Abstract:Latar belakang : Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat melular namun menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia dengan persentase penderita dan kejadian gagal ginjal yang kian…
ian meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi juga menjadi salah satu alasan kenapa penderita gagal ginjal kronik di dunia semakin meningkat Tujuan : penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi hubungan koping individu dengan tingkat kepatuhan pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Kabupaten Tangerang. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 pasien responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling atau total sampling dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian, yaitu 74 sampel. Hasil : berdasarkan uji statistik chi-square adalah 0,001 < 0,05, maka dapat dinyatakan H0 ditolak artinya ada Hubungan Koping Individu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Koping Indivdu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024.
Abstract:Tingkat kesejahteraan masyarakat dapat menggambarkan sebuah kebahagiaan dan kualitas hidup rakyat. Akan tetapi, terjadinya ketimpangan tingkat kesejahteraan pada masing-masing provinsi dibuktikan dengan perbedaan nilai indeks…
ndeks pengembangan manusia pada masing-masing provinsi di Indonesia. Pemilihan subjek penelitian di Provinsi Jawa Timur disebabkan karena Provinsi Jawa Timur memiliki sumber daya yang baik yang dapat mendorong potensi pertumbuhan ekonomi dan sektor lainnya, sehingga dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pada karakteristik data variabel AHH, IPM, persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan memiliki boxplot yang tidak simetris, sedangkan pada variabel persentase penduduk miskin memiliki boxplot yang simetris. Selain itu, terdapat outlier pada variabel persentase penduduk miskin terdapat pada Kabupaten Sampang, pada variabel persentase penduduk berpendidikan terdapat pada Kota Malang dan Kota Surabaya. Serta pada variabel jumlah tenaga kesehatan terdapat pada Kabupaten Sidioarjo dan Kota Surabaya. Pada pengujian asumsi menunjukkan bahwa data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023 memenuhi asumsi. Pada analisis faktor terbentuk menjadi dua komponen. Komponen pertama mampu menjelaskan sebagan besar variabilitas data. Pada komponen pertama terdiri dari variabel AHH, persentase penduduk miskin, IPM, dan persentase pengeluaran makanan. Komponen kedua terdiri dari variabel persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan. Faktor pertama diberi nama kemiskinan dan kerentanan sosial dan pada faktor kedua akses terhadap layanan dasar. Serta, korelasi yang tinggi pada komponen pertama menunjukkan bahwa faktor ini layak untuk merangkum ketujuh variabel yang dianalisis.
Kata Kunci: Analisis Komponen Utama, Analisis Faktor, Kesejahteraan Masyarakat
Abstract:Inflasi merupakan tantangan besar bagi perekonomian Indonesia karena dampaknya yang signifikan terhadap daya beli masyarakat, stabilitas harga dan kesejahteraan ekonomi, terutama di negara berkembang. Ketidakstabilan inflasi…
lasi seperti lonjakan dari 1,87% pada 2021 menjadi 5,51% pada 2022, meskipun sempat turun pada 2023, menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor penyebab inflasi. Inflasi yang tinggi dapat memicu kenaikan harga barang dan jasa, kemiskinan dan menekan stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia tahun 2022-2023 menggunakan metode analisis faktor. Hasil analisis menunjukkan karakteristik data faktor-faktor yang memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia tahun 2022-2023 memiliki keragaman data yang besar. Adapun hasil pemeriksaan dan pengujian asumsi menunjukkan bahwa data berdistribusi normal multivariat, antar variabel dependen, kecukupan data terpenuhi dan terdapat korelasi antar variabel. Berdasarkan hasil analisis faktor terbentuk 2 faktor yang memengaruhi tingkat inflasi. Faktor pertama adalah kebijakan moneter dan perdagangan global yang meliputi BI Rate, nilai neraca perdagangan dan harga minyak mentah. Faktor kedua adalah stabilitas ekonomi dan pasar modal yang meliputi nilai ekspor, tingkat inflasi harga konsumen (TIHK) dan indeks harga saham gabungan (IHSG).
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Salon Ully Kitty Shop di Sintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang menggunakan produk…
roduk atau jasa Salon Ully Kitty Shop di Sintang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel 100 Responden. Adapun metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana.
Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana menunjukan persamaan regresi yaitu. Hasil nilai koefisien korelasi (R) menunjukan angka sebesar 0,640. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara Kualitas Pelayanan (X) dan Loyalitas Pelanggan (Y). Hasil koefesien determinasi didapatkan sebesar 0,410. Yang artinya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 41%. Hasil uji kelayakan model dapat diketahui bahwa Fhitung 68,123 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 sedangkan F tabel sebesar 3,94 dengan taraf signifikan sebesar 0,05 (5%). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya model Regresi linier Sederhana dapat digunakan untuk memprediksi nilai Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Pelanggan.
Abstract:Kenaikan Gaji Berkala merupakan salah satu bentuk penghargaan finansial yang diberikan kepada karyawan berdasarkan prestasi kerja disetiap periode tertentu. Hal ini dilakukan dengan harapan agar karyawan semakin termotivasi…
asi untuk meningkatkan kinerjanya di perusahaan tempat bekerja. Dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes dilakukan klasifikasi terhadap data untuk mengetahui hubungan antara kenaikan gaji berkala dengan kinerja karyawan. Data-data yang digunakan meliputi gaji karyawan sebelum dan sesudah kenaikan serta beberapa data lainnya. Dimana hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara kenaikan gaji secara berkala dan peningkatan kinerja pada sebagian besar karyawan, dimana diketahui bahwa dengan adanya kenaikan gaji secara berkala dapat mempengaruhi peningkatan kinerja karyawan di perusahaan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi manajemen dalam menentukan kebijakan peningkatan gaji secara berkala yang efektif untuk mempertahankan kinerja karyawan yang optimal.
Abstract:Perilaku siswa merupakan tindakan yang dimiliki oleh siswa yang dipengaruhi oleh sikap, dan tanggung jawabnya di sekolah, Penelitian ini dilakukan untuk memahami korelasi antara perilaku siswa dan tingkat prestasi akademik…
ik di tingkat I’dadiyah, sebuah topik yang penting karena perilaku siswa sering dianggap sebagai salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan akademik. Metode Apriori dipilih karena kemampuannya dalam menganalisis pola asosiasi dari data besar dan menemukan hubungan tersembunyi antar variabel. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup catatan disiplin, kehadiran, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, serta interaksi sosial, yang kemudian dianalisis bersama dengan data prestasi akademik.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku positif, seperti disiplin tinggi dan keterlibatan aktif dalam kelas, dengan capaian akademik yang lebih baik. Di sisi lain, perilaku yang kurang disiplin cenderung terkait dengan prestasi yang lebih rendah. Penemuan ini menegaskan pentingnya memantau dan membentuk perilaku siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi belajar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Apriori dapat menjadi alat yang efektif untuk memahami hubungan antara perilaku dan prestasi siswa, serta memberi kontribusi penting bagi para pendidik dalam merumuskan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis data. Kesimpulan ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih terukur dan tepat sasaran.
Abstract:Artikel ini didasarkan pada pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Wijaya Family Tasikmalaya Dilihat dari target, CV individu ini. mengalami peningkatan setelah diberikannya beban kerja tambahan yaitu penambahan…
ambahan waktu kerja. Persahaan bertanggung jawab untuk mengatasi beban kerja yang dimaksud oleh para karyawannya sebagai salah satu dari sekian banyak aspek penting yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan dimaksud, yaitu beban kerja. Karenanya, kinerja karyawan tersebut mampu meningkatkan loyalitas pelanggan. Tujuan dari latihan ini adalah untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang CV pelamar. Metode yang digunakan adalah metode asosiatif dengan metode kuantitatif. Pengambilan sampel nonprobabilitas menggunakan sampel sampling dengan jumlah sampel 72 orang dan dikenal sebagai sampel sampling. Validasi dan reliabilitas metode pengumpulan data kini telah ditetapkan. Teknik analisis informasi yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah dengan uji regresi linier sederhana yang diolah menggunakan program SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif dan terdapat korelasi yang kuat diantara variabel beban kerja dengan variabel kinerja karyawan. Dalam hal digunakan koefisien determinasi, nilainya adalah 0,696 (69,6 persen). Hasil tersebut dapat diinterpretasikan apabila koefisien untuk variabel "beban kerja" (X) lebih tinggi dari koefisien untuk variabel "pengaruh" terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 69,6 persen dan lebih rendah dari koefisien untuk variabel itu sendiri sebesar 30,4 persen yang tidak termasuk dalam analisis ini. Hasilnya, terlihat bahwa 69,6 persen CV kinerja karyawan memiliki beban kerja. Keluarga Wijaya Tasikmalaya.
Abstract:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Kepuasan Kerja dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Pegawai Negeri Sipil Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sintang. Penelitian ini adalah penelitian…
asosiatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 31 responden. Alat analisis digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, koefisien korelasi (r), koefisien determinasi (????2), dan uji pengaruh simultan (uji F), uji pengaruh parsial (uji t).
Dari hasil regresi linier berganda menunjukan persamaan Y = 3,676 + 0,279????1 + 0,326????2, nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh adalah sebesar 0,644, nilai koefisien determinasi (????2) yang diperoleh sebesar 0,414 atau 41,4%. Hasil tersebut menunjukan bahwa kepuasan kerja dan Semangat Kerja memberikan pengaruh terhadap Komitmen Organisasional sebesar 41,4%, sedangkan sisanya 58,6% merupakan peranan yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, dari hasil uji simultan (uji F) diperoleh nilai F hitung > F tabel, yaitu 9,904 > 3,340, dengan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Dari hasil uji kelayakan regresi (Uji F) dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, Artinya terdapat pengaruh simultan bersama-sama antara Kepuasan kerja dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen.Hasil (uji t) antara variabel Kepuasan kerja (X1) dan Variabel Komitmen Organisasi (Y) menunjukan nilai thitung 3,567 lebih kecil dari ttabel yaitu 2,045, dan memiliki signifikansi 0,001 > 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Kepuasan Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Komitmen Organisasional. Sedangkan Hasil Uji parsial ( uji t ) antara Variabel Semangat Kerja (X2) terhadap Variabel Komitmen Organisasional (Y) menunjukan Nilai thitung 3,289 lebih besar dari ttabel 2,045, dan memiliki signifikansi 0,003 < 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Semangat kerja secara parsial berpengaruh terhadap komitmen organisasi.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda scoopy di daya motor sintang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah…
metode Purposive Sampling dengan sampel berjumlah 100 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi (R), koefisien determinasi (R2), uji simultan (Uji F) dan uji persial (Uji t).
Hasil persamaan analisis regresi linear berganda adalah Y = 4.327 -0,083X1 + 0,162X2. Koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,487, nilai ini menunjukan bahwa hubungan antara variabel harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda scoopy di daya motor sintang adalah cukup karena nilai intervalnya berada diantara 0,40-0,599. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,237 artinya 23,7% pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda scoopy di daya motor sintang, sedangkan sisanya yaitu 76,3% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukan nilai Fhitung 11,666 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,94 yang berarti terdapat pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor di daya motor sintang. Hasil uji persial (Uji t) menunjukan signifikansi harga (X1) diperoleh nilai sig 0,126 > 0,05 yang artinya HO diterima dan Ha ditolak berarti tidak tedapat pengaruh signifikan antara harga dan keputusan pembelian. Pengaruh promosi (X2) memperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 yang artinya HO ditolak Ha diterima berarti terdapat pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian secara signifikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana kualitas pelayanan dan promosi memengaruhi loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk mengidentifikasi pengaruh simultan…
ultan dari variabel kualitas pelayanan (X1) dan promosi (X2) terhadap keputusan pembelian (Y). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa semua indikator kualitas pelayanan, promosi, dan keputusan pembelian dinilai baik oleh responden dengan persentase kepuasan antara 74,7% hingga 86,7%. Analisis korelasi mengungkapkan bahwa kualitas pelayanan memiliki hubungan lemah dengan keputusan pembelian (r = 0,093), sedangkan promosi menunjukkan hubungan yang lebih kuat (r = 0,422). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,185 menunjukkan bahwa kontribusi kualitas pelayanan dan promosi terhadap keputusan pembelian adalah 18,5%, sementara sisanya 81,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Rositta Wedding terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memaksimalkan promosi untuk memperkuat keputusan pembelian dan loyalitas pelanggan. Penelitian selanjutnya dianjurkan untuk memasukkan variabel tambahan seperti kualitas produk dan variabel mediasi untuk meningkatkan akurasi dan pemahaman lebih dalam.