Abstract:Sorghum is an extraordinary commodity because of its waste-free characteristics. Almost all parts of the plant can be used, including leaves, fruit stems, and wilt. Unfortunately, the personnel at the East Suwawa BPP partners…
tners and the farmers they support still lack experience in sorghum farming, especially in profit analysis. This is an obstacle in spreading sorghum as an agricultural potential, because extension workers have difficulty providing farmers with an understanding of the benefits of sorghum farming. Therefore, knowledge is needed in carrying out farming analysis, as well as organizing human resources in farmer groups so that they can produce maximum quality and quantity. Through this knowledge and ability, it is hoped that partners can further optimize the dissemination of sorghum farming to the farmers they support so that they can produce sustainably. The methods used in this service activity are training and mentoring. For training activities, farming business analysis and farmer group management were carried out for one day, where the implementing team facilitated training to partners, namely BPP East Suwawa. After the training activities, students in the implementing team provided regular assistance for two weeks to optimize the results obtained in the training. The results of the activity showed that the activity participants were very enthusiastic during the mentoring activity, and gave positive responses, so that activities like this could be routine, especially in assisting with sorghum farming analysis.
Keywords: farming analysis; sorghum; training; mentoring
Abstract:The purpose of this Community Partnership Empowerment (PKM) activity is to increase partner knowledge in reducing household organic waste by cultivating maggot as an alternative feed and the application of kasgot which can…
an be used as planting media and organic fertilizer. The partner's problem is that the partner's knowledge is low in processing organic waste; poultry feed and fertilizers commonly used by partners are very expensive. The method used in overcoming the problem is socialization with lectures and discussions to increase understanding of the role of maggot in reducing household organic waste, can be used as animal feed and kasgot as a planting medium and organic fertilizer; as well as direct practice of maggot cultivation and making organic fertilizer with kasgot raw materials. The conclusion from the results of these activities is that the PKM activity partner participants have seen an increase in partner understanding of the role of maggot in reducing household organic waste and other benefits it produces after socialization (with lectures and question and answer discussions) and partners understand how to cultivate maggot and make organic fertilizer with kasgot raw materials.
Keywords: kasgot; maggot; household organic waste.
Abstrak: Tujuan dari kegiatan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk menambah pengetahuan mitra dalam mengurangi sampah organik rumah tangga dengan budidaya maggot sebagai pakan alternatif serta aplikasi kasgot yang dapat dijadikan media tanam dan pupuk organik. Permasalahan mitra adalah pengetahuan mitra rendah dalam pengolahan sampah organik; pakan ternak unggas dan pupuk yang biasa digunakan mitra harganya sangat mahal. Metode yang dilakukan dalam mengatasi masalah yaitu dengan sosialisasi dengan ceramah dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga, dapat dijadikan pakan ternak serta kasgot sebagai media tanam dan pupuk organik; serta praktek langsung budidaya maggot dan pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot. Kesimpulan dari hasil kegiatan tersebut bahwa peserta mitra kegiatan PKM terlihat adanya peningkatan pemahaman mitra tentang peran maggot dalam mengurangi sampah organik rumah tangga serta manfaat lain yang dihasilkannya setelah dilakukan sosialisasi (dengan ceramah dan diskusi tanya jawab) dan mitra memahami cara budidaya maggot serta pembuatan pupuk organik dengan bahan baku kasgot.
Kata kunci: kasgot; maggot; sampah organik rumah tangga.
Abstract:Politik sebagai aktivitas yang lekat dalam kehidupan masyarakat merupakan kegiatan dalam sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan arah dan tujuan dari sistem tersebut. Guna melaksanakan kegiatan perpolitikan…
litikan yang baik, dibutuhkan arahan dan bimbingan dari orang yang memiliki kapabilitas di bidang tersebut. Sehingga, peran pendidikan mutlak dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan atas cita-cita sistem pemerintahan. Pada pengabdian ini dilakukan edukasi mengenai Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 kepada pemilihPemula di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan ceramah-diskusi, Forum Group Discussion (FGD), Discovery Learning dan Simulasi. Pada akhir sesi dilakukan evaluasi yang berguna mengetahui pemahaman siswa mengenai Politik dan Pemilu Serentak 2024.
Abstract:Gunung Sekar Village possesses three embungs which have not been utilized optimally by the community. The largest of these ponds, located on Jalan Aji Gunung, has an area of around 900m² with a depth of 0.5-1m. The current…
ent suboptimal usage and management of the embungs has resulted in their poor appearance, with water plants, weeds, and mud further exacerbating the situation. It is imperative to find a solution to incentivise the community to care for the embung. Our service offers a range of ecotourism programmes for the purpose of promoting the development of tourist areas, with the aim of driving the local economy. Within our ecotourism programme, we offer rides such as bumper boats and floating cafes. Our main material of choice for ecotourism is PVC due to its affordable price and simple manufacturing process. In this service, we provide training and assistance to the community to enable them to manage their affairs independently in the future.
Keywords: embung; PVC;economy; tourism.
Abstrak: Kelurahan Gunung Sekar memiliki 3 embung yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,dengan ukuran yang terbesar di Jl. Aji Gunung dengan luas kurang lebih 900 m2 dengan kedalaman 0,5 – 1 m. Tidak adanya pemanfaatan dan pengelolaan mengakibatkan embung terkesan kumuh. Ditambah dengan tumbuhan air,ilalang serta lumpur yang semakin membuat kondisi embung memprihatinkan. Dari kondisi tersebut perlu adanya solusi untuk merangsang masyarakat agar peduli terhadap embung. Pada pengadian ini kami memberikan solusi untuk pengembangan daerah wisata,berupa program ekowisata. Kami berharap program ini mampu sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Pada program ekowisata terdapat bumper boat dan kafe apung sebagai wahana wisatanya. Bahan utama yang digunakan untuk ekowisata adalah PVC,karena harga lebih murah serta proses pembuatan lebih mudah. Pada pengabdian ini kami juga melatih dan mendampingi masyarakat agar mampu mandiri dalam manajemen pengelolaan nantinya.
Kata Kunci : ekonomi; embung; PVC; wisata.
Abstract:Competition in today's business world is getting tighter, causing increasing competition for business people in today's very open market era. Activities and businesses carried out must be able to have a high selling value…
e and have creativity to attract the attention of consumers. UMKM ARI TEMPE is one of the MSMEs located in Serdang Village, Meranti District, Asahan Regency that produces food. The problem faced by these MSMEs is that the production process is still very minimal, and the way of marketing products still uses a house-to-house system. The problem solving provided from this service program is to offer training and mentoring to increase production, providing assistance with tools and goods that can maximize production, and marketing training. The method of implementing this service activity is through Community Education, the core activities are training, and mentoring and evaluation. Implementation of training activities and production assistance to increase revenue through improving production quality and marketing. It can be concluded that there is a transfer of knowledge, especially on how to improve the quality of production and marketing with test results that show improvement. Through this training, it is expected to have a positive impact, especially improving performance in Ari Tempe MSMEs so that they can increase income from the products produced and increase customer satisfaction.
Keywords: increased; production; quality; marketing; tempeh
Abstrak: Persaingan di dunia bisnis saat ini semakin ketat, sehingga menyebabkan semakin meningkatnya persaingan para pelaku usaha di era pasar yang sangat terbuka saat ini. Kegiatan dan usaha yang dilakukan harus bisa memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki kreativitas untuk menarik perhatian konsumen. UMKM ARI TEMPE adalah salah satu UMKM yang berada di Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan yang memproduksi bidang pangan. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM ini adalah proses produksi yang masih sangat minim sekali, dan cara pemasaran produk masih memgunakan sistem rumah ke rumah. Pemecahan masalah yang diberikan dari program pengabdian ini adalah menawarkan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan produksi, pemberian bantuan alat dan barang yang dapat memaksimalkan produksi, dan pelatihan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui Pendidikan Masyarakat, kegiatan inti berupa pelatihan, dan pendampingan serta evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan produksi untuk meningkatkan pendapatan melalui peningkatakn kualitas produksi dan pemasaran. Dapat disimpulkan bahwa terjadi transfer pengetahuan khususnya tentang cara meningkatkan kualitas produksi dan pemasaran dengan hasil tes yang menunjukkan peningkatan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya memperbaiki kinerja di UMKM Ari Tempe sehingga dapat meningkatkan pendapatan dari produk yang dihasilkan serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
Abstract:Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) Peyek is a small-scale business that focuses on production and sales, peyek traditional Indonesian snacks that all people can consume, rempeyek business is a potentially profitable…
able business idea supported by simple products and small capital made from materials such as flour, peanuts, or salted fish grouse. Peyek MSME businesses can be run by individuals or small groups with limited resources. This business can be run from home or a small pro-duction site with the aim of meeting local or regional market demand. It is important to maintain product quality, promote products productively and keep up with the times so that they can adapt to market developments so that the business can be sus-tainable. Given the importance of PIRT permits and halal certificates in marketing a product, we were given the opportunity to serve in Serdang village regarding PIRT permits and halal certificates. With the intention of wanting to help MSMEs in Ser-dang Village.
Keywords:micro, small and medium enterprises (msmes); pirt permits; halal certificates
Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) Peyek merupakan bisnis skala kecil yang berfokus pada produksi dan penjualan, peyek makanan ringan tradisional indonesia yang semua kalangan dapat mengkonsumsi, usaha rempeyek merupakan ide bisnis yang berpotensi menguntungkan dengan di dukung oleh produk yang sederhana dan modal kecil yang terbuat dari bahan seperti tepung, kacang tanah, atau ikan asin belibis. Usaha UMKM peyek dapat dijalankan oleh individu atau kelompok kecil dengan sumber daya terbatas. Bisnis ini dapat dijalankan dari rumah atau tempat produksi kecil dengan tujuan memenuhi permintaan pasar lokal atau regional. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan UMKM, memperbaiki legalitas usaha, menggunakan media social untuk pemasaran, meningkatkan kesadaran Masyarakat tentang produk local, pemberdayaan social ekonomi dan mendorong inovasi produk serta edukasi berkelanjutan. Mengingat pentingnya izin PIRT dan sertifikat halal dalam pemasaran sebuah produk kami diberi kesempatan mengabdi di desa Serdang mengenai izin PIRT dan sertifikat halal. Dengan maksud ingin membantu UMKM yang ada di Desa Serdang.
Kata kunci:usaha mikro kecil dan menengah ( umkm ); izin pirt; sertifikat halal
Abstract:Teachers are facilitators and are responsible for creating a learning process that can foster initiative and motivation for students in learning in the classroom. In addition, teachers in the learning process are also able…
le to develop interaction patterns for various parties involved in learning. State Defense Education taught by teachers in class is one of the means in fostering students' awareness in understanding Bela Negara. Awareness of Bela Negara that cannot grow and develop by itself in every citizen, so planned efforts are needed in instilling the values of State Defense in citizens. Based on the results of observations carried out in kindergartens in Pakal District, Surabaya City shows that the learning process carried out by teachers still lacks learning processes related to Bela Negara, so that students lack insight into Bela Negara. In carrying out the learning process related to national defense, it can be through educational game tools (APE) which are specifically created and designed creatively to students using the superhero puppet character Panca Satria. This activity is expected to produce teachers who are able to create and apply educational game tools (APE) in introducing the spirit of Bela Negara in the classroom.
Keywords: teacher; bela negara; educational game tools (ape); puppet.
Abstrak: Guru merupakan fasilitator dan bertanggung jawab dalam terciptanya proses pembelajaran yang dapat menumbuhkan Prakarsa dan motivasi bagi peserta didik dalam belajar di dalam kelas. Selain itu, guru pada proses pembelajaran juga mampu mengembangkan pola interaksi bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pembelajaran. Pendidikan Bela Negara yang diajarkan oleh guru di kelas menjadi salah satu sarana dalam membina kesadaran peserta didik dalam memahami Bela Negara. Kesadaran terhadap Bela Negara yang tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan sendirinya dalam setiap warga Negara, sehingga diperlukannya Upaya-upaya yang terencana dalam menanamkan nilai-nilai Bela Negara pada di warga Negara. Berdasarkan hasil observasi yang dilaksanakan di Taman Kanak-kanak se Kecamatan Pakal Kota Surabaya menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh para guru masih minimnya proses pembelajaran yang berkaitan dengan bela negara, sehingga peserta didik kurang memiliki wawasan tentang bela negara. Dalam menjalankan proses pembelajaran yang berkaitan dengan bela negara dapat melalui alat permainan edukatif (APE) yang secara khusus dibuat dan didesain secara kreatif kepada peserta didik dengan menggunakan karakter wayang superhero Panca Satria. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan guru yang mampu membuat dan menerapkan alat permainan edukatif (APE) dalam mengenalkan jiwa Bela Negara di kelas.
Kata kunci: guru; bela negara; alat permainan edukatif (ape); wayang.
Abstract:The process of planting corn using conventional methods that have been happening in the community so far has become a problem faced by partners. As a result, the corn planting process takes a long time due to the stages…
of land preparation, seed placement, and corn covering not occurring simultaneously. By providing training and direct assistance to partners on the use of corn seed planting tools, it can improve their understanding and skills in using the tool effectively. By conducting socialization methods to provide understanding to partners with the aim of the community understanding the use of corn seed planting tools based on the double seed hopper and understanding how to maintain the tool. Thus, with this tool, the corn seed planting process becomes faster. Corn planting is the most widely produced crop in the world, and corn seed plants are most suitable for planting in high-temperature areas. Especially in Indonesia, corn plants cover more than 100 million hectares, consisting of 70 countries and even 53 developing countries. The tool being socialized is a simple tool that is used with human power by pushing without the use of motorized equipment. In the planting process, the spacing between corn seed plants and the number of corn seeds can be adjusted during the planting process. The vessel or container supplying corn seeds is a hopper located at the top, and a hole is provided at the bottom of the hopper, which is the outlet channel. Thus, the results of this socialization can shorten the time in the corn seed planting process.
Keywords : corn seed; produktif; corn seed planting tool; hopper; maintenance
Abstract:This community service activity is used to assist teachers in citing scientific work. This activity is based on the needs of teachers at SDN Sumur Welut III Surabaya who do manual citations of scientific articles so that…
they do not show consistency of citations. The reference manager training used in community service is Mendeley's application. Participants in this activity were 20 teachers at SDN Sumur Welut III Surabaya with a series of mentoring activities for creating accounts and installing Mendeley, installing Plugins for Microsoft Office Word, installing Plugins for Web Browsers, using the Mendeley application, adding references from files , adding manual references, adding references from Web Browsers, changing reference details, adding citations to documents, adding references, adding citation styles, and changing citation styles. It can be concluded that this mentoring activity makes a good contribution to teacher professionalism in utilizing reference managers when writing scientific papers, this is evidenced by the teacher's ability to use reference managers of more than 95% in the minimal category quite well.
Keywords: mendeley; reference manager; teacher competency.
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk membantu guru agar dapat mensitasi karya ilmiah. Kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan para guru di sekolah sasaran yang masih menggunakan sitasi karya ilmiah secara manual sehingga tidak memperhatikan konsistensi pengutipan. Pendampingan reference manager yang diajarkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa aplikasi mendeley. Peserta pendampingan adalah para guru di SDN Sumur Welut III Surabaya sebanyak 20 orang dengan rangkaian kegiatan pembimbingan mendaftarkan akun, menginstalisasi Mendeley, menginstal plugin untuk Microsoft Word, menginstal plugin untuk Web Browser, mempraktikkan penggunaan perangkat lunak Mendeley, menginput referensi dari arsip file, menginput referensi manual, menginput referensi dari Web Browser, mengganti detail referensi, menginput kutipan pada dokumen, menginput daftar pustaka, menginput gaya pengutipan, dan mengganti gaya pengutipan. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan, dapat memberikan kontribusi yang baik kepada profesionalitas guru dalam memanfaatkan reference manager saat menulis karya ilmiah. Hal ini terbukti dengan kemampuan guru dalam menggunakan reference manager lebih dari 95% dalam kategori minimal cukup baik.
Kata kunci: mendeley; reference manager; kompetensi guru.
Abstract:The population increase in urban areas will be directly proportional to the increase in the number of settlements and housing, so a lot of lands will change its function resulting in damage to water catchment areas. Technological…
nological developments and development are increasing, disrupting rainwater catchment areas and reducing the ability of rainwater to infiltration. When the rainy season, the problem in RT 18 is a lot of runoff that cannot quickly absorb into the reservoir, resulting in stagnant water which is quite disturbing to residents' activities. Meanwhile, during the dry season, the borehole water discharge is greatly reduced and seawater intrusion occurs into the well. To overcome this there must be a solution offered to overcome these problems. Therefore one method to build public awareness is through counseling about the importance of infiltration wells. The results of the implementation showed that before counseling the participants' understanding test results were only 14.17% and after counseling the participants' understanding was 77.5%. There was an increase in participants' understanding of 63.33%.
Keywords: infiltration wells; runoff; water conservation, water absorption
Abstrak: Peningkatan jumlah penduduk di perkotaan akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pemukiman dan perumahan, sehingga banyak lahan akan beralih fungsi yang berakibat pada rusaknya daerah resapan air. Perkembangan teknologi dan pembangunan yang makin meningkat, membuat lahan resapan air hujan terganggangu dan mengurangi kemampuan air hujan meresap kedalam tanah. Pada saat musim penghujan tiba permasalahan yang terjadi di RT 18 yaitu banyak limpasan air yang tidak bisa cepat menyerap ke dalam tahan sehingga terjadi genangan air yang cukup mengganggu aktivitas warga. Sedangkan ketika musim kemarau debit air sumur bor sangat berkurang serta terjadi instrusi air laut ke dalam sumur. Untuk mengatasi hal tersebut harus ada solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu salah satu metode untuk membangun kesadaran masyarakat yaitu melalui penyuluhan tentang arti penting sumur resapan. Hasil pelaksanaan menunjukkkan sebelum dilakukan penyuluhan hasil test pemahaman peserta hanya 14,17% dan setelah penyuluhan pemahaman peserta 77,5%. Terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 63,33%.
Kata kunci: limpasan; pelestarian air, resapan air, sumur resapan,