Abstract:The background of this study was to examine how big the role of Bloom's taxonomy is in the curriculum approach as a work tool that functions to clarify learning objectives, to develop an education system in a more efficient…
ent direction. This research uses the Library Research method, this method was chosen because with the Library Research method researchers can clearly analyze various conceptual information as well as qualitative and quantitative data from previous research. The conclusion obtained is that with the progress of the times, education must also develop and one of the education systems used in learning is the curriculum. With an efficient curriculum and in accordance with the needs of students in his day, the curriculum can be said to have succeeded in achieving its goals. Bloom's Taxonomy is present as a framework to help and also as evaluation material to revise or update the existing curriculum.
Abstract:Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi kebutuhan penting pada sektor pertanahan yang memiliki kompleksitas pengelolaan data spasial dan nonspasial. Kantor Pertanahan Kabupaten Asahan masih menghadapi keterbatasan…
tasan dalam pelayanan pemetaan tanah akibat penggunaan sistem manual dan belum terintegrasinya data. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan Web-based Geographic Information System (WebGIS) sebagai inovasi layanan pemetaan tanah masyarakat guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan pertanahan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan sistem yang meliputi observasi lapangan, wawancara pemangku kepentingan, dan analisis dokumen, dilanjutkan dengan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, serta evaluasi sistem. Sistem WebGIS dikembangkan menggunakan PHP, MySQL, dan Leaflet.js untuk mendukung visualisasi data spasial secara interaktif. Evaluasi sistem dilakukan melalui black box testing dan penilaian pengguna.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem WebGIS yang dikembangkan mampu mengintegrasikan data spasial dan atribut bidang tanah dalam satu platform berbasis web. Sistem menyediakan visualisasi peta bidang tanah, pengelolaan data pertanahan yang terstruktur, serta pencarian informasi yang lebih efisien. Evaluasi pengguna menunjukkan peningkatan aksesibilitas data, efisiensi proses pelayanan, dan transparansi informasi dibandingkan dengan metode konvensional.
Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model implementasi WebGIS untuk pemetaan tanah masyarakat di tingkat daerah yang mendukung transformasi digital layanan pertanahan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan sistem informasi pertanahan berbasis web pada instansi pemerintah daerah lainnya.
Abstract:Information technology-based learning has become important in the world of modern education. In this digital era, Google has become a service that almost everyone must have. However, in practice, there is a problem with…
the various conveniences that Google offers, which are open source and should be used as a solution in the transformation of conventional learning environments to digital learning. This research aims to develop Google Site-based digital learning media as a solution to the transformation of conventional learning to digital learning. The R&D method involves needs analysis, media development, UI/UX evaluation, and increasing learning
efficiency. The study population consisted of 30 lecturers and students from the Plantation Management Study Program, with 27 people as samples using the random sampling method and Krejcie and Morgan table calculations. The results of the study show the high need for digital media in the post-pandemic era, where online learning is dominant. The development and implementation of open-source Google site-based learning media increases learning efficiency compared to the direct presentation of material through online presentations. The accessibility and features provided by the Google site add value to the UI and UX evaluation for users.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tentang penyebaran Longsor di Kota Kupang berdasarkan titik koordinat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik koordinat Longsor dan mengetahui penyebaran Longsor di setiap keacamatan…
tan yang terdapat di kota kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan teknik overlay pada peta dasar kota kupang.Teknik pemasangan titik koordinat dilakukan di tempat terjadinya Longsor menggunakan google maps. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kota kupang memiliki 6 kecamatan di antanya kecamatan Alak, Kota Lama, Kota Raja, Kelapa Lima, Oebobo, dan Maulafa. Dari ke- 6 kecamatan ditemukan 10 titik penyebaran Longsor, dan daerah yang mempunyai titik terjadinya Longsor terbanyak yaitu di kecamatan Oebobo yakni terdapat 6 titik Longsor dan Kecamatan Maulafa yakni terdapat 4 titik Longsor juga.Akan tetapi terdapat 4 kecamatan yang tidak memiliki titik penyebaran sawah diantaranya kecamatan Alak, kecamatan Kota Lama, kecamatan Kota Raja, dan kecamatan Kelapa Lima.