Abstract:The purpose of this study is to analyze the characteristics of the character Tara in the novel Katarsis by Anastasia Aemilia. The researcher uses Sigmund Freud's personality dynamics theory to examine Tara's traits that…
appear in Anastasia Aemilia's novel Katarsis. The work is a "thriller psychology" genre. The protagonist's involvement in a serial murder plot and the complex dynamics of the novel's female protagonist are points of contention. This research utilizes literary psychology methodology to conduct descriptive qualitative research. The findings show that the female protagonist in the novel exhibits tendencies of aggression and anxiety. Tara's destructive, hurtful and murderous actions characterize her aggressive tendencies. A negative affective state accompanied by bodily feelings is known as anxiety. On the other hand, Tara also has psychopathic behavior and has manipulative, antisocial and impulsive behavior.
Abstract:Kasus perceraian dikalangan artis indonesia akhir–akhir ini terus menjadi sorotan masyarakat di media sosial. Bahkan dimedia sosial seperti Instagram, tiktok, you tube maupun facebook pun kasus perceraian terus menjadi…
di topik pembicaraan masyarakat indenesia setiap harinya. Dalam menjalin sebuah relasi dengan orang lain sebagai manusia tentu akan banyak terjadi konflik baik kecil atau besar sekalipun.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena perceraian yang dikaitkan dengan teori psikologi analisis Freud. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian kualitatif lebih menekankan analisis terhadap dinamika relasi antarfenomena yang akan diteliti berdasarkan logika ilmiah. Dalam membangun relasi dengan orang lain yakni dalam ikatan pernikahan maka penting antara kedua pasangan untuk saling mengerti antar satu sama lain tanpa mengedepankan ego semata. Setiap individu yang sejatinya memiliki berbagai model kepribadian mencoba untuk menyeimbangkan antara id, ego dan super ego. Karena dengan menyeimbangkan ketiga struktur ini dapat juga berpengaruh positif pada orang lain dalam hal ini adalah pasangan. Sehingga dalah satu pasangan tidak merugikan yang lain dan tidak hanya mementingkan kesenangan dirinya semata.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan gejala serta faktor penyebab timbulnya gangguan Skozofrenia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode…
e yang digunakan menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori Psikoanalisis Sigmund Freud. Tujuan pada penelitian ini bertujuan untuk membahas tokoh utama dalam novel yang berjudul Skizofrenia karya Disadiss0. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, paragraf, kutipan dan dialog yang berhubungan dengan gejala Skizofrenia pada tokoh utamanya. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Skizofrenia karya Disadiss0 yang diterbitkan oleh Median Books tahun 2023. Teknik pengumpulan datanya menggunakan Teknik membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala gangguan Skizofrenia yang dialami tokoh utama, yaitu (1) delusi, (2) halusinasi, (3) avolition, (4) asosialitas, (5) anhedonia, (6) inkoherensi, (7) perilaku aneh. Gejala Skizofrenia tersebut muncul disebabkan oleh faktor somatogenik yaitu faktor keturunan dan faktor sosiogenik, yaitu dimana tokoh utama mengalami tekanan dan depresi akibat kejadian pelecehan seksual yang menimpanya.
Abstract:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana struktur kepribadian tokoh utama Kinara dalam novel berjudul Primrose karya PenieJingga01. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu ingin mengetahui struktur kepribadian…
badian tokoh Kinara menggunakan teori psikoanalisis dari Sigmund Freud. Metode yang dipakai dalam penelitian dengan pendekatan psikologi sastra kualitatif deskriptif. pendekatan psikologi sastra menggunakan kajian teori psikoanalisis Sigmund Freud. Struktur kepribadian milik Freud ada tiga yaitu id, ego dan superego. Penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh kinara mampu mengendalikan id menggunakan ego dan superego meskipun Kinara masih menunjukkan ego yang lemah namun superego Kinara yang bisa mengendalikannya dengan baik. Sehingga Tokoh Kinara mampu mengendalikan dirinya meskipun banyak sekali cobaan dan peristiwa yang menyakitkan hatinya disebabkan terutama oleh keluarganya sendiri.