Search Articles & Publications

Showing 254 articles found for "Bulan"

SISTEM INFORMASI INVENTORY P.O.S (POINT OF SALES) BERBASIS WEB PADA COUNTER CELLULAR

Afrianto, Yuggo, Br Ginting, Novita, Suratun, Suratun, Nelawati, Yashintya
Abstract: Abstract: Data from the National Socio-Economic Survey of the National Central Bureau of Statistic (Susenas, BPS) 2016 shows that the average amount of national top up the balance spending per month in 2016 reaches Rp 22,182… ,182 per capita. It is becoming a business opportunity for top up the balance of retail entrepreneurs. However, in the process of managing the process of input, output and reporting of goods that are done manually (still using paper) are not monitored properly, often there are outgoing or incoming goods whose data is not recorded. This, in the long run, will cause large losses. The purpose of this study is to build applications that function to help provide information that makes it easy to control the process of entry and exit of goods. The system development methodology used is object-oriented system development using the Unified Modeling Language (UML). The results obtained from this research are the design and construction of Inventory Information System POS (Point of Sales) in the form of Context Diagrams and UML Diagrams (Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Sequence Diagrams), with the results of black box testing conducted already in operation properly according to the needs of the retail owner.           Keywords: Point of Sales, Retail, UML     Abstrak: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas, BPS) 2016 menunjukkan, jumlah rata-rata pengeluaran pulsa secara nasional per bulan pada 2016 mencapai Rp 22.182 per kapita [1]. Tentu saja hal ini menjadi peluang usaha untuk para pengusaha retail counter. Namun, dalam proses pengelolaannya proses input, output dan pelaporan barang yang dilakukan secara manual (masih menggunakan kertas) tidak termonitoring dengan baik, seringkali terjadi adanya barang keluar ataupun barang masuk yang tidak tercatat datanya. Hal ini dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian yang besar. Tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi yang berfungsi dalam membantu memberikan informasi yang memudahkan dalam pengontrolan proses keluar masuknya barang. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perancangan dan pembangunan Sistem Informasi Inventory P.O.S (Point of Sales) berupa Diagram Konteks dan UML Diagram (Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram), dengan hasil pengujian black box yang dilakukan telah beroperasi dengan baik sesuai kebutuhan owner retail.   Kata kunci: Point of Sales, Retail, UML

SISTEM INFORMASI TATA KELOLA PENDAFTARAN KONTRAK CAFETARIA DAN RESTORAN PT. ANGKASA PURA II BANDARA MINANG KABAU

Anggraeni, Dewi
Abstract: Abstract: Information systems for processing data on registration of contracts for cafeterias and restaurants regulate all the needs of system users, as well as presenting needed and effective reports. The information system… stem for processing data on registration of contracts for cafeterias and restaurants has data entry for tenants, places, cafeteria and restaurant management, and contract registration, tenant data search process, and cafeteria and restaurant contract data search process and produces list of tenant names, cafe per contract report month, cafeteria and restaurant contract report per year where all the processes were done manually beforehand. Keywords: Information System, Cafeteria and Restaurant Contract Registration, PT. Angkasa Pura II   Abstrak: Sistem informasi pengolahan data tata kelola pendaftaran kontrak Cafetaria dan Restoran mengatur semua kebutuhan pengguna sistem, serta menyajikan laporan-laporan yang dibutuhkan dengan efektif dan efesien. Sistem informasi pengolahan data tata kelola pendaftaran kontrak Cafetaria dan Restoran memiliki entri data penyewa, tempat, manajemen cafetaria dan restoran, dan pendaftaran kontrak, proses pencarian data penyewa, dan proses pencarian data kontrak cafeteria dan restoran serta menghasilkan daftar nama penyewa, laporan kontrak cafe per bulan, laporan kontrak cafetaria dan restoran per tahun yang dimana semua proses tersebut dikerjakan secara manual sebelumnya. Kata kunci: Sistem Informasi, Pendaftaran Kontrak Cafetaria dan Restoran, PT. Angkasa Pura II

ANALISIS PERBANDINGAN PENGIRIMAN BARANG MENGGUNAKAN METODE VOGEL’S APPROXIMATION METHOD (VAM) DAN MODIFIED DISTRIBUTION (MODI)

Lestari, Oni Dewi, Christy, Tika
Abstract: Abstract: The transportation model relates to determining the lowest cost plan for sending one item from a number of sources to a number of destinations. The working principle of the VAM method is to achieve an initial feasible… easible solution. MODI Method (Modified Distribution) is a method of solving transportation cases developed from stepping stone method. The purpose of this research is to analyze the comparison of goods delivery using the VAM method and the MODI method. The results of the study indicate that operational costs are issued using the VAM method in January 2015, which is Rp. 34.100 and operational costs incurred using the VAM method in February 2015, namely Rp. 39.400. While the operational costs incurred using the MODI method in January 2015 are Rp. 33.800 and operational costs incurred using the MODI method in February 2015, which is Rp. 37.900.             Keywords: vam method, modi method, transportation model   Abstrak: Model transportasi berkaitan dengan penentuan rencana biaya terendah untuk mengirimkan satu barang dari sejumlah sumber ke sejumlah tujuan. Prinsip kerja metode VAM ialah untuk mencapai solusi fisibel awal. Metode MODI (Modified Distribution) merupakan metode penyelesaian kasus transportasi yang di kembangkan dari metode stepping stone. Tujuan penelitian ini, menganalisa perbandingan pengiriman barang menggunakan metode VAM dan metode MODI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional yang dikeluarkan dengan menggunakan metode VAM pada bulan januari 2015 yaitu Rp. 34.100 dan biaya operasional yang dikeluarkan dengan menggunakan metode VAM pada bulan februari 2015 yaitu Rp. 39.400. Sedangkan biaya operasional yang dikeluarkan dengan menggunakan metode MODI pada bulan januari 2015 yaitu Rp. 33.800 dan biaya operasional yang dikeluarkan dengan menggunakan metode MODI pada bulan februari 2015 yaitu Rp. 37.900.   Kata kunci: metode vam, metode modi, model transportasi  

Kepatuhan Prosedural dalam Penegakan Hukum PETI dan Dampaknya terhadap Pemulihan Ekosistem Hutan Tropis di Pohuwato, Indonesia

Hiola, Abdul Samad, Daud Sandalayuk, Alexander Ruruh, Nabila Margareta Hakim, Abdul Alim
Abstract: Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara kepatuhan prosedural penegakan hukum terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato, Indonesia, dengan pemulihan ekosistem. Melalui studi kasus terstruktur,&#8230; r, dokumentasi hukum 14 bulan, observasi lapangan, dan analisis citra satelit dievaluasi terkait kepatuhan terhadap KUHAP pada tiga tahap penegakan hukum (penyidikan, penuntutan, persidangan) serta indikator lingkungan (tutupan vegetasi, konsentrasi merkuri, keanekaragaman hayati). Temuan utama menunjukkan bahwa kasus yang mematuhi ketat timeline KUHAP mencapai pemulihan ekosistem 40% lebih cepat dibanding kasus tertunda. Pohuwato mencatat tingkat konversi menjadi vonis bersalah 75% (di atas rata-rata nasional 60%), dengan korelasi positif kuat (r=0,87; p<0,01) antara kualitas bukti lingkungan forensik dan keberhasilan penuntutan. Bukti konsentrasi merkuri terbukti sangat efektif, menghasilkan vonis bersalah pada 90% kasus. Meski aktivitas PETI menurun 85% dalam radius 5 km pasca-penindakan, peningkatan tutupan vegetasi hanya 15% dalam 6 bulan, mengindikasikan kecepatan pemulihan ekologis yang lebih lambat. Signifikan bahwa 70% tersangka menyatakan kesiapan berpartisipasi dalam program restorasi, berkorelasi signifikan dengan integrasi bukti ilmiah (r=0,79; p<0,05). Hasil ini membuktikan bahwa efisiensi prosedur hukum tidak hanya menghentikan kerusakan lebih lanjut, tetapi juga menjadi fondasi kritis bagi percepatan pemulihan ekosistem. Studi ini menjembatani celah penelitian dengan menghubungkan secara empiris kepatuhan prosedur hukum dengan hasil lingkungan, sekaligus menantang pendekatan ekonomi pertambangan yang berpusat pada Eropa. Implikasi praktis mendesak pelatihan khusus bukti lingkungan bagi jaksa dan pedoman operasional integrasi data ilmiah ke dalam proses hukum. Temuan ini menyediakan landasan aksi bagi penyelarasan kerangka hukum Indonesia dengan realitas konservasi, sekaligus menawarkan model perlindungan hutan tropis bagi negara berkembang kaya sumber daya.

Profil Managemen Soedirman Swimming Club Purwokerto Tahun 2025

Kuat Leksono
Abstract: Renang adalah aktivitas yang sangat digemari oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kesuksesan dalam olahraga termasuk cabang olahraga renang dapat dicapai dengan mempertimbangkan beberapa elemen penting,&#8230; ing, termasuk faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor ekstrinsik yang relevan dengan pengembangan olahraga meliputi sistem pengembangan yang efektif, pengelolaan yang baik, dan infrastruktur olahraga yang memadai. Soedirman Swimming Club  adalah club renang yang dirintis pada tahun 2021 dengan diajukan legalitas pada tahun 2024 secara resmi oleh FAI Jawa Tengah. Hasil observasi didapatkan informasi mengenai permasalahan yang di alami klub pada proses latihan yaitu ketersediaan  sarana  kolam  renang  yang kurang   memadai,   sebab   kolam   renang   yang digunakan  untuk  latihan  harus berbagi dengan club lain. Soedirman Swimming Club sejauh ini belum memiliki pendanaan dari manapun termasuk dari KONI. Dana kas didapat dari uang bulanan atlet dari orang tua atlet untuk menunjang latihan para atlet. Disisi lain dari hasil penelitian yang dilakukan, atlet Soedirman Swimming Club sudah mendapatkan sarana yang baik seperti baju renang, kaca mata renang, dan topi renang. Selain itu, untuk sarana lain yang didapatkan adalah alat-alat pemanasan dan pendinginan yang dilakukan sebelum dan sesudah berenang.

Metafora Alam Dalam Al-Quran : Studi Literatur Surat Ar-Rohman Ayat 1-13 Perspektif Tafsir Ibnu Katsir

Waridatul Maulida Rumdina, Nasrullah Nasrullah
Abstract: Artikel ini membahas keindahan bahasa dan makna mendalam dalam Surat Ar-Rahman, yang dianggap sebagai mahakarya sastra dalam Al-Qur’an. Surat ini menggunakan berbagai metafora alam untuk menggambarkan kebesaran dan kasih&#8230; ih sayang Allah kepada seluruh makhluk-Nya, terutama melalui ayat-ayat awal (ayat 1-13). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis metafora alam dalam ayat 1-13 dan menghubungkan makna konotatif dengan pesan ilahi yang tersirat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur sebagai metode utama, memanfaatkan tafsir Ibnu Katsir sebagai rujukan utama untuk menggali makna dan konteks historis dari setiap ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen alam seperti matahari, bulan, bintang, tumbuhan, langit, dan bumi dijadikan sebagai simbol kebesaran dan kekuasaan Allah yang berperan penting dalam mendukung kehidupan. Setiap metafora alam yang digunakan dalam ayat-ayat ini menggambarkan keseimbangan, keadilan, dan tujuan penciptaan yang penuh hikmah.

Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Alan Budi Kusuma, Mukhlis Nasrulloh, Mahmun, M. Yogi Saputra
Abstract: Di masa modern ini sistem pendidikan sangat beragam, mengikuti perkembangan zaman. Pesantren Darunnajah cipining hadir dengan program yang baru yaitu program darsul idhofi, yang mana ini merupakan revitalisasi kurikulum&#8230; kuliyatul mu’allimin al-islamiyah (TMI) yang di jalankan oleh divisi pengajaran. Darsul idhofi adalah program unggulan yang ada di kurikulum TMI guna untuk peningkatan bahasa resmi pondok yaitu arab dan inggris dengan metode kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di kelas oleh kelas senior yaitu kelas 5 TMI, yang mana metode ini adalah visi dari kurikulum TMI sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran yang nyata dan tepat mengenai objek studi, berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan. Metode yang dipilih adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam konteks penelitian kualitatif, validitas data atau temuan dicapai ketika deskripsi peneliti sepenuhnya mencerminkan realitas yang diamati pada objek penelitian, tanpa ada perbedaan antara laporan dan kenyataan di lapangan. Pada Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menggunakan sistem POACE. Planning: Dengan adanya perencanaan dapat membuat kegiatan lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain, perencanaan adalah dasar pokok acuan, gambaran dan patokan pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan dengan baik, Organizing: Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Semua yang dipilih memalui proses, dilihat dari riwayat Ketika menjadi santri dan mempunyai ambisi tinggi, Actuating: proses pelaksanaan divisi pengajaran membuat kegiatan seperti, membuat persiapan mengajar (ta’hil), pemeriksaan persiapan ajar (taftisy i’dad tadris), KBM di kelas, dan perbaikan bahasa (tahsinul lughoh) yang semuanya berbasis bahasa arab dan inggris, Controlling: Pada aspek ini pengajaran melibatkan direktur TMI, kepala sekolah, dan guru-guru yang berkompeten di bidangnya, Evaluating: hasil dari program akan terlihat pada evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan yang semuanya di nilai dari laporan petugas kontroling dan hasil ujian mid dan semester 1 dan 2.

Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUD Jayapura

Olsy Rosmeire Paat, Titi Iswanti Afelya, Conny Tan
Abstract: Penyakit jantung koroner memiliki angka kejadian yang tinggi di Indonesia, dengan 1,25 juta orang meninggal karena penyakit tersebut. Data yang diperoleh poliklinik jantung RSUD Jayapura pada tiga bulan terakhir di tahun&#8230; 2021, PJK menjadi penyakit jantung terbanyak kedua dari 10 besar penyakit jantung. Faktor risiko PJK terdiri dari non-modifiable risk factor dan modifiable risk factor yang salah satunya adalah kurangnya aktivitas fisik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara aktivitas fisik dengan terjadinya penyakit jantung koroner pada 80 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dimana data primer diperoleh melalui kuesioner (aktivitas fisik) dan data sekunder yang diperoleh dari data rekam medik. Uji statistik membuktikan bahwa tidak ada korelasi antara aktivitas fisik dengan kejadian PJK. Faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner di Kota Jayapura bukan hanya aktivitas fisik, melainkan terdapat faktor lain yang juga berisiko, terutama adalah obesitas, perilaku merokok, diabetes, hipertensi, dan hiperlipidemia.

Perbandingan Nilai Impor Non-Migas Terhadap Komoditas Rempah-Rempah Bulan Januari 2024 Dan Februari 2024

Nur shofia, Nuraisah Aprilliawati, Mahda Khoirunnisa, Fannia Nur Putriadi, Ressy Giana Putria, Reka Ramadhan
Abstract: Produk non-migas mencakup semua barang dan komoditas selain minyak dan gas, seperti pertanian, manufaktur, dan industri lainnya, Penelitian ini menganalisis perbandingan nilai impor non-migas terhadap komoditas rempah-rempah&#8230; mpah antara bulan Januari 2024 dan Februari 2024. Rempah-rempah, yang termasuk dalam kategori produk non-migas, memiliki peran penting dalam perdagangan internasional dan perekonomian Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari badan statistik resmi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam nilai impor komoditas rempah-rempah antara kedua bulan tersebut, yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga global dan perubahan kebijakan perdagangan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pemerintah dan pelaku industri dalam mengoptimalkan strategi perdagangan dan meningkatkan kontribusi sektor rempah-rempah terhadap perekonomian nasional.

Ramadhan dan implikasinya bagi ekonomi

Abdul Rohim, Muhibban
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggali dampak ekonomi pada bulan ramadhan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan pengumpulan data yang bersumber&#8230; ersumber dari data primer dan sekunder. Data yang diperoleh dianalisa secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bulan Ramadhan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat karena beberapa hal: 1. Bulan Ramadhan adalah bulan dianjurkannya untuk bersedekah. 2. Pada momen Ramadhan pertumbuhan ekonomi cenderung meningkat dikarenakan adanya permintaan komoditas terutama komoditas makanan dan konsumsi rumah tangga yang besar dipasaran serta adanya kenaikan pendapatan disposable (THR), hal ini mengakibatkan perilaku konsumsi masyarakat meningkat. Kesimpulannya, adanya bulan ramadhan dapat memberikan efek atau dampak pertumbuhan perekonomian pada  masyarakat.