Abstract:Kemampuan pemahaman peminatan materi merupakan kemampuan penguasaan dan pemilihan materi pembelajaran Segitiga dan Lingkaran. Berdasarkan observasi di SD Yayasan Pendidikan Nur Cahaya perlu mendapat perhatian dalam penguatan…
atan materi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peminatan siswa pada materi Segitiga dan Lingkaran. Penelitian ini merupangan penelitian deskriptif kualitatif lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Yayasan Pendidikan Nnur Cahaya. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Kemampuan peminatan siswa pada pembelajaran matematika materi Segitiga dan Lingkaran dapat dikategorikan sudah baik. Siswa mampu menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan objek berdasarkan sifat-sifatnya, dan dapat menyelesaikan soal. Dari nilai hasil pemahaman siswa pada materi Segitiga dan Lingakarn bahwa presentase keseluruhan telah mencapai 90% siswa yang sudah mencapai nilai diatas standar nilai minimum. Faktor pendukung dalam peminatan ini adalah Fasilitas, Tenaga Pendidik, Motivasi dan Daya Serap siswa yang baik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi keaktifan belajar peserta didik melalui penerapan strategi pembelajaran aktif selama kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SDI Nurul Bayan. Penelitian ini…
dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi peserta didik dalam pembelajaran yang masih didominasi oleh pendekatan berpusat pada guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Strategi pembelajaran aktif yang diterapkan meliputi diskusi kelompok, tanya jawab interaktif, serta aktivitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif mampu meningkatkan partisipasi peserta didik, memperbaiki interaksi dalam pembelajaran, serta meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap materi. Dengan demikian, strategi pembelajaran aktif dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Abstract:SPNF SKB Kota Medan sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat melalui program kesetaraan dan keterampilan. Namun, penelitian ini menemukan permasalahan mendasar terkait tutor…
utor yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, sehingga berdampak pada efektivitas pembelajaran dan kualitas lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor belum optimal dalam melaksanakan peran fasilitator, ditandai dengan metode pembelajaran yang monoton, kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan warga belajar, serta keterbatasan sarana prasarana. Faktor utama penyebabnya adalah keterbatasan SDM berkualifikasi, minimnya pelatihan berkelanjutan, dan lemahnya sistem manajemen lembaga. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya strategi rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, penguatan manajemen, serta peningkatan literasi digital agar kualitas pembelajaran di SKB Kota Medan dapat lebih efektif dan relevan.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam memahami amanat pada teks narasi, khususnya di kelas V UPT SD Negeri 114 Gresik. Pembelajaran yang masih bersifat konvensional membuat siswa…
kurang tertarik dan kesulitan dalam menginterpretasikan pesan moral dalam teks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media visual Canva dalam meningkatkan keterampilan membaca amanat, mengetahui respon siswa, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa kelas V dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media visual Canva mampu meningkatkan minat belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran membaca amanat teks narasi. Visualisasi berupa gambar, ilustrasi, dan desain interaktif membantu siswa memahami pesan moral secara lebih konkret. Selain itu, siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan Canva karena pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan akses internet dan perangkat pendukung. Dengan demikian, penggunaan media visual Canva dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan keterampilan membaca amanat pada siswa sekolah dasar, serta mendukung pembelajaran yang kreatif dan berpusat pada siswa sesuai dengan tuntutan era digital.
Abstract:Rasa percaya diri merupakan aspek psikologis penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi peserta didik Generasi Z yang tumbuh di era digital. Meskipun dikenal adaptif dan ekspresif, masih terdapat peserta didik yang…
kurang berani menyampaikan pendapat dan berpartisipasi aktif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasa percaya diri terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun berdasarkan dimensi rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran, dengan analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara rasa percaya diri dan efektivitas pembelajaran (R = 0,788). Koefisien determinasi (R² = 0,621) menunjukkan bahwa rasa percaya diri berkontribusi sebesar 62,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji signifikansi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (p < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 5,436 + 0,812X. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan rasa percaya diri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Abstract:Konsep habis dibagi dan bilangan prima merupakan elemen dasar dalam teori bilangan matematika. Habis dibagi berarti suatu bilangan a dapat dibagi oleh bilangan b tanpa sisa, ditulis a mod b = 0. Konsep ini menjadi fondasi…
i untuk memahami kelipatan, faktor, dan hubungan antar bilangan. Bilangan prima adalah bilangan asli lebih dari 1 yang hanya memiliki dua faktor positif, yaitu 1 dan dirinya sendiri. Bilangan prima terkecil adalah 2 (satu-satunya prima genap), sedangkan lainnya bersifat ganjil. Sifat unik ini menjadikannya sangat penting dalam matematika murni dan terapan. Artikel ini menjelaskan definisi serta sifat kedua konsep tersebut, beserta aplikasinya dalam kehidupan nyata. Di antaranya kriptografi melalui algoritma RSA yang mengandalkan perkalian bilangan prima besar untuk keamanan data digital, transaksi online, dan perbankan. Selain itu, diterapkan dalam pemrograman (misalnya Sieve of Eratosthenes), analisis keuangan, kompresi data, serta pengembangan teori bilangan. Pemahaman mendalam terhadap konsep ini mendukung kemajuan teknologi informasi dan keamanan siber di era digital.
Abstract:Pembelajaran matematika di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, khususnya dalam aspek berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Namun, pada kenyataannya kemampuan berpikir…
ikir tingkat tinggi siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan perangkat pembelajaran yang mendukung pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS pada materi segitiga dan lingkaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait pembelajaran matematika, HOTS, serta perangkat pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis HOTS yang meliputi RPP, LKPD, media, dan instrumen penilaian dapat mendorong siswa untuk berpikir aktif melalui kegiatan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Pada materi segitiga dan lingkaran, penggunaan pendekatan kontekstual, media konkret, serta strategi pembelajaran inovatif seperti pembelajaran kooperatif dan multisensori terbukti dapat membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam. Dengan demikian, pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS pada materi segitiga dan lingkaran di sekolah dasar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, penalaran matematis, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu merancang perangkat pembelajaran yang inovatif dan berorientasi HOTS agar tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai secara optimal.
Abstract:Pembelajaran geometri di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam mengembangkan penalaran spasial, pemahaman konseptual, dan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa. Segitiga dan lingkaran adalah konsep geometri…
tri fundamental yang perlu diperkenalkan secara bermakna karena keduanya berkaitan erat dengan objek dan situasi yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pengajaran geometri seringkali disampaikan secara prosedural, menyebabkan siswa fokus pada menghafal rumus tanpa memahami konsep yang mendasarinya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran geometri yang bermakna melalui pengenalan konsep segitiga dan lingkaran di pendidikan dasar. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menganalisis konten konseptual, strategi pembelajaran kontekstual, dan aktivitas pembelajaran yang melibatkan pengamatan langsung terhadap objek di sekitarnya. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna mendukung siswa dalam mengidentifikasi sifat-sifat geometris, memahami hubungan matematika, dan menerapkan konsep dalam konteks otentik. Pembelajaran kontekstual juga mendorong partisipasi aktif dan memperkuat penguasaan konsep. Oleh karena itu, pengajaran geometri yang bermakna direkomendasikan sebagai pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri dasar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Abstract:Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan dan taktik murid di tingkat sekolah dasar dalam menyelesaikan tantangan geometri yang tidak rutin. Tantangan yang tidak rutin memerlukan siswa untuk berpikir secara kritis,…
tis, kreatif, dan adaptif, karena solusi tidak bisa ditemukan melalui metode atau algoritma yang biasa merekaingat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subyek yang diteliti adalah murid sekolah dasar kelas atas yang diambil secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penyelesaian masalah geometri nonrutin dan wawancara mendalam untuk mengungkap proses berpikir para siswa. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah geometri nonrutin bervariasi dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kemampuan tinggi cenderung menggunakan strategi visualisasi seperti menggambar kembali bentuk, menciptakan model sederhana, serta memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Siswa dengan kemampuan sedang mengaplikasikan kombinasi strategi percobaan dan penerapan konsep dasar, namun masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep secara menyeluruh. Di sisi lain, siswa dengan kemampuan rendah sering terjebak dalam prosedur yang rutin dan menemui kesulitan dalam memahami maksud dari soal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tantangan geometri nonrutin sangat dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap konsep, kemampuan dalam representasi, serta kelenturan taktik yang mereka gunakan. Oleh karena itu, pengajaran geometri di tingkat sekolah dasar perlu dirancang dengan menerapkan variasi soal nonrutin secara terus menerus untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi para siswa.
Abstract:Rendahnya pemahaman konsep bangun datar pada siswa sekolah dasar menunjukkan adanya kesenjangan dalam penguasaan unsur dasar geometri berupa titik, garis, bidang, dan sudut. Sejumlah penelitian nasional melaporkan bahwa…
siswa mengalami kesulitan dalam membedakan bentuk, menganalisis sifat bangun, serta menghubungkan unsur geometri secara struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konseptualisasi unsur geometri dalam pembelajaran bangun datar di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan pembelajaran geometri di pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa berakar pada lemahnya fondasi konseptual serta pembelajaran yang terlalu berorientasi pada prosedur perhitungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis hasil penelitian nasional yang menegaskan pentingnya penguatan unsur geometri sebagai dasar sebelum pembelajaran bangun datar yang lebih kompleks. Disimpulkan bahwa penguatan konsep titik, garis, bidang, dan sudut secara sistematis dan kontekstual menjadi kunci peningkatan pemahaman bangun datar siswa sekolah dasar.