Abstract:Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) sebanyak 158,3 juta jiwa di dunia, Indonesia menduduki peringkat ke-5 dari 10 negara penyandang DM terbanyak di Asia Tenggara yaitu sebanyak 20,4 juta jiwa dan diperkirakan akan terus…
us mengalami peningkatan hingga 28,6 juta jiwa pada tahun 2050. Dampak terjadinya diabetes melitus salah satunya melalui kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik berperan penting dalam membantu mengontrol kadar glukosa darah serta mencegah terjadinya komplikasi. Mengetahui gambaran aktivitas fisik penderita diabetes melitus di Puskesmas Gambirsari Kota Surakarta. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.491 diambil menggunakan teknik kuota sampling, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden yang didapatkan menggunakan kuesioner IPAQ dan dianalisis secara univariat. Mayoritas responden berusia 60-69 (41,5%) yang didominasi oleh perempuan sebanyak (64,4%) sedangkan laki-laki (35,4%), mayoritas Pendidikan penderita DM adalah SMA (44,6%) yang memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (60%). Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik penderita diabetes melitus di Puskesmas Gambirsari Kota Surakarta memiliki aktivitas fisik sedang, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan dari tenaga kesehatan.
Abstract:Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat pesisir. Teknologi budidaya menentukan produktivitas…
vitas budidaya dan kelayakan usaha budidaya yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha serta mengevaluasi teknik budidaya rumput laut (Gracilaria sp) pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Pertumbuhan rumput laut metode terapung menghasilkan bobot tertinggi dibandingkan metode lepas dasar dan metode dasar. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di lokasi penelitian secara finansial layak untuk dikembangkan. Total biaya produksi per tahun berkisar antara Rp49.980.000 hingga Rp76.445.000, dengan rata-rata keuntungan yang diperoleh petani sebesar Rp24.864.000 hingga Rp53.587.000 per tahun. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) seluruh responden berada di atas 1, yakni pada kisaran 1,48 hingga 1,70, yang mengindikasikan bahwa usaha budidaya rumput laut layak dilakukan. Secara keseluruhan, usaha budidaya rumput laut Gracilaria sp. pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon memiliki prospek yang baik dan dapat dijadikan sumber pendapatan utama bagi masyarakat pesisir setempat. Penerapan metode terapung serta pengelolaan kualitas air yang optimal merupakan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya di wilayah tersebut
Abstract:Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Kabupaten Kebumen, khususnya Desa Jemur Kecamatan Pejagoan, termasuk wilayah rawan tanah longsor sehingga…
ga diperlukan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat guna mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor di Desa Jemur Kabupaten Kebumen. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 596 warga RW 2 Desa Jemur, dengan sampel sebanyak 86 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianlisis secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik responden mayoritas berusia pada kelompok usia dewasa produktif yaitu (30-59 tahun) sebanyak 69 responden (80,2%), tingkat pendidikan terakhir responden berpendidikan SMP dan SMA masing-masing sebanyak 29 responden (33,7%), lama tinggal hampir seluruh responden tinggal lebih dari 10 tahun, yaitu sebanyak 85 reponden (98,8%), dan tingkat pengetahuan responden mayoritas, yaitu sebanyak 58 responden (67,4%). mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor.
Abstract:Hipertensi pada lansia menempati urutan tertinggi di antara penyakit tidak menular lainnya di Indonesia, sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Aktivitas fisik dapat menyebabkan vasodilatasi, peningkatan…
ngkatan produksi oksida nitrat oleh sel endotel, penurunan stres oksidatif, dan peningkatan sensitivitas pembuluh darah terhadap relaksasi, sehingga membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi Di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel yang digunakan Non-Probability Sampling dengan metode Quota Sampling. Jumlah sampel 64 responden. Instrument yang digunakan GPAQ (Global Physical Activity Quesionnaire) untuk mengukur aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran aktivitas fisik pada lansia di Puskesmas Grogol 15 (23,4%) aktivitas fisik rendah, 42 (65,6%) aktivitas fisik sedang, dan 7 (10,9%) aktivitas fisik tinggi. Aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo mayoritas adalah aktivitas fisik sedang.
Abstract:Artikel ini mengkaji metafora gender dalam teks tasawuf klasik dan kontemporer dengan menempatkannya dalam kerangka hermeneutik-filosofis. Berangkat dari kritik terhadap pembacaan patriarkal yang cenderung memahami gender…
r secara biologis dan hierarkis, penelitian ini menegaskan bahwa dalam tradisi tasawuf, kategori maskulin dan feminin berfungsi sebagai prinsip metafisik dan kosmologis yang bersifat simbolik dan komplementer. Melalui analisis terhadap pemikiran Ibn ʿArabī, khususnya konsep wahdat al-wujud dan gagasan keperempuanan ilahi, artikel ini menunjukkan bahwa tasawuf mengafirmasi kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan. Pembacaan ini kemudian didialogkan dengan reinterpretasi feminis kontemporer, terutama melalui kontribusi Saʿdiyya Shaikh, serta konteks keindonesiaan melalui gagasan sufisme-feminisme KH. Husein Muhammad. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf menyediakan ruang hermeneutik yang signifikan untuk mendekonstruksi hierarki gender yang terbangun dalam historiografi dan praktik keagamaan Islam. Meskipun demikian, artikel ini juga menyoroti tantangan pembacaan feminis tasawuf, terutama risiko romantisasi tradisi dan ketegangan antara universalisme spiritual dan realitas sosial. Dengan demikian, tasawuf dipahami tidak hanya sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai sumber etis dan epistemik yang relevan bagi pengembangan wacana keadilan gender dalam Islam kontemporer.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi pakan pelet komersial dan Wolffia arrhiza terhadap performa pertumbuhan benih ikan nila salin (Oreochromis niloticus) pendederan II. Metode penelitian menggunakan…
rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan rasio pelet dan wolffia: Kontrol (100:0), A (85:15), B (75:25), dan C (65:35). Hasil menunjukkan bahwa pemberian pakan kombinasi berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan pertumbuhan panjang mutlak, namun tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap laju pertumbuhan spesifik (SGR). Penurunan performa pertumbuhan pada pakan kombinasi dibandingkan kontrol diduga akibat hambatan serat kasar (selulosa) dinding sel wolffia serta pengalihan energi pakan untuk proses osmoregulasi di media payau (6 ‰) dan adaptasi terhadap fluktuasi amonia (0,4-0,8 mg/l). Rasio konversi pakan (FCR) cenderung meningkat seiring bertambahnya proporsi wolffia, dengan nilai terbaik pada Kontrol (1,5) diikuti Perlakuan A (2,4). Meskipun terjadi penurunan efisiensi pakan, tingkat kelangsungan hidup tetap stabil dan tidak berbeda nyata pada kisaran 79-88%. Penelitian menyimpulkan bahwa Perlakuan A (substitusi 15% wolffia) merupakan dosis paling efektif yang mampu menyokong pertumbuhan dengan performa panjang mutlak yang secara statistik setara dengan kontrol, sehingga berpotensi sebagai alternatif pakan pendorong efisiensi biaya.
Abstract:Perkembangan teknologi sekuensing telah menghasilkan data sekuens DNA, RNA, dan protein dalam jumlah besar yang umumnya disimpan dalam format FASTA. Meskipun format ini sederhana dan banyak digunakan, perangkat lunak bioinformatika…
informatika yang tersedia masih didominasi oleh aplikasi berbasis desktop atau command line interface yang kurang ramah bagi pengguna pemula. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi web sederhana berbasis Python untuk analisis dasar file FASTA. Aplikasi dibangun menggunakan framework Flask dan pustaka BioPython untuk melakukan analisis panjang sekuens, komposisi basa nukleotida, serta persentase GC melalui antarmuka web yang mudah digunakan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu memproses file FASTA secara akurat dan cepat tanpa memerlukan instalasi perangkat lunak tambahan di sisi pengguna. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran bioinformatika serta mendukung analisis awal sekuens biologis bagi mahasiswa dan peneliti.
Abstract:Pasar Bawah merupakan salah satu aset kultural dan ekonomi penting di Kota Pekanbaru, Riau, yang dikenal sebagai sentra penjualan barang-barang antik, kerajinan, dan berbagai produk impor unik. Namun, potensi Pasar Bawah…
sebagai destinasi wisata belanja belum sepenuhnya tergarap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Pasar Bawah agar dapat meningkatkan daya tariknya sebagai tujuan wisata belanja, sekaligus berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan pelestarian nilai historisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pedagang, pengelola pasar, dinas pariwisata, serta analisis dokumen terkait. Fokus analisis mencakup aspek Aksesibilitas, Atraksi (produk dan pengalaman), Amenitas (fasilitas pendukung), dan Ancillary (kelembagaan dan promosi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan Pasar Bawah meliputi: (1) Tata kelola lingkungan yang kurang teratur, terutama masalah kebersihan dan penataan pedagang; (2) Kurangnya integrasi antara pasar dengan paket wisata kota; dan (3) Keterbatasan fasilitas pendukung pariwisata seperti area parkir yang memadai dan pusat informasi. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup: (1) Revitalisasi fisik pasar dengan mempertahankan arsitektur historisnya, perbaikan sanitasi, dan penataan zona belanja; (2) Peningkatan experience value melalui festival belanja tematik, pertunjukan seni budaya lokal, dan promosi produk unggulan khas Riau; (3) Penguatan kelembagaan melalui pembentukan Badan Pengelola Pasar Bawah yang kolaboratif antara pemerintah, pedagang, dan pelaku pariwisata; dan (4) Promosi digital terintegrasi yang menargetkan wisatawan domestik dan mancanegara.
Abstract:Pemanfaatan pekarangan rumah merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, khususnya di wilayah perkotaan yang mengalami keterbatasan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan praktik…
ik pemanfaatan pekarangan rumah di Kelurahan Srimeranti Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, melalui studi kasus terhadap seorang petani bernama Iwan Setiawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan telah dilakukan narasumber selama kurang lebih lima tahun dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan seperti jambu, anggur, kelengkeng, cabai, nangka, matoa, dan tebu. Motivasi pemanfaatan pekarangan meliputi kebutuhan ekonomi, dorongan sosial melalui kegiatan yayasan Laz, serta keinginan menambah pengetahuan dalam bidang pertanian. Pemanfaatan pekarangan memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan biaya konsumsi, manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas lingkungan, serta manfaat sosial melalui distribusi hasil panen kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, beberapa kendala turut dihadapi, seperti mahalnya harga pupuk, keterbatasan sarana produksi, dan minimnya dukungan pemerintah. Meskipun demikian, temuan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan pekarangan memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat. Peningkatan dukungan pemerintah dan pendampingan teknis diperlukan agar program pemanfaatan pekarangan dapat berkembang lebih optimal di masa mendatang.
Abstract:Fotografi dalam perspektif komunikasi ialah media untuk penyampaian pesan melalui gambar yang mengandung banyak makna. Laki-laki serta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi fotografer. Dari era dulu hingga…
a kini, perempuan selalu berada pada posisi inferior dalam masyarakat. Perempuan kerap kali dianggap sebagai "orang lain", dan di dalam status menjalani hubungan selalu menanti untuk didefinisikan dan dijelaskan. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian, sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah metode observasi, dan wawancara. Dari hasil analisa setiap individu memiliki pandangan terhadap perempuan yang bekerja sebagai fotografer tentunya memiliki pendapat yang berbeda-beda setiap individu. Namun justru semakin membuktikan bahwa perempuan dapat bekerja sama seperti laki-laki, bahkan mereka dapat bersaing