Search Articles & Publications

Showing 4909 articles found for "Ikan"

Program Pelaksanaan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) Di UPT SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Dina Putri, Esa Yulimarta
Abstract: Adapun tujuan PKM adalah untuk mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat praktek mengajar secara langsung; menguasai berbegai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran;… belajaran; menerapkan berbagai kemampuan profesional kemahasiswaan secara utuh dan terpadu dalam situasinya; melatih mahasiswa agar memiliki pengalaman faktual tentang proses pemebelajaran; memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mempelajari dan memahami serta menghayati seluk beluk lembaga pendidikan. Bentuk pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari dua jenis, yaitu program mengajar dan program non mengajar. Program mengajar terdiri dari tiga jenis, kegiatan pengamatan, latihan terbimbing, latiahan mandiri. Latihan terbimbing dilakukan satu kali di bimbing oleh guru pamong, latihan mandiri dilakukan satu kali tanpa bimbingan guru pamong. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi meliputi ceramah, tanya jawab, permainan, observasi, pemberian tugas dan diskusi. Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah memberi pengalaman mempersiapkan pembelajaran, memilih metode, mengembangkan media dan mengevaluasi dengan 100% siswa lulus KKM. Kegiatan ini telah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari ke dalam proses pembelajaran di sekolah, serta dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik antara STKIP Widyaswara Indonesia dengan sekolah yang terkait.

Pendidikan Kesehatan Diabetes Melitus Di Ruangan Mahoni Rumah Sakit Umum Daerah Pakuhaji

Adi Dwi Susanto, Nurry Ayuningtyas Kusumastuti
Abstract: Diabetes Melitus merupakan sebuah penyakit menahun yang berpotensi fatal, terjadi karena kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau ketidakmampuan tubuh memanfaatkan insulin secara efektif untuk mengatur glukosa darah… (Kemenkes, 2018). World Health Organization (WHO) mencatat bahwa sebagian besar kasus DM berasal dari wilayah Asia Tenggara dan Pasifik Barat, menyumbang sekitar setengah dari total kasus DM di seluruh dunia (Riskesdas, 2018). International Diabetes Federation (IDF) melaporkan angka mencengangkan, dengan 537 juta orang dewasa (usia 20-79 tahun) menderita DM, dan 6,7 juta meninggal setiap tahunnya akibat penyakit ini. Tiongkok, India, dan Pakistan menjadi negara dengan prevalensi DM tertinggi, sedangkan Indonesia berada di peringkat kelima dengan jumlah penderita mencapai 19,47 juta, atau sekitar 10,6% dari total penduduk (Pahlevi, 2021). Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi DM di Indonesia meningkat dari 1,5% pada tahun 2013 menjadi 2% pada tahun 2018, dengan kategori usia penderita terbesar terletak pada rentang usia 55-64 tahun (6,3%) dan 65-74 tahun (6%). Perempuan memiliki prevalensi DM yang lebih tinggi (1,8%) dibandingkan dengan laki-laki (1,2%). Prevalensi di perkotaan mencapai 1,9%, sedangkan di perdesaan sebesar 1,0% (Riskesdas, 2018). Tujuan : tujuan dari laporan ini untuk menganalisa pengetahuan pasien dan keluarga pasien mengenai penyakit diabetes melitus serta kerutinan pasien penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah dan mengonmumsi obat diabetes. Hasil : hasil dari kegiatan pendidikan kesehatan ini diharapkan pasien dan keluarga pasien dapat memahami dan mengenal mengenai penyakit diabetess melitus dan diharapkan dapat rutin mengontrol kadar gula darah.

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Dengan Aplikasi Microsoft Exel Pada SMK PAB 8 Sampali

Fenny, Tri Wulandari
Abstract: Laporan keuangan (financial statements) merupakan produk akhir dari serangkaian proses pencatatan dan pengikhtisaran data transaksi bisnis. Perkembangan bisnis yang sangat cepat dan dinamis serta semakin tingginya tingkat… at persaingan usaha antar kompetitor menuntut para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman. Persiapan yang dilakukan tentu harus dilakukan secara cermat dan  tidak dapat dilakukan dengan sendiri, terlebih tidak seluruh UMKM memahami tentang keseluruhan permasalahan tersebut, sehingga para pelaku UMKM perlu dibantu serta didampingi. Program pengabdian kepada masyarakat. bertujuan untuk melatih pembukuan akuntansi sederhana UMKM dengan menggunakan Microsoft Exel pada Sekolah SMK PAB 8 Sampali  dan diharapkan siswa-siswi mampu melakukan pencatatan akuntansi yang baik. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan. Para murid dilatih dan dibimbing untuk melakukan pencatatan laporan keuangan. Kegiatan tersebut dilakukan secara cepat dan sangat mudah. Untuk mengukur ketercapaian target dan luaran yang diharapkan, yaitu menjadikan siswa tersebut dapat melakukan pencatatan akuntansi berupa laporan keuangan dengan keunggulan.

Pelatihan Penerapan Komunikasi Yang Baik Bagi Pegawai SMK Negeri 3 Medan Guna Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Terhadap Masyarakat Pada SMK Negeri 3 Medan

Dita Sayidina Harahap, Deliyanti Simbolon, Dian Setyorini, Fenny Afrida, Isra Rafika Sihombing, Lisa Elianti Nasution
Abstract: Komunikasi yang baik merupakan salahsatu pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, memberikan informasi dan menyelesaikan keluhan yang dialami oleh para konsumen. Berdasarkan hasil wawancara dari pihak sekolah menjelaskan bahwa… ahwa saat ini pihak sekolah menginginkan adanya peningkatan pada proses pelayanan yang baik dan juga prima bagi pegawai SMKN 3 Medan kepada Masyarakat. Pelatihan komunikasi yang baik bagi para pegawai SMKN 3 Medan bertujuan meningkatkan kualitas dan keefektivan pelayanan oleh pegawai SMKN 3 Medan kepada masyarakat, khususnya para orangtua dari calon siswa yang hendak bersekolah di SMKN 3 Medan. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan memberikan materi terlebih dahulu yang dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Materi yang diberikan berupa pelatihan komunikasi dan Bahasa, marketing, dan pelatihan teknik pendekatan kepada konsumen. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pelatihan berhasil meningkatkan kualitas pegawai SMKN 3 Medan dalam memberikan pelayanan yang efektif terhadap Masyarakat pelanggan yang dibuktikan dari pelayanan yang diberikan secara baik, ramah, dan jelas dalam memberi informasi kepada pelanggan. Peningkatan kualitas dari pegawai secara tidak langsung meningkatkan kualitas dari manajemen dan organisasi sekolah, sehingga mampu lebih berkembang, khsususnya dalam merekrut calon siswa baru.

Pelatihan Pengelolaan SDM Di Era Digital Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Efektivitas Kinerja Pegawai Di SMK Negeri 3 Medan

Fenny Afrida, Lisa Elianti Nasution, Dian Setyorini, Dita Sayidina Harahap, Isra Rafika Sihombing, Deliyanti Simbolon
Abstract: Era perkembangan teknologi digital menjadi pemicu perubahan bisnis, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memicu revolusi peradaban dunia, khususnya industri sebagai penggerak perekonomian dunia (Rahmadyah, dkk… kk 2022). Maka dari itu, kemampuan untuk mengelola sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan zaman adalah suatu hal yang mutlak dimiliki oleh Perusahaan di era digital ini (Perdana, dan Ariwan 2019). Perubahan Paradigma Manajemen SDM di dalam era pra-digital, manajemen SDM cenderung difokuskan pada administrasi kepegawaian dan pengelolaan tugas-tugas rutin. Namun, dengan munculnya era digital, paradigma ini berubah secara dramatis. Adapun tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini untuk menyajikan telaah literatur mengenai pelatihan dan pengembangan SDM. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan rujukan untuk meningkatkan pelatihan dan pengembangan SDM bagi pegawai di SMK Negeri 3 Medan. Adapun solusi dari penyelesaian masalah tersebut yaitu dengan memberikan pelatihan dasar kepada pegawai di lingkungan SMK Negeri 3 Medan mengenai tekonologi informasi dan komunikasi. Adapun hasil dari pelaksanaan program pengabdian ini dalam bidang sumber daya manusia, meningkatnya pengalaman bagi staf pegawai di SMK Negeri 3 Medan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya penggunaan komputer dan media internet yang berguna membantu para staf pegawai dalam pekerjaan.

Workshop Pentingnya Tata Kelola Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMK Negeri 3 Medan

Deliyanti Simbolon, Dita Sayidina Harahap, Dian Setyorini, Fenny Afrida, Lisa Elianti Nasution, Isra Rafika Sihombing
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada workshop pentingnya tata kelola untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMK Negeri 3 Medan. Penentuan workshop ini dilatar belakangi oleh kurangnya tata kelola saran dan prasarana… sarana sehingga rendahnya kualitas lulusan. Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan melalui programtata kelola, maka diperlukan kegiatan – kegiatan yang mendorong peningkatan tata kelola untuk menciptakan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya yang nyata. Salah satu kegiatan yang diadakan di SMK Negeri 3 Medan yang berlokasi di Jl. STM No.12B, Sitirejo II, Kec. Medan Amplas, Kota Medan adalah mengadakan workshop pentingnya tata kelola. Pengadaan kegiatan workshop ini juga menunjukkan bahwa pihak sekolah bertujuan menciptakan mutu pendidikan di SMK Negeri 3 yang lebih baik lagi, dengan meningkatkan tata kelola yang ada disekolah tersebut mulai dari tata kelola pengadaan buku serta sarana dan prasarana yang digunakan siswa- siswi untuk praktek. Dimana jika ditinjau dari sarana prasarana yang cukup memadai mampu meningkatkan mutu pendidikan dan mengeluarkan lulusan yang lebih berkualiatas. Target luaran yang akan dihasilkan dari PKM ini adalah berupa transfer pengetahuan mengenai tata kelola yang diterapkan SMK Negeri 3 Medan. Selain itu, kegiatan PKM ini juga diharapkan mampu mengembangkan mutu pendidikan SMK Negeri 3 Medan terhadap lulusan yang dihasilkan mendatang. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melakukan interview, studi literatur yang relevan, menyusun rencana kegiatan pendampingan, pelaksanaan kegiatan PKM, evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan ini adanya peningkatan lulusan berkualitas. Dari kegiatan workshop, para guru dan pihak sekolah menyadari pentingnya tata kelola untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Strategi Pemasaran Melalui Redesain Kemasan Sebagai Upaya Meningkatan Penjualan di Rumah Kopi Banjarsengon Jember

Taufiqur Rohman, Ahmad Wildan Saputra Ramadhana, Toifur Ulum, Ahmad Fauzi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari strategi pemasaran melalui redesain kemasan, serta peran redesain kemasan terhadap peningkatan penjualan di rumah kopi banjarsengon. Melalui pendekatan deskriptif dan… kualitatif penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran berbasis redesain produk, dengan mengidentifikasi melalui analisis SWOT dengan kekuatan bahan baku dan kualitas produk, sementara kelemahan terdapat pada desain kemasan dan strategi pemasaran. Redesain kemasan dilakukan dengan mempertimbangkan preferensi konsumen,meningkatkan daya saing dan citra produk kemudian hasilnya adalah penjualan serta kemampuan menjangkau pasar baru yang lebih luas di media sosial dan bisa meningkatkan image brand. Selain itu hasil redesain kemasan ini menggambarkan komitmen Rumah Kopi Banjarsengon(RKB) dalam memperbarui produknya sesuai dengan perkembangan tren atau zaman, denan meperhatikan detail warna, ukuran, dan informasi yang disampaikan pada label kemasan.

Workshop Penerapan Iklan Layanan Masyarakan Dengan Tema Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pendidikan Bagi Semua Golongan Di SMK Negeri 3 Medan

Isra Rafika Sihombing, Dita Sayidina Harahap, Dian Setyorini, Fenny Afrida, Deliyanti Simbolon, Lisa Elianti Nasution
Abstract: Penerapan iklan layanan masyarakat dengan tema meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pendidikan bagi semua golongan bertujuan untuk mengajak masyarakat semua golongan untuk mengenyam pendidikan  12 tahun, di antaranya… ranya enam tahun pendidikan dasar dan sekolah menengah pertama tiga tahun serta tiga tahun sekolah menengah atas. Sistem pendidikan di Indonesia langsung di bawah pengawasan kementrian dan kebudayaan yang mengedepankan pengetahuan, keterampiran dan sikap. Namum pada kenyataannya masih banyak masyarakat menengah ke bawah belum memahami betapa pentingnya pendidikan, masih banyaknya masyarakat yang putus sekolah bahkan tidak melanjutkan sekolah sesuai peratuhan pemerintah minimal 12 tahun wajib belajar. Dengan adanya iklan layanan masyarakat ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menginfomasikan melalui media. Media yang digunakan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Proses pembuatan media promosi menggunakan canva yang digunakan untuk keperluan desain grafis yang menghasilkan visualisasi yang berkualitas dan menarik untuk membantu pengiklankan pentingnya pendidikan bagi semua golongan. Sekolah bukan hanya lembaga untuk kegiatan belajar  mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran bagi siswa siswi namun memberikan stimulus – stimulus bagi masyarakat melalui iklan yang di berikan pihak sekolah agar masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan minimal 12 tahun wajib belajar untuk semua golongan masyarakat.

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Assemblr Edu (AR) Dalam Mendukung Kegiatan Pembelajaran Bagi Guru SMK

Faiza Rini, Thomson Mary, Ade Pratama, Mourend Devegi, Rahayu Trisetyowati Untari, Anggri Yulio Pernanda
Abstract: Lingkungan merupakan wadah interaksi dan aktivitas makhluk hidup termasuk manusia yang ada di dalamnya. Lingkungan yang sifatnya dinamis memiliki kemampuan memulihkan dirinya tapi kemampuannya terbatas sehingga dibutuhkan… n pemahaman dan kesadaran dalam menjaga dan merawatnya agar tetap lestari. Keberadaan manusia dengan segala aktivitas dan pemahamannya memberikan dampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap kelestarian lingkungan hidup. Pelestarian lingkungan merupakan suatu bentuk perlindungan dan pengelolaan terhadap lingkungan hidup agar keberlanjutannya tetap terjaga. Permasalahan lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan masih menjadi hal yang perlu dibenahi hingga saat ini. Kegiatan pengabdian mengambil tema Edukasi Pelestarian Ekosistem Hutan dan Lingkungan yang dilakukan melalui sosialisasi pemaparan materi Pengenalan Konsep Ramah Lingkungan. Pengabdian dilakukan sebagai langkah awal untuk keberlanjutan lingkungan dengan menyasar generasi muda penerus bangsa dan generasi pendidik yang akan memberikan input terhadap generasi selanjutnya. Pengabdian dilakukan di sekolah yang merupakan wadah memperoleh pendidikan dan pengetahuan dengan lokasi di SMKN 4 Ternate. Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan antusias. Sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan terbentuk partisipasi masyarakat secara umum dan warga SMKN 4 Ternate pada khususnya terhadap pelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk berakal berperan penting terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Psikoedukasi Adaptasi Sosial Pada Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Di Universitas Malikussaleh

Andi Megawati Mappiati Mardhatillah, Wilda Ansar, Andi Mukarammah Nagauleng, Nur Afni Shafarina
Abstract: Mahasiswa dalam perantauan dituntut agar mereka dapat beradaptasi. Dampak  dari adaptasi pada lingkunga baru dapa meningkatkan nilai toleransi serta memahami antar budaya yang ada. Hal inilah yang ingin dicapai oleh Kementrian&#8230; entrian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) dalam menciptakan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Namun, terdapat rintagan saat mahasiswa mengikuti program PMM, salah satunya yakni kesulitan beradaptasi. Berangkat dari permasalahan tersebut, peneliti memberikan solusi yakni psikoedukasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Total partisipan pada psikoedukasi ini berjumlah 30 partisipan mahasiswa PMM di Universitas Malikussaleh. Alat ukur yang digunakan adalah Student Adaptation to Collage Questioner (SACQ) yang telah diadaptasi dan hanya menggunakan aspek adaptasi sosial. Analisis menggunakan paired sample t test menunjukan signifikansi 0.118 (p<0.5) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test partisipan. Hal ini menunjukkan psikoedukasi adaptasi sosial memiliki pengaruh terhadap peningkatan prilaku adaptasi sosial mahasiswa PMM.