Abstract:Penelitian ini berjudul Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Subdirektorat Publikasi DJBC memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dampak dari variabel independen terhadap…
ap dependen. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode survei melakukan penyebaran kuesioner kepada 40 responden di Subdirektorat Publikasi, hasil survei diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 27 pada Windows. Dari hasil penelitian ini dapat jelaskan pada uji hipotesis berdasarkan hasil uji parsial (T) yaitu X1 terhadap Y secara parsial adalah nilai Sig 0,032 < 0,05 dan nilai t-hitung 2,223 > 2,026 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima bahwa memiliki pengaruh dan signifikan, X2 terhadap Y secara parsial adalah nilai Sig 0,008 < 0,05 dan nilai t-hitung 2,787 > 2,026 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima bahwa memiliki pengaruh dan signifikan. Serta hasil uji simultan (F) yaitu X1 dan X2 terhadap Y secara simultan adalah nilai Sig. 0,001 < dari 0,05 dan dengan hasil 13,599 > 3,252 sehingga menolak pendapat Ho dan menerima pendapat Ha yaitu memiliki pengaruh dan signifikan. pada uji koefisien determinasi dalam R Square adalah hasil nilai 0,424 atau 42,4%, sehingga X1 bersamaan X2 dalam model regresi (secara simultan) mempunyai kemampuan cukup dalam menjelaskan terhadap variabel Y, maka sisa dari (100% - 42,4%) adalah 57,6% atau 0,576 merupakan penyebab pengaruhnya dari faktor lain.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan pada CV. Tirta Lancar, sebuah perusahaan jasa penyedotan septictank yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Penelitian…
litian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 72 responden pelanggan aktif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel random sampling dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan harga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan harga mampu menjelaskan kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan pentingnya perusahaan untuk terus meningkatkan persepsi harga yang sebanding dengan kualitas pelayanan serta melakukan evaluasi terhadap dimensi – dimensi pelayanan yang dirasa masih kurang.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan produktivitas kerja karyawan pada beberapa unit di PT XYZ yang diduga dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara beban kerja dan imbalan, serta lemahnya penegakan disiplin…
plin kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan disiplin terhadap produktivitas kerja karyawan secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 91 karyawan tetap sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 25, dengan tahapan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik (termasuk uji heteroskedastisitas menggunakan metode Glejser). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kompensasi maupun disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja secara parsial. Selain itu, secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan. Temuan ini memperkuat pentingnya pengelolaan kompensasi dan penegakan disiplin sebagai strategi peningkatan produktivitas kinerja karyawan di sektor pengembangan properti.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan stres kerja terhadap kepuasan kerja pegawai di kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kota Jakarta Timur. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian…
ini adalah rendahnya tingkat kepuasan kerja pegawai yang diduga dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan atasan serta tekanan kerja yang dialami sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan studi kepustakaan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 45 responden, yang diambil dari populasi pegawai di kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dianalisis dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji T, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil penelitian uji T menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dengan parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai T hitung 6,791 > T tabel 1,681, sedangkan stres kerja dengan parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai T hitung 0,269 < T tabel 1,681. Gaya kepemimpinan dan stres kerja dengan simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai F hitung 26,702 > F tabel 3,220. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan kerja, organisasi perlu memperhatikan gaya kepemimpinan yang diterapkan serta mengelola tingkat stres kerja pegawai secara efektif.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pendidikan modern yang cenderung sekuler dan kehilangan dimensi spiritual, serta pentingnya mengkaji relevansi pemikiran tokoh pendidikan Islam kontemporer terhadap praktik pendidikan…
didikan di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis konsep pendidikan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan (2) mengkaji relevansi konsep pendidikan Al-Attas terhadap konsep pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) yang diperkuat dengan pendekatan filosofis dan historis. Data primer diperoleh dari karya-karya Al-Attas, terutama The Concept of Education in Islam, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur pendukung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, induktif, historis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, konsep pendidikan Al-Attas berpusat pada konsep ta'dib yang komprehensif, mencakup penanaman adab, islamisasi ilmu pengetahuan, penghormatan terhadap fitrah, integrasi pengetahuan dalam kerangka tauhid, dan pendidikan holistik yang mengembangkan aspek intelektual, spiritual, dan moral secara seimbang. Kedua, konsep pendidikan Al-Attas memiliki relevansi signifikan dengan pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, tercermin dalam: penerapan konsep adab dalam sistem pengasuhan santri, integrasi ilmu agama dan umum dalam kurikulum, pengembangan fitrah santri melalui pendekatan individual, peran sentral kyai dan ustadz sebagai model spiritual, serta pendidikan holistik yang mencakup aspek ibadah, akhlak, intelektual, dan keterampilan. Penelitian ini berkontribusi dalam meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam dunia pendidikan dan merelevansikan pemikiran tersebut dalam pengembangan sistem pendidikan pesantren Darunnajah 2 Cipining.
Abstract:Penelitian ini menganalisis gaya komunikasi pejabat publik dalam merespons krisis politik dan sosial yang terjadi pada 29–31 Agustus 2025 di Indonesia, ketika aksi demonstrasi besar-besaran pecah akibat kontroversi kenaikan…
aikan tunjangan DPR dan menimbulkan eskalasi berupa kerusuhan, penyerbuan gedung DPRD, serta pembakaran fasilitas publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gaya komunikasi pejabat—baik defensif, teknokratis, maupun akomodatif—serta mengkaji dampaknya terhadap persepsi publik dan mobilisasi aksi massa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis), berdasarkan pernyataan pejabat di media, konferensi pers, dan unggahan media sosial, yang kemudian dipadukan dengan respons publik melalui media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi defensif dan teknokratis memperparah ketidakpercayaan publik, sementara respons akomodatif pemerintah datang terlambat dan gagal meredam eskalasi. Media sosial terbukti memainkan peran strategis sebagai arena counter-narrative yang mempercepat delegitimasi komunikasi elit, dengan memobilisasi solidaritas digital menjadi aksi nyata di jalanan. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara gaya komunikasi pejabat, dinamika digital, dan eskalasi demonstrasi kontemporer. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya model komunikasi pejabat publik yang lebih transparan, empatik, dan partisipatif dalam menghadapi krisis demi menjaga legitimasi politik dan stabilitas sosial.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna puisi-puisi dalam antologi Deru Campur Debu karya Chairil Anwar dengan pendekatan hermeneutik Wilhelm Dilthey. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji nilai-nilai yang terkandung…
rkandung dalam beberapa puisi, khususnya nilai religius, moral, dan sosial. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan fokus utama pada interpretasi makna serta penggalian nilai-nilai tersebut dalam kumpulan puisi Deru Campur Debu. Sumber data yang digunakan dari tujuh puisi, yaitu: (1) Aku, (2) Selamat Tinggal, (3) Doa, (4) Sajak Putih, (5) Sebuah Kamar, (6) Senja di Pelabuhan Kecil, dan (7) Catetan Th. 1946. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutik dari Wilhelm Dilthey yang mengacu pada tiga konsep utama, yaitu Erlebnis (pengalaman hidup), Ausdruck (ungkapan), dan Verstehen (pemahaman). Teknik analisis data berpusat pada penerapan metode hermeneutik dalam menginterpretasikan makna puisi, yang mencakup proses identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi. Data dianalisis melalui beberapa tahapan, seperti analisis larik dalam bait, analisis kata dalam larik, interpretasi makna, serta penyampaian pesan atau amanat dari puisi tersebut. Hasil penelitian ini dengan menggunakan Hermeneutik milik Wilhem Dilthey menunjukan (1) konsep Erlebnis meliputi: (a) pengalaman hidup Chairil Anwar. (2) konsep Ausdruck ini yaitu mendeskripsikan tentang bahasa kiasan, diiksi dan makna yang terdapat pada puisi. (3) konsep Verstehen meliputi: pemahaman tentang puisi karya Chairil Anwar menunjukkan bahwa tema religius berisi imajinasi penyair tentang kejujuran, taubat, dan kepasrahan kepada Allah swt. Unsur imajinatif dalam puisi yang berhubungan dengan nilai-nilai moral memperlihatkan gambaran perilaku menyimpang, seperti kerakusan, kekuasaan yang dijalankan secara otoriter, penolakan terhadap kebenaran, penyebaran kebohongan, serta kemerosotan nilai-nilai etika dalam masyarakat. Dari perspektif sosial, puisi juga menyoroti realitas kehidupan rakyat yang masih dirundung kesengsaraan dan terbelit kemiskinan. Mereka mengalami kelaparan, kekurangan finansial, tidak memiliki tempat tinggal yang layak, dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok lainnya. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa karya-karya Chairil Anwar merefleksikan beragam sisi kehidupan manusia secara mendalam dan luas.. Gaya penyampaian penyair yang menggunakan bahasa kiasan mampu membangkitkan emosi dan menyentuh hati pembaca, menjadikan puisinya mudah diterima dan dipahami secara mendalam.
Abstract:Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Selama ini, penilaian kinerja yang hanya dilakukan oleh atasan kerap dianggap kurang objektif, sehingga berisiko menimbulkan rasa ketidakpuasan dan menurunnya motivasi kerja. Untuk mengatasi…
atasi hal tersebut, diperlukan sistem penilaian yang lebih menyeluruh dan adil. Metode 360 Degree Feedback dipilih karena melibatkan berbagai pihak sebagai penilai, termasuk atasan langsung, rekan sejawat, serta penilaian diri, sehingga dapat memberikan potret kinerja yang lebih menyeluruh. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif non-statistik dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah pustaka. Responden yang dilibatkan adalah enam karyawan yang dipilih berdasarkan kriteria purposive sampling. Penilaian kinerja difokuskan pada tiga indikator utama, yaitu tingkat kedisiplinan, kompetensi teknis, dan aspek kepribadian, masing-masing dengan subkriteria serta bobot penilaian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa seluruh responden memperoleh kategori kinerja “Baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa pegawai telah memenuhi standar yang ditetapkan, namun tetap direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan lanjutan serta mendapatkan apresiasi berupa bonus guna meningkatkan motivasi dan kualitas kerja di masa mendatang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi kerja pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani (LSP PNM). Metode penelitian…
enelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada karyawan LSP PNM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja serta kinerja karyawan. Beban kerja juga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja, namun pengaruh langsung beban kerja terhadap kinerja tidak signifikan. Motivasi kerja terbukti memegang peranan penting sebagai mediator dalam hubungan antara kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, motivasi kerja memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja secara parsial, sedangkan mediasi motivasi kerja pada hubungan beban kerja dan kinerja bersifat penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian kompensasi yang adil dan pengelolaan beban kerja yang proporsional guna meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajemen untuk terus mengoptimalkan sistem kompensasi dan beban kerja yang seimbang serta mendorong komunikasi terbuka dengan karyawan demi peningkatan kinerja organisasi. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja serta memperluas cakupan responden.
Abstract:Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin belum pernah mendapat predikat Kota terinovatif. Padahal inovasi daerah merupakan salah satu komponen daya saing daerah. Jumlah inovasi daerah yang dimiliki juga belum memiliki bobot…
t yang tinggi sesuai harapan. Dalam rangka peningkatan indeks inovasi daerah sekaligus sebagai ajang untuk memberikan penghargaan bagi inovator, Kota Banjarmasin mengadakan kompetisi inovasi (KOMVAS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisa implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) dalam meningkatkan indeks inovasi daerah Kota Banjarmasin. Serta untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisa faktor yang mempengaruhi Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) dalam meningkatkan indeks inovasi daerah Kota Banjarmasin. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan empat informan. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif yaitu kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa Implementasi Kompetisi Inovasi (KOMVAS) Dalam Meningkatkan Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin terdiri dari penjaringan inovasi daerah, memberikan penghargaan pada tingkat Kota Banjarmasin, pelaporan inovasi daerah melalui SAPIDa, membuat regulasi terkait inovasi daerah dan coaching clinic inovasi daerah. Faktor penghambat yaitu kurangnya minat dalam mengikuti kompetisi inovasi, keterbatasan anggaran daerah, kurangnya kebijakan terkait inovasi daerah. Adapun faktor pendukung yaitu adanya aplikasi sistem analisis pelaporan inovasi daerah (SAPIDa).