Search Articles & Publications

Showing 827 articles found for "Organ"

The PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI STRATEGI PENGEMBANGAN KEBUN STROBERI BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Yusman, Yusman, Sabriani, Sabriani, Takdir, Nuraisyah Takdir, Tabuni, Telemin, Tabuni, Linus G
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan kebun stroberi berbasis kearifan lokal di Kampung Wilekama, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya,… , Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam identifikasi potensi, penyuluhan, diskusi, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 15 orang yang terdiri atas anggota kelompok tani, tokoh masyarakat, dan pemuda. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest terhadap enam indikator, yaitu potensi ekonomi budidaya stroberi, teknik budidaya, pengelolaan lahan dan pupuk organik, pengendalian hama dan penyakit, pemanfaatan kearifan lokal, serta penanganan pascapanen dan pemasaran hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 49,3% pada pretest menjadi 89,6% pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 40,3%. Selain meningkatkan pengetahuan teknis budidaya, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya integrasi teknologi budidaya dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah, dan pemanfaatan sumber daya lokal dalam pengelolaan kebun. Pendekatan partisipatif yang diterapkan mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat serta mendorong kesiapan dalam mengembangkan usaha budidaya stroberi secara produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.

STUDENTS’ SELF-ASSESSMENT EXPERIENCE USING DUOLINGO SPEAK: A CASE STUDY IN SPEAKING CLASS

Najamuddin, Najamuddin, Rasyid, Muhammad Nur Akbar
Abstract: This study aims to analyze students’ experiences in conducting self-assessment using the Duolingo Speak application in speaking skills learning at a higher education institution in Indonesia. The focus of this research covers… covers five main aspects, namely: students’ self-assessment strategies, increased speaking confidence, improved vocabulary mastery, challenges encountered while using Duolingo Speak, and the enhancement of learner autonomy. This study employs a qualitative approach with a case study method, which aims to gain an in-depth understanding of students’ experiences in utilizing Duolingo Speak as a self-assessment tool in speaking learning. Data were collected through semi-structured interviews and documentation involving five students selected through purposive sampling, namely students who had used Duolingo Speak for at least one semester. The data were analyzed using thematic analysis through data organization, coding, theme identification, and conclusion drawing. The findings show that the use of Duolingo Speak provides positive learning experiences for students. The application helps students apply various self-assessment strategies, increases speaking confidence, enriches vocabulary mastery, and fosters learner autonomy. However, several challenges were also found, such as limitations in speech recognition accuracy and feedback that is not yet sufficiently detailed to support optimal reflective learning. Overall, Duolingo Speak can serve as an effective supporting tool in speaking skills instruction when combined with structured self-assessment guidance from lecturers, thereby enhancing the effectiveness of English as a Foreign Language (EFL) learning.

MANAJEMEN PARKIR LIAR DI BAHU JALAN PASAR OLILIT KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR

Bulurditty, Vio Shintia, Lalamafu, Polikarpus, Temmar, Aresyama Hein, Alaslan, Amtai
Abstract: Pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat sering kali tidak dilengkapi fasilitas parkir yang memadai, sehingga memicu munculnya praktik parkir liar di bahu jalan yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas,… tas, salah satunya di kawasan Pasar Olilit, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen parkir liar di bahu jalan Pasar Olilit dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Saumlaki serta faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap tujuh informan (unsur Dinas Perhubungan, juru parkir, dan masyarakat), serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan empat fungsi manajemen George R. Terry (planning, organizing, actuating, controlling) sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan telah melakukan tahap perencanaan dan pengorganisasian tugas dengan cukup baik, namun tahap pelaksanaan dan pengawasan belum berjalan optimal karena belum tersedianya juru parkir resmi dan lahan parkir yang memadai. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, minimnya sosialisasi kepada masyarakat, lemahnya pengawasan lapangan, dan keterbatasan anggaran daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas pihak, percepatan penyediaan lahan parkir resmi, serta peningkatan intensitas sosialisasi dan pengawasan agar manajemen parkir di Pasar Olilit dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

ANALISIS RISIKO STUNTING PADA BALITA PASCA BENCANA BANJIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEURAH DUA, KABUPATEN PIDIE JAYA

Mulia, Nur, Nurdin, Ambia, Ellianufara, Ellianufara
Abstract: StuntingImerupakanIkondisiIgagalItumbuhIpadaIbalitaIyang ditandaiIdengan tinggiIbadan menurutIumurIkurang dari -2 standarIdeviasiIberdasarkanIstandar World Health Organization (WHO). KondisiIiniIdisebabkanIolehIkekuranganIgiziIkronisIdanIinfeksiIberulang,… nIgiziIkronisIdanIinfeksiIberulang, terutama pada 1.000 hariIpertamaIkehidupan. BencanaIbanjirIberpotensiImeningkatkanIrisikoIstunting melaluiIterbatasnyaIaksesIairIbersih,IsanitasiIyangIburuk, terganggunyaIketahananIpangan rumahItangga, sertaIterbatasnya akses layanan kesehatan. Penelitian iniIbertujuan menganalisis hubunganIdampak bencanaIbanjir denganIpeningkatan risiko stunting pada balita di WilayahIKerja PuskesmasIMeurah Dua KabupatenIPidie Jaya. Penelitian menggunakanImetodeIkuantitatifIdenganIdesain analitikIdan pendekatanIcross-sectional. sempelIpadaIpenelitianIiniIsebanyak 92 balita. VariabelIdependenIadalahIkejadianIstunting, sedangkanIvariabelIindependenImeliputiIketidaktersediaanIair bersih, kondisiIjamban tidak layak, ketahananIpanganIrumahItanggaIyangIburuk, danIaksesIlayanan kesehatan yang buruk. Analisis dataImenggunakanIuji Chi-Square. HasilIpenelitianImenunjukkanIadanya hubungan yangIsignifikanIantaraIketidaktersediaanIair bersih (p = 0.000; OR = 34,417; 95% CI: 9,996–118,496), kondisiIjambanItidak layak (p = 0.000; OR = 81,125; 95% CI: 31,060–1056,217), ketahanan pangan rumah tangga yang buruk (p = 0.000; OR = 69,000; 95% CI: 17,017–279,779), serta akses layanan kesehatan yang buruk (p = 0.004; OR = 4,538; 95% CI: 1,532–13,442) dengan risiko stunting pada balita setelah kejadian banjir. Diharapkan kepada pihak puskesmas agar memperkuat upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan tentang sanitasi, penggunaan air bersih, pemenuhan gizi seimbang, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala.

MANAJEMEN GURU BIMBINGAN KONSELING (BK) DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI MTsN MADANI JAYA KOTA PALOPO

Aisa, Aisa, Nasaruddin, Nasaruddin, Alimuddin, Alimuddin
Abstract: Penelitian ini membahas tentang manajemen guru bimbingan konseling (BK) dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik di MTsN Madani Jaya Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manajemen guru bimbingan… an konseling dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik, (2) tingkat kedisiplinan peserta didik, dan (3) faktor pendukung serta tantangan guru bimbingan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik di MTsN Madani Jaya Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen guru bimbingan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik dilakukan melalui fungsi manajemen yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Guru BK menyusun program layanan bimbingan dan konseling, melakukan kerja sama dengan wali kelas dan orang tua, memberikan layanan konseling individu maupun kelompok, serta melakukan pengawasan terhadap perilaku peserta didik. Kedisiplinan peserta didik di MTsN Madani Jaya Kota Palopo masih belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena masih ada beberapa siswa yang kurang mematuhi tata tertib sekolah seperti keterlambatan, kurang tertib berpakaian, dan penggunaan gadget pada waktu pembelajaran. Faktor pendukung dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama guru dan orang tua, serta adanya tata tertib sekolah. Adapun tantangan yang dihadapi guru BK yaitu pengaruh lingkungan pergaulan, penggunaan gadget yang berlebihan, serta kurangnya kesadaran sebagian peserta didik terhadap pentingnya disiplin.

Strategi Promosi Dalam Mendorong Jumlah Konsumen Di Pasar Seni To'pao Kabupaten Toraja Utara

Nolan Kadang, Isak Pasulu, Dwibin Kannapadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Pasar Seni To'Pao yang dapat dijadikan sebagai daya tarik promosi, menganalisis hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan promosi, serta merumuskan strategi promosi… yang tepat untuk mendorong peningkatan jumlah konsumen di Pasar Seni To'Pao Kabupaten Toraja Utara. Pasar seni berbasis budaya memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam menarik konsumen akibat promosi yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas empat pelaku UMKM dan empat pengunjung Pasar Seni To'Pao yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Seni To'Pao memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui strategi promosi, antara lain keunikan produk kerajinan khas Toraja, lokasi yang strategis di jalur utama Rantepao-Makale, identitas budaya yang kuat, serta keberadaan pelaku UMKM yang menghasilkan produk berkualitas. Namun, kegiatan promosi masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu belum optimalnya pemanfaatan media digital, terbatasnya penyebaran informasi kepada masyarakat, berkurangnya jumlah kios yang aktif beroperasi, tingginya persaingan dengan pusat oleh-oleh lainnya, serta jumlah kunjungan yang belum stabil. Berdasarkan kondisi tersebut, strategi promosi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi promosi digital melalui media sosial, penguatan promosi berbasis budaya Toraja, peningkatan kerja sama dengan pemerintah dan pelaku industri pariwisata, penyelenggaraan kegiatan promosi secara berkala, serta peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan kawasan. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah konsumen sekaligus memperkuat posisi Pasar Seni To'Pao sebagai destinasi wisata belanja berbasis budaya di Kabupaten Toraja Utara. This study aims to identify the potential of To'Pao Art Market that can be utilized as a promotional attraction, analyze the obstacles encountered in implementing promotional activities, and formulate appropriate promotion strategies to increase the number of consumers at To'Pao Art Market in North Toraja Regency. Culture-based art markets have a strategic role in supporting the development of regional tourism and the creative economy, yet many face challenges in attracting consumers due to suboptimal promotion. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research informants consisted of four MSME actors and four visitors to To'Pao Art Market, who were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that To'Pao Art Market possesses considerable potential to support promotional activities, including the uniqueness of Torajan handicraft products, its strategic location on the main Rantepao-Makale route, a strong cultural identity, and the presence of local MSMEs producing high-quality products. However, promotional activities are constrained by several factors, including the limited utilization of digital media, inadequate dissemination of information to the public, the decreasing number of active kiosks, intense competition with other souvenir centers, and unstable visitor numbers. Based on these findings, the recommended promotion strategies include optimizing digital promotion through social media, strengthening culture-based promotional content highlighting Torajan heritage, enhancing collaboration with the government and tourism stakeholders, organizing promotional and cultural events on a regular basis, and improving service quality and visitor convenience. The implementation of these strategies is expected to increase the number of consumers while strengthening the position of To'Pao Art Market as a cultural shopping destination in North Toraja Regency. 

LEADERSHIP AND WORK-LIFE AS DRIVING FACTORS FOR EMPLOYEE ENGAGEMENT AND PERFORMANCE

Ohoiwutun, Stanislaus Kostka, Rahawarin, Mohamad Arsad
Abstract: This study examines how leadership and work-life balance influence employee performance directly and indirectly through employee engagement at the Fisheries Service of Central Maluku Regency. A descriptive quantitative,&#8230; causal-correlational design was applied to the entire population of 49 employees using total sampling. Data were analyzed through descriptive statistics, path analysis, and Sobel tests to estimate direct, indirect, and mediating effects. The findings show that leadership significantly affects employee engagement (beta = 0.582; p < 0.001), while work-life balance also has a significant, although smaller, effect on engagement (beta = 0.129; p = 0.005). Employee engagement strongly affects performance (beta = 0.942; p < 0.001). In contrast, the direct effects of leadership (beta = 0.034; p = 0.613) and work-life balance (beta = -0.008; p = 0.756) on performance are not significant. Sobel testing confirms that employee engagement mediates the effect of leadership on performance (p = 0.00015) and the effect of work-life balance on performance (p = 0.03). The model explains 92.4% of the variance in performance. The study's novelty lies in demonstrating, within a local public-sector context, that leadership and work-life balance improve performance primarily by strengthening employee engagement rather than through direct effects. These findings imply that public organizations should prioritize engagement-oriented leadership and work-life policies to achieve sustainable employee performance.

Adaptive Conservative Financial Management Strategies under VUCA Conditions: A Case Study of PT RBP in the Property and Real Estate Sector

Sulati, Sulati, Riharjo , Ikhsan Budi
Abstract: This study aims to analyze the financial management strategies implemented by a local property and real estate company in facing conditions of Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). The study employed&#8230; a qualitative approach with a single-case study design at PT RBP in Tuban Regency. Data were obtained through in-depth interviews with nine informants at strategic, managerial, and operational levels, supported by observation and company documentation. Data were analyzed thematically with the assistance of NVivo, and validity was assessed through source and method triangulation. The findings show that PT RBP implements an adaptive-conservative financial management strategy oriented toward cash-flow stability while maintaining the ability to respond to changes in the business environment. The strategy is realized through the use of internal capital, cash-flow control, phased development, cost monitoring, customer screening, transaction flexibility, and diversification of banks and suppliers. The strategy is reinforced by cross-functional communication and an adaptive organizational culture. The findings indicate that the combination of financial prudence and adaptive capability constitutes an important mechanism for maintaining project continuity, financial stability, and operational resilience amid VUCA pressures.

Green Accounting Practices and Environmental Awareness in Supporting Hospital Sustainability: A Qualitative Study at RSK X in East Java

Enggaryanti, Heny, Riharjo, Ikhsan Budi
Abstract: Hospital operations provide healthcare services while generating environmental impacts through medical waste, hazardous and toxic waste, wastewater, and the consumption of energy, water, and other resources. These impacts&#8230; s require hospitals to adopt environmental management practices that extend beyond regulatory compliance and strengthen environmental awareness. This study aims to analyze the role of green accounting in fostering environmental awareness and supporting organizational sustainability at a specialized hospital (RSK X) in East Java, Indonesia. The study employed a qualitative approach within an interpretive paradigm using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving informants engaged in environmental management and hospital operations. Data were analyzed through data reduction, data display, conclusion drawing, and thematic analysis using NVivo 14 Pro. The findings indicate that green accounting practices at RSK X are reflected in medical and hazardous waste management, wastewater treatment plant operations, environmental monitoring, resource efficiency, environmental reporting, and environmental cost recording. These practices function not only as mechanisms for administrative compliance and cost control but also as instruments for fostering employees' environmental awareness through socialization, monitoring, habituation, and behavioral change. Green accounting implementation is supported by management commitment, government regulations, accreditation requirements, and organizational culture. However, constraints remain, particularly the absence of a dedicated green accounting report, limited integration of environmental information into the hospital information system, and varying employee understanding of green accounting. The study concludes that green accounting serves managerial and behavioral functions by improving environmental accountability, strengthening environmental awareness, and contributing to hospital sustainability.

Auditors’ Experiences in Transaction Practices at the Warung Kejujuran (Honesty Kiosk): A Transcendental Phenomenological Study

Hariyanto, Sugeng, Fidiana, Fidiana
Abstract: Various phenomena related to the implementation of integrity in the public sector demonstrate the importance of strengthening integrity values within organizations. One approach is through organizational culture, including&#8230; ng the implementation of transaction practices through an Warung Kejujuran. This study aimed to explore auditors’ experiences in conducting transactions at an Warung Kejujuran. The study employed a qualitative approach using Moustakas’ transcendental phenomenology. Data were obtained through in-depth interviews and documentation involving auditors at the Jombang Regency Inspectorate who had experience interacting with the Warung Kejujuran. Data were analyzed through epoche, phenomenological reduction, imaginative variation, and the synthesis of meaning and essence, supported by NVivo for data organization, coding, and identification of thematic patterns. The findings indicate that transaction practices at the Warung Kejujuran provide auditors with experiences of applying integrity values through independent decision-making in the absence of direct supervision. These experiences are reflected in self-control as a basis for honest action and in the fulfillment of obligations as an element of an auditor’s moral responsibility. Thus, the essence of auditors’ experiences in transaction practices at the Warung Kejujuran lies in their ability to conduct transactions independently through self-control and fulfillment of moral obligations in situations with limited external supervision.