Abstract:Allo Bank memulai transformasi model bisnis dari perbankan konvensional menjadi perbankan digital pada tahun 2021. Hal ini melibatkan pengalihan beberapa aset konvensional ke perusahaan lain dalam Kelompok Usaha Bank, sehingga…
hingga jumlah cabang berkurang secara signifikan dari 16 menjadi hanya 2. Dengan meminimalkan cabang dan jaringan ATM dan berfokus pada pengembangan sistem dan teknologi untuk menyediakan layanan perbankan digital dan peningkatan pengalaman nasabah melalui aplikasi Allo Bank,perseroan telah mampu menekan biaya operasional dari 82% (2021) menjadi 60% (2022) dari pendapatan operasional (PT Allo Bank Indonesia Tbk., 2022). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitatif karena dalam penelitian ini menggunakan data empiris yang berupa fakta atau angka yang bisa dihitung yaitu laporan arus kas PT Allo Bank Indonesia. Penelitian ini menyelidiki dampak pelaporan keuangan terhadap kinerja ekonomi PT.Allo Bank Indonesia adalah bank terkemuka di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan bank, seperti dampak pelaporan keuangan terhadap kinerja perekonomian, dan dampak pelaporan keuangan terhadap rasio aset bank terhadap kinerja perekonomian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya perikanan tangkap di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kabupaten Konawe memiliki potensi kelautan yang besar dan beragam, namun penelitian tentang sumber…
daya perikanan tangkap di daerah ini masih terbatas. Dalam penelitian ini, dilakukan survei lapangan dan pengumpulan data melalui wawancara dengan nelayan setempat serta analisis data sekunder yang terkait dengan produksi perikanan tangkap. Metode pengumpulan data meliputi survei lapangan dan wawancara dengan nelayan yang aktif di Kabupaten Konawe. Data yang dikumpulkan meliputi informasi tentang spesies ikan yang ditangkap, alat tangkap yang digunakan, musim penangkapan, dan hasil tangkapan per unit upaya (CPUE). Selain itu, data sekunder tentang produksi perikanan tangkap di daerah ini juga dikumpulkan dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Ditemukan berbagai spesies ikan yang ditangkap, termasuk ikan pelagis dan ikan karang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Alat tangkap yang umum digunakan oleh nelayan lokal meliputi jaring, pancing, dan bubu. Musim penangkapan yang paling produktif adalah pada saat musim kemarau. Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Konawe cenderung bervariasi dari tahun ke tahun. Faktor-faktor seperti fluktuasi iklim, perubahan suhu air laut, dan aktivitas manusia dapat mempengaruhi hasil tangkapan. Upaya-upaya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan perlu diterapkan untuk memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap di daerah ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Namun, upaya pengelolaan yang berkelanjutan harus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap ini. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Kabupaten Konawe.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi penyiar dalam meningkatkan kualitas pemberitaan di radio Insania Makassar dan mengungkap faktor pendukung dan penghambat penyiar dalam strategi meningkatkan kualitas pemberitaan…
emberitaan di radio Insania Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan tahapan identifikasi masalah yang diteliti, menyusun proposal, tahap pengumpulan data, analisa data, dan penelitian laporan. Teknik pengumpulan data di lakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar dituntut beradaptasi dengan perkembangan zaman dan daya saing di era modern dengan platform digital seperti TV dan Handphone, penyiar dituntut maksimal untuk melakukan fungsi dan tanggungjawab mereka dalam meningkatkan pemberitaannya dengan segmen berita terupdate, faktual, relevan dan menarik, mendatangkan narasumber dan melibatkan pendengar langsung dan sumber berita didapatkan dari media ANTARA.NEWS dan RRI serta kejadian yang sedang hits. Faktor pendukung: jaringan sudah menggunakan internet Network Digital yang dapat diakses melalui aplikasi, Persediaan sarana dan prasarana serta dana yang memadai, Faktor teknis (jaringan) dan non-teknis (kualitas penyiar), Siaran radio mengalami evolusi di era digital mulai dari saluran analog (suara) ke Network Digital (transmisi suara dan data) yang diakses melalui aplikasi. Sedangkan faktor penghambat yaitu: Jaringan internet yang kadang bermasalah, Ketersediaan berita dari sumber dua media lama, seperti ANTARA.NEWS dan RRI, Faktor teknis (jaringan) cuaca dan alat yang rusak dan non-teknis (kualitas penyiar) dan sebagian pendengar tidak dapat mengakses ke internet karena adanya transisi dari siaran analog ke digital.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat berdampak pada kegiatan bisnis mulai skala kecil hingga besar yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menjalankan usahanya. Perkembangan dunia digital mengharuskan…
pebisnis, termasuk usaha apotek untuk meningkatkan pemasaran dan komunikasi secara digital dengan pelanggan. Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker. Praktek kefarmasian dibantu oleh Tenaga Teknis Kefarmasian, yang terdiri atas Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi dan Analis Farmasi. Namun, apotek bukan hanya sebagai tempat pelayanan kefarmasian tetapi juga dikelompokkan sebagai bidang usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dengan kode 47721 yaitu perdagangan eceran barang dan obat farmasi untuk manusia di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sosial media Whatsapp terhadap peningkatan penjualan obat bebas, vitamin dan alat kesehatan di Apotek AFIQ 2. Metode penelitian yang dipilih adalah deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan participants observation. Hasil penelitian diperoleh peningkatan penjualan menggunakan media whatsapp sebesar 76,78% terhadap target. Kesimpulan penelitian ini bahwa strategi promosi dengan memanfaatkan media sosial whatsapp memberikan keuntungan diantaranya meluaskan pasar, menaikkan omset penjualan, menjaring konsumen baru, menjadi sarana media promosi.
Abstract:Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa (KEMAS) merupakan salah satu upaya yang telah dilakukan perguruan tinggi untuk menumbuhkan jiwa kreatifitas mahasiswa melalui acara kesenian yang dipadukan dengan kegiatan berwirausaha. Tujuan…
ujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengalaman nyata kepada para mahasiswa untuk menjalankan usaha dan meningkatkan daya minat berwirausaha mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan program kewirausahan dari Ndou dan metode pembelajaran kewirausahaan dari Esmi, yang mempunyai 4 tahap dan metode sebagai berikut; ) Fase Inspirasi (Inspiration); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran langsung dengan cara mengundang tamu pengusaha (inviting guest entrepreneurs), seminar kewirausahaan (entrepreneuship talks), dan bimbingan wirausaha (entrepreneurship tutoring), 2) Fase Keterlibatan (Engagement); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran operasional praktek yaitu memulai bisnis (starting business), 3) Fase Eksploitasi (exploitation); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran operasional praktik dengan cara melakukan kelas praktek (class practice). 4) Fase Keberlanjutan (Sustainment); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran interaktif dengan cara membangun jaringan relasi (networking). Secara keseluruhan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terlaksana dengan baik. Kami memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Stiami (KEMAS) yakni; a) Perguruan tinggi harus membuat inkubator bisnis sebagai wadah kolaborasi para wirausaha mahasiswa, b). Perguruan tinggi perlu menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan berwirausaha mahasiswa seperti kantin khusus produk-produk mahasiswa, c) Perguruan tinggi perlu membentuk tim khusus terkait event-event dan workhshop kewirausahaan agar memotivasi dan meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa, d) perguruan tinggi perlu mensosialisasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang memfasilitasi kegiatan wirausaha mahasiswa seperti Wirausaha Merdeka, Porgram Kreatiftas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) agar daya minat mahasiswa berwirausaha semakin meningkat dan melahirkan para mahasiswa yang berminat untuk menjadi pengusaha.
Abstract:Penelitian ini berfokus pada implementasi Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 3 untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Di era digital ini, penggunaan…
Teknologi Informasi (TI) seperti SIAKAD sangat penting untuk mendukung kegiatan akademis dan non-akademis. Studi ini mencakup penilaian konektivitas jaringan, keamanan sistem, akses pengguna yang sesuai, serta evaluasi proses bisnis dan infrastruktur dalam SIAKAD. Untuk meningkatkan kinerja sistem, audit sistem informasi merupakan langkah penting. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lima penilaian yang dilakukan pada sistem informasi akademik masih berada pada level 3 atau level yang ditentukan dengan skor rata-rata 3,08.
Abstract:Aplikasi SIBER merupakan sistem informasi mengenai publikasi terkait pembangunan infrastruktur, sosial, ekonomi, budaya serta kegiatan lainnya di lingkup Pemerintahan Kabupaten Kapuas. Aplikasi SIBER terkait dengan Kapuas…
s Infokom Publik sebagai media perkembangan pemerintah daerah. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui efektivitas penerapan sistem informasi publik melalui website Sistem Informasi Berita Terintegrasi (SIBER) di Kabupaten Kapuas menggunakan Model DeLone dan McLean (2003) serta mengidentifikasi penghambat dan pendukung Aplikasi SIBER ini. Dengan menggunakan metode kualitatif dan model pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data penelitian melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Analisis data berdasarkan Model Miles dan Huberman. Penelitian ini menunjukan pada daerah blankspot dalam penggunaan SIBER terhadap segala bentuk informasi kegiatan desa sudah berjalan efektif. Faktor yang menghambat adalah kendala pada server atau jaringan dan jangkauan ke daerah daerah terpencil, anggaran yang belum optimal di daerah yang tidak memiliki akses terhadap internet. Menjadi hambatan dalam mengakses informasi pemerintahan serta beberapa desa yang tidak mendapatkan akses informasi untuk terhubung kegiatannya dengan Diskominfo agar berfungsi untuk memantau segala bentuk kegiatan di desa. Penelitian ini memberikan masukan untuk dapat meningkatkan jalur komunikasi melalui kecepatan koneksi internet agar mempermudah pemerintah desa dan masyarakat dalam mendapatkan informasi pemerintahan daerah dan pemerintahan desa yang masih minim literasi digital.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi telah menjadi pendorong utama kemajuan lembaga pendidikan. Jaringan komputer adalah salah satu komponen penting dalam pertukaran informasi di dunia pendidikan. Laboratorium komputer, sesuai…
ai dengan kebijakan pendidikan nasional, berfungsi untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam teknologi informasi dan komunikasi. SDIT Salsabila berencana untuk merancang laboratorium komputer yang memperhatikan batasan akses internet, pemantauan aktivitas pengguna, dan kemudahan pemeliharaan jaringan. Topologi jaringan star dipilih karena kehandalannya dalam jaringan lokal. Cisco Packet Tracer digunakan sebagai alat untuk merancang dan mensimulasikan jaringan, sehingga memudahkan implementasi dan pemeliharaan. Diharapkan perancangan ini akan memberikan dampak positif pada kemajuan pendidikan dan membantu siswa mencapai kompetensi yang diinginkan.
Abstract:Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas dari kotoran seperti debris, plak, dan calculus. Pemeliharaan kesehatan gigi dapat dilakukan melalui upaya menggosok gigi yaitu…
tu dua kali sehari pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur. Tusuk gigi merupakan alat bantu untuk membersihkan gigi sebelum ditemukannya sikat gigi. Bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomis gusi dan gigi, justru akan menyebakan luka dan pendarahan bagi gusi. Tusuk gigi yang tidak steril juga dapat menimbulkan infeksi pada rongga mulut. Kebiasaan menusuk gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi dapat menyebabkan radang gusi (gingivitis) dan pendalaman sulkus gingival. Tujuan : Untuk mengetahui tingkat usia penggunaan tusuk gigi, tingkat pengetahuan penggunaan tusuk gigi dan mengidentifikasi gambaran dampak penggunaan tusuk gigi terhadap kondisi jaringan periodontal pada masyarakat Rt 026 Kelurahan Liliba. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian desktiptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan menggunakan kuesioner dan melakukan pemeriksaan langsung menggunakan format CPITN. Dalam penelitian ini yang di teliti adalah tingkat usia, pengetahuan penggunaan tusuk gigi, dampak penggunaan tusuk gigi pada masyarakat. Kesimpulan: Responden yang paling banyak menggunakan tusuk gigi berusia 36-45 tahun dan tingkat penahuan masyarakat tentang dampak penggunaan tusuk gigi sebagian besar dalam kriteria buruk 86%, dan kondisi jaringan periodontal dampak penggunaan tusuk gigi berupa poket dangal sebanyak 35%.
Abstract:mengalami perubahan selama kehamilan, yaitu perubahan fisiologis dan perubahan hormonal. Perubahan fisiologis dan perubahan hormonal tidak hanya mempengaruhi kesehatan umum, tetapi juga mempengaruhi kesehatan mulut ibu hamil…
amil seperti peradangan gusi (gingivitis), peradangan jaringan periodontal (periodontitis) dan gigi berlubang (karies gigi ). Tindakan pencegahan pada ibu hamil dapat dilakukan dengan cara rutin melakukan kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut, menambal gigi yang berlubang, mencabut gigi yang sisa akar, dan dibersihkan karang giginya. Untuk itu diperluhkan upaya promosi untuk meningkatkan pengetahuan sehingga terjadi perubahan perilaku pada ibu hamil tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Tujuan : untuk mengetahui respon ibu hamil terhadap promosi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui respon ibu hamil terhadap promosi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Populasi Penelitian: Ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan ke Puskesmas Oebobo sebanyak . Sampel Penelitian: Menggunakan total sampling yaitu Ibu hamil yang berkunjung melakukan pemeriksaan pada hari dilakukan penelitian sebanyak 50 orang. Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa 2% ibu hamil berkunjung ke poli gigi setelah dilakukan promosi, 6,25% ibu hamil menambal gigi yang berlubang setelah dilakukan promosi, 0% ibu hamil yang mencabut gigi yang sisa akar, 0% ibu hamil yang dibersihkan karang giginya. Kesimpulan: Respon ibu hamil terhadap promosi kesehatan mulut negatif.