh… leh sanksi berat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap emiten PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dan PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) akibat kesalahan material laporan keuangan dan transaksi abnormal. Berbeda dengan riset terdahulu yang mengkaji kecurangan pasar secara parsial, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan praktik manajemen laba (earnings management), transaksi orang dalam (insider trading), dan manipulasi pasar (saham gorengan) sebagai satu kesatuan mata rantai kejahatan kerah putih (white-collar crime), sekaligus membedahnya melalui tinjauan etika bisnis normatif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menerapkan teknik analisis konten (content analysis) dan studi literatur komparatif terhadap data sekunder rilis resmi regulator serta laporan keuangan emiten. Pisau analisis yang digunakan mencakup Fraud Diamond Theory, Teori Keagenan (Agency Theory), Asimetri Informasi, serta Paradigma Integritas Manusia Utuh. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinkronisasi kecurangan yang terstruktur dari hulu ke hilir. Tahap hulu (the setup) diawali dengan rekayasa akuntansi melalui penyalahgunaan kapabilitas manajemen. Ketimpangan informasi di hulu kemudian dimanfaatkan di tengah jalan (the leak) untuk membocorkan informasi material kepada jaringan afiliasi, yang bermuara pada transaksi semu di hilir (the execution) guna menjebak psikologi investor ritel demi keuntungan egoistik sepihak. Dari tinjauan etika utilitarianisme dan deontologi Immanuel Kant, mata rantai kejahatan finansial ini dinilai cacat moral secara mutlak karena mencederai kewajiban moral kejujuran (duty of honesty) dan mengeksploitasi investor publik semata-mata sebagai alat komersial (means to an end). Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem deteksi dini terintegrasi oleh regulator untuk memutus rantai kecurangan finansial di bursa nasional, Indonesia terutama ketika penerapannya masih bersifat formalitas dan belum didukung oleh budaya organisasi yang berintegritas. Perbedaan hasil juga dipengaruhi oleh sektor industri dan tingkat kematangan tata kelola masing-masing organisasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan lintas sektor dan metode yang memperlihatkan bahwa efektivitas GCG dan audit internal sangat bergantung pada komitmen nyata dari manajemen serta internalisasi nilai-nilai etis dalam organisasi. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar mengkaji variabel moderasi seperti budaya organisasi dan komitmen manajemen, serta memperluas cakupan sektor penelitian agar hasilnya lebih representatif.

Pengaruh ROA, ROE, dan EPS Terhadap Harga Saham 8 Emiten Consumer Goods Tahun 2020-2024

Aliansyah, Rifan, Apsari, Nurlaila, Dzakiyyah, Nuha, Panggabean, Daud Natael, Gunawan, Andrean Syah, Sunita Dasman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham perusahaan sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia… a (BEI) periode 2020–2024. Objek penelitian terdiri dari delapan emiten, yaitu ICBP, INDF, UNVR, MYOR, AMRT, CPIN, GGRM, dan SIMP, dengan total 40 observasi data panel. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Panel Least Squares serta koreksi heteroskedastisitas menggunakan Panel EGLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA dan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan ROE berpengaruh negatif dan signifikan setelah dilakukan koreksi heteroskedastisitas. Secara simultan, ROA, ROE, dan EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan koefisien determinasi sebesar 75,65%. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja profitabilitas perusahaan, khususnya EPS, merupakan faktor utama yang dipertimbangkan investor dalam menentukan nilai saham pada sektor consumer goods.

Pengaruh Return On Assets, Cash Ratio, Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sub Sektor Hotel, Restoran Dan Pariwisata Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 – 2021

Yunita Miranda, Romi Ferdian
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Return On Assets (ROA), Cash Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER) terhadap nilai perusahaan pada sub sektor hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa&#8230; Efek Indonesia periode 2019-2021.  Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor hotel, restoran dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 yang berjumlah 34 perusahaan dengan menggunakan teknik sampling purposive. Sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 31 emiten. Berdasarkan hasil penelitian juga dapat diambil kesimpulan bahwasannya tingkat hubungan antara variable ROA, CR, dan DER terhadap nilai perusahaan memiliki hubungan yang kuat. Analisis koefisien determinasi (R2) menunjukkan nilai R2 atau R Square sebesar 0,416, hal ini mengandung arti bahwa pengaruh variabel ROA, CR, dan DER terhadap nilai perusahaan sebesar 41,6% dan dipengaruhi variabel lain diluar penelitian sebesar 58,4%. Dari uji ANOVA dapat diketahui nilai sinifikansi 0,002 maka dapat disimpulkan bahwa Return on Asset (ROA) Cash Ratio (CR), dan Debt to Equity Ratio (DER) secara bersama-sama  berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan secara parsial hanya variabel CR saja yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05.