Search Articles & Publications

Showing 5 articles found for "Permulaan"

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 1 MIS TERPADU ALHIJRAH BINTUJU

Derliana Pane, Laswardi, Akhiril Pane
Abstract: Membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang menjadi fondasi utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas awal sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan yang dialami… ami siswa kelas I MIS Terpadu Alhijrah Bintuju serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas I dan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan siswa meliputi ketidakmampuan mengenal dan membedakan huruf, kesulitan menggabungkan huruf menjadi suku kata, membaca kata sederhana, serta rendahnya kelancaran membaca. Faktor penyebab kesulitan tersebut antara lain perbedaan kesiapan belajar siswa, kurangnya stimulasi literasi di lingkungan keluarga, serta keterbatasan variasi metode dan media pembelajaran yang digunakan guru. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penerapan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kontekstual, penggunaan media pembelajaran yang variatif dan menarik, serta pendampingan khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan agar kemampuan literasi dasar siswa dapat berkembang secara optimal.

STUDI LITERATUR: PENGGUNAAN MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR

Anisyariva Aprilia, Hanyka Anggun Arniagsa, Indah Apriliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penggunaan media kartu gambar terhadap kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah sebelas artikel ilmiah… ah yang membahas efektivitas media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar secara konsisten memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan membaca siswa. Media ini membantu siswa mengenali huruf dan kata secara visual, memahami makna kata secara kontekstual, serta meningkatkan minat dan motivasi belajar melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan. Temuan dari berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa media kartu gambar efektif diterapkan melalui berbagai pendekatan penelitian seperti Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kuantitatif, kualitatif, dan Research and Development (R&D). Secara keseluruhan, penggunaan media kartu gambar terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar.

Deskripsi Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Asesmen Diagnostik Pada Siswa Kelas I SDN 014 Tarakan

Danianti, Djuni, Saputra, Ady, Bua, Mety Toding
Abstract: Diagnostic assessment tests for students entering elementary school were conducted once, focusing solely on letter reading. However, teachers did not assess syllable, word, paragraph, or reading comprehension, leading to… ongoing issues in early reading ability among students. This study aimed to describe the early reading ability of the first-grade students at SDN 014 Tarakan through diagnostic assessment in terms of five key aspects: reading letters, reading syllables, reading words, reading paragraphs, and comprehending information from reading. A qualitative descriptive approach was employed in this study. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings revealed that in the letter reading aspect, 34 out of 55 students were fluent, while 21 were not. In the syllable reading aspect, 27 students were fluent, and 28 were not. In the word reading aspect, 21 students read fluently, while 34 did not. In the paragraph reading aspect, 15 students read fluently, and 40 struggled. In the comprehension aspect, 16 students could understand the content, whereas 39 had difficulties with comprehension. The study also identified several challenges faced by students with reading difficulties. These included poor memorization of letter shapes, frequent errors such as changing, omitting, or misplacing letters, difficulty with long words, limited vocabulary, and lack of concentration while reading.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PROGRAM BIMBINGAN MEMBACA PADA SISWA SDN BANASARE 1

Nur Azizah, Bella Helliyana Febria, Wirdatul Hasanah, Moh. Yanto, Ach. Kanzil Fikri Hadi, Faishal Akbar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar melalui program bimbingan membaca. Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa dalam menunjang… nunjang keberhasilan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan membaca mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali huruf, suku kata, dan kalimat sederhana. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam memahami isi bacaan. Dengan demikian, program bimbingan membaca dapat dijadikan sebagai alternatif solusi dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar.

Menulis Permulaan Pada Anak Usia 4-5 Tahun di Paud Negeri Selwadu Kecamatan Air Buaya Kabupaten Buru

Susi Waemese, Vanensia Tasidjawa, Novi Tomhisa, Mersi Hukunala, Filien Tomhisa
Abstract: Menulis permulaan merupakan suatu bentuk kemampuan dasar untuk menyampaikan pola bahasa dalam bentuk tulisan. Namun dalam menulis permulaan ini banyak menjadi masalah bagi anak didik dalam perkembangannya. Hal tersebut juga… uga menjadi masalah untuk guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan menulis permulaan pada anak usia 4-5 tahun di PAUD Negeri Selwadu Kecamatan Air Buaya Kabupaten Buru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan metode observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berkesulitan menulis permulaan, kepala sekolah, dan guru pengajar jenjang 4-5 tahun di PAUD Negeri Selwadu, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu kesulitan menulis permulaan yang dialami anak usia 4-5 tahun di PAUD Negeri Selwadu pada saat belajar menulis adalah sulitnya memegang pensil dengan benar, kurangnya kemampuan anak dalam memahami bentuk huruf sehingga  anak memiliki tulisan yang kurang jelas terbaca, terlambat dalam menulis, dan kesulitan selanjutnya adalah anak menulis dengan bentuk huruf terbalik. Faktor internal yang menyebabkan siswa kesulitan menulis permulaan salah satunya yaitu kemampuan motorik halus yang lemah, adanya gangguan persepsi pada anak, minat dan motivasi belajar yang rendah. Dan faktor eksternal yang menyebabkan siswa kesulitan menulis permulaan yaitu: kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, dan kurangnya strategi menangani kesulitan menulis melalui pembelajaran partisipatif di sekolah yang digunakan guru.