Search Articles & Publications

Showing 3 articles found for "Tifoid"

Penerapan Artificial Intelligence dalam Mendiagnosa Penyakit Akibat Parasit Nyamuk Dengan Metode Dempster Shafer

Winahyu, Ragil Monicha, Siregar, Iqbal Kamil, Handayani, Masitah
Abstract: Abstract : The climatic conditions in Indonesia are very vulnerable to the formation of breeding grounds for disease populations. There are many types of diseases that generally occur due to mosquito parasites including… Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), Typhoid Fever, Measles (Morbili), Malaria, and several other tropical diseases. Information from doctors is needed by all sick people, but is constrained by the problem of costs for such expensive treatment. That is the reason for making an expert system that can diagnose mosquito parasitic fever. This designed system uses the Dempster.- Shafer method. Dempster-shafers can be used to combine separate pieces of information to calculate one by one the probability of an event occurring. This application can diagnose diseases caused by mosquito parasites by entering the symptoms of the questions answered by the patient and getting maximum results. The system can run on web applications such as Google Chrome and Mozilla.The research was conducted at the Simpang Empat Health Center, Asahan Regency.         Keywords : Mosquito; Dempster Shafer; Health Center     Abstrak : Kondisi iklim yang ada di Indonesia sangat rentan dengan pembentukan tempat berkembang biaknya populasi penyakit.  Ada banyak jenis penyakit yang pada umumnya terjadi yaitu akibat parasit nyamuk diantaranya Demam Berdarah Dengue (DBD),  Demam Tifoid, Campak (Morbili), Malaria, dan beberapa penyakit tropis lainnya. Informasi dari dokter dangat dibutuhkan oleh semua orang sakit, namun terkendala masalah biaya untuk perobatan yang begitu mahal. Itulah yang menjadi alasan untuk dibuatnya sebuah sistem pakar yang dapat mendiagnosa penyakit demam parasit nyamuk. Sistem  yang dirancang ini menggunakan metode Dempster.- Shafer. Dempster-shafer bisa digunakan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi yang terpisah untuk menghitung satu persatu kemungkinan yang terjadi dari suatu peristiwa. Aplikasi ini bisa mendiagnosis penyakit  akibat parasit nyamuk dengan memasukkan gejala pertanyaan yang dijawab oleh pasien dan mendapatkan hasil yang maksimal. Sistem dapat berjalan pada aplikasi web seperti google crhrome dan mozilla. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Simpang Empat Kabupaten Asahan.   Kata Kunci : Nyamuk; Dempster Shafer; Puskesmas

IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS DEMAM TIFOID DAN SARAN PENANGGULANGANNYA

Helmiah, Fauriatun, Wati, Nur, Maharani, Dewi
Abstract: Abstarct: Typhoid fever is an acute infectious disease that occurs in the human digestive tract (especially the small intestine) caused by salmonella tyhpi, in different phases the bacteria can spread to the bloodstream… and even to the human bones. So with this disease detection needs to be done since. This research builds an expert system to diagnose typhoid fever with a backward chaining method with an inference process so that it can be used to produce disease diagnoses based on perceived symptoms and provide appropriate solutions.  Keywords : Expert System, Backward Chaining, Thypoid Fever     Abstrak: Demam Tifoid adalah penyakit infeksi akut yang terjadi pada saluran perncernaan manusia (terutama usus halus) yang disebabkan oleh bakteri salmonella tyhpi, pada fase berbeda bakteri dapat menyebar ke aliran darah bahkan ke tulang manusia. Maka dengan ini perlu pendeteksian penyakit sejak ini. Penelitian ini membangun sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit demam tifoid dengan metode backward chaining dengan proses inferensi agar dapat digunakan untuk menghasilkan diagnosa penyakit berdasarkan gejala yang dirasakan serta memberikan solusi yang tepat.   Kata kunci: Sistem Pakar, Backward Chaining, Demam Tifoid..  

Gambaran Hasil Pemeriksaan Tubex Pada Penderita Demam Tifoid Di RSI Malahayati Medan

Lhauren Sabilla, Lestari Rahmah
Abstract: Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut pada usus halus, dengan gejala demam berlangsung lebih dari seminggu disertai dengan masalah dalam ganggaun pencernaan dengan atau tanpa adanya kehilangan kesadaran. Pemeriksaan… tubex adalah salah satu uji serologi yang menguji aglutinasi kompetitif semikuantitatif untuk mendeteksi adanya antibodi IgM terhadap antigen lipopolisakarida (LPS) O9 Salmonella typhi dan tidak mendeteksi IgG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Hasil Pemeriksaan Tubex Pada Penderita Demam Tifoid di RSI Malahayati Medan. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di laboratorium RSI Malahayati Medan. Waktu penelitian dilaksanakan pada Februari – Mei 2024. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah Metode Inhibition Magnetic Binding Immunoassay (IMBI). Sampel dalam penelitian ini adalah serum darah dari 73 orang pasien yang melakukan test tubex demam tifoid di RSI Malahayati Medan. Hasil penelitian mennjukkan bahwa dari 73 sampel yang diperiksa diperoleh hasil 28 sampel negatif (38,4%), 23 sampel positif kuat (31,5%) dan 22 sampel positif lemah (30,1%). Berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak yaitu perempuan sebanyak 39 orang (53,4%) dan laki-laki 34 orang (46,6%). Usia yang paling tinggi terkena demam tifoid yaitu usia 12-25 tahun sebanyak 31 orang (42,5%). Skor yang paling sering ditemukan adalah skor 0-2 (Negatif) dengan frekuensi 28 orang (38,4%).