Search Articles & Publications

Showing 1673 articles found for "Indonesia"

Pemetaan Lahan Karet Dan Kelapa Sawit Pada PT. BSP Tbk Kab. Asahan Berbasis WebGis

Pratiwi, Niken, Kurniawan, Edi, Dristyan, Febri
Abstract: PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk merupakan perusahan yang bergerak dalam bidang perkebunan karet serta kelapa sawit tertua di Indonesia dan terbesar di Sumatera. Lahan karet serta kelapa sawit yang tersebar di sumatera… a utara khususnya di Kab. Asahan minim media publikasi mengenai persebaran lahan karet serta kelapa sawit untuk wilayah Kab. Asahan. Tujuan dibuatnya Sistem Informasi Geografis ini yaitu membantu PT Bakrie Sumatera Plantatios Tbk Kab.Asahan dalam memberikan informasi mengenai pemetaan lahan karet serta kelapa sawit. Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  yaitu   metode kualitatif. Rancang bangun pemetaan lahan karet serta kelapa sawit ini dirancang menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan juga dengan Leaflet sehingga mampu menampilkan informasi mengenai data lahan dan pemetaan lahan karet serta kelapa sawit PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kab. Asahan.

Penentuan Kelayakan Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Menggunakan Metode AHP

Dari, Wulan, Afrisawati, Afrisawati, Dristyan, Febri
Abstract: Abstract: Sipaku Area Village currently has a population of 1963 family cards with a density of 7423 people divided into 8 hamlets. Villages can still register people who do not have an Indonesia Smart Card with the concerned… erned office by recording the data on the people who have KPS, PKH or SKTM, to get the Indonesia Smart Card (KIP) program, because many people submit applications and there are many criteria that must be taken into account. faced by the Sipaku Area Village Head Office in determining the priority of potential KIP recipients is very difficult, not transparent and inefficient. Therefore, to overcome this problem, it is necessary to have a system for determining the priority of potential KIP recipients by adding some more basic criteria. In this study a decision support system was designed using the AHP (Analitycal Hierarchy Process) method. The results of calculations using the pairwise comparison matrix for the use of criteria show that the most important priority is shown in the status of an active applicant of 0.391, the second priority is the completeness of the files of 0.406, the third priority is the orphanage of 0.095, the fourth priority is parental income of 0.066, and the priority the fifth is a dependent of 0.041. Meanwhile, for alternative use, the data obtained is that the highest value weight determines the recipient of Smart Indonesia Card Assistance (KIP), namely Rizky Amelia Ritonga with a value of 0.171, the second alternative is Rangga Pranata with a value of 0.141 and the third alternative is Elva Radis with a value of 0.124. Keywords: Smart Indonesian Card Recipients (KIP), AHP Method, PHP and MySQL.   Abstrak: Desa Sipaku Area yang sekarang ini mempunyai jumlah penduduk 1963 kartu keluarga dengan kepadatan 7423 jiwa yang terbagi dalam 8 Dusun. Desa tetap bisa mendaftarkan masyarakat yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar ke Dinas yang bersangkutan dengan mendata masyarakatnya yang memiliki KPS, PKH atau SKTM, untuk mendapat program Kartu Indonesia Pintar (KIP), karena banyaknya masyarakat mengajukan permohonan dan banyak kriteria yang harus diperhitungkan, sehingga Kendala yang dihadapi oleh pihak Kantor Kepala Desa Sipaku Area dalam menentukan prioritas calon penerima KIP sangat sulit, tidak transparan dan tidak efesien. Oleh Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sistem dalam menentukan prioritas calon penerima KIP dengan menambahkan beberapa kriteria yang lebih mendasar. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process). Hasil perhitungan menggunakan matrik perbandingan berpasangan untuk penggunaan kriteria menunjukkan bahwa prioritas yang paling utama ditunjukkan pada status Pemohon aktif sebesar 0.391, prioritas kedua yaitu Kelengkanpan Berkas sebesar 0.406, prioritas ketiga yaitu kondisi yatim piatu sebesar 0.095, prioritas keempat yaitu penghasilan orangtua sebesar 0.066, dan prioritas kelima yaitu tanggungan sebesar 0.041 Sedangkan untuk penggunaan alternatif diperoleh data yaitu bobot nilai paling tinggi menentukan Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yaitu Rizky Amelia Ritonga dengan nilai 0.171, alternatif kedua Rangga Pranata dengan nilai 0.141 dan alternatif ketiga Elva Radis dengan nilai 0.124.   Kata kunci : Penerima Bantuan PIP, Metode AHP, PHP dan MySQL.

Rancang Bangun Aplikasi Persediaan Barang Sparepart Pada PT. Sumber Nelayan Indonesia Berbasis Web

Dinda Tri Puspita Sari, Nur Balqis, Mardalius, Mardalius
Abstract: PT. Sumber Nelayan Indonesia masih menggunakan Excel dan pencatatan manual dalam mengelola persediaan barang. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem informasi aplikasi barang yang terkomputerisasi untuk mempermudah dan… n mempercepat proses pendataan stok barang masuk dan keluar. Penelitian ini merancang dan membuat sistem persediaan barang sparepart berbasis web dengan menggunakan metode waterfall. Tujuannya adalah untuk membantu pekerjaan pengelolaan barang dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh pada pengelolaan persediaan barang di suatu perusahaan. Metode waterfall digunakan dalam pengembangan sistem informasi inventori barang masuk dan keluar pada sparepart. Tahapan pengembangan meliputi Analisis Kebutuhan, desain sistem, Implementasi, verifikasi atau pemeriksaan, dan pemeliharaan