Search Articles & Publications

Showing 2 articles found for "Sukarami"

Digitalisasi Melalui Pembuatan Website Portal Online Desa Sebagai Sarana Informasi Dan Publikasi Potensi Desa Sukarami Kecamatan Seluma Selatan

Ardiansyah Putra Pratama, Muhammad Fauzan, Azzara Nabilla, Tegar Septian Gumilang, Riandra Mahanugrah
Abstract: Sebelum program ini berjalan, Desa Sukarami di Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu belum memiliki media informasi digital yang dapat diakses secara luas, baik oleh warga maupun pihak luar, sehingga… gga penyebaran informasi profil, potensi, dan kegiatan desa masih terbatas dan mengandalkan cara-cara konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun website portal desa sebagai sarana transparansi informasi dan pelayanan publik berbasis digital. Pelaksanaannya menggunakan pendekatan participatory action research (PAR) melalui tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, perancangan struktur dan konten, pengembangan website, pengisian konten, pelatihan pengelolaan, hingga serah terima kepada perangkat desa. Kegiatan berlangsung sejak 19 Juni sampai 27 Juli 2026 sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 46 Universitas Bengkulu. Hasilnya berupa website portal Desa Sukarami yang memuat halaman profil desa, sambutan kepala desa, informasi hukum, galeri, dan kontak, serta publikasi berita dan potensi desa, yang kemudian diserahkan dan disosialisasikan pengelolaannya kepada perwakilan pemerintah desa. Sepanjang masa KKN, tercatat sebelas berita desa berhasil diunggah pada website tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, mempermudah akses informasi masyarakat, serta memperkuat citra dan promosi potensi Desa Sukarami kepada khalayak yang lebih luas. Prior to this activity, Sukarami Village in South Seluma Subdistrict, Seluma Regency, Bengkulu Province had no digital information medium that the community or outside parties could access widely, leaving the dissemination of the village's profile, potential, and activities limited and largely conventional. This community service activity set out to build a village website portal as a means of information transparency and digital-based public service. The work followed a participatory action research approach through several stages: needs observation and identification, design of the structure and content, website development, content population, management training, and handover to village officials. It ran from 19 June to 27 July 2026 as part of the Community Service Program (KKN) of Group 46, University of Bengkulu. The result was a website portal for Sukarami Village covering the village profile, the village head's welcome message, legal information, gallery, contact, news and activity publications, and information on village potential, which was later handed over to a village government representative along with training on its management. Over the course of the KKN period, eleven village news items were published through the website. The activity is expected to raise transparency, make information easier for the community to reach, and strengthen the branding and promotion of Sukarami Village's potential to a wider audience.

Sosialisasi Dan Edukasi Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik Dan Alternatif Pakan Ternak Di Desa Sukarami Kecamatan Seluma Selatan

Fatimah Azurrah, Melan Indah Hartono, Amalia Khairunnisa, Olivhia Dwinda Agustin, Adela Meydah Santika
Abstract: Sampah organik rumah tangga di Desa Sukarami, Kecamatan Seluma Selatan, selama ini belum dikelola secara optimal dan sebagian besar hanya dibuang atau dibakar, sementara peternak lokal menghadapi tekanan biaya akibat kenaikan… aikan harga pakan ternak pabrikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi ganda, yaitu mengurangi volume sampah organik sekaligus menyediakan sumber pakan ternak alternatif yang murah dan bergizi. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim KKN Kelompok 46 dengan metode presentasi interaktif dan diskusi tanya jawab bersama warga. Materi yang disampaikan mencakup profil biologis maggot BSF (Hermetia illucens), siklus hidup, alur proses budidaya, kandungan gizi, alat dan bahan yang dibutuhkan, serta manfaat budidaya maggot dari aspek lingkungan, ekonomi, peternakan, dan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme warga terhadap potensi budidaya maggot BSF sebagai peluang usaha rumahan sekaligus solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi warga Desa Sukarami untuk mengembangkan budidaya maggot BSF secara mandiri di lingkungan masing-masing. Household organic waste in Sukarami Village, South Seluma Sub-district, has not been optimally managed and is largely discarded or burned, while local livestock farmers face rising costs of manufactured feed. This community service activity aimed to socialize and educate residents on Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation as a dual solution for reducing organic waste volume while providing an affordable and nutritious alternative livestock feed source. The activity was carried out by KKN Group 46 through lectures, interactive presentations, and discussion sessions with residents. The material covered the biological profile of BSF maggots (Hermetia illucens), their life cycle, the cultivation process flow, nutritional content, required tools and materials, and the environmental, economic, livestock, and social benefits of maggot cultivation. The results showed an increase in residents' understanding and enthusiasm toward the potential of BSF maggot cultivation as a household business opportunity and a sustainable waste management solution. This activity is expected to be an initial step for Sukarami Village residents to independently develop BSF maggot cultivation in their respective environments.