Search Articles & Publications

Showing 242 articles found for "Internet"

Pelatihan Digital Marketing Pada Bumdes Guna Peningkatan Usaha Bisnis Kreatif Berbasis Digitalisasi

Yuliana, Yuliana, Siahaan, Shanti Veronica, Kontesta, Rezza Pana
Abstract: Digital technology has been used very often in this era, especially for all ages. One is utilizing digital technology to develop business businesses for products owned by creative actors. However, there is still a lack of… f knowledge in the form of insight and education that is owned by the actors, causing people to understand still not the use of technological platforms/tools, which hinders the business from being carried out less optimally. One of the uses of technology in marketing business ventures is digital marketing, which is a promotional activity for a product using digital media or the internet. The partners in this service are BUMDes Panyanggar Cipta Karya Village. This devotional method is carried out by utilizing several applications such as; canvas, Instagram, and Facebook promotion by introducing and educating about digital marketing, marketing, and products, as well as introducing the canvas application which functions as a material for creating content and social media (Instagram and Facebook) as a tool for promoting products through technology networks. The e-commerce platform is a marketplace for selling business through the internet. Implementation stages are carried out such as literature studies, socialization, data collection, and implementation in the form of training). Through this activity, the local community gains insight and education as creative business actors in increasing the promotion of digitalization-based products.            Keywords: bumdes; digital marketing; training; digitization    Abstrak: Teknologi digital sudah sangat sering dimanfaatkan di era sekarang terkhusus semua usia. Salah satunya dengan memanfaatkan Teknologi digital untuk mengembangkan usaha bisnis terhadap produk yang dimiliki oleh pelaku kreatif.  Namun masih kurangnya pengetahuan berupa wawasan dan edukasi yang dimiliki oleh para pelaku, menyebabkan dalam memanfaatkan platform/tools teknologi masih jauh belum paham sehingga menghambat kurang optimalnya usaha yang sedang dijalankan. Salah satu   memanfaatkan teknologi dalam pemasaran usaha bisnis adalah digital marketing yang merupakan kegiatan promosi sebuah produk menggunakan media digital atau internet. Adapun mitra dalam pengabdian ini yaitu BUMDes Panyanggar Desa Cipta Karya. Metode Pengabdian ini dilakukan adalah dengan memanfaatkan beberapa aplikasi seperti; canva, instagram dan facebook dengan memperkenalkan dan mengedukasi tentang marketing digital, pemasaran dan promosi produk, dan juga memperkenalkan aplikasi canva yang fungsinya sebagai bahan pembuatan konten dan sosmed (instagram dan facebook) sebagai tools untuk mempromosi produk melalui jaringan teknologi. Platform e-commerce sebagai marketplace tempat penjualan usaha bisnis melalui jaringan internet. Tahapan pelaksanaan dilakukan seperti studi literatur, sosialisasi, pengumpulan data dan pelaksanaan berupa pelatihan). Melalui kegiatan ini masyarakat setempat mendapatkan wawasan dan edukasi sebagai pelaku usaha bisnis kreatif dalam meningkatkan promosi produk berbasis digitalisasi. Kata kunci: bumdes; digitalisasi; digital marketing; pelatihan

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Blog Sebagai Media Informasi SMK Negeri 1 Kawunganten

Sumantri, Raden Bagus Bambang, Sandi, Arif Setia, Triwibowo, Deny Nugroho, Widadi, Budi
Abstract: Abstract: Community Service (PkM) activity "Improving Weblog Management Capabilities with Internet Content as a means of information media for students of SMK Negeri 1 Kawunganten" which involved partners of junior high… school students around. Many school students have not used weblogs to provide information and publications about activities related to learning, school organizational activities, and other activities. In this activity, partners will be given training on creating weblogs with internet content by the PKM team which is tailored to the level of needs and resources of each partner. At the end of this activity, it is hoped that all students who take part in the training can create a weblog by filling in healthy internet content for the better so that it will improve publication and information skills to internet users as a form of community service. The purpose of this service is to improve the weblog's ability to share students' knowledge, publications, and information by creating weblogs on the internet. Keywords: information; internet; weblog. Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) "Meningkatkan Kapabilitas Pengelolaan Weblog dengan konten internet untuk sarana media Informasi bagi siswa SMK Negeri 1 Kawunganten" yang melibatkan mitra siswa SMA/SMK. Banyak siswa sekolah belum menggunakan weblog untuk memberikan informasi dan publikasi tentang kegiatan yang berkaitan dengan pembelajaran, kegiatan organisasi sekolah dan kegiatan lainnya. Dalam kegiatan ini, mitra akan diberikan pelatihan pembuatan weblog dengan konten internet oleh tim PKM yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan sumber daya masing-masing mitra. Di akhir kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa yang mengikuti pelatihan dapat membuat weblog dengan mengisi konten internet yang sehat menjadi lebih baik sehingga akan meningkatkan kemampuan publikasi dan informasi kepada pengguna internet sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari layanan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan weblog untuk berbagi pengetahuan, publikasi dan informasi siswa dengan membuat weblog di internet. Kata Kunci:  informasi; internet; weblog

Optimalisasi Market Place Sebagai Peluang Bisnis Online Dalam Meningkatkan Pendapatan Di Desa Lau Gumba

Hermansyah, Hermansyah, Wahyuni, Sri, Tarigan, Ruth Riah Ate
Abstract: Abstract : Housewives usually only do activities around the house, such as washing, sweeping, cooking, taking care of children and others. The income received in the household is usually only waiting for the husband's income,… come, which may be mediocre. Like the activities carried out by the people in Berastagi Kab. Karo who only depends on the income of her husband. Even though the opportunity to get additional income is very large, such as in the tourism & agricultural sector. With the internet, mothers can do online business as a sideline. Online business can include promotion of lodging, sales of accessories/souvenirs, sales of fruit, vegetables, etc. However, the situation analysis obtained by the PKM team found that the Lau Gumba community lacked knowledge, especially mothers, about the use of science and technology and online business. Therefore, the PKM program by optimizing online business opportunities carried out by housewives makes it possible to increase additional income during the current covid pandemic.   Keywords: online business; housewife; internet.   Abstrak : Para ibu rumah tangga biasanya hanya mengerjakan kegiatan di seputaran lingkungan rumah, seperti mencuci, menyapu, memasak, mengurus anak dan lain sebagianya. Pendaptan yang diterima dalam rumah tangga biasanya hanya menunggu penghasilan suami yang mungkin pas-pasan. Seperti kegiatan yang dilakukan oleh para ibu di Berastagi Kab. Karo yang hanya bergantung dari pendapatan para suaminya. Padahal peluang untuk mendapatkan pendapatan tambahan sangatlah besar seperti pada sektor wisata & pertaniannya. Dengan adanya internet maka para ibu dapat melakukan bisnis online sebagai pendapatan sampingan. Bisnis online dapat meliputi promosi tempat penginapan, penjualan asesories/cendramata, penjualan buah, sayuran dll. Namun analisa situasi yang di peroleh tim PKM mendapatkan minimnya pengetahuan masyarakat Lau Gumba khususnya para ibu tentang pemanfatan IPTEK dan bisni Online. Maka dari itu program PKM dengan mengoptimalkan peluang bisnis online yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan tambahan di masa pendemi Covid-19 seperti sekarang ini. Kata Kunci : bisnis online; ibu rumah tangga; internet.

Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia pada Paud “Tunas Bangsa” Semarang

Hadikurniawati, Wiwien, Wibisono, Setyawan, Winarno, Edy, Budiarso, Zuly, Cahyono, Taufiq Dwi
Abstract: Abstract: Online learning at the elementary, kindergarten, and PAUD levels leaves many problems. The problem from the teacher's point of view is that they have to provide gadgets that can be used in operating, managing online… nline meetings, and providing internet quotas in organizing meetings and online learning. In making learning media, teachers must also provide computers that can be used in making multimedia-based learning media. The problem that is quite serious is that teachers are not yet ready to manage online classroom learning and the readiness to make learning materials using multimedia-based learning tools that can attract students' attention. Efforts that can be carried out to face the challenges of limited capacity and ability of teachers in designing and making multimedia-based learning media are increasing teacher competence through training and mentoring. To achieve this goal, it is necessary to hold a training or mentoring for PAUD teachers. This training is carried out by introducing and providing tutorials on how to use Microsoft PowerPoint software. The result of this service is the teacher's understanding of making multimedia-based learning media that can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase the ability of teachers in software applications for making learning media. Keywords: training; mentoring; multimedia; learning; PAUD teachers    Abstrak: Pembelajaran daring pada tingkat SD, TK dan PAUD menyisakan banyak masalah. Masalah dari sisi guru adalah harus menyediakan gadget yang mampu digunakan dalam pengoperasian, pengelolaan pertemuan secara daring serta menyediakan kuota internet dalam penyelenggaraan pertemuan dan pembelajaran secara daring. Dalam membuat media pembelajaran, guru juga harus menyediakan komputer yang mampu digunakan dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Masalah yang cukup serius adalah guru belum terlalu siap mengelola pembelajaran kelas secara daring maupun kesiapan pembuatan materi pembelajaran menggunakan tool pembelajaran berbasis multimedia yang dapat menarik perhatian siswa. Usaha-usaha yang dapat dilaksanakan guna menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas dan kemampuan guru dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia adalah meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan dalam mencapai standar minimal yang dapat digunakan dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan pelatihan atau pendampingan kepada para guru PAUD. Pelatihan ini dilakukan dengan cara mengenalkan dan memberikan tutorial bagaimana penggunakan perangkat lunak Microsoft Power Point. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman guru mengenai pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan guru dalam menerapkan aplikasi perangkat lunak untuk pembuatan media pembelajaran. Kata kunci: pelatihan; pendampingan; multimedia; pembelajaran; guru PAUD

Pelatihan Penggunaan Media Sosial Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk UMKM Pulau Salah Nama

Salamah, Irma, Kusumanto, Raden, Rahman, A, Fadhli, Mohammad, Elmerillia, Elmerillia, Meidella, Anisah
Abstract: Abstract: The Salah Nama island is located in the middle of the Musi River waters, located in Mariana Ilir Village, Banyuasin 1 District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. The people of Salah Nama Island have UMKM… KM engaged in culinary, animal husbandry and agriculture. The current obstacle that is still being faced is the marketing of UMKM products. Coupled with access to locations that are still quite difficult to reach. Lack of promotion due to lack of marketing strategy is a major problem. Globalization that continues to grow is also marked by the number of existing social media. Today, social media has become the center of public attention that can be used as a means of product marketing. The lack of information and knowledge about the use of the internet and social media in the people of Salah Nama Island is one of the causes of the non-optimal use of existing social media. This service program is carried out with the aim of training the community in using social media so that they can increase the marketing of UMKM products on Salah Nama Island. The method used is by conducting counseling, practical assistance, to discussion. From the stages of service that have been carried out, the community understands how to create social media accounts and understands the use of social media in various aspects, not only as a means of communication. So that people can use social media to improve the economy. Keywords: marketing; micro small medium enterprises; salah nama island; social media Abstrak: Pulau salah nama berada di tengah perairan Sungai Musi, berlokasi di Kelurahan  Mariana Ilir, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan. Masyarakat Pulau Salah Nama memiliki UMKM yang bergerak dibidang kuliner, peternakan dan pertanian. Kendala saat ini yang masih dihadapi ialah bidang pemasaran produk UMKM. Ditambah dengan akses lokasi yang masih cukup sulit dijangkau. Kurangnya promosi akibat minimnya strategi pemasaran menjadi permasalahan utama. Globalisasi yang terus berkembang juga ditandai dengan banyaknya media sosial yang ada. Dewasa ini media sosial menjadi pusat perhatian publik yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi sarana pemasaran produk.  Minimnya informasi dan pengetahuan mengenai penggunaan internet dan media sosial pada masyarakat Pulau Salah Nama menjadi salah satu penyebab belum optimalnya penggunaan  media sosial yang ada. Program pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melatih  masyarakat dalam menggunaan media sosial sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk UMKM di Pulau Salah Nama. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan penyuluhan, pendampingan praktik, hingga diskusi. Dari tahapan pengabdian yang sudah dilaksanakan masyarakat menjadi paham cara pembuatan akun media sosial dan mengerti kegunaan media sosial dalam berbagai aspek tidak hanya sebagai sarana komunikasi. Sehingga  masyarakat dapat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan perekonomian. Kata kunci: media sosial; pemasaran; pulau salah nama; usaha mikro kecil menengah

Sosialisasi Pemanfaatan Internet Sehat dan Aman Dikalangan Remaja Agar Tercipta Kemandirian Belajar

Yenni, Yusli, Hutabri, Ellbert
Abstract: Abstract Computer information technology in helping human life is growing very rapidly. This technological development is also supported by internet technology which can be accessed by everyone. The development of the internet… ternet can also support the learning and teaching process. Because the internet is a computer component in a computer network that can connect these components throughout the world computer network. So from that, to support the learning process it is necessary to apply the use of the internet in a healthy and safe manner. Healthy and safe use of the internet can protect internet users to avoid dangers and crimes that occur in cyberspace or are committed online. The use of the internet among adolescents is dominated by use in social media. Therefore, teenagers need to be given an understanding of using the internet safely and healthily in order to create a good learning process. This coaching is carried out on adolescents in Pesona Rhabayu housing, Patam Lestari Village, Sekupang District, Batam. This socialization provides understanding and solutions for adolescents in using the internet wisely so that they can improve learning and be error-free in using the internet so as not to damage the nation's young generation.  Keywords: internet; learning; social media; Abstrak: Teknologi informasi komputer dalam membantu kehidupan manusia semakin berkembangan dengan  sangat pesat. Perkembanan teknologi ini juga didukung dengan teknologi internet  yang mana dapat diakses oleh semua orang. Perkembangan internet juga dapat mendukung dalam proses masa belajar dan mengajar. Karena internet  merupakan komponen komputer dalam jaringan komputer yang dapat menghubungkan komponen tersebut di seluruh jaringan komputer dunia. Maka dari padahal tersebut untuk mendukung proses pembelajaran perlu diterapkan penggunaan internet secara sehat dan aman. Penggunaan internet secara sehat dan aman dapat melindungi para pengguna internet untuk terhindar dari bahaya dan kejahatan yang terjadi di dunia maya atau dilakukan secara online. Penggunaan internet dikalangan remaja didominasi oleh penggunaan dalam media sosial. Maka dari hal tersebut para remaja perlu diberikan pemahaman dalam menggunakan internet dengan aman dan sehat agar tercipta proses belajar yang baik. Pembinaan ini dilakukan pada remaja pada Perum Pesona Rhabayu Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang Batam. Sosialisasi ini memberikan Pemahaman dan solusi bagi remaja dalam memanfaatkan internet dengan bijak sehingga dapat meningkatkan belajar dan bebas dari kesalahan dalam memanfaatkan internet agar tidak merusak generasi muda bangsa. Kata kunci : internet; media sosia; pembelajaran

Upaya Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Desa Tanjung Medan

Bangun, Budianto, Ritonga, Mulkan, Muti’ah, Rahma, Sulaiman, Syahrol
Abstract: Through digital literacy in order to improve knowledge, by carrying out community service, it plays an important role with training on efforts to improve community digital literacy which was carried out in Tanjung Medan… village, with participants who were followed by the community and Tanjung Medan village officials. raised the title of service, namely "Efforts to Improve Digital Literacy Tanjung Medan Village Community". In delivery of the material presented is very good. Before carrying out the information technology knowledge training activity, a test was held, it turned out that it was known that those who did not know how to use information technology The use of the internet with the aim of serving the community in Tanjung Medan village was very positively responded and brought transformation to residents of Tanjung Medan village. The information technology digital literacy knowledge training on the internet was carried out Post-Test at the presentation material by community service team by lecturers and students at Labuhanbatu University. other factors, such as the unavailability of infrastructure during the training, and the different abilities of participants, it is necessary to try training and education on using the internet for residents of Tanjung Medan Village in the future. Keyword: digital literacy; improvement efforts; tanjung medan village

Pedampingan Penggunaan Sistem Informasi Profil Desa Banyuasin Berbasis Internet Dan Aplikasi Mobile

Putra, Ghiri Basuki, Atmaja, Eddy Jajang Jaya
Abstract: Abstract: The development of information and communication technology is currently growing rapidly and has touched almost all levels of society. With the advancement of information technology, the dissemination of information… ation is accelerating and is not limited to space and time. The village is currently getting special attention from the government with the large budget given to each village to advance rural villages in Indonesia. However, these funds are still very minimal for development in the field of information technology. In fact, every village needs information technology, especially information systems to help the performance of the village government in providing services to the community and to facilitate data and information management. This information system will provide complete information and facilitate the dissemination of information in the digital era by utilizing the Internet. Banyuasin Village does not yet have a village information system in managing data and information and for conveying information to the community. This service method is community education by conducting discussions, interviews, socialization and training for the system that has been built so that it can be used by the village of Banyuasin. The village information system that was built provided benefits in the field of information technology and made Banyuasin Village a mobile application-based Information and Communication Technology-based village.   Keywords: information system; village profile; website     Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini semakin pesat dan telah menyentuh hampir ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan kemajuan teknologi informasi menyebabkan penyebarluasan informasi semakin cepat dan tidak terbatas dengan ruang dan waktu. Desa saat ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dengan besarnya anggaran yang diberikan ke tiap desa untuk memajukan desa desa di Indonesia. Hanya saja, dana tersebut masih sangat minim untuk pengembangan di bidang teknologi Informasi. Padahal setiap desa membutuhkan teknologi informasi terutama sistem informasi untuk membantu kinerja pemerintah desa dalam memberikan layanan kepada masyarakat serta memudahkan dalam pengelolaan data dan informasi. Sistem informasi ini akan memberikan informasi lengkap dan dan memudahkan penyebarluasan informasi pada   era   digital   dengan pemanfaatan Internet.   Desa Banyuasin belum mempunyai sistem informasi desa dalam pengelolaan data dan informasi serta untuk menyampaikan informasi ke masyarakat. Metode pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dengan melakukan diskusi, wawancara, sosialisasi dan pelatihan untuk sistem yang telah dibangun agar dapat digunakan oleh desa Banyuasin. Sistem informasi desa yang di bangun memberikan manfaat di bidang teknologi informasi dan membuat Desa Banyuasin menjadi desa yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis aplikasi mobile.   Kata kunci : profil desa; sistem informasi; website

Pelatihan Blended Learning pada Guru SMA Katolik 1 Kabanjahe

Pinem, Sanjaya, Hutagaol, Viktor Edison
Abstract: Abstract: Technology information using the internet can benefit educators and provide information to students to transfer knowledge has a very high potential. The purposes of these community service are: (1) to expand the… e insight, knowledge, and experience directly about the model of blended learning for teachers, especially teachers of Sma Katolik 1 Kabanjahe; (2) Teachers can use elearning moodle learning technology. The techniques that are planned to shape the motivation and participation of educators ranging from the benefits of blended learning, and the application of blended learning so that educators in directly implementing it in the classroom. The implementation method starts in a structured manner starting from the initial discussion about blended learning, taking the results of the initial questionnaire, then giving independent tasks to the teachers. This community service was attended by 12 teachers at SMA Katolik 1 Kabanjahe, Kab. Karo. North Sumatra. The important conclusion of this community service is the awareness and ability of educators in using information technology, especially blended learning can increase motivation to educators to provide maximum learning to learners.          Keywords: blended learning; moodle; teaching technology Abstrak: Teknologi informasi dengan menggunakan internet dapat menguntungkan para pendidik dalam memberikan informasi kepada peserta didik. Pengetahuan tentang teknologi informasi mempunyai potensi yang sangat tinggi. Tujuan dari penulisan: (1) memperluas wawasan, pengetahuan dan pengalaman secara langsung tentang model pembelajaran blended learning untuk guru guru khususnya Guru SMA Katolik 1 Kabanjahe; (2) Guru–guru dapat menggunakan teknologi pembelajaran elearning moodle. Teknik yang direncanakan untuk membentuk motivasi dan partisipasi tenaga pendidik mulai dari keuntungan blended learning, dan pengaplikasian blended learning sehingga tenaga pendidik dalam langsung mengimplementasikannya di dalam kelas. Metode pelaksanaan dimulai secara terstruktur mulai dari diskusi awal tentang blended learning, mengambil hasil kuesioner awal, selanjutnya memberikan tugas mandiri kepada guru–guru. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 12 guru di SMA Katolik 1 Kabanjahe, kab. Karo. Sumatera Utara. Kesimpulan penting dari pengabdian ini adalah adanya kesadaran dan kemampuan pendidik dalam menggunakan teknologi informasi khususnya blended learning dapat meningkatkan motivasi kepada tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran yang maksimal kepada peserta didik. Kata kunci: blended learning; moodle; teknologi pembelajaran

Internet Sehat dalam Media Komunikasi dan Informasi pada Sekretariat Leppas Kabu-paten Asahan

Helmiah, Fauriatun, Maharani, Dewi, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: The development of Information Technology and communication which is increasingly fast is marked by the presence of internet media which has made it easier for humans to disseminate and receive/search for information… mation without being bound by national borders in the international sphere. Humans are already living in practicality considering that increasingly modern means of communication to support all activities are available, even though the presence of the internet media can provide a variety of data, ranging from politics, economics, social, culture and so on, simply through search engines then information what is needed will be obtained. Even though the internet, information for personal life can be obtained such as health, recreation, hobbies, personal development, spiritual, and others. But there is another part that needs to be understood that the presence of internet media with offers or choices of various sites with freedom of access such as the double-edged sword, on the one hand, can bring positive impacts and on the other hand negative impacts. There are cases of defamation, insults, defamation, bullying, kidnapping, SARA issues, provocation, propaganda, hate speech, hoaxes, and the like. Keywords: healthy internet; communication and information; media   Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi dan komunkasi yang semakin cepat ditandai dengan kehadiran media internet yang telah mempermudah manusia untuk menyebarluaskan dan menerima/mencari informasi tanpa terikat batas negara dalam lingkup internasional. Kini manusia sudah hidup dalam kepraktisan mengingat sarana komunikasi semakin modern sebagai penunjang segala kegiatan telah tersedia, bahka kehadiran media internet mampu menyediakan data berbagai ragam informasi, mulai dari politik, ekonomi, social, budaya dan sebagainya cukup melalui search engine (mesin pencari) maka informasi yang dibutuhkan akan didapatkan. Bahkan melalui internet, informasi untuk kehidupan pribadi bisa diperoleh seperti kesehatan, rekreasi, hobi, pengembangan pribadi, rohani dan lainnya. Tetapi ada bagian lain yang perlu dipahami bahwa kehadiran media internet dengan tawaran atau pilihan beragam situs dengan keleluasaan akses seperti pedang bermata dua, di satu sisi bisa membawa dampak positif dan di sisi lain berdampak negatif. Terjadi kasus penistaan, penghinaan, pencemaran nama baik, bullying (perundungan), penculikan, isu SARA, Provokasi, propaganda, ujaran kebencian, berita bohong (hoax) dan sejenisnya. Kata kunci: internet sehat; komunikasi dan informasi; media