Abstract:Abstract: The problem of Dengue Fever (DHF) is not only a public health problem but also an economic burden. Cases that continue to increase both globally, nationally and locally require the role of various parties, especially…
cially in community empowerment in optimizing the 3M Plus PSN through the 1 House 1 Jumantik Movement (G1R1J) which aims to increase ABJ >95% at the family level. It is known that the results of the G1R1J trial in Gheoghoma village can increase ABJ by 84.7%. In connection with this, one of the efforts made is to empower posyandu cadres through Community Service activities. The methods used were training, post-training assistance and advocacy. The implementation time was three months in Gheoghoma village, North Ende sub-district, Ende Regency.Conclusion: this community service contributed to increasing the knowledge of posyadu cadres about G1R1J by 60%, with good knowledge criteria. This human resource potential continues to be maintained so that the community service team provides assistance for a certain period of time before finally releasing the cadres to be able to independently act as G1R1J motivators. The activity ended by advocating to the Head of Gheoghoma Village.
Keywords: Empowerment; Cadre; G1R1J
Abstrak: Persoalan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) bukan hanya menjadi masalah kesehatan masyarakat tetapi juga menjadi beban ekonomi. Kasus yang terus meningkat baik secara global, nasional maupun local menuntut peran berbagai pihak terutama dalam pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan PSN 3M Plus melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) yang bertujuan meningkatkan ABJ >95% di level keluarga. Diketahui bahwa hasil ujicoba G1R1J di desa Gheoghoma dapat meningkatkan ABJ sebesar 84,7%. Sehubungan dengan itu salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan memberdayakan kader posyandu melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Metoda yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan pasca pelatihan dan advokasi. Waktu pelaksanaan tiga bulan di desa Gheoghoma Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende.Simpulan: pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kader posyadu tentang G1R1J sebesr 60%, dengan kriteria pengetahuan baik. Potensi SDM ini terus dipertahankan sehingga tim pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan untuk jangka waktu tertentu sebelum akhirnya melepaskan para kader mampu secara mandiri berperan sebagai motivator G1R1J. Kegiatan diakhiri dengan melakukan advokasi kepada Kepala Desa Gheoghoma.
Kata kunci: Pemberdayaan; Kader; G1R1J
Abstract:Character education is one of the mental revolution efforts made to instill character in students. Teachers play an important role in producing generations of noble character and morality, including elementary school teachers.…
chers. Instilling character from an early age is expected to be able to strengthen the foundation in building the nation. The process of cultivating character must be adapted to the stages of student development and the times, so that integrating it into interactive teaching materials will be preferred by students, students can more easily understand the material and have skills that are balanced between science and technology and IMTAQ. To realize this, teachers are required to be able to integrate it into PBM such as teaching materials. However, the facts on the ground show that teachers in partner schools do not really understand the context of character building and apply it to teaching materials. The purpose of this activity is to increase teacher knowledge and skills in designing and integrating character education in digital teaching materials. This service activity is carried out through lecture methods, outreach, training, and discussions involving approximately 17 elementary school teachers. The results of the activity show that in general the teacher already knows the concept of character education, examples of assistive applications in making teaching materials and teachers have been able to design and integrate character education into teaching materials in accordance with the subjects being taught which are then ready to be made into digital teaching materials
Keywords: socialization; digital teaching materials; character education
Abstrak: Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya revolusi mental yang dilakukan untuk menanamkan karakter pada siswa. Guru memegang peranan penting dalam menghasilkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia, tidak terkecuali guru SD. Penanaman karakter sejak usia dini diharapkan mampu memperkuat pondasi dalam membangun bangsa. Proses penanaman karakter harus disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa dan perkembangan zaman, sehingga mengintegrasikannya ke dalam bahan ajar interaktif akan lebih disukai siswa, siswa lebih mudah memahami materi dan memiliki keterampilan yang seimbang antara IPTEK dan IMTAQ. Untuk mewujudkan hal ini guru dituntut mampu mengintergasikannya ke dalam PBM seperti bahan ajar. Namun, fakta dilapangan menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah mitra belum terlalu memahami konteks pendidikan karakter serta menerapkannya ke dalam bahan ajar. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter dalam bahan ajar digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode ceramah, sosialisasi, pelatihan, dan diskusi dengan melibatkan lebih kurang 17 orang guru SD. Adapun hasil kegiatan menunjukkan secara garis besar guru sudah mengetahui konsep pendidikan karakter, contoh aplikasi bantu dalam membuat bahan ajar dan guru telah mampu mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam bahan ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampu yang kemudian siap untuk dibuat ke dalam bahan ajar digital.
Kata kunci: sosialisasi; bahan ajar digital; pendidikan karakter
Abstract:Abstract: This community service program aimed to improve the speaking skill (Maharah kalam) of students at Madrasah Tsanawiyah Hifzil Qur’an Islamic Centre Medan. The reason of selecting the school was the lack of students’…
f students’ ability to apply vocabularies (mufradat) in form of sentences (jumlah) based on the direct survey to students at the first preliminary research. Therefore, this training was focused to improve the speaking skill (maharah) of the students through Snowball Throwing model by utilizing the origami papers. The method of conducting the training was mix methods (intiqodiiyya) namely combination of speech delivery method or lecturing (ilqoiyyah) and direct method (mubasyarah). The program was carried out within one day and was followed by 27 female students. Some steps were done at implementing this program comprising opening, core agenda, evaluaton, giving reward and closing. The results showed that students’ ability increase very well where they could express simple sentence (jumlah) with related given materials and were actively practicing Arabic orally in front of the classroom by turn.
Keywords; Speaking skill, Model of snowball throwing, utilizing the media, origami paper.
Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara (Maharah Kalam) siswa Madrasah Tsanawiyah Hifzil Qur’an Islamic Centre Medan. Alasan dipilihnya Madrasah ini adalah karena kurangnya kemampuan siswa dalam menerapkan kosa kata (Mufrodat) dalam bentuk kalimat (Jumlah), hal tersebut diperoleh dari hasil survey berbicara langsung dengan siswa pada kunjungan awal, oleh sebab itu pelatihan ini difokuskan untuk peningkatan kemampuan maharah kalam siswa melalui melalui Model Snowball Throwing dengan pemamnfaatan media kertas origami. Adapun metode yang digunakan adalah metode Campuran (Intiqoiyyah) yaitu gabungan antara metode Ceramah (Ilqoiyyah) dan metode Langsung (Mubasyarah). Kegiatan ini dilaksanakan satu hari dan diikuti oleh 27 siswi. Beberapa tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu, pembukaan, kegiatan inti, evaluasi, pemberian reward dan penutup . Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan kemampuan siswa, hal ini dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam mengungkapkan kalimat (Jumlah) sederhana terkait materi yang disampaikan serta keaktifan mereka dalam praktek berbicara bahasa arab di depan kelas secara bergantian.
Kata Kunci: maharah kalam; model snowball throwing; pemanfaatan media; kertas origami
Abstract:Abstract: Competition in today's business world is getting tighter, thus causing increasing competition among business actors in today's very open market era. Whether it's a company that produces the final product or service.…
vice. The pandemic has forced many people to increase their creativity so that the businesses they create can survive and become a support for the economy. Activities and efforts undertaken must be able to have a high selling value and have the creativity to attract the attention of consumers. Sabila Handcraft is a handcraft UKM that sells handcrafted products. It is known that there are still many obstacles that occur in the production process, including rejected products that must be repaired such as wrong designs and wrong cuts, rejects when distributing goods to consumers caused by negligence in the delivery process (items stacked, products not working), as well as PO (Purchase Order) which is quite long takes almost 1 week from the order made. These rejects were caused by errors from operators who were not careful in designing and lack of quality management training for workers at UKM Sabila Handcraft. Through this training, it is hoped that it will have a positive impact, especially improving performance in the Sabila Handcraft UKM so that it can increase the output of the products produced and increase customer satisfaction.
Keywords: quality; hancraft; UKM
Abstrak: Persaingan di dunia bisnis saat ini semakin ketat, sehingga menyebabkan semakin meningkatnya persaingan para pelaku usaha di era pasar yang sangat terbuka saat ini. Baik itu perusahaan yang menghasilkan hasil akhir produk ataupun jasa. Pandemi membuat banyak orang untuk meningkatkan kreativitas agar usaha yang dibuat tetap bisa bertahan dan menjadi penyokong ekonomi. Kegiatan dan usaha yang dilakukan harus bisa memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki kreativitas untuk menarik perhatian konsumen. Sabila Handcraft adalah salah satu UKM handcraft yang menjual produk-produk kreasi pekerjaan tangan. Diketahui masih banyak kendala yang terjadi pada proses produksinya, diantara produk reject yang harus diperbaiki seperti salah desain dan salah potong, reject pada saat pendistribusian barang ke konsumen yang disebabkan karena kelalaian dalam proses pengiriman (barang ditumpuk, produk tidak berfungsi), serta PO (Purchase Order) yang cukup lama membutuhkan waktu hampir 1 minggu dari pemesanan yang dilakukan. Berbagai reject ini disebabkan karena kesalahan dari operator yang kurang teliti dalam mendesain serta kurang adanya pelatihan tentang manajemen kualitas kepada para pekerja di UKM Sabila Handcraft. Untuk itu perlu pelatihan mengenai manajemen kualitas pada UKM Sabila Handcraft untuk mengelola dan memastikan kualitas produk, layanan, atau proses bisnis secara efektif. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya memperbaiki kinerja di UKM Sabila Handcraft sehingga dapat meningkatkan output dari produk yang dihasilkan serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
Kata kunci: kualitas; handcrft; UKM
Abstract:Abstract: The Community Service Program, LDDIKTI 3 in collaboration with DITJENDIKTIRISTEK and Universities launched an Incentive Program for Assignment to Private Universities for the Implementation of Community Service…
in the Cianjur Earthquake Area based on Key Performance Indicators with a focus on the goal of Recovery for Victims of the Cianjur Earthquake Natural Disaster, West Java. From the results of observations made in the Cianjur and surrounding areas which were affected by the earthquake, many locations in Wangunjaya Village, Cugenang Regency, have not been touched and received assistance. Many people in this area experience health problems due to unbalanced nutritional intake and unclean lifestyle, damage to learning tools in schools and early childhood education, especially at SMPN 2 Cugenang and in early childhood education. The aim of the activity is to improve public health from a physical and mental perspective and to help restore education using digital learning. The activities carried out included conducting free examinations and treatment, teaching Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy to reduce anxiety in the community, distributing healthy food parcels, providing trauma healing for school children, and providing school facilities for schools.
Keywords: cianjur earthquake; cugenang; community service; educational facilities; health recovery.
Abstrak: Program Pengabdian Masyarakat, LDDIKTI 3 bekerjasama dengan DITJENDIKTIRISTEK dan Perguruan Tinggi mencanangkan Program Insentif Penugasan kepada Perguruan Tinggi Swasta untk Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di Wilayah Gempa Cianjur berbasis Kinerja Indikator Kinerja Utama dengan fokus tujuan Pemulihan Korban Bencana Alam Gempa Cianjur Jawa Barat. Dari hasil pengamatan yang dilakukan di daerah Cianjur dan sekitarnya yang terkena dampak gempa, lokasi Desa Wangunjaya Kabupaten Cugenang masih banyak yang belum tersentuh dan mendapatkan bantuan. Para masyarakat didaerah ini banyak yang mengalami masalah kesehatan karena asupan gizi yang tidak seimbang serta perilaku hidup yang tidak bersih, kerusakan alat-alat pembelajaran di sekolah dan PAUD khususnya di SMPN 2 Cugenang dan di PAUD. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dari segi jasmani serta mental dan membantu memulihkan Pendidikan menggunakan pembelajaran digital. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis, mengajarkan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk menurunkan ansietas pada masyarakat, membagikan parcel makanan sehat, memberikan trauma healing bagi anak sekolah, serta memberikan bantuan fasilitas sekolah bagi sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan perasaan bahagia siswa dan masyarakat (+52%), siswa menjadi bisa merasakan pembelajaran digital (+34%) dan masyarakat menjadi lebih merasakan jasmani yang lebih sehat (+17%).
Kata kunci: cugenang; fasilitas pendidikan; gempa cianjur; pemulihan kesehatan; pengabdian masyarakat.
Abstract:Abstract: Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia is a tertiary institution that has a Tax Center and works closely with the Direktorat Jenderal Pajak to assist taxpayers in calculating, depositing, and reporting their tax obligations.…
ligations. On March 03 2023 and March 07 2023, training and assistance for taxpayers were conducted in filling out the Annual Individual Tax Return at the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia Tax Center by the Tax Volunteers. The method used is direct assistance to individual taxpayers in updating NPWP-NIK, and KLU data, also reporting annual tax returns via e-filing. The activity participants are all taxpayers including lecturers and educational staff at the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia and STIKes Murni Teguh. This activity resulted in an increase in understanding for participants in reporting Annual SPT Individuals, while the Tax Volunteer gained knowledge about taxation based on the latest regulations and was able to put into practice the knowledge learned during lectures which can be used as practical experience. Meanwhile, the results for the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia are an increase in taxpayer compliance within the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, including lecturers and education staff society who are aware of their obligations and always report their income to the state.
Keywords: e-filing; SPT; Tax Volunteers
Abstrak: Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia merupakan perguruan tinggi yang memiliki Tax Center dan berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk membantu Wajib Pajak dalam menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban perpajakan mereka. Pada tanggal 03 Maret 2023 dan 07 Maret 2023, telah dilakukan pelatihan serta pendampingan Wajib Pajak dalam mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi di Tax Center Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia oleh tim Relawan Pajak. Metode yang digunakan adalah pendampingan secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi dalam melakukan pemutakhiran data NPWP-NIK, KLU, dan pelaporan SPT Tahunan melalui e-filing. Peserta kegiatan adalah seluruh Wajib Pajak termasuk dosen dan tenaga pendidik di lingkungan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia serta STIKes Murni Teguh. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman bagi peserta dalam melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi, sedangkan tim Relawan Pajak memperoleh pengetahuan tentang perpajakan berdasarkan peraturan terbaru dan dapat mempraktikkan secara langsung pengetahuan yang dipelajari selama kuliah serta dapat dijadikan sebagai pengalaman praktis. Sedangkan hasil bagi Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia adalah peningkatan ketaatan wajib pajak di lingkungan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia termasuk dosen dan tenaga pendidik sebagai masyarakat yang sadar akan kewajiban dan senantiasa melaporkan penghasilan mereka kepada negara.
Kata kunci: e-filing; Relawan Pajak; SPT
Abstract:Abstract: Campus teaching activities are motivated by various sectors, one of which is to prepare Indonesian student competencies to face social, cultural, work and technological advances / rapid times, as well as to improve…
rove the quality of education for the better. The problems found with partners are focused on the lack of adaptation of technology in management and the learning process in the classroom. The stages/methods of carrying out activities include starting with pre-assignment, assignment to post-assignment. Based on the results of the implementation of activities aimed at increasing students' literacy and numeracy that have been carried out for approximately 5 months, this third campus teaching program received a positive response from the principal, school committee, teacher council, students and guardians of SD Negeri 016406 Gonting Malaha. This is evidenced from the initial acceptance of the campus teaching team which was greeted with pleasure by school stakeholders and the enthusiasm of students in participating in each lesson. Class teachers are also greatly helped by having campus students teach in managing classes and assisting in the use of learning technology. Not only in the learning sector, schools are also greatly helped by the existence of campus students teaching in organizing and managing school administration in the form of reactivating previously abandoned school libraries, compiling correspondence archives and implementing routine gymnastics programs every morning which has not been done before. The results obtained in the technology adaptation of the students also introduced teachers and students directly to the use of information technology and learning resources that are useful in the development and improvement of student literacy and numeracy, for example the use of YouTube and other learning resources.
Keywords: campus teaching; administration; technology; literacy; numeration
Abstrak: Kegiatan kampus mengajar salah satunya adalah untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa indonesia menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi / zaman yang pesat, serta guna untuk meningkatkan mutu pendidikan menjadi lebih baik (Khotimah et al., 2021). Permasalahan yang ditemukan pada mitra dititikberatkan pada kurangnya adaptasi teknologi dalam manajemen maupun proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa yang telah dilakukan selama kurang lebih 5 bulan, program kampus mengajar angkatan 3 ini mendapatkan respon positif baik dari kepala sekolah, komite sekolah, dewan guru, siswa serta wali murid SD Negeri 016406 Gonting Malaha. Hal ini dibuktikan dari awal penerimaan tim kampus mengajar yang disambut dengan rasa senang oleh stakeholder sekolah dan antusiasme siswa dalam mengikuti setiap pembelajaran. Tahapan/metode pelaksanaan kegiatan diantaranya diawali dengan pra-penugasan, penugasan sampai dengan pasca penugasan. Guru kelas juga sangat terbantu dengan adanya mahasiswa kampus mengajar dalam mengelola kelas dan membantu pendampingan dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Tidak hanya pada sektor pembelajaran, sekolah juga sangat terbantu dengan adanya mahasiswa kampus mengajar dalam menata dan mengelola administrasi sekolah berupa pengaktifan kembali perpustakaan sekolah yang terbengkalai sebelumnya, penyusunan arsip surat menyurat dan program pelaksanaan senam rutin setiap pagi yang belum ada dilakukan sebelumnya. Hasil yang diperoleh dalam adaptasi teknologi para mahasiswa juga memperkenalkan kepada guru maupun siswa secara langsung mengenai pemanfaatan teknologi informasi maupun sumber-sumber pembelajaran yang berguna dalam pengembangan dan peningkatan literasi serta numerasi siswa misalnya penggunaan youtube maupun sumber belajar lainnya.
Kata kunci: kampus mengajar; administrasi; teknologi; literasi; numerasi
Abstract:Corona virus (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus. Since the spread of Covid-19, many government agencies in Indonesia have received the impact, including SMK Negeri 2 Tanjungbalai. The spread…
ad of the corona virus has resulted in this school no longer being able to carry out face-to-face learning starting from 2019 to 2022. To anticipate the spread of covid-19 in the SMKN 2 Tanjungbalai area, the community service team designed a security system at the school entrance to anticipate the spread of covid, so that if there are people or vehicles that want to enter the school will be sprayed automatically with disinfectant liquid, besides that the tool can also read the body temperature of visitors. This service uses the consultation and science and technology method, where the service team consults with the school principal about existing problems, namely to anticipate the spread of Covid-19 in the school area. or hands, then the temperature is set at 30 0C and do not water, while if the object does not have a fever, the temperature is in the range of 330C-360C and watering is carried out. Meanwhile for objects with a fever, the temperature is >= 370C and no watering is carried out, and they are not allowed to enter. All module voltages use the 5VDC input voltage, which is supplied from the controller. Meanwhile, the pump voltage uses a 12VDC inverter, which is reduced to 5.68 VDC.
Keywords: automatic disinfectant sprinkler; corona; ultrasonic sensor; microcontrollers
Abstrak: Virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Semenjak penyebaran covid-19 banyak instansi pemerintahan di indonesia yang mendapatkan imbasnya, diantaranya SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Meluasnya virus corona mengakibatkan sekolah ini tidak lagi bisa melakukan pembalajaran tatap muka dimulai tahun 2019 sampai dengan 2022. Untuk mengantisipasinya penyebaran covid-19 diwilayah SMKN 2 Tanjungbalai ini, maka tim pengabdian merancang sistem pengaman dipintu masuk sekolah untuk mengantisipasi penyebaran covid, sehingga jika ada orang atau kendaraan yang ingin memasuki sekolah tersebut akan di semprot secara otomatis dengan cairan disinfektan, selain itu alat tersebut juga bisa membaca suhu tubuh pengunjung. Pada pengabdian ini menggunakan metode konsultasi dan ipteks, dimana tim pengabdian berkonsultasi dengan kepala Sekolah tentang masalah yang ada, yaitu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di area sekolah.. Setelah dilakukan pengujian medapati bahwa Ada 3 kondisi pembacaan objek yaitu, ketika tidak ada objek, atau tangan, maka suhu diseting 30 0C tidak melakukan penyiraman, sementara jika objek tidak demam, suhu di range 330C-360C dan dilakukan penyiraman. Sementara untuk objek yang demam, maka suhu >= 370C dan tidak dilakukan penyiraman, serta tidak diperbolehkan masuk. Seluruh tegangan modul, menggunakan tegangan input 5VDC, yang disupply dari controller. Sementara untuk tegangan pompa menggunakan inverter 12VDC, yang dikecilkan menjadi 5,68 VDC.
Kata kunci : microcontroller; penyiram disinfektan otomatis; sensor ultrasonic; virus corona.
Abstract:Entrepreneurship is one of the biggest money-making sectors, even in developed countries such as Japan, South Korea and England are developing countries very rapidly because they have many entrepreneurs in their country.…
Entrepreneurship is now not only applied in the real world but has entered the virtual world in which it is able to create new lives, new environments, new friends and places to live like we live in the real world. This technology is called the metaverse. Many large companies are willing to invest their money in developing the metaverse. This service activity aims to increase the knowledge of SMK N 1 students about the metaverse and later be able to compete with technology in the industrial era 4.0 and utilize the metaverse as a place to carry out entrepreneurial activities.
Keywords: Entrepreneurship; technology; metaverse
Abstrak: Kewirausahaan merupakan salah satu sektor penghasil uang terbesar, bahkan dinegara maju seperti jepang, korea selatan dan inggris menjadi negara yang berkembang sangat pesat karena memiliki banyak pengusaha dinegaranya. Kewirausahaan kini tidak hanya diterapkan di dunia nyata tetapi sudah memasuki dunia maya yang didalamnya mampu menciptakan kehidupan yang baru, lingkungan baru, teman baru serta tempat tinggal layaknya kita hidup didunia nyata teknologi ini disebut metaverse. Banyak perusahaan besar yang rela menginvetasikan uang mereka demi mengembangkan metaverse. kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa SMK N 1 terhadap metaverse dan nantinya mampu bersaing dengan teknologi di era industri 4.0 serta memanfaatkan metaverse sebagai wadah melakukan kegiatan berwirausaha serta mengenalkan hasil karya dari para siswa dan siswi.
Kata kunci: kewirausahaan; metaverse; teknologi
Abstract:Abstract: Cipta Karya Village is located in Bengkayang Regency, a small village that has interesting natural attractions for tourist visits. But there is still minimal awareness of visitors who are responsible for waste.…
Therefore, a community service program was held to manage waste into new goods so as to produce products to increase the economy of rural communities by utilizing digital media technology as a means of tourism promotion. This service aims to provide clean tourism education through waste management programs into new goods, counseling about (content) upgrades, and social media accounts as well as technical training in compiling promotional content based on digital media technology. The method of community service activities applied Socialization and discussion, training and mentoring, and evaluation, through evaluation aims to see the process of training activities in the long term by looking at the number of partner group participants when managing tourism. The results obtained in this service are increasing the insight of the village community about the use of waste in new goods. Visitors' concern for the tourist destinations visited and the use of digital media, namely the creation of clean tourism content to be published on the YouTube channel.
Keywords: digital media; net travel; tourist