Search Articles & Publications

Showing 3122 articles found for "Analisi"

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Turbin Air Model Vortex terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Mesin Konversi Energi

Septiawan, Dwi Ari, Yuvenda, Dori, Purwantono, Indrawan, Eko
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran turbin air model vortex terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Mesin Konversi Energi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif&#8230; tatif dengan pendekatan quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 75 mahasiswa semester V angkatan 2023 yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran turbin air model vortex, sedangkan kelas kontrol menggunakan media pembelajaran konvensional berupa power point. Instrumen penelitian berupa tes objektif pilihan ganda yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 71 menjadi 84 dengan ketuntasan belajar sebesar 92%, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 73 menjadi 80,84 dengan ketuntasan sebesar 84%. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran turbin air model vortex berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa.

Kontribusi Lingkungan Keluarga dan Sekolah terhadap Minat Studi Ke Perguruan Tinggi Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Padang Tahun 2025

Febrian, Muhammad Ivan, Jasman, Indrawan, Eko, Lapisa, Remon
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap minat studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Padang tahun&#8230; n ajaran 2025/2026, yang didorong oleh fenomena fluktuasi minat lulusan untuk melanjutkan pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode regresi linier berganda yang melibatkan 50 siswa sebagai responden melalui teknik sensus sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel lingkungan keluarga berkontribusi signifikan terhadap minat studi dengan nilai t hitung 4,563, begitu pula dengan lingkungan sekolah yang memberikan kontribusi signifikan dengan nilai t hitung 2,375. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 62,2% terhadap minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi, dengan persamaan regresi Y = -23,339 + 0,665X₁ + 0,515X₂. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kondusif dukungan keluarga dan atmosfer sekolah, maka semakin tinggi minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara 37,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini.

Identifikasi Motivasi Siswa Dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga Di SMK Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo

Mustaqim, Moh Fajar, Fifukha Dwi Khory
Abstract: Pendidikan tidak hanya terfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga. Di SMK Negeri 3 Buduran, partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga&#8230; ahraga masih rendah. Penelitian sebelumnya menunjukkan variasi tingkat motivasi siswa, dimana Ramadhani (2023) menemukan motivasi kategori rendah (37%), Ardiansyah (2019) kategori sedang (53,3%), dan Muhammad Sahroni (2021) kategori baik (79%). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 143 siswa peserta ekstrakurikuler olahraga. Instrumen berupa angket yang mengukur motivasi intrinsik (kesehatan, perhatian, minat, bakat) dan ekstrinsik (metode pengajaran, alat/bahan ajar, kondisi lingkungan), dengan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata motivasi intrinsik 3,23 (kategori Tinggi), motivasi ekstrinsik 3,34 (Sangat Tinggi), dan motivasi total 3,28 (Sangat Tinggi). Temuan ini lebih tinggi dibanding Ramadhani (2023) dan Ardiansyah (2019), namun sejalan dengan Muhammad Sahroni (2021), mengindikasikan bahwa konteks sekolah dan kualitas pembinaan berperan penting dalam membentuk motivasi. Implikasi praktisnya, sekolah dapat meningkatkan partisipasi dengan mengoptimalkan pengelolaan program, sarana prasarana, dan iklim lingkungan yang suportif.

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin Kelas X SMK Dhuafa Padang

Sabarno, Hari, Erizon, Nelvi, Adri, Junil, Afnison, Wanda
Abstract: Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional yang baik diyakini mampu meningkatkan motivasi dan konsistensi siswa dalam proses pembelajaran, sehingga berdampak&#8230; ampak pada peningkatan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin siswa kelas X SMK Dhuafa Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa kelas X, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data kecerdasan emosional diperoleh melalui angket kuesioner, sedangkan data hasil belajar bersumber dari dokumen nilai resmi sekolah. Instrumen kecerdasan emosional telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson Product Moment, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa berada pada kategori sedang, sedangkan hasil belajar tergolong baik. Uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar siswa kejuruan.

Pengaruh Pemanfaatan Discord sebagai Portal Pembelajaran terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Gambar Teknik di SMK

Fahrezi, Rangga Ashar, Waskito, Mulianti, Sari, Delima Yanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Discord sebagai portal pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Teknik Manufaktur di SMK Negeri 1 Padang. Penelitian menggunakan&#8230; n pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas XI Teknik Pemesinan yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran menggunakan Discord sebagai portal pembelajaran, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui angket minat belajar siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Discord sebagai portal pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Discord dalam pembelajaran mampu meningkatkan keterlibatan dan ketertarikan siswa dalam pembelajaran Gambar Teknik Manufaktur.

Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan

Siti Naila Suhailah, Muhammad Basyam, Ayu Wirdana, Zahrotul Munawwaroh
Abstract: Manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Dalam konteks tersebut, kepala sekolah memiliki peran&#8230; ran strategis sebagai pemimpin dan manajer yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, serta evaluasi sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan berdasarkan kajian pustaka dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah artikel jurnal nasional berbahasa Indonesia yang terbit paling lambat tahun 2020 dan memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik dan kecenderungan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan oleh kepala sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sangat menentukan efektivitas manajemen sarana dan prasarana, terutama dalam aspek perencanaan berbasis kebutuhan, koordinasi dalam pengadaan, pengawasan pemanfaatan, serta evaluasi dan pemeliharaan berkelanjutan. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan kajian yang menunjukkan bahwa beberapa penelitian lebih menekankan aspek administratif dibandingkan peran kepemimpinan strategis kepala sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memperkaya kajian tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan.  

Peran DPD RI dalam Penguatan Tata Kelola Pendidikan Tinggi di Era Desentralisasi: Studi Kepemimpinan Pendidikan Dedy Iskandar Batubara

Firnanda, Rizky, M. Rizki Alfareza, Djorgie Prasandy
Abstract: Desentralisasi pendidikan menuntut tata kelola pendidikan tinggi yang mampu merespons kebutuhan dan karakteristik daerah secara berkeadilan. Namun, praktik kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia masih menunjukkan kesenjangan&#8230; jangan antara perumusan kebijakan nasional dan implementasi di tingkat daerah, terutama dalam aspek pemerataan pendanaan, konsistensi regulasi, dan posisi perguruan tinggi swasta. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam penguatan tata kelola pendidikan tinggi di era desentralisasi melalui studi kepemimpinan pendidikan Dedy Iskandar Batubara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi tokoh, melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi kebijakan pendidikan tinggi. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan empiris pada teori kebijakan publik, desentralisasi, dan tata kelola pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD RI berperan strategis sebagai aktor agenda setting, advokasi kepentingan daerah, dan pengawas implementasi kebijakan pendidikan tinggi, meskipun perannya dibatasi oleh kewenangan konstitusional. Kepemimpinan pendidikan Dedy Iskandar Batubara memperlihatkan upaya menjembatani kepentingan kebijakan nasional dan kebutuhan daerah, khususnya dalam memperjuangkan keadilan bagi perguruan tinggi swasta dan pendidikan tinggi di daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola pendidikan tinggi memerlukan desain kebijakan yang lebih konsisten, desentralistik, dan berkeadilan dengan pelibatan substantif DPD RI dan pemerintah daerah dalam sistem kebijakan nasional.

ANALISIS NILAI KARAKTER BERKEBINEKAAN GLOBAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 01 ANJONGAN.

Ade Apriani, Dessy Setyowati, Yuni listiarini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Nilai Karakter Berkebinekaan Global Siswa Kelas V di SD Negeri 01 Anjongan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data dan sumber data yang diperoleh&#8230; eroleh menggunakan sistem pengumpulan data observasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V dan guru kelas V. Hasil observasi menyatakan bahwa siswa kelas V tersebut telah berproses dalam upaya Pembelajaran dengan hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas V mempunyai sikap kebinekaan dalam dirinya dengan menunjukkan proses ruang lingkup lingkungan kelas dan sekolah dengan pencapaian  elemen  kebinekaan  global  yang  lebih  dominan  tinggi  dalam pencapaian, Mengenal dan Menghargai Budaya 99,5%, Komunikasi dan Interaksi antar Budaya 90%, Refleksi dan Tanggung Jawab Terhadap Pengalaman Kebinekaan 90,6% dan Berkeadilan Sosial 99,1% di dalam kelas dengan menunjukkan pencapaian observasi tentang Kebinekaan Global dalam pencapaian Indikator Kebinekaan Global.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF DAN KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI MI NT TIBU LAMPIT

Husairi, Abdul Wadud, Sri Rahmawati, Yunia Juwaeriyah
Abstract: Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Aktif dan Kereatif Untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-nilai Pancasila Pada Siswa Sekilah Dasar. kelas I semester genap MI  NT Tibu&#8230; u Lampit tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas I pada semester gnap tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 20 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data mengenai hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I jumlah siswa 20 orang, yang lulus 8 orang dan yang tidak lulus 12 orang, Persentase kelulusan pada siklus I sejumlah 40% dan ketidaklulusan sejumlah 60%, karena belum memenuhi standar yang kami targetkan maka dilakukan penelitian kedua pada siklus II. Data yang diperoleh pada siklus II dengan jumlah siswa 20 orang, yang lulus 13 orang dan yang tidak lulus 7 orang, dengan persentase kelulusan 65% serta ketidaklulusan 35%. Karena belum merasa tuntas, peneliti melakukan penelitian kembali pada siklus III yang jumlah siswanya 20 orang, siswa yang lulus 18 orang, dengan persentase ketuntasan 90%.

Perilaku Mencontek dalam Ujian Sekolah: Analisis Faktor Individu dan Lingkungan Sekolah

Sunardi
Abstract: Perilaku mencontek dalam ujian merupakan masalah yang berdampak pada integritas akademik dan kualitas proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk perilaku mencontek siswa serta faktor individual dan&#8230; lingkungan pendidikan yang melatarbelakanginya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa dan guru, observasi pelaksanaan ujian, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku mencontek muncul dalam berbagai bentuk, baik individual maupun kolektif, dan cenderung dipersepsikan sebagai praktik yang wajar dalam situasi tertentu. Faktor individual yang memengaruhi perilaku tersebut meliputi kecemasan akademik, rendahnya kepercayaan diri, serta orientasi belajar yang menekankan capaian nilai. Sementara itu, faktor lingkungan pendidikan seperti lemahnya pengawasan ujian, ketidaktegasan penegakan aturan, dan budaya sekolah yang berorientasi pada hasil turut memperkuat toleransi terhadap mencontek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku mencontek merupakan fenomena sistemik yang memerlukan pendekatan integratif melalui penguatan integritas akademik, pembenahan sistem evaluasi, dan penciptaan iklim pembelajaran yang menjunjung tinggi kejujuran