Search Articles & Publications

Showing 8 articles found for "Neck"

ILLUSTRATION OF THE PROVISION OF WATER TEPID SPONGE (WTS) ON REDUCING BODY TEMPERATURE IN TODDLERS WITH HYPERTHERMI PROBLEMS IN PANICAN VILLAGE

Adelia, Yora, Sudiarto, Sudiarto, Puspasari , Fida Dyah
Abstract: Background: Maintaining children's health is a special concern for parents. Changes in children's health conditions are influenced by changes in weather, one of the symptoms that often occurs in children is fever or hyperthermia.… rthermia. One of the non-pharmacological treatments is by administering Water Tepid Sponge (WTS). Water Tepid Sponge is a combination of warm compress techniques, superficial vascular block compress techniques and wiping techniques. The compression technique is carried out at several points where there are large blood vessels (neck folds, right and left axillary folds, right and left thigh folds) so that vasodilation occurs and then accelerates evaporation and conduction to lower body temperature in children. Objective: To determine the effectiveness of administering Water Tepid Sponge (WTS) to reduce body temperature in toddlers with hyperthermia problems in Panican Village. Method: This study used a descriptive case study with respondents of toddlers with hyperthermia problems. The focus of this case study is the provision of Water Tepid Sponge (WTS) with hyperthermia problems as a nonpharmacological action. This study was conducted in Panican Village for 3 days starting on 23-25 June 2025. Results: After being given Water Tepid Sponge (WTS) for 3 days with 1 meeting within 15-30 minutes using water temperature of 37oC40oC, the child's body temperature decreased, the initial result was 38.7oC and after being given Water Tepid Sponge (WTS) for 3 days, the result was 37.3oC. Conclusion: Providing Water Tepid Sponge (WTS) can reduce body temperature in toddlers with hyperthermia problems in Panican Village.  

FOOD SECURITY CHALLENGES AND POLICY RESPONSES IN SOUTH SULAWESI : TOWARD SUSTAINABLE SELF-SUFFICIENCY

Zulkifli, Zulkifli, Dahliana, Besse, Suhartina, Suhartina
Abstract: This study analyzes the challenges of food security and the policy responses of the government in achieving food self-sufficiency in South Sulawesi in 2025. The research aims to identify production-consumption gaps, distribution… ribution bottlenecks, and the impacts of climate variability and agricultural policies on food availability, accessibility, and affordability. A mixed-methods approach was employed, combining qualitative and quantitative techniques through household surveys, in-depth interviews with farmers and policymakers, field observations, and secondary data from the Central Statistics Agency and the South Sulawesi Agricultural Department. The results reveal persistent production deficits for rice and soybeans, while corn has reached a surplus, illustrating structural imbalances among staple commodities. Approximately 62% of respondents reported difficulties in transportation and storage due to inadequate infrastructure, contributing to post-harvest losses and unstable food prices. Government programs such as irrigation development, input subsidies, and farmer training have provided partial benefits, yet 57% of farmers indicated irregular access to such support. Moreover, climate shocks such as El Niño continue to depress yields and increase vulnerability among smallholder farmers. Conversely, social capital, manifested in farmer groups and cooperative networks, has played a significant role in sustaining household food availability and resilience. The findings suggest that food security in South Sulawesi cannot be addressed solely through production increases. A multifaceted strategy is required, emphasizing rural infrastructure development, climate-smart agricultural innovation, institutional and irrigation reform, and community-based mechanisms that strengthen social capital. This integrative approach provides empirical evidence for policy design and contributes to the broader discourse on sustainable food self-sufficiency in Indonesia.    

Pengaruh Desain Arsitektur Komputer Terhadap Efisiensi Operasional dan Kinerja Sistem Terintegrasi

Ernita Hayati, Putri Wulandari, Irianto, Irianto
Abstract: Desain arsitektur komputer memainkan peran krusial dalam menentukan efisiensi operasional dan kinerja sistem terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana berbagai elemen arsitektur komputer, seperti… i prosesor, memori, dan bus komunikasi, mempengaruhi kinerja keseluruhan sistem. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan simulasi, penelitian ini mengukur dampak dari variasi desain arsitektur pada kecepatan pemrosesan, konsumsi daya, dan stabilitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain arsitektur yang dioptimalkan dapat meningkatkan efisiensi operasional hingga 30% dan mempercepat kinerja sistem hingga 25%. Faktor-faktor seperti pengaturan cache memori dan pengelolaan bus komunikasi ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap responsivitas sistem. Studi ini juga menemukan bahwa integrasi komponen dengan kompatibilitas tinggi dapat mengurangi bottleneck dan meningkatkan efisiensi sumber daya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembang perangkat keras dan perancang sistem untuk memilih dan mengimplementasikan desain arsitektur komputer yang optimal, guna mencapai kinerja sistem yang lebih baik dan efisiensi operasional yang lebih tinggi dalam berbagai aplikasi komputasi.

APPLICATION OF SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING METHOD IN SELECTING ACCESSORY SUPPLIERS AT AL-FAZZA COSMETIC STORE

Rani, Maha, Christy, Tika, Ardiansyah, Ricki, Sovia, Rini
Abstract: AbstractAl-Fazza Cosmetic Store is a store engaged in the sale of cosmetics. In an effort to develop and increase sales value, Al-Fazza Store began selling various accessories such as bracelets, necklaces, hair clips and… headscarves. To get quality goods and maximum profit, supplier selection is important. However, supplier selection is a problem because each supplier has its own advantages and disadvantages and uniqueness. To help select suppliers at the Al-Fazza Cosmetic Store, the decision support system can provide decision recommendations quickly and accurately based on the criteria given by the decision maker. The method that will be used in processing data and determining decisions in this decision support system is simple additive weighting (saw). The decision results provided by this method can be used as recommendations by decision makers in determining the best supplier.   Keywords: simple additive weighting; information systems; decision support systems; suppliers   Abstrak: Toko Kosmetik Al-Fazza merupakan toko yang bergerak di bidang penjualan kosmetik. Dalam upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan nilai penjualan, Toko Al-Fazza mulai menjual berbagai aksesoris seperti gelang, kalung, jepit rambut, dan jilbab. Untuk mendapatkan barang yang berkualitas dan keuntungan yang maksimal, pemilihan supplier merupakan hal yang penting. Akan tetapi, pemilihan supplier menjadi suatu permasalahan karena setiap supplier memiliki kelebihan dan kekurangan serta keunikannya masing-masing untuk membantu pemilihan supplier pada Toko Kosmetik Al-Fazza. Sistem pendukung keputusan tersebut dapat memberikan rekomendasi keputusan secara cepat dan tepat berdasarkan kriteria yang diberikan oleh pengambil keputusan. Metode yang akan digunakan dalam pengolahan data dan penentuan keputusan pada sistem pendukung keputusan ini adalah simple additive weighting (saw). Hasil keputusan yang diberikan oleh metode ini dapat digunakan sebagai rekomendasi oleh pembuat keputusan dalam menentukan supplier terbaik.   Kata kunci: simple additive weighting; sistem informasi; sistem penunjang keputusan;pemasok

IMPLEMENTATION OF DRUG SUPPLY CHAIN MANAGEMENT IN THE PRACTICE OF THT-KL SPECIALISTS

Putra, Ragil Andika, Syafwan, Havid, Nasution, Akmal
Abstract: Abstract: THT-KL Specialist Practice Dr. Julius Dariar is a practice that provides medical services and sells medicines for ear, nose, throat and head and neck surgery. The problem experienced is that drug preparation is… still done manually, so it requires time, effort and a high level of accuracy and precision. This study aims to design an information system that can process incoming and outgoing drug supply data at the THT Specialist Practice-KL Dr. Julius Dariar by implementing Supply Chain Management. The result of his research is the design of a website-based Supply Chain Management application that can be used by users in managing drug stocks in the practice of THT-KL specialist Dr. Julius Dariar.             Keywords: Practice; SCM; Specialist; THT-KL     Abstrak: Praktek Spesialis THT-KL Dr. Julius Dariar merupakan salah satu praktek yang melayani jasa pengobatan dan penjualan obat mengenai telinga, hidung, tenggorokan, dan bedah kepala leher. Adapun masalah yang dialami ialah penyiapan obat masih dilakukan dengan manual, sehingga memerlukan waktu, tenaga serta tingkat ketelitian dan kecermatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi yang dapat mengolah data persediaan obat masuk dan keluar di Praktek Spesialis THT-KL Dr. Julius Dariar dengan menerapkan Supply Chain Management. Hasil penelitiannya adalah rancangan aplikasi Supply Chain Management berbasis website yang dapat digunakan oleh user dalam pengelolaan stok obat-obatan pada praktik spesialis THT-KL dr.Julius Dariar.   Kata kunci: Praktik; SCM; Spesialis; THT-KL  

PARADOKS DIGITALISASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK: ANALISIS KORELASIONAL BOTTLENECK PELAYANAN, KEPUASAN PASIEN DAN AKURASI DATA DI PUSKESMAS KOTA BATU KABUPATEN BOGOR

Dadang Darmawan, Rita Rahmawati, Saprudin
Abstract: Transformasi digital melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Kota Batu, Kabupaten Bogor, yang semula bertujuan meningkatkan efisiensi pelayanan publik, justru memunculkan paradoks berupa bottleneck&#8230; sistemik dalam alur pelayanan klinis. Penelitian ini bertujuan menguji korelasi antara waktu tunggu sebagai indikator bottleneck dengan kepuasan pasien serta akurasi dan kelengkapan data rekam medis. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif korelasional dengan 379 responden (purposive/proportionate random sampling), data dikumpulkan melalui kuesioner Likert, observasi langsung, dan audit data RME periode Juli– Oktober 2025. Hasil menunjukkan korelasi negatif signifikan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien (Beta = −0,32; p < 0,01; R² = 0,21) dan antara waktu tunggu dengan akurasi data (r = −0,45; p < 0,05). Rata-rata durasi input RME mencapai 9,5 menit per pasien tanpa skrining awal, dengan puncak waktu tunggu 72 menit pada periode 08:31–09:30 WIB. Kondisi tekanan tinggi mendorong petugas melakukan plotting data yang mengancam integritas rekam medis. Penelitian menegaskan bahwa digitalisasi tanpa process re-engineering dan penyesuaian kapasitas SDM menjadikan teknologi sebagai beban administratif. Rekomendasi mencakup penyederhanaan antarmuka RME, demand management pada jam puncak, dan pengembangan sistem self-service skrining terintegrasi.

Pengaruh Instrument-Assisted Soft Tissue Mobilization dan Manual Therapy terhadap Penurunan Nyeri Myofascial Pain Syndrome pada Usia Dewasa

Anugrah Perdana, Noraeni Arsyad, Dini Nur Alpiah
Abstract: Myofascial Pain Syndrome (MPS) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan adanya myofascial trigger point yang menimbulkan nyeri lokal maupun nyeri alih, kekakuan otot, serta keterbatasan fungsi gerak.&#8230; erak. Kondisi ini banyak terjadi pada populasi usia dewasa dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan produktivitas kerja. Berbagai intervensi fisioterapi telah digunakan untuk menangani MPS, di antaranya Instrument-Assisted Soft Tissue Mobilization (IASTM) dan manual therapy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh IASTM dan manual therapy terhadap penurunan nyeri pada kasus Myofascial Pain Syndrome pada usia dewasa. Penelitian menggunakan metode narrative review dengan menganalisis 20 artikel ilmiah yang diperoleh dari basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed pada rentang tahun 2017–2024. Artikel yang dipilih merupakan penelitian dengan desain randomized controlled trial dan quasi-experimental yang mengevaluasi parameter nyeri menggunakan instrumen seperti Visual Analog Scale (VAS), Numeric Pain Rating Scale (NPRS), Pressure Pain Threshold (PPT), dan Neck Disability Index (NDI). Hasil kajian menunjukkan bahwa baik IASTM maupun manual therapy mampu menurunkan intensitas nyeri secara signifikan serta meningkatkan fungsi muskuloskeletal pada pasien MPS. IASTM juga menunjukkan peningkatan ambang nyeri tekan dan peningkatan range of motion pada beberapa penelitian. Secara keseluruhan, kedua intervensi tersebut dapat direkomendasikan sebagai pendekatan fisioterapi berbasis evidence-based practice dalam penanganan Myofascial Pain Syndrome pada usia dewasa.

Hubungan Durasi Posisi Bermain Game Online Dengan Kejadian Neck Pain

Asih Asih, Dewi Nur Puspita Sari, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Pendahuluan: Neck pain adalah nyeri yang dirasakan pada bagian belakang dari susunan tulang belakang yang paling atas atau cervical, neck pain dapat disebabkan oleh banyak faktor salah satunya intensitas penggunaan smartphone&#8230; phone yang terlalu lama dapat mempengaruhi posisi fleksi pada leher Tujuan: Untuk mengetahui hubungan durasi posisi bermain game online dengan kejadian neck pain. Metode: Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah simple random sampling.  Jumlah sampel: sampel berjumlah 162 responden. Hasil penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di SMK Nurul Hikmah menggunakan uji rank spearman correlation bahwa terdapat hubungan durasi posisi bermain game online dengan kejadian neck pain dengan p-value sebesar 0,001< 0,05 Yang berarti ada hubungan antara durasi posisi bermain game online dengan kejadian neck pain dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,267 yang menunjukkan keeratan variabel cukup dengan hubungan kedua variabel positif searah. Kesimpulan: Terdapat hubungan durasi posisi bermain game online dengan kejadian neck pain. Saran: Siwa siswi di SMK Nurul hikmah disarankan untuk menghindari atau membatasi smartphone untuk bermain game online agar terhindar dari kejadian neck pain.