Search Articles & Publications

Showing 4 articles found for "Krui"

STRATEGIES AND MODELS OF HIMPAUDI MENTORING IN KRUI, WEST PESISIR, FOR DEVELOPING EARLY CHILDHOOD TEACHER PROFESSIONALISM

Suliani, Suliani, Pamungkas, Joko
Abstract: This study describes the strategies and mentoring model implemented by HIMPAUDI in Krui, West Pesisir Regency, to improve the professionalism of early childhood education teachers. This research employed a descriptive qualitative… alitative approach, with primary data collected through a structured interview with a HIMPAUDI board member in West Pesisir Regency. The findings show that HIMPAUDI mentoring is carried out through tiered training, curriculum and learning workshops, teacher working groups, seminars, mentoring, supervision, sharing of good practices, and socialization of professional ethics. The mentoring model is participatory, collaborative, continuous, needs-based, reflective, and ethical-professional. These activities strengthen teachers pedagogical, professional, social, and personal competencies, particularly in understanding child development, designing creative learning, developing learning media, adapting the curriculum, and maintaining professional responsibility. However, implementation is constrained by limited time, training costs, unequal access to information, varied teacher motivation, digital competence, and coastal geographical conditions. The study recommends strengthening local professional development through professional learning communities, mentoring cycles, digital support, and institutional collaboration among HIMPAUDI, local government, higher education institutions, and early childhood education providers.

PEMANFAATAN GOOGLE FORMULIR DAN GOOGLE SPREADSHEET PADA OPTIMALISASI PENGELOLAAN PENDAFTARAN PESERTA PELATIHAN DI PERUSAHAAN PELATIHAN YANG BERADA DI DEPOK

Cikayanti, Yoyoh, Watanikar, Nasahi Hizbatu, Sudrajat, Ari, Supratikta, Hadi
Abstract: Perkembangan sistem informasi di Indonesia membutuhkan efisiensi. Teknologi seperti Google Form dan Spreadsheet penting untuk pengelolaan database yang berkualitas. Dalam era industri 4.0, korporasi harus meningkatkan kualitas… alitas dan pelayanan. Google Form dan Spreadsheet memudahkan pendaftaran peserta pelatihan. Pengoptimalan teknologi ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan keunggulan kompetitif perusahaan pelatihan di Depok dalam era digital.Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan analisis berbasis kata-kata dan perilaku. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan studi pustaka dari berbagai sumber seperti makalah, tesis, dan jurnal. Pendekatan ini tidak menggunakan angka statistik, melainkan fokus pada interpretasi kualitatif untuk memahami fenomena yang diteliti.Internet bukan hanya sumber informasi tetapi juga sarana komunikasi penting dalam bisnis. Teknologi saat ini memungkinkan aktivitas beragam di internet. Keahlian seperti analisis data dan komunikasi digital menjadi kunci. Perusahaan pelatihan di Depok masih menggunakan cara konvensional dalam pendaftaran, namun pemanfaatan Google Form dan Spreadsheet bisa meningkatkan efisiensi. Proses pendaftaran menggunakan Google Formulir dan Spreadsheet memungkinkan pengelolaan data yang lebih baik. Manfaatnya termasuk membuat kuesioner, mengelola inventaris, dan visualisasi data. Ini mempermudah rekruitmen peserta dan meningkatkan efektivitas. Google Formulir adalah aplikasi template untuk pendaftaran peserta pelatihan yang efektif dan efisien. Terintegrasi dengan Google Drive, mudah digunakan dengan hanya memerlukan akun Google. Memungkinkan pendaftaran digital yang fleksibel dan cepat, mengurangi penumpukan berkas. Membuat pekerjaan perusahaan pelatihan lebih efektif dengan memudahkan penginputan dan pencarian data peserta.  

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Msiswa Kelas VII SMP Negeri 15 Krui

Gusti Ayu Putu Satyaningsih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa   Kelas   VII   SMPN   15   Krui   Semester  I   melalui  penerapan   Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian… 2024/2025. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 15 Krui tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD  ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7  siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan  sekolah  standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap  siswa 77.24 %,  ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas VII  adalah  75 dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran   Kooperatif   Type   STAD   dapat   Meningkatkan   Hasil   Belajar Pendidikan  Agama  Hindu  Siswa  Kelas  VII  SMPN  15  Krui tahun  Pelajaran 2024/2025. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.

Penerapan Metode Pembelajaran Peer Lessons Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas I Sd Negeri 64 Krui

Sriyanti
Abstract: Dalam kondisi   lingkungan pendidikan keluarga memiliki peran penting di dalam keberhasilan pendidikan. Dalam keluarga tentu akan ada orang tua, saudara, bahkan teman sebaya atau saudara sebaya yang memiliki perbedaan beberapa… beberapa tingkat kelas tentunya memiliki pengetahuan lebih. Dalam arti luas sumber belajar tidak harus selalu dari guru melainkan juga sumber belajar dari orang lain, seperti sumber belajar dari teman sekelas atau temannya di rumah yang memiliki kemampuan lebih untuk mengajarkan kepada temannya. Sumber belajar teman sebaya ini disebut Peer Lessons. Penerapan model pembelajaran Peer Lessons dalam Pembelajaran Pendidikan  Agama Hindu dapat meningkatkan prestasi/hasil belajar siswa di Kelas I SD Negeri 64 Krui. Prestasi/hasil belajar siswa  meningkat dari tingkat penguasaan materi dengan Rata-rata sebesar 74,5 atau Daya Serap 74,5% dan Ketuntasan Klasikal sebesar 77,2% dengan kategori Cukup Baik pada tahap observasi pada Siklus I, menjadi meningkat dengan Rata-rata sebesar 85,5 atau Daya Serap 85,5% dan dengan Ketuntasan Klasikal sebesar 100% dalam kategori Amat Baik pada tahap Siklus II.