Abstract:Abstract: Sinar Jaya store is a store that sells fire extinguishers in Medan city. In majority, this store still serves transactions by accepting customer to the store directly. Since the COVID-19 pandemic has lasted for…
so long, this store has begun to explore technology by utilizing Instagram as social media and having a website which can be accessed via www.sinarjayamedan.com as a medium to introduce the store, market the products digitally and increase business legitimacy. However, existing web pages must be optimized further to improve the ability of Toko Sinar Jaya in response to marketing needs. The measurement results using 2 (two) Search Engine Optimization (SEO) measurement websites show an average score of 61,5 out of a scale of 100. Thus, this community service activity is aimed at increasing this SEO score. SEO activities are carried out by using the on-page SEO method on existing web pages and continued with Content Management training for off-page SEO implementation. On-page SEO is carried out with activities including the installation of the Yoast SEO plugin, keyword research, visibility and permalink settings, Google Search Console, Google Analytics, sitemap generator and schema markup. The SEO score then increased significantly from 61,5 to 74,5.
Keywords: inbound marketing; micro, small and medium enterprise; search engine optimization (SEO)
Abstrak: Toko Sinar Jaya merupakan toko yang menjual alat-alat pemadam kebakaran di kota Medan. Secara mayoritas, toko ini masih melayani transaksi langsung dengan menerima kedatangan pelanggan ke toko. Sejak pandemi COVID-19 yang berlangsung telah begitu lama, toko ini mulai mengeksplorasi teknologi dengan memanfaatkan media sosial Instagram dan memiliki website yang bisa diakses lewat www.sinarjayamedan.com sebagai media untuk memperkenalkan toko, memasarkan produk secara digital dan meningkatkan legitimasi bisnis. Namun demikian, laman web yang ada harus dioptimalkan lagi untuk lebih meningkatkan kemampuan Toko Sinar Jaya dalam menjawab kebutuhan pemasaran. Hasil pengukuran menggunakan 2 (dua) website pengukuran Search Engine Optimization (SEO) masih menunjukkan rata-rata skor 61,5 dari skala 100. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan skor SEO ini. Kegiatan SEO dilakukan secara on-page terhadap laman web dan dilanjutkan dengan pelatihan Content Management untuk implementasi SEO secara off-page. SEO on-page dilakukan dengan kegiatan meliputi Instalasi plugin Yoast SEO, keyword research, visibility and permalink setting, Google Search Console, Google Analytics, sitemap generator dan schema markup. Skor SEO kemudian meningkat dengan cukup signifikan dari angka 61,5 menjadi 74,5.
Kata kunci: inbound marketing; search engine optimization (SEO); usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)
Abstract:One of the roles of health workers, in this case nurses, is to provide education about how to behave healthily. The aim of the team from the Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Magelang, to carry out this…
s community service activity is to have a real role in improving the degree of health in the community. Partners in this community service activity are residents of Muntilan Magelang. This community service activity emphasizes health education in the form of health counseling on the management of degenerative diseases, health checks in the form of checking blood pressure, current blood sugar, and gout. The team also provides solutions on how to manage degenerative diseases using complementary therapies. In addition to the examinations that have been submitted, the team also carried out fitness checks to determine the condition of the body's cells. This community service activity was carried out for two days (27-28 November 2019). The results obtained in this community service activity were that residents became aware of their health conditions and were able to apply complementary therapies that had been taught by the team.
Keywords: examination of health; fitness; complementary therapy
Abstrak: Salah satu peran tenaga kesehatan dalam hal ini perawat yaitu memberikan edukasi tentang bagaimana berperilaku sehat. Tujuan tim dari fakultas ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai peran nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah warga Muntilan Magelang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menekankan pada pendidikan kesehatan berupa penyuluhan kesehatan tentang penatalaksaan penyakit degeneratif, pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, Gula Darah Sewaktu (GDS), dan asam urat. Tim juga memberikan solusi bagaimana melakukan penatalaksanaan penyakit degeneratif dengan menggunakan terapi komplementer. Selain pemeriksaan yang telah disampaikan, tim juga melakukan pengecekan kebugaran untuk mengetahui kondisi sel tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama dua hari, yaitu pada tanggal 27-28 November 2019. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu warga menjadi paham tentang kondisi kesehatannya dan mampu mengaplikasikan terapi komplementer yang telah diajarkan oleh tim.
Kata kunci:pemeriksaan kesehatan; kebugaran; terapi komplementer
Abstract:Abstrak: Malang Regency is an area that has a lot of natural resource potential, especially in the field of fisheries, both capture fisheries, and aquaculture. One of the aquaculture activities carried out by the community…
ty in Malang Regency, especially in Bantur Village is catfish aquaculture. This aquaculture activity is experiencing obstacles, namely the large proportion of operational costs for feed (> 60%) and the incompatibility of semi-intensive aquaculture practices that are applied, in which the absence of water quality monitoring has an impact on fish growth is not optimal. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to catfish cultivators in Bantur Village about semi-intensive aquaculture systems and the manufacture of fish feed independently through training on pellet making machine technology applications. The socialization and training activities carried out have proven to be able to increase the knowledge of cultivators so that they can become their provisions to improve the quality and quantity of aquaculture products.
Keywords: catfish; self-feed production; semi-intensive aquaculture; water quality;
Abstract: Kabupaten Malang merupakan wilayah yang memiliki banyak potensi sumberdaya alam terutama dalam bidang perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya. Salah satu kegiatan perikanan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat di kabupaten Malang, khususnya desa Bantur adalah budidaya Ikan Lele. Kegiatan budidaya ini mengalami kendala yaitu proporsi biaya operasional untuk pakan yang besar (> 60%) dan ketidaksesuaian praktik budidaya semi-intensif yang diterapkan, di mana ketiadaan pemantauan kualitas air yang ber-dampak pada pertumbuhan ikan menjadi tidak optimal. Metode dalam penelitian ini berupa konsultasi dengan Sosialisasi dan penyuluhan tentang teknologi budidaya benih Ikan Lele menggunakan sistem semi intensif, dan Pendampingan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet untuk men-dukung budidaya benih Ikan Lele semi intensif di Pokdakan Banturo-no Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para pembudidaya Ikan Lele di desa Bantur mengenai sistem budidaya semi-intensif dan pembuatan pakan ikan secara mandiri melalui pelatihan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan terbukti dapat menambah pengetahuan pembudidaya, sehingga dapat menjadi bekal mereka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil budidaya.
Kata kunci: budidaya semi-intensif; ikan lele; kualitas air; pakan mandiri.
Abstract:Abstract: The business world changes from time to time from industrial revolution 1.0 to industrial revolution 4.0. Entrepreneurs must be prepared to face these changes. Therefore, the Center of Bioindustry Entrepreneurial…
al Capacity Development (PPKWB) provided assistance and guidance to all tenants through a training program that was purposed so that tenants are ready to face change and prepared to make better changes for themselves and their environment. The methods used in this training were preparation, implementation, and evaluation. Preparations were made so that the implementation of the activity runs smoothly. The activities are carried out online with the Zoom application. The evaluation of participants was conducted by distributing questionnaires. The results were used to evaluate the implementation of the program by the team. In general, the tenants of the Faculty of Bioindustry had benefited from the training provided by PPKWB. Tenants are very satisfied with the topics given, the delivery method, and the general implementing activities process. The technical obstacles faced during the program were the timeliness of implementation, unstable network, and insufficient technical equipment for participants.
Keywords: bioindustry; change; entrepreneur; tenant; training
Abstrak: Dunia usaha berubah dari waktu ke waktu mulai revolusi industri 1.0 hingga revolusi industri 4.0. Wirausaha harus bersiap menghadapi perubahan tersebut. Oleh karena itu, Pusat Pengembangan Kapasitas Wirausaha Bioindustri (PPKWB) memberikan pendampingan dan pembinaan kepada semua tenant melalui pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar mereka siap menghadapi perubahan dan bersiap melakukan perubahan untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara online melalui aplikasi zoom. Evaluasi terhadap peserta dilakukan dengan membagikan kuesioner dan hasilnya dijadikan dasar untuk evaluasi pelaksanaan kegiatan oleh tim. Secara umum, para tenan Fakultas Bioindustri merasakan manfaat dari pelatihan yang diberikan oleh PPKWB. Tenant-tenant sangat puas terhadap topik yang diberikan, cara penyampaian hingga proses pelaksanaan kegiatan secara umum. Kendala teknis yang dihadapi selama pelaksanaan yaitu ketepatan waktu pelaksanaan, jaringan yang tidak stabil, serta perangkat teknis peserta yang tidak mencukupi..
Kata kunci : bioindustri; pelatihan; perubahan; tenant; wirausaha
Abstract:Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have an important role in economic recovery in Indonesia. The development of MSMEs cannot be separated from the ability of MSME owners to manage and record their finances.…
nces. The bookkeeping carried out by the company needs to be supported by the implementation of an adequate Internal Control System to support the achievement of company goals. Therefore, MSMEs need to implement internal control that can be used as a tool to prevent or overcome fraud and protect company resources. This activity aims to provide education to the Soreang village community, the MSME group regarding simple bookkeeping and internal control which will be able to improve skills and knowledge in designing future business strategies, managing finances, and protecting company assets. This activity is carried out by providing socialization first and then providing training to participants on the concepts and practices of simple bookkeeping and the application of internal control. The results of the service are village communities consisting of PKK women and Healthy Community Movement who are members of the MSME group activities understand and feel motivated by the additional knowledge about simple bookkeeping and internal control systems, and Participants feel that this training is very useful for developing MSMEs in the context of community empowerment in Seroang Village
Keywords: MSMEs; simple bookkeeping; internal control
Abstrak: Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pemulihan perekonomian di Indonesia. Berkembangnya UMKM tidak terlepas dari kemampuan pemilik UMKM dalam mengelola dan membukukan keuangannya. Pembukuan yang dilakukan perusahaan perlu didukung dengan adanya penerapan Sistem Pengendalian Intern yang memadai demi menunjang pencapaian tujuan perusahaan. Oleh karena itu, UMKM perlu menerapkan pengendalian intern yang bisa dijadikan alat untuk mencegah atau mengatasi fraud (kecurangan) dan melindungi sumber daya perusahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat desa Soreang kelompok UMKM mengenai pembukuan sederhana dan pengendalian intern yang nantinya mampu meningkatkan keterampilan serta pengetahuan dalam merancang strategi bisnis kedepannya, mengelola keuangan dan melindungi aset perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pemberian sosialisasi terlebih dahulu kemudian memberikan pelatihan kepada peserta mengenai konsep serta praktik pembukuan sederhana dan penerapan pengendalian intern. Hasil pengabdian yaitu masyarakat desa yang terdiri ibu-ibu PKK dan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) yang tergabung dalam kelompok UMKM mengerti dan merasa termotivasi dengan adanya tambahan pengetahuan mengenai pembukuan sederhana dan pengendalian intern. serta peserta merasa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan UMKM dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Desa Seroang
Kata kunci: UMKM; pembukuan sederhana; pengendalian intern
Abstract:The training carried out at CV. Rifanta Tanjungbalai is a tridharma of community service in understanding computer assembly for employees of CV. Rifanta Tanjungbalai in installing computer hardware and software, where the…
e quality of employees is very influential on human resources that can be used as a benchmark in mastery of assembly. As is known CV. Rifanta Tanjungbalai is engaged in trade and services and this is a benchmark for employees in knowing or understanding the main parts of a computer. The computer assembly training activities are presented in the form of explanations, video screenings, discussions and practice in the field. The benefits derived from this activity include being able to assemble computers and computer parts, so that employees work according to their field of expertise and can master proper assembly techniques. It shows the employees CV. Rifanta Tanjungbalai is very proficient in recognizing hardware and software, so that consumers are satisfied with the performance of employees.
Keyword : computer assembly; hardware; software
Abstrak : Pelatihan yang dilaksanakan di CV. Rifanta Tanjungbalai merupakan tridharma pengabdian kepada masyarakat dalam pemahaman perakitan komputer untuk karyawan CV. Rifanta Tanjungbalai dalam melakukan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, dimana kualitas karyawan sangat berpengaruh pada sumber daya manusia yang dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam penguasaan perakitan. Sebagaimana diketahui CV. Rifanta Tanjungbalai bergerak dalam perdagangan dan jasa dan ini merupakan tolak ukur karyawan dalam mengetahui atau pun memahami tentang bagian-bagian utama komputer. Kegiatan pelatihan perakitan komputer tersebut disajikan dalam bentuk penjelasan, pemuataran video, diskusi dan praktek dilapangan. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini anatara lain dapat melakukan perakitan komputer dan bagian-bagian komputer, sehingga karyawan bekerja sesuai dengan bidang keahlian dan dapat menguasai teknik merakit secara tepat. Ini menunjukkan para karyawan CV. Rifanta Tanjungbalai sangat mahir dalam mengenal perangkat keras dan perangkat lunak, sehingga konsumen merasa puas dengan kinerja para karyawan.
Keyword : perakitan komputer; perangkat keras; perangkat lunak
Abstract:Abstract:. Government policies in an effort to reduce the spread of the covid-19 virus, of course, this has an impact on MSMEs, including herbs drink sellers who sell conventionally. The herbs drink sellers in the gang sei…
ei saling still offer directly to customers by walking or getting around by bicycle. This activity aims to increase sales of herbs drink during the pandemic through packaging, brands, and labels. The method utilized in this activity is community service activities through mentoring to achieve the objectives of the activity which consists of the stages of preparation, implementation, and evaluation of mentoring activities. The implementation time of mentoring was carried out for 3 days. The implementation of this activity consists of providing an understanding of the importance of packaging, merk, and labeling in increasing sales, determining the right packaging bottles, then making brands and labeling for the sale of packaged herbs drink. In this activity, participants are not only given an understanding of the importance of packaging, brands, and labeling, but also this activity is selling herbs directly and online, having packaging, brands, and labels, increasing sales and customers.Keywords: mentoring; increased sales of herbs drink; herbs drink seller
Abstrak: Kebijakan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus covid–19, tentunya hal ini berdampak pada pelaku UMKM termasuk penjual jamu tradisional yang masih menggunakan metode konvensional. Penjual jamu di gang sei saling masih menawarkan secara langsung kepada pelanggan dengan cara berjalan kaki atau berkeliling menggunakan sepeda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan jamu pada masa pandemi melalui kemasan, merek, dan label. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, metode yang digunakan adalah melalui pendampingan, untuk mencapai tujuan kegiatan yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pendampingan. Waktu pelaksanaan pendampingan dilaksanakan selama 3 hari. Kegiatan pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari memberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan, merek, dan label dalam meningkatkan penjualan, menentukan botol kemasan yang tepat, selanjutnya adalah membuat merk dan label untuk penjualan jamu kemasan. Dalam kegiatan PkM ini, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan, merek, dan label, tetapi juga kegiatan ini penjualan jamu secara langsung dan online, memiliki kemasan, merek, dan label, peningkatan penjualan dan pelanggan.
Kata kunci: pendampingan; peningkatan penjualan jamu; penjual jamu
Abstract:Abstract: All fields of work have utilized information technology because data processing is fast and produces good results as expected. Utilization of Information Systems as a form of transparency of the Al-Ikhlas mosque…
e in improving the quality of BKM performance by utilizing the website as a medium of information is a form of concern and a form of good performance so that later the Kisaran Naga village community can access the latest information. In addition, BKM Al-Ikhlas annually receives zakat as one of the routine activities that really requires the latest and greatest data, so that there are no accurate errors in delivering zakat to the mustahaq. However, because there is no system that can accommodate this data, it becomes a problem every year. So we need an application that can provide solutions to existing problems. This application is made using the PHP programming language which produces applications that can be accessed from anywhere and anytime, making it easier for users. The E-Masjid application is also an application that can manage mosque cash information, and zakat payments that make it easier for the community of the Kisaran Naga village and BKM Al-Ikhlas to handle good zakat transactions.
Keywords: application; e-masjid; zakat
Abstrak: Seluruh bidang pekerjaan sudah memanfaatkan teknologi informasi dikarenakan pengolahan data yang cepat dan baik menghasilkan hasil yang baik juga sesuai dengan yang diharapkan. Pemanfaatan Sistem Informasi sebagai bentuk transparansi kegiatan masjid Al-Ikhlas dalam peningkatan kualitas kinerja BKM dengan memanfaatkan website sebagai media informasi merupakan bentuk kepedulian dan bentuk kinerja yang baik yang nantinya pihak masyarakat kelurahan Kisaran Naga dapat mengakses informasi yang up to date. Selain itu BKM Al-Ikhlas setiap tahunnya melakukan penerimaan zakat sebagai salah satu kegiatan rutin yang sangat membutuhkan data yang akurat dan mutakhir, sehingga tidak ada kesalahan dalam penyaluran zakat kepada yang mustahaq. Namun dikarenakan tidak adanya sistem yang dapat menampung data tersebut menjadi masalah setiap tahunnya. Sehingga dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP yang menghasilkan aplikasi yang dapat diakses dari manapun dan kapanpun sehingga memudahkan pengguna. Aplikasi E-Masjid juga merupakan aplikasi yang dapat mengelola informasi kas masjid, dan pembayaran zakat yang memudahkan masyarakat lingkungan kelurahan Kisaran Naga dan BKM Al-Ikhlas dalam mengelola transaksi zakat yang baik.
Kata kunci: aplikasi; e-masjid; zakat
Abstract:Abstract: Reforestation is reforestation of forests that have been barren or barren with the aim of improving the quality of the environment. This reforestation was carried out in the Mud Volcano area, Gunung Anyar village,…
ge, Surabaya. This study aims to describe community participation in the implementation of the Green Open Space Reforestation (RTH) program in Gunung Anyar, Gunung Anyar Village, Surabaya City and the obstacles faced. This study uses a descriptive method with a qualitative approach where data collection is done by observation, in-depth interviews with informants, and documentation studies. The results of this study indicate that there is a community called Griyo Maos. Griyo Maos is a community that is active in social activities such as establishing a free reading park and contributing to the maintenance of Green Open Space in the Gunung Mud Volcano area in Gunung Anyar, Surabaya. The Griyo Maos community has made a major contribution to caring for and protecting the environment in the Gunung Anyar mud volcano area. In this study, there were 3 stages that were passed, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. Based on these 3 stages, the participation of the community represented by Griyo Maos is considered to have contributed optimally to the implementation of the Green Open Space Reforestation program, while the surrounding community is still less contributing to these activities.
Keywords: Green Open Space; Reforestation; Mud Volcano
Abstrak: Reboisasi yaitu penghijauan kembali hutan yang sudah gundul atau tandus yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Reboisasi ini dilaksanakan pada wilayah Mud Volcano kelurahan Gunung Anyar Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program Reboisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Gunung Anyar, Kelurahan Gunung Anyar, Kota Surabaya dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dengan informan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sebuah komunitas yang bernama Griyo Maos. Griyo Maos merupakan suatu komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial seperti mendirikan taman baca secara gratis dan berkontribusi dalam pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau di kawasan Gunung Mud Volcano yang berada di Gunung Anyar, Surabaya. Komunitas Griyo Maos ini memiliki kontribusi besar untuk merawat dan menjaga lingkungan di kawasan mud volcano Gunung Anyar tersebut. Dalam penelitian ini terdapat 3 tahapan yang dilalui yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan juga evaluasi. Berdasarkan 3 tahapan tersebut maka partisipasi masyarakat yang di representasikan oleh Griyo Maos dinilai telah berkontribusi secara optimal dalam pelaksanaan program Reboisasi Ruang Terbuka Hijau, sementara itu masyarakat sekitar masih kurang berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Kata kunci: Gunung Lumpur; Reboisasi; Ruang Terbuka Hijau
Abstract:Abstract: Kampung Romantic is one of the urban villages in Malang City which currently transforms to be a village with special interest. One of the potentials in Kampung Romantis is the decorative-plant tour and business…
developed by its residents. This potential can be utilized to strengthen the character of the village that upholds good relations between neighbors and families. Reviewing the standard of a tourism village, Kampung Romantis is still far from the existing standard due to a lack of adequate facilities and infrastructure. However, its location is strategic as located in the middle of the city and near shopping centers, educational and heritage areas. Considering its strategic location and the high interest of the residents in developing their village, it is important to brand the area of this village visually. An effort was made through this service program through the signage design for a logo of Kampung Romantis which can strengthen the image of that area. The stages of the service program started from observation and communication with the residents, then planning and construction for the signage design. This program had successfully produced a signage design that was constructed to brand the area of Kampung Romantis by involving the residents.
Keywords: regional signage; romantic village; thematic village
Abstrak: Kampung romantis merupakan salah satu kampung kota di Kota Malang yang saat ini berupaya untuk menjadi kampung minat khusus. Wisata belanja tanaman hias yang merupakan potensi yang sekarang dapat dikembangkan oleh warganya sendiri. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai untuk memperkuat identitas kawasan sebagai kampung kota yang tetap mengedepankan hubungan yang baik dengan tetangga dan juga keluarga. Apabila dikaji berdasarkan standar kampung wisata, maka kampung romantis masih jauh dari standar yang ada karena sarana dan prasarananya masih minim. Lokasi kampung romantis sangat strategis karena terletak ditengah Kota Malang dan juga dekat dengan pusat perbelanjaan, area pendidikan dan juga kawa-san heritage (warisan) yang ada di Kota Malang. Melihat lokasinya yang strategis serta tingginya minat warganya untuk mengembangkan menjadi kampung wisata, maka diperlukan upaya untuk dapat membranding kawasan tersebut dan juga mempercantik secara visual kawasan tersebut. Upaya yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini melalui desain signage berupa logo dari kampung romatis untuk dapat memperkuat branding kawasan tersebut. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dari observasi dan komunikasi dengan warga hingga perencanaan dan konstruksi signage. Kegiatan pengabdian ini berhasil membuat rancangan signage yang akhirnya dapat dibangun untuk branding di Kawasan kampung romantis dengan keterlibatan warganya.
Kata kunci: desa tematik; kampung romantis; signage