Search Articles & Publications

Showing 33 articles found for "Komoditas"

PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI INOVASI PRODUK DAN PENGUATAN IDENTITAS PRODUK PANGAN LOKAL DI DESA KETANDAN

Pradana, Azaria Eda, Kamil, Rafli Zulfa, Putra, Hega Bintang Pratama, Fauziyyah, Shellin Ghaisani Nuur, Hidayati, Dwi Isma, Shobriyani, Raihana, Syata, Siti Afifah, Inasari, Damaira, Prasetyo, Dzaki Maulana Putra
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan di Desa Ketandan memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pemanfaatan komoditas lokal, namun masih menghadapi keterbatasan dalam inovasi produk, pengemasan, identitas produk,… duk, pemasaran, serta pemahaman mengenai standardisasi dan legalitas pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pelaku UMKM melalui inovasi produk dan penguatan identitas produk pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dengan melibatkan empat UMKM pangan, yaitu UMKM nastar, kroket, karak, dan roti Kit Kut. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan diskusi, edukasi, demonstrasi, praktik langsung, pengembangan produk, serta pendampingan kemasan dan identitas produk. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang diikuti oleh 30 peserta serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Kegiatan menghasilkan pengembangan identitas produk pada UMKM nastar, inovasi isian jagung dan pengemasan vakum pada UMKM kroket, inovasi rasa serta perbaikan kemasan pada UMKM karak, dan pengembangan media pemasaran pada UMKM roti Kit Kut. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 23,70%, dari 70,3 pada pre-test menjadi 87,0 pada post-test. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM dapat meningkatkan pemahaman peserta sekaligus menghasilkan alternatif pengembangan produk dan pemasaran yang aplikatif untuk mendukung peningkatan daya saing UMKM pangan lokal.

PENGUATAN PENGETAHUAN PEMBUDIDAYA TENTANG POTENSI USAHA BUDIDAYA IKAN DI DESA SEBAKUNG JAYA KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

Syafril, Muhammad, Juliani, Juliani, Haqiqiansyah, Gusti, Pratama, Andri
Abstract: Keberhasilan usaha budidaya ikan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis produksi, tetapi juga oleh kemampuan pembudidaya dalam memahami potensi sumber daya alam, lingkungan, dan sosial ekonomi yang mendukung pengembangan… an usaha secara berkelanjutan. Desa Sebakung Jaya, Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Air Tawar, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan pembudidaya mengenai potensi wilayah yang dapat dioptimalkan dalam sistem agribisnis perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pembudidaya tentang potensi wilayah yang mendukung usaha budidaya ikan air tawar yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sebakung Jaya dengan melibatkan 20 orang anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) melalui pendekatan pedagogi yang dipadukan dengan presentasi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Materi penyuluhan mencakup potensi sumber daya alam dan lingkungan, serta potensi sosial ekonomi, yang mendukung pengembangan komoditas unggulan ikan air tawar melalui upaya budidaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai potensi wilayah sebagai modal pengembangan usaha budidaya. Peningkatan tersebut tercermin dari tingginya partisipasi peserta dalam diskusi, kemampuan mengidentifikasi potensi wilayah, serta munculnya berbagai gagasan terkait penguatan kelembagaan dan strategi pemasaran hasil perikanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis potensi wilayah merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat kapasitas pembudidaya menuju usaha budidaya ikan yang lebih produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan.

Pelatihan Ide Usaha Dan UMKM Untuk Permberdayaan UMKM Desa Tanjunganom Kecamatan Salaman

Tri Retno Setiyawati, Thariq Hanif Muhammad, Rimeltado Nur Ahmad, Mu’amar Alghovicky, Naufal Mubarok, Andita Nurjannah Prasasti, Nadya Anissa Putri, Rotsa Yunida, Syahilda Dwiayu Rosdiana, Pebriana Tanzilal, Ramadina Putriyani
Abstract: Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjunganom agar mereka dapat mengembangkan ide usaha yang inovatif, meningkatkan… n kemampuan manajerial, serta memperluas jaringan pemasaran. Program ini terpilih karena di Desa Tanjunganom memiliki potensi pada bidang UMKM dan pembibitan. Potensi yang ada pada desa ini dapat ditinjau dari beberapa komoditas yang ada, seperti komoditas pertanian, komoditas pembibitan, dan komoditas hijauan makanan ternak. Selain hal tersebut, program ini terpilih karena UMKM dan pembibitan di desa tersebut pernah mengalami penurunan pada tahun 2019–2020, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dapat dilaksanakan pelatihan ide usaha dan pengembangan UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah persiapan: identifikasi kebutuhan dan potensi usaha di desa, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi. Hasil dari adanya kegiatan ini adalah para pelaku UMKM dan pembibitan di Desa Tanjunganom dapat memiliki pengetahuan tentang cara mengembangkan ide usaha yang inovatif, strategi untuk memperluas jaringan pemasaran, dan cara untuk memanajerial usaha, cara pengemasan produk, legalitas usaha.

Pengendalian Dan Pemberantasan Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) Pada Ternak Sapi Di Kelurahan Sendang Mulyasari Kecamatan Tonggauna Kabuptaen KonawePengendalian Dan Pemberantasan Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) Pada Ternak Sapi Di Kelurahan Sendang Mulyasari K

Abu Rahman, Suharjo Suharjo, Endang Sumiratin, Dadin Rahman, Syarif, Syarif, Yonas Kandoro
Abstract: Kelurahan Sendang Mulyasari berada di Kecamatan Tonggauna Kabupaten Konawe, salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Mata pencaharian penduduk kelurahan Wawonggole sebagian adalah petani Peternak… dan sebagian lainnya pegawai negeri dan wiraswasta. Komoditas ternak sapi yang banyak dihasilkan di kelurahan tersebut salah satunya adalah ternak sapi bali. Pencegahan penyakit mulut dan kuku dengan melaluli sosialisasi kepada petani peternak kepada masyarakat Kelurahan sandang mulyasasri  sangat perlu diinformasikan teknologi pencegahan mulut dan kuku  ini guna menambah pengetahuan dan ketrampilan terkait kesehatan ternak sapi. Metode dilakukan dengan memberikan penyuluhan, pelatihan dan diskusi kepada petani peternak RW 02 (Kelompok Dasa Wisma RW 01) tentang proses vaksinasi pada ternak sapi .  Penyampaian materi dilakukan dengan pelatihan serta praktek langsung dengan petani peternak sapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kelurahan sendang mulyasari yan berkedudukan di Kecamatan Tonggauna   telah berjalan dengan lancar sesuai rencana. Hal ini dapat dilihat dari antusiasnya masyarakat petani peternak mengikuti pelatihan serta membawa ternak untuk di lakukan vaksin ini,. Masyarakat petani peternak sangat tertarik dengan teknologi pengendalian penyakit mulut dan kuku dengan teknologi melalui vaksin  . Pengenalan dan penerapan teknologi ini sudah dapat menyentuh salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam membantu usaha petani peternak sapi bali terkait kesehatan ternak yang mereke pelihara.

KOMPARASI PENDEKATAN SES DAN SMA UNTUK PREDIKSI HASIL PRODUKSI KELAPA SAWIT

Fahdrina, Jihan Aulia Putri, Anggraeni, Dewi, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: Palm oil is a key commodity that requires accurate production planning to support budget and operational efficiency. PT Buana Sawit Indah, a company managing palm oil plantations, faces challenges in forecasting… g future production, necessitating a computerized forecasting system. This study aims to develop a forecasting system using the Single Exponential Smoothing (SES) and Single Moving Average (SMA) methods to predict palm oil production. The results indicate that both methods are effective; however, SMA with a Moving Average (MA) of 5 provides the best forecasting results, with a MAD of 165,941.64, an MSE of 65,823,372,491.27, and an MAPE of 15.66%, categorized as "good" forecasting. Meanwhile, the SES method with α = 0.9 yields the lowest error compared to other alpha values, with a MAD of 154,586.25, an MSE of 33,192,818,696.83, and an MAPE of 16.91%, also classified as "good" forecasting. Based on these findings, the SMA method with MA 5 is recommended as it produces lower forecasting errors than the SES method. Therefore, this forecasting system can assist the company in planning palm oil production more accurately and efficiently, supporting better decision-making in the future.  Keywords: palm oil; forecasting; production; single exponential smoothing; single moving average   Abstrak: Kelapa sawit merupakan komoditas utama yang memerlukan perencanaan produksi yang akurat untuk mendukung efisiensi anggaran dan operasional. PT Buana Sawit Indah, salah satu perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit, sedang menghadapi kesulitan dalam memperkirakan hasil produksi di masa mendatang, sehingga diperlukan sistem peramalan berbasis komputer. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem peramalan menggunakan metode Single Exponential Smoothing (SES) dan Single Moving Average (SMA) untuk memprediksi produksi kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode cukup efektif, namun SMA dengan Moving Average (MA) 5 memberikan hasil peramalan terbaik dengan nilai MAD sebesar 165.941,64, MSE sebesar 65.823.372.491,27, dan MAPE sebesar 15,66%, yang dikategorikan sebagai peramalan “bagus.” Sementara itu, metode SES dengan α = 0,9 menunjukkan nilai kesalahan lebih rendah dibanding nilai alpha lain, dengan MAD sebesar 154.586,25, MSE sebesar 33.192.818.696,83, dan MAPE sebesar 16,91%, yang juga termasuk kategori peramalan “bagus.” Berdasarkan hasil tersebut, metode SMA dengan MA 5 lebih direkomendasikan karena menghasilkan tingkat kesalahan yang lebih rendah dibandingkan metode SES. Dengan demikian, sistem peramalan ini dapat membantu perusahaan dalam merencanakan produksi kelapa sawit secara lebih akurat dan efisien untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di masa mendatang.   Kata kunci: kelapa sawit; peramalan; produksi; single exponential smoothing; single moving average

PENERAPAN DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PRODUKSI KELAPA SAWIT DENGAN METODE REGRESI LINEAR BERGANDA DI PT. BSP TBK

Nursela, Imay, Agus, Raja Tama Andri, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: ABSTRAK Sektor pertanian yang sangat berpengaruh untuk ekonomi Indonesia yaitu sektor perkebunan pada komoditas kelapa sawit. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP) bergerak di bidang penanganan kelapa sawit berskala besar… besar dengan tujuan ekspor pada beberapa negara Asia. Berdasarkan pengolahan data panen produksi kelapa sawit pada 4 bulan terakhir September-Desember 2023 dengan variabel X1 = Jumlah Pohon, X2 = BJR dan Y = Jumlah Produksi. Setelah dilakukan analisis prediksi Liniear Regression pada pemrograman PHP maka di dapatlah prediksi untuk 2 bulan 2 bulan kedepan yaitu 4994.9631, 3946.508, 3719.006, 2627.764, 2420.786, 3571.860, 2540.4507, 2502.882, 930.894, 3717.267, 3075.809, 1948.738.

Analisis Komoditas Padi Pascapanen Berbasis E-SCM Studi Kasus Kilang Padi Sumber Rezeki

Dewi, Afrianti, Azhar, Zulfi, Fauziah, Rizky
Abstract: Abstrct :  The object of this research is the Sumber Rezeki Rice Refinery which produces rice in Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. This Rice Refinery in the processing of supply chain management that has been done can increase… ease the amount of profit and market share by purchasing rice. Aspects of analysis that occur produce effectiveness and efficiency together in one flow cycle. The use of observations and discussions in the field and designing an application system so that it is able to cope with the rice supply that occurs and predict the rice stock that must be provided by the Sumber Rezeki Rice Refinery.    Keywords: a source of sustenance; predictions; scm; application system; rice stock.     Abstrak : Objek pada penelitian ini adalah pada Kilang Padi Sumber Rezeki yang berproduksi beras di Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. Kilang Padi ini dalam pengolahan supply chain management yang telah dilakukannya dapat meningkatkan jumlah keuntungan dan pangsa pasar dengan melakukan pembelian beras. Aspek analisis yang terjadi menghasilkan keefektifan dan keefesienan  bersama-sama dalam satu siklus aliran. Penggunaan observasi dan diskusi di lapangan serta melakukan  perancangan sistem aplikasi sehingga mampu menanggulangi persediaan beras yang terjadi dan memprediksi stok beras yang harus disediakan oleh Kilang Padi Sumber Rezeki.   Kata kunci : Kilang padi sumber rezeki; prediksi; scm; sistem aplikasi; stok beras.

Revitalisasi Pertanian Berkelanjutan Melalui Jagung Komposit Dan Pengolahan Sampah Organik di Nagari Simpang Pasaman

Ekawati, Fitri, Suliansyah, Irfan, Yulistriani, Nurhasanah, Siti, Antika Sari, Yana, Syahputra, Risky, Syarafina, Zhafira
Abstract: Abstract: Nagari Simpang, Pasaman Regency, is an agrarian area where maize is the main commodity, cultivated using conventional practices that rely heavily on hybrid seeds and inorganic fertilizers. In the long term, this… s pattern leads to increased production costs, declining soil fertility, and low added value of agricultural products. In addition, suboptimal household waste management contributes to environmental pollution. This community service program aimed to revitalize a sustainable maize farming system through the integration of composite maize seeds and organic waste processing technology. The program was conducted from July to November 2025, involving approximately 30 farmers. The methods included an initial survey, program socialization, training on organic fertilizer production, establishment of a composite maize demonstration plot, and evaluation using pre-test and post-test. Data were analyzed using descriptive quantitative methods. The results showed an increase in participants’ understanding of composite maize seeds and improved skills in producing organic fertilizer. Higher post-test scores (3-4,2) compared to pre-test (1-2) indicate the effectiveness of the training and mentoring approaches. Additionally, there was an increase in community awareness regarding the utilization of organic waste. This program contributed to enhancing farmers’ capacity and independence and serves as an initial step toward developing a sustainable agriculture system based on local resources. Keywords: composite maize; household waste; community empowerment; sustainable agriculture; organic fertilizer   Abstrak: Nagari Simpang, Kabupaten Pasaman merupakan wilayah agraris dengan komoditas utama jagung yang dikelola secara konvensional dan bergantung pada benih hibrida serta pupuk anorganik. Pola ini dalam jangka panjang menyebabkan peningkatan biaya produksi, penurunan kesuburan tanah, serta rendahnya nilai tambah hasil pertanian. Selain itu, pengelolaan limbah rumah tangga yang belum optimal berdampak pada pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merevitalisasi sistem pertanian jagung berkelanjutan melalui integrasi benih jagung komposit dan teknologi pengolahan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan selama Juli–November 2025 dengan melibatkan ±30 petani. Metode meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik, pembuatan demplot jagung komposit, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terkait benih jagung komposit serta peningkatan keterampilan dalam memproduksi pupuk organik. Skor post-test yang lebih tinggi (3-4,2) dibandingkan pre-test (1-2) menunjukkan efektivitas metode pelatihan dan pendampingan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat terhadap pemanfaatan sampah organik. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian petani serta menjadi langkah awal pengembangan sistem pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Kata kunci: jagung komposit; limbah rumah tangga; pemberdayaan masyarakat; pertanian berkelanjutan; pupuk organik  

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Jagung Menjadi Produk Olahan dan Kerajinan Tangan

Imran, Supriyo, Indriani, Ria, Sirajuddin, Zulham, Arsyad, Karlena, Adam, Echan, Amin, Nur Silfiah, Saman, Widya Rahmawaty
Abstract: Ulapato B Village, located in Telaga Biru District, Gorontalo Regency, is one of the leading sectors of the Gorontalo Provincial government. Agriculture is a source of livelihood for people in this area. Corn is one of the… he farming programs that revives the people in the area. In Ulapato B Village, this corn commodity is very popular. However, corn production also produces waste, which if not managed properly can cause environmental problems. Stalks, seed coats, and cobs are some of the components of corn waste. Most people consider this waste as production residue that has no economic value. As a result, corn waste is often ignored or simply thrown away, which can harm the environment.  Therefore, skills are needed to process corn waste into useful products. So the method used in this service activity is to carry out training in processing corn waste into handicraft products, briquettes and biochar. From this training activity, the community showed a positive response, where the training participants were enthusiastic about processing corn waste and increasing their knowledge about the use of corn waste so that corn waste would not become environmental waste.  Keywords: biochar; briquettes; handycrafts; corn waste; ulapato B   Abstrak: Desa Ulapato B yang terletak di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo adalah salah satu sektor unggulan pemerintah Provinsi Gorontalo. Pertanian adalah sumber penghidupan masyarakat di daerah ini. Jagung adalah salah satu program usahatani yang menghidupkan masyarakat di daerah tersebut. Di Desa Ulapato B, komoditas jagung ini sangat populer. Namun, produksi jagung juga menghasilkan limbah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan. Tangkai, kulit biji, dan bonggol adalah beberapa komponen limbah jagung. Sebagian besar orang menganggap limbah ini sebagai sisa produksi yang tidak memiliki nilai ekonomi. Akibatnya, limbah jagung sering diabaikan atau dibuang begitu saja, yang dapat membahayakan lingkungan.  Oleh karena itu, diperlukan keterampilan dalam mengolah limbah jagung ini menjadi produk yang bermanfaat. Sehingga metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan dalam pengolahan limbah jagung menjadi produk kerajinan tangan, briket, dan biochar. Dari kegiatan pelatihan ini masyarakat menunjukkan respon yang positif, dimana peserta pelatihan antusias dalam mengolah limbah jagung dan menambah pengetahuan mereka tentang pemanfaatan limbah jagung sehingga limbah jagung tidak akan menjadi sampah lingkungan. Kata kunci: biochar; briket; kerajinan tangan; limbah jagung; ulapato B  

Pemberdayaan Kelompok Tani Al-Hidayah Melalui Diversifikasi Produk Turunan Labu Madu

Lawajo, Rahmatiya, Bempah, Irwan, Sirajuddin, Zulham
Abstract: Kelompok Tani Al-Hidayah merupakan KT yang mengusahakan beberapa komoditas hortikultura, dimana salah satunya adalah labu madu (Cucurbita moschata). Meskipun dari aspek budidaya petani menguasai praktek pertanian labu madu,… du, terdapat beberapa persoalan yang dihadapi oleh petani labu madu di KT Al-Hidayah. Pertama adalah harga jual buah labu madu yang rendah sebab tidak banyak konsumen yang menginginkan labu madu. Kedua adalah sulitnya pemasaran buah labu madu meskipun secara budidaya tidak sulit dilakukan. Tujuan kegiatan yaitu (1) meningkatkan nilai tambah buah labu madu melalui pengolahan labu madu, serta (2) diversifikasi produk turunan labu madu. Kegiatan yang dilakukan adalah pengembangan produk melalui diversifikasi produk turunan olahan labu madu, pelatihan penanganan produk higienis, dan peningkatan pemasaran offline dan online. Kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi mitra dalam membuat produk-produk turunan labu madu sebab dengan produk turunan, dapat menciptakan diversifikasi income dan menjamin pemasaran labu madu.