Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

PENGATURAN HUKUM PERIZINAN KEMBANG API DI INDONESIA

Rahayu Sri Utami, Arga Afif Ramadhan
Abstract: Perizinan kembang api merupakan aspek penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum dalam penyelenggaraan kegiatan keramaian di Indonesia. Kembang api yang sering digunakan dalam acara perayaan berisiko tinggi jika… tidak diawasi dengan ketat. Oleh karena itu, peraturan hukum terkait perizinan kembang api sangat krusial untuk memastikan penggunaannya berlangsung aman. Artikel ini membahas pengaturan perizinan kembang api di Indonesia, yang mengacu pada kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberikan izin keramaian dan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban. Peraturan yang mengatur izin keramaian ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan untuk menghindari kecelakaan atau keonaran. Izin keramaian dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu izin keramaian biasa, izin keramaian dengan kembang api, dan izin keramaian terkait penyampaian pendapat di muka umum. Setiap jenis izin memiliki persyaratan yang berbeda, termasuk izin khusus untuk penyulutan kembang api dengan efek ledakan tertentu. Selain itu, artikel ini juga mengkaji dasar hukum perizinan kembang api yang meliputi Undang-Undang Kepolisian dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penegakan hukum terkait pelanggaran perizinan kembang api diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan sanksi pidana bagi pelanggar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam dan komprehensif tentang pengaturan dan mekanisme penegakan hukum terkait perizinan kembang api di Indonesia.

HUBUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GIGI DI KELAS III DAN IV DI SD INPRES LILIBA BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK

Ratih Variani, Faizal Riza Soeharto
Abstract: Makanan yeng bersifat kariogenik sangat populer di kalangan anak-anak, terutama karena kandungan gula dan karbohidratnya, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Dalam survei awal yang kami lakukan terhadap 107 siswa kelas… as III dan IV, ditemukan bahwa 75 di antaranya (70%) mengalami gigi berlubang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat kerusakan gigi anak-anak di SD Inpres Liliba dengan konsumsi makanan yang bersifat kariogenik. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan terdiri dari 75 siswa yang telah teridentifikasi memiliki karies gigi. Analisis data dilakukan melalui metode univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan gigi paling banyak terjadi pada karies email, dengan 25 kasus (33,33%), sementara yang paling parah adalah karies akar, yang mencatat 10 kasus (13,33%). Jenis makanan kariogenik yang paling sering dikonsumsi oleh siswa adalah makanan padat, dengan 35 siswa (46,7%) melaporkan mengkonsumsi biskuit, snack ringan, coklat, dan permen. Temuan juga mengungkapkan bahwa karies email dan pulpa umumnya ditemukan pada siswa yang mengonsumsi makanan padat, masing-masing terkait dengan 12 siswa (48,0%) untuk karies email dan 5 siswa (50,0%) untuk karies akar. Analisis menunjukkan ada hubungan signifikan antara tingkat kerusakan gigi dan jenis makanan kariogenik, dengan nilai signifikansi p=0,001 (p=0,005). Penelitian ini juga membahas lebih lanjut mengenai berbagai bentuk makanan kariogenik, baik cair maupun padat.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAI DI KELAS IV SDIT SEMARAK REJANG LEBONG

Roja Saputra, Reni Selviani, Aida Nasution, Epa Kristina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang inovatif dan efisien dalam meningkatkan pemahaman serta minat belajar siswa kelas IV di SDIT Semarak Rejang Lebong. Latar… belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi PAI yang disampaikan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model [sebutkan model pengembangan, misalnya: ADDIE atau 4D], yang mencakup langkah-langkah analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media pembelajaran yang dikembangkan berbentuk [sebutkan jenis media, misalnya: video animasi interaktif, game edukasi, atau media berbasis multimedia lainnya]. Proses validasi dilakukan oleh ahli materi PAI serta ahli media pembelajaran untuk memastikan kualitas konten dan desain media yang dihasilkan. Uji coba lapangan dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman dan minat siswa, dengan menggunakan metode pengumpulan data seperti [sebutkan metode pengumpulan data, misalnya: pre-test dan post-test, observasi, kuesioner]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa [sebutkan temuan utama, misalnya: terjadi peningkatan signifikan pada skor post-test dibandingkan pre-test, siswa memberikan respon positif terhadap media, guru merasa puas dengan media yang digunakan]. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan terbukti efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SDIT Semarak Rejang Lebong. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan media ini pada kelas dan materi PAI lainnya.

WILAYAH KAJIAN FILSAFAT ILMU (INTEGRASI ISLAM DAN SAIN)

Rifan Zaini, Sudirman Sudirman
Abstract: Dalam penulisan di artikel ini, tentu penulis dalam penelitian menggunakan studi literatur atau telaah pada kajian referensi dari buku dan tulisan karya ilmiyah yang mempunyai keterkaitan dengan topik yang diangkat yaitu… pada Wilayah Kajian Filsafat Ilmu (Integrasi Islam dan sains). Kajian dalam penelitian ini tentu mempunyai tujuan untuk mengetahui sejauh mana topik yang berkaitan dengan perkembangan saat ini sehingga bisa menghasilkan pengetahuan baru dan memberikan kontribusi terhadap suatu ilmu pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi khalayak. Hasil penelitian dari kajian Filsafat Ilmu (Integrasi Islam dan Sains) yaitu; (1) dalam kajian filsafat dan ilmu ditemukan bahwa keduanya mempunyai kesamaan, namun perbedaannya dapat ditemukan dari sudut pandang probolitas, reduksi, dan hepotesis; (2) Dasar-dasar dalam menginterasikan Islam dan Sains adalah harus menggunakan pendekatan epistemologi guna menemukan titik temu tentang paradigma, objek, metode, dan kriterian yang digunakan oleh keduanya dalam memperoleh pengetahuan. (3) berbicara pada masalah hubungan antara dunia Islam setelah kejayaan (1350 M) dan Sains di Barat setelah revolusi ilmiyah (1543-1600 M) adalah upaya dalam menghubungkan dua hal yang dianggap memiliki hubungan diametral dan pradoks. Dengan demikian, adanya perbedaan yang ada di antara keduanya dianggap sebagai integrasi dalam menemukan ilmu pengetahuan yang bersifat dogma dan paradigma.

TINGKAT MOTIVASI DAN PEMAHAMAN GEN Z SISWA TPQ TERHADAP ILMU TAJWID DAN MAKHORIJUL HURUF (Studi Kasus Siswa TPQ di Desa Palak Bengkerung Bengkulu Selatan)

Shiddiq, Akbar, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Membaca Al-Qur'an secara tartil dengan menggunakan dan memahami konsep makhorijul huruf dan ilmu tajwid. Meskipun demikian, masih banyak santri TPQ Gen Z di Desa Palak Bengkerung yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan… baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid dan makhorijul huruf. Oleh karena itu, penting untuk lebih fokus dalam memahami Al-Qur'an. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui pemahaman siswa TPQ Gen Z terhadap ilmu tajwid dan makhorijul huruf; dan 2) mencari cara untuk meningkatkan minat siswa dalam mempelajari ilmu Al-Qur'an di bidang tajwid dan makhorijul huruf. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak lima siswa dan guru TPQ Masjid Jamik dan Masjid Bilal Bin Rabbah diobservasi dan diwawancarai sebagai bagian dari metode pengumpulan data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, teknik sorogan masih digunakan di TPQ Masjid Jamik dan Masjid Bilal Bin Rabbah Desa Palak Bengkerung untuk mengajarkan ilmu tajwid dan cara melafalkan huruf-huruf Makhorijul dengan benar. Meskipun dianggap sudah ketinggalan zaman, namun pendekatan ini masih cukup relevan dan sering digunakan dalam pendidikan Al-Qur'an.

ETIKA MUAMALAH DALAM HADIST RIWAYAT AL-BUKHARI NO.2079 SEBAGAI LANDASAN MORALITAS EKONOMI DIGITAL DALAM KONTEKS BITCOIN DAN TRADING

M Khabibu Rahman A, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di bidang ekonomi, dengan munculnya Bitcoin dan aktivitas trading sebagai inovasi utama. Teknologi blockchain yang mendasari Bitcoin… itcoin menawarkan manfaat seperti transparansi, efisiensi, dan akses keuangan yang lebih luas, terutama di tingkat global. Namun, tantangan besar muncul berupa volatilitas harga yang ekstrem, spekulasi yang berlebihan, dan potensi manipulasi yang sering kali menimbulkan risiko besar bagi para pelaku transaksi. Dalam konteks Islam, prinsip keadilan, kejujuran, dan transparansi menjadi landasan utama dalam aktivitas ekonomi yang bertujuan menciptakan transaksi yang diberkahi dan tidak merugikan pihak mana pun, sebagaimana ditegaskan dalam hadis Al-Bukhari No. 2079.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur untuk menganalisis relevansi nilai-nilai etika dalam hadis tersebut terhadap aktivitas ekonomi digital modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin dan trading digital memiliki potensi manfaat besar, penggunaannya sering melibatkan unsur-unsur yang dilarang dalam syariah, seperti gharar (ketidakpastian), riba (bunga), dan maysir (perjudian). Pengintegrasian nilai-nilai Islam, seperti keterbukaan dan keadilan, menjadi langkah penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital yang lebih etis dan berkelanjutan. Teknologi seperti smart contracts dapat membantu menjaga transparansi dan meminimalkan ketidakpastian, tetapi tantangan seperti regulasi yang kurang memadai dan sifat transaksi yang anonim masih membutuhkan perhatian khusus. Hadis Al-Bukhari No. 2079 memberikan panduan moral yang relevan untuk memastikan bahwa aktivitas ekonomi digital berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, mendukung keadilan, dan melindungi pelaku ekonomi dari risiko yang tidak diinginkan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip-prinsip syariah dalam membangun sistem ekonomi digital yang adil, transparan, dan seimbang.

Analisis Praktik Pemberian Zakat Fitrah Kepada Kiai Di Desa Mlawang Kabupaten Lumajang: Tinjauan Al-Qur’an Surat At-Taubah Ayat 60

Moch Rizki Fadlillah, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini menganalisis persepsi masyarakat Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, terhadap tradisi pemberian zakat fitrah kepada kiai dan mengkajinya berdasarkan Surah At-Taubah ayat 60. Dalam masyarakat… Madura yang mayoritas menganut Islam, kiai dihormati sebagai tokoh agama, sehingga zakat fitrah sering diberikan kepada mereka meskipun dianggap cukup secara ekonomi, berbeda dari delapan golongan mustahiq yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode lapangan dengan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan untuk menggali data dan menganalisis praktik tersebut secara deskriptif-induktif dalam perspektif hukum Islam. Hasilnya diharapkan memberikan pandangan komprehensif terkait tradisi ini dan kesesuaiannya dengan syariat. Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat Desa Mlawang, Lumajang, tentang tradisi pemberian zakat fitrah kepada kiai serta meninjau praktik tersebut berdasarkan Surah At-Taubah ayat 60. Tradisi ini berlangsung secara turun-temurun sebagai penghormatan kepada kiai yang dianggap bagian dari golongan sabilillah karena perannya dalam dakwah dan pembinaan spiritual. Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa meskipun kiai tergolong "mampu," praktik tersebut sah menurut syariat Islam berdasarkan interpretasi luas terhadap fi sabilillah. Selain memenuhi aspek keagamaan, tradisi ini mencerminkan penghargaan masyarakat atas peran kiai dan harapan memperoleh keberkahan melalui pengabdian mereka.

SEBUTAN ISTRI DALAM NARASI AL-QUR'AN: TELAAH KONSEPTUAL DAN KONTEKSTUAL KATA IMRA'AH, ZAUJ, DAN NISĀ’ PERSPEKTIF AL-FURŪQ AL-LUGHAWIYYAH

Hasyim, Muhammad, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini membahas makna dan konteks penggunaan tiga istilah dalam Al-Qur'an yang merujuk pada perempuan, yaitu imra'ah, zauj, dan nisā', khususnya dalam peran sebagai istri. Dengan pendekatan al-furūq al-lughawiyyah,… yah, penelitian ini mengeksplorasi perbedaan semantik konseptual dan kontekstual dari istilah-istilah tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan istilah ini tidak hanya berdasarkan makna literal, tetapi juga mencerminkan hubungan sosial, emosional, dan spiritual dalam konteks tertentu. Kata imra'ah sering digunakan untuk menggambarkan hubungan yang tidak harmonis, baik dalam aspek keimanan, pemikiran, atau peran, seperti pada istri Nabi Nuh dan Nabi Luth. Namun, istilah ini juga merujuk pada istri yang seiman tetapi menghadapi hambatan tertentu, seperti istri Nabi Zakaria dan Nabi Ibrahim. Sebaliknya, kata zauj digunakan untuk pasangan yang memiliki keserasian dan keselarasan, seperti pada Nabi Adam dan istrinya. Adapun nisā' digunakan dalam konteks kolektif atau hubungan yang menyiratkan keharmonisan, seperti dalam QS. Al-Baqarah 2:187, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar, seperti pada istri-istri Nabi (QS. Al-Ahzab 33:30). Penelitian ini menegaskan fleksibilitas dan kedalaman bahasa Al-Qur'an dalam menggambarkan peran perempuan, sekaligus memberikan kontribusi signifikan pada kajian linguistik dan gender dalam Islam.

Kontribusi Peradaban Islam dalam Bidang Hukum

Nurhadi Nurhadi
Abstract: Hukum Islam merupakan sistem hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah, berkembang sejak era Nabi Muhammad SAW hingga zaman modern. Sebagai pedoman hidup yang holistik, hukum ini tidak hanya mengatur aspek keagamaan,… , tetapi juga mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan politik, menjadikannya relevan dalam berbagai konteks sejarah dan budaya. Penelitian ini membahas perjalanan hukum Islam mulai dari penerapan langsung di masa Nabi, perkembangan mazhab-mazhab hukum pada era klasik, hingga tantangan globalisasi di era modern. Mekanisme ijtihad yang diterapkan para ulama menjadi kunci fleksibilitas hukum Islam dalam menanggapi perubahan zaman, memungkinkan sistem ini tetap adaptif tanpa kehilangan esensi dasarnya. Pada era klasik, hukum Islam berkembang melalui pembentukan institusi peradilan yang terstruktur dan karya-karya ulama besar, seperti Al-Muwatta dan Al-Umm. Sementara itu, era modern menunjukkan upaya kodifikasi seperti Majallah al-Ahkam al-Adliyyah, yang menjadi model bagi integrasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional di berbagai negara. Selain itu, konsep keadilan restoratif dan perlindungan hak asasi manusia yang ditawarkan oleh hukum Islam berkontribusi pada pembentukan norma hukum internasional yang berkeadilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka untuk memahami fleksibilitas hukum Islam dan potensinya dalam memperkaya sistem hukum global. Temuan ini menunjukkan bahwa hukum Islam mampu tetap relevan di tengah perubahan sosial dan tantangan global, menjadikannya salah satu elemen penting dalam menciptakan keadilan universal.  

ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH DALAM PENYUSUNAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN DKI JAKARTA TAHUN 2023

Ardini, Novia, Siti Novi Widowati, Palomita Srimania Deangelica, Khiren Anggun
Abstract: Studi ini menyelidiki bagaimana Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) digunakan saat membuat Laporan Realisasi Anggaran DKI Jakarta Tahun 2023. Peraturani Pemerintahi No.71i Tahuni 2010i menetapkani implementasii SAPi berbasisi… basisi akrual sebagai dasar untuk mencapai tujuan ini. Namun, masih ada masalah dengan pemahaman teknis dan ketersediaan infrastruktur. Untuk penelitian ini, penulis melakukan penelitian literatur dan mengumpulkan data tentang implementasi SAP di DKI Jakarta melalui jurnal dan laporan keuangan online. Laporan Realisasi Anggaran DKI Jakarta Tahun 2023 adalah contoh penelitian yang dia lakukan. Hasil penelitian melihat keselarasan prosedur penyusunan laporan realisasi anggaran dengan PSAP No.2 yang berkaitan dengan perolehan opini WTP. Hasilnya menunjukkan bahwa DKI Jakarta telah menerapkan SAP dengan baik dalam penyusunan LRA, meskipun ada keterlambatan dalam penyampaian laporan. Penelitian ini membahas evaluasi berkala terhadap penerapan SAP untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku dan menyesuaikan diri dengan perubahan standar atau peraturan. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan pelatihan karyawan di bidang akuntansi pemerintahan untuk memastikan pemahaman dan penerapan yang konsisten dari SAP.