Search Articles & Publications

Showing 143 articles found for "Memilih"

Asuhan Kebidanan Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny. N Di Tempat Praktik Jumiati, SST Kota Batam

Reysa Lamis, Catur Yulinawati
Abstract: Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Salah satu upaya untuk menurunkannya adalah melalui… ui pelayanan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care), yaitu asuhan yang diberikan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir (BBL), hingga pemilihan metode kontrasepsi keluarga berencana (KB). Laporan ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N usia 29 tahun G3P2A0H2 di TPMB Jumiati Kota Batam. Metode asuhan kebidanan pada laporan tugas akhir ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan pendokumentasian SOAP. Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. N mulai tanggal 26 Januari 2026 sampai dengan pelaksanaan keluarga berencana. Asuhan kehamilan dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan antenatal pada trimester III. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 25 Februari 2026 dan berlangsung normal dengan laserasi perineum derajat I. Bayi lahir spontan, menangis kuat, bergerak aktif, dan segera mendapatkan perawatan bayi baru lahir. Asuhan masa nifas dilakukan empat kali kunjungan dan asuhan neonatus sebanyak tiga kali kunjungan berlangsung normal tanpa komplikasi. Pada pelayanan keluarga berencana dilakukan tiga kali kunjungan, dan ibu memilih kontrasepsi pil laktasi setelah konseling. Hasil asuhan kebidanan Continuity of Care, seluruh rangkaian asuhan dari kehamilan hingga keluarga berencana berlangsung dengan baik tanpa komplikasi. Diharapkan asuhan berkesinambungan dapat terus diterapkan dan meningkat untuk mendeteksi dan menangani kegawatdaruratan secara dini.

Perbandingan Kematangan Karier Siswa Berdasarkan Keikutsertaan Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Di Madrasah Aliyah Negeri Kota Serang

Hafidz Maulana Syamputra, Arga Satrio Prabowo, Alfiandy Warih Handoyo
Abstract: Kematangan karier merupakan salah satu aspek penting yang perlu dimiliki peserta didik sebagai bekal dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan maupun pekerjaan di masa depan. Salah satu faktor yang diduga berhubungan… dengan kematangan karier adalah keikutsertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kematangan karier antara siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Aliyah Negeri Kota Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel penelitian berjumlah 404 siswa yang berasal dari MAN 1 Kota Serang dan MAN 2 Kota Serang, yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kematangan karier yang disusun berdasarkan enam aspek kematangan karier yaitu orientasi karier, informasi dan perencanaan karier, konsistensi pilihan karier, pemantapan karakteristik diri, kemandirian dalam memilih karier, serta kebijaksanaan dalam memilih karier. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan karier siswa secara umum berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 194,16. Namun demikian, hasil pengujian hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (Sig. = 0,347 > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler bukan merupakan faktor yang membedakan tingkat kematangan karier siswa. Kematangan karier diduga lebih dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti pemahaman diri, dukungan keluarga, pengalaman belajar, layanan bimbingan karier, dan akses terhadap informasi karier. Career maturity is an important aspect that students need to develop in preparing for future educational and occupational choices. One factor that is assumed to be related to career maturity is participation in extracurricular activities. This study aimed to examine the differences in career maturity between students who participated in extracurricular activities and those who did not in State Islamic Senior High Schools (Madrasah Aliyah Negeri) in Serang City. This study employed a quantitative approach using a comparative research design. The sample consisted of 404 students from MAN 1 Serang City and MAN 2 Serang City selected through stratified random sampling. Data were collected using a career maturity questionnaire six dimensions of career maturity: career orientation, career information and planning, consistency of career preferences, crystallization of self-characteristics, career independence, and wisdom in career choice. Data were analyzed using normality testing, homogeneity testing, and comparative analysis. The results indicated that students' career maturity was generally at a good level, with a mean score of 194.16. However, the hypothesis testing revealed no significant difference in career maturity between students who participated in extracurricular activities and those who did not (Sig. = 0.347 > 0.05). These findings suggest that participation in extracurricular activities is not a distinguishing factor in students' career maturity. Career maturity is likely influenced by other factors, including self-understanding, family support, learning experiences, career guidance services, and access to career information.

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN MINAT SISWA PADA MADRASAH TSANAWIYAH AL-MAWASIR PADANG KALUA LAMASI KABUPATEN LUWU

Baharuddin, Nurlianti Andi, Mustafa, Mustafa, Firmansyah, Firmansyah, Nursaeni, Nursaeni, Baderiah, Baderiah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang menyebabkan penurunan minat siswa pada Madrasah Tsanawiyah Al-Mawasir Padang Kalua Lamasi Kabupaten Luwu. Penurunan jumlah peserta didik… ik selama lima tahun terakhir, dari 105 siswa pada Tahun Pelajaran 2021/2022 menjadi 56 siswa pada Tahun Pelajaran 2025/2026, menjadi indikator awal adanya permasalahan yang perlu ditelusuri secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu kepala madrasah, dua orang guru, dan empat informan masyarakat atau orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di sekolah lain. Data sekunder berasal dari dokumen jumlah peserta didik, data sarana dan prasarana, serta profil madrasah. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang berkaitan dengan penurunan minat siswa adalah keterbatasan variasi program akademik tambahan dan ekstrakurikuler, sarana pendukung olahraga dan kegiatan siswa yang belum memadai, serta keterbatasan media pembelajaran berbasis teknologi. Faktor eksternal meliputi persaingan dengan sekolah lain yang memiliki program dan fasilitas lebih beragam, pengaruh lingkungan pertemanan dari sekolah dasar, peran informasi dari mulut ke mulut, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut memengaruhi pertimbangan biaya dan aksesibilitas.

PELATIHAN DAN PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK DALAM MENDAUR ULANG KARDUS BEKAS MENJADI KERAJINAN TANGAN

Sri Mahrani Harahap, Chantika Indah Harahap, Dara Puspita Siregar, Marito Ade Lina Nasution
Abstract: Daur ulang adalah pengolahan sampah atau limbah menjadi produk baru layak pakai yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan.Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan ini memilih obyek limbah rumah tangga dari… kardus bekas.Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung di lingkungan perumahan pada saat persiapan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sistem pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan langsung kepada peserta menggunakan bahan limbah yang sudah di siapkan sebagai media pelatihan dan memberikan pemahaman dan pengarahan berbagai aspek pendukung dalam proses daur ulang, seperti; komposisi bentuk, ukuran, fungsi, proporsi,tekniknya. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh hasil bahwa limbah kardus bekas ini dapat menjadi produk baru yang memiliki nilai estetis, fungsional dan memiliki nilai jual.Tujuan di adakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak yang dilakukan melalui sosialisai dan pengajaran cara pemanfaatan bahan sisa kardus bekas

ANALISIS OPTIMASI BIAYA DISTRIBUSI MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER (NWC) DAN MODIFIED DISTRIBUTION (MODI) (STUDI KASUS: HOOMKIDS APPAREL)

Aeni Salsabila, Chika Della Wirmania, Somadi
Abstract: Distribusi merupakan salah satu elemen krusial dalam operasional perusahaan yang mempengaruhi efisiensi biaya. Pada operasional perusahaan Hoomkids Apparel mengalami permasalahan dalam memilih pola distribusi produk yang… dapat memenuhi permintaan dari berbagai daerah dengan biaya transportasi yang rendah. Ketidaktepatan dalam pengalokasian distribusi dapat mengakibatkan tingginya biaya operasional dan menurunkan efisiensi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan biaya distribusi yang paling efisien. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, yang berkaitan dengan kapasitas gudang, permintaan tujuan, dan biaya distribusi. Adapun metode analisis yang digunakan yaitu metode North West Corner dan Modified Distribution. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa metode North West Corner menghasilkan total biaya distribusi sebesar Rp. 12. 090.000. Setelah optimalisasi dilakukan dengan metode Modified Distribution, biaya distribusi dapat diturunkan menjadi Rp. 11. 705.000, sehingga menghasilkan penghematan sebesar Rp. 385. 000.  

PROBLEMATIKA DIGLOSIA BAHASA ARAB FUSHA DAN AMIYAH BAGI PELAJAR INDONESIA

Rabia'tul Adawiya1, Yarno Eko Saputro
Abstract: Bahasa Arab memiliki fenomena unik bernama diglosia, yakni penggunaan dua varietas bahasa secara berdampingan dengan fungsi sosial yang berbeda: fusha (Arab Standar Modern) untuk ranah formal, dan amiyah (dialek kolokial)… ) untuk percakapan sehari-hari. Bagi pelajar Indonesia, kondisi ini menciptakan tantangan berlapis yang kerap diabaikan dalam sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan memetakan problematika diglosia dari perspektif linguistik, pedagogis, psikologis, dan sosiolinguistik, serta merumuskan rekomendasi berbasis bukti. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA, dengan menganalisis 25 sumber terpilih dari 187 sumber awal yang diterbitkan antara 2017–2024. Hasil penelitian mengidentifikasi lima klaster masalah utama: (1) kesenjangan sistem linguistik fusha-amiyah pada tataran fonologi, morfologi, dan sintaksis; (2) kurikulum dan bahan ajar yang hampir sepenuhnya berorientasi fusha; (3) hambatan psikologis berupa kecemasan komunikasi dan disorientasi identitas; (4) keterbatasan sumber belajar berbasis kebutuhan peserta didik; serta (5) kompleksitas sosiolinguistik dalam memilih dialek regional yang tepat. Penelitian ini merekomendasikan kurikulum terpadu berbasis needs analysis, pengembangan bahan ajar yang mengakui realitas diglosia, peningkatan kompetensi diglosik pendidik, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana paparan amiyah yang autentik.

PENGARUH INFLUENCER DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA PRODUK FASHION LOKAL DI KOTA SUKABUMI

Majid, Abdul, Farhan Maulana, Ahmad, Zainuddin Hamidi, Dendi
Abstract: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak influencer dan citra merek pada pilihan pembelian konsumen terhadap produk fashion asli di Sukabumi. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, studi… ini melibatkan 97 responden yang dipilih melalui sampling purposive, yakni mereka yang aktif di media sosial dan familiar dengan produk fashion lokal. Data dikumpulkan lewat kuesioner skala Likert yang sudah divalidasi dan diuji reliabilitasnya, lalu diolah menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Temuan menunjukkan bahwa influencer memiliki efek positif dan bermakna pada keputusan beli, di mana konten, kepercayaan, dan cara berkomunikasi mereka dapat memicu ketertarikan serta kepercayaan konsumen untuk memilih produk fashion lokal. Citra merek juga terbukti memberikan dampak positif dan signifikan, sehingga reputasi merek yang solid dan stabil bisa meningkatkan pandangan tentang kualitas serta membangun kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Secara bersama-sama, kedua faktor ini secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian dengan kontribusi 66,4%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar penelitian. Hasil ini menyoroti perlunya taktik pemasaran yang melibatkan influencer, didukung oleh citra merek yang baik, agar pengusaha fashion lokal bisa meningkatkan persaingan dan memperkuat minat beli konsumen di zaman pemasaran digital.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN PLATFORM E-COMMERCE DAN PLATFORM MEDIA SOSIAL PELAKU UMKM (SURVEI PADA PELAKU UMKM SEKTOR KULINER DI KELURAHAN SUKA ASIH KOTA BANDUNG)

Kristirahmawati, Hendar Rubedo
Abstract: Penelitian ini mengkaji prioritas faktor-faktor penentu keputusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kelurahan Suka Asih Kota Bandung dalam pemanfaatan platform digital e-commerce dan media… sosial. Di tengah pesatnya digitalisasi, adaptasi teknologi digital khususnya dalam pemasaran, yang bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, efisiensi biaya promosi, dan penargetan audiens yang spesifik sesuai preferensi konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Analytic Hierarchy Process (AHP). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 6 responden UMKM yang dipilih secara purposive sampling dari populasi 1.603 pelaku usaha. Instrumen diukur menggunakan skala Ordinal AHP 1-9, dan data diuji validitas menggunakan Uji Validitas Konten Rasio (Lawshe) serta konsistensi Rasio dan metode AHP (Thomas L. Saaty) menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jangkauan pasar merupakan kriteria paling dominan bagi pelaku UMKM kuliner di wilayah Kelurahan Suka Asih, dengan sub-kriteria jumlah pelanggan luar wilayah lokal sebagai prioritas utama. Faktor penting lainnya meliputi keamanan transaksi, kepercayaan transaksi, dan analisis pemasaran. Adapun platform digital yang paling sering dipilih pelaku usaha adalah GoFood untuk e-commerce dan WhatsApp untuk media sosial. Adanya penelitian ini memberikan pemahaman yang jelas tentang kriteria utama yang harus dipertimbangkan saat memilih platform digital, Hasil analisis AHP membantu UMKM menentukan platform mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bukan hanya berdasarkan popularitas, Para pelaku usaha juga bisa fokus pada satu atau dua platform yang memiliki potensi terbesar untuk menjangkau target pasar, Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang perilaku dan preferensi konsumen, yang memungkinkan para pelaku UMKM untuk menyesuaikan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan visibilitas produk, berinteraksi langsung dengan pelanggan, dan pada akhirnya, meningkatkan penjualan dan daya saing di pasar.

PERAN ILMU BALAGHAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI BAHASA ARAB

Husein, Ahmad, Sidik, Anwar
Abstract: Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang, khususnya keagamaan, pendidikan, dan komunikasi global. Salah satu ilmu yang menunjang kemampuan komunikasi bahasa… Arab adalah ilmu balaghah, yakni ilmu yang mengkaji keindahan, ketepatan, dan efektivitas penggunaan bahasa dalam menyampaikan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu balaghah dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Dengan menggunakan metode library research melalui analisis konten dan pendekatan deskriptif, penelitian ini menganalisis jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa balaghah yang mencakup tiga cabang utama yaitu ma’ani, bayan, dan badi’ memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Arab peserta didik, baik secara reseptif maupun produktif. Balaghah tidak hanya berfungsi sebagai kajian teoritis estetika bahasa, tetapi juga sebagai instrumen praktis dalam membangun keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan kontekstual. Integrasi balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami makna secara mendalam, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang sesuai dengan konteks komunikasi.

TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI INNDONESIA UNTUK MEMPERTAHANKAN KERUKUNAN

Rafi, Yalin Ahmad Fajar, Muhammad Suud
Abstract: Pasal 28E ayat (1)Undang-Undang Dasar Tahun 1945(“UUD 1945”) menjelaskan bahwa “setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan,… negaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali,” namun faktanya ada beberapa sekelompok orang yang tidak memiliki toleransi untuk bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana toleransi antar umat beragama di Indonesia untuk mempertahankan kerukunan.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan menggunakan pengumpulan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian masih terdapat institusi yang melarang karyawannya un tuk menggunakan jilbab saat bekerja, tidak diberikan waktu untuk menjalankan sholat.