Search Articles & Publications

Showing 4 articles found for "Labour"

Impact Analysis of Gig Economy on Traditional Labour Structure

Judijanto, Loso, Caroline, Caroline, Andhiyan Mergining Mei, Nanang
Abstract: The growth of the gig economy in Indonesia has triggered significant transformations in the traditional labour structure. This study aims to analyse the impact of the gig economy on workers' employment patterns, income,… and social protection using a literature review method. The results of the analysis show that the gig economy offers flexibility and new employment opportunities but also increases income uncertainty and widens the social protection gap between gig and traditional workers. In addition, there is a skills disruption that requires increased digital literacy and worker adaptability. This research recommends the need for labour regulation reform, strengthening portable social security systems, and expanding access to digital training so that the gig economy can provide inclusive and sustainable benefits for the entire Indonesian workforce.

INCREMENTAL LABOUR OUTPUT RATIO (ILOR) AND OUTPUT GROWTH IN INDONESIA IN THE SHORT TERM

Desfitrina, Zulfadhli
Abstract: This study specifically projects output and predicts economic growth, investment needs, and additional labor requirements sectorally, using labor and output data (GDP by business field at constant prices) for the period… 2001-2019. The analysis method used is labor projection based on the output approach, namely the Incremental Labor Output Ratio (ILOR). The results of the study show that (1) the increase in output in the agricultural sector does not have an impact on the expansion of labor absorption in the sector, but the conditions contrast with the increase in output in the public services, mining and trade sectors which will have an impact on the expansion of labor (2) Additional labor in the agricultural sector does not provide optimal results or additional labor in the agricultural sector and has an impact on decreasing output in the future (3) Additional labor in the mining sector will result in high output in the future.

Analisis Potensi Bahaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Nelayan Tradisional Di Indonesia

Ade Irma Seftyani Lubis, Salshabila Azzahra Sirait, Aldi Syahputra Nasution, Abdurrozzaq Hasibuan
Abstract:   Indonesia ialah negara kepulauan, dengan luas zona lautan lebih besar dari zona daratan. Salah satu mata pencaharian sektor bidang kelautan ialah nelayan. Dalam melaksanakan sebuah pekerjaan, nelayan pun tak luput dari… ari bahaya atau resiko kecelakaan di lokasi bekerja. Dimana menurut Laporan Census of Fatal Occupational Injuries (CFOI) yang dilaksanakan oleh Bureau of Labour Statistics (BLS) mengatakan risiko kecelakaan kerja terhadap nelayan 20-30 kali lebih tinggi ketimbang pekerjaan lain. Faktor pokoknya ialah lingkungan kerja, semisal banyak kapal penangkap ikan tanpa alat pelindung diri (APD), serta tingkat pendidikan yang rendah meningkatkan risiko disebabkan wawasan yang buruk. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode literature review. Dimana sumber pustaka berasal artikel publikasi ilmiah terdahulu. Dari paparan diperoleh hasil ketika nelayan melaut bisa muncul beragam bahaya keselamatan serta kesehatan bekerja baik ketika di darat atau ketika di lautan. Bahaya yang dimunculkan pun beragam, dari bahaya potensial kimia, biologi, fisik, ergonomi, psikososial.  

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan  Kerja Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025

Ananda, Selly, Bermansyah, Handiny, Febry, Lucellia, Nina
Abstract: Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) lebih dari 2,78 juta orang meninggal pertahun akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan… bungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja bagian produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dan sampel sebanyak 43 orang, diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 responden (30,2%) pernah mengalami kecelakaan kerja, 17 responden (39,5%) memiliki pengetahuan rendah, 22 responden (51,2%) memiliki sikap negatif, dan 12 responden (27,9%) tidak lengkap dalam menggunakan APD. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,022) dan penggunaan APD (p=0,033) dengan kejadian kecelakaan kerja. Namun, tidak terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,444). Diharapkan dapat meningkatkan upaya edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja. Dapat disimpulkan upaya K3 itu sangat penting sehingga harus meningkatkan edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja.