Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

KINERJA DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI PENTADIO RESORT KABUPATEN GORONTALO

Lanio, Astri Hasniyantri, Aneta, Asna, Solihin, Dwi Indah Yuliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Pentadio Resort Kabupaten Gorontalo. Fokus penelitian meliputi kemampuan… ampuan (ability) sumber daya manusia, motivasi (motivation) kerja aparatur, dan dukungan (opportunity) fasilitas serta sistem yang tersedia dalam menunjang peningkatan kunjungan wisatawan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang Pariwisata, pengelola Pentadio Resort, serta masyarakat atau wisatawan. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Pentadio Resort belum berjalan secara optimal. kemampuan, masih terdapat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM) terutama dalam aspek inovasi pengelolaan, pemanfaatan teknologi digital, promosi wisata, dan pemeliharaan fasilitas. Pada motivasi, aparatur telah menunjukkan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, menjaga kebersihan, namun masih kurang dalam kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisata. Sementara itu, pada dukungan, telah dilakukan renovasi beberapa fasilitas wisata, tetapi masih ditemukan berbagai kendala seperti sarana dan prasarana yang rusak, kurang terawat, keterbatasan anggaran, serta promosi digital yang belum optimal.

IMPLEMENTASI PROGRAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TAHFIDZ AL-QUR’AN PADA HAFALAN DOA HARIAN DAN SURAH PENDEK DI KB-TK ISLAM RAIH IMPIAN KOTA TANGERANG SELATAN

Handyanti, Destyana Lyra, Nurmaliyah, Yayah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an pada hafalan doa harian dan surah pendek di KB-TK Islam Raih Impian Kota Tangerang Selatan, serta faktor pendukung… ukung dan penghambatnya. Latar belakang penelitian didasari oleh keterbatasan waktu hafalan dalam jam reguler dan kajian mengenai kontribusi ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an pada hafalan doa harian dan surah pendek pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam kepada 4 informan, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an dilaksanakan melalui tahap perencanaan mencakup penetapan tujuan, penyusunan target hafalan, penjadwalan kegiatan, dan perencanaan target 1-3 ayat per pertemuan beserta materi pendukung surah. Tahap pelaksanaan yaitu pembukaan, kegiatan inti, dan penutup yang berjalan saling melengkapi dengan pembiasaan hafalan di kelas. Tahap evaluasi dilakukan melalui pemantauan langsung setiap pertemuan mencakup kelancaran hafalan, urutan ayat, serta ketepatan makhraj dan tajwid dasar, dengan hasil hafalan ditampilkan pada kegiatan puncak Ramadhan dan akhirusanah. Anak yang mengikuti program ini menunjukkan kualitas pelafalan, daya ingat, dan semangat menghafal yang lebih baik, berbeda dengan anak yang tidak mengikutinya. Faktor pendukung meliputi dukungan orang tua, kompetensi guru pembimbing, motivasi anak, serta lingkungan sekolah yang kondusif dan bernuansa Islami serta faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan hafalan anak, kurangnya konsistensi pengulangan di rumah, keterbatasan konsentrasi anak, serta frekuensi pertemuan yang hanya satu kali per minggu tanpa sesi pengganti saat hari libur. Dengan demikian, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara guru, orang tua, dan lingkungan.

PERAN PEMERINTAH DALAM MEMBERIKAN LAYANAN KEBUTUHAN DASAR RUMAH LAYAK HUNI DI DINAS PUPR PROVINSI GORONTALO

Tahir, Sri Hariyanti, Isa, Rusli, Solihin, Dwi Indah Yuliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis bagaimana Peran Pemerintah Dalam Memberikan Layanan Kebutuhan Dasar Rumah Layak Huni di Dinas PUPR Provinsi Gorontalo. Fokus utama penelitian ini meliputi tiga aspek… yaitu: (1) regulator (pengatur) (2) fasilitator (fasilitas pendukung) (3) dinamisator (pengerak). Metode penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah dalam memberikan layanan kebutuhan dasar rumah layak huni di dinas PUPR provinsi Gorontalo, telah terlaksana dengan cukup baik melalui fungsi regulator, fasilitator, dan dinamisator. Akan tetapi, efektivitas pelaksanaan program masih memerlukan perbaikan, terutama dalam aspek koordinasi, pendanaan, validasi data, penyediaan sarana pendukung, serta peningkatan partisipasi dan pemahaman masyarakat agar tujuan program dapat tercapai secara lebih optimal.

LOGIKA KOMPUTASIONAL SEBAGAI KOMPETENSI FUNDAMENTAL DI ERA AI: TINJAUAN TEORITIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN TINGGI DI INDONESIA

Ayuningtias, Febrianty Eka, Agustin, Imelda Dwi, Nikmah, Nelly Alfiatun, Nailla, Yasmin Khalda, Fadila, Dita Yuni Nur, Rahman, Anas Susilo, Fianti, Elsa Nur, Nabila, Zulfa
Abstract: Kemajuan teknologi kecerdasan buatan yang berlangsung dengan sangat cepat mendorong pengakuan global terhadap berpikir komputasional sebagai kecakapan strategis yang melintas batas disiplin ilmu. Meski demikian, di Indonesia… esia persepsi mengenai logika komputasional kerap terjebak pada pemaknaan yang terlalu sempit, yakni sekadar aktivitas menulis kode program, terutama di kalangan mahasiswa yang menempuh studi di luar rumpun teknologi informasi. Artikel ini mengemban tiga misi: pertama, menelaah landasan konseptual logika komputasional beserta empat elemen pembangunnya, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma; kedua, mengupas urgensinya dalam konteks perkembangan AI generatif pada tahun 2026; dan ketiga, menyusun rekomendasi berbasis temuan teoritis bagi pembaruan desain kurikulum dan strategi pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia. Kajian ini memanfaatkan metode tinjauan pustaka sistematis yang berorientasi analisis konseptual. Temuan menunjukkan bahwa logika komputasional melampaui fungsinya sebagai bekal teknis pemrograman; ia merupakan paradigma berpikir mendasar yang mengokohkan daya nalar individu dari beragam bidang profesi dalam mengurai kerumitan masalah kontemporer. Dalam lanskap pendidikan tinggi Indonesia, menyelipkan kompetensi ini ke dalam kurikulum berbagai program studi termasuk matematika, ilmu kesehatan, dan ilmu-ilmu sosial bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan mendesak. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual terpadu sebagai landasan strategis pengembangan kurikulum berbasis computational thinking yang responsif terhadap tantangan era kecerdasan buatan.

KONSEP DASAR SERTA MANFAAT ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM KEHIDUPAN MODERN

Putri, Anklita Nurul Eka, Syahda, Talitha Quds, Nursihab, Ihab Muhammad, Putri, Zahra Navisa, Veralin, Livia, Nuraini, Salsa, Putri, Cinta Alviana, Desmafitano, Mufti Falah, Widagdo, Arif
Abstract: Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu inovasi teknologi yang berkembang pesat pada era modern dan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… kaji konsep dasar, sejarah perkembangan, prinsip-prinsip utama, serta implementasi Artificial Intelligence dalam berbagai sektor kehidupan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan berbagai publikasi akademik yang relevan dengan topik AI. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perkembangan, karakteristik, serta penerapan teknologi AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence merupakan teknologi yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia melalui proses pembelajaran, penalaran, pengenalan pola, dan pengambilan keputusan. AI telah diterapkan secara luas dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, bisnis, transportasi, keamanan, pertanian, dan industri digital. Pemanfaatan AI mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, akurasi, serta kualitas layanan pada berbagai sektor. Namun demikian, perkembangan AI juga menghadirkan tantangan berupa persoalan etika, keamanan dan privasi data, ketergantungan teknologi, serta kebutuhan peningkatan literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu diimbangi dengan tata kelola yang bertanggung jawab serta pengembangan sumber daya manusia yang memadai guna mengoptimalkan manfaat teknologi secara berkelanjutan.

ANALISIS KINERJA KARYAWAN PADA KEGIATAN OPERASIONAL DISTRIBUSI BARANG DI PT HAYATI GROUP TASIKMALAYA

Purnamasari, Ita, Yuniarsih, Yuyun
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja karyawan pada kegiatan operasional distribusi barang di PT Hayati Group Tasikmalaya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya fluktuasi tingkat keterlambatan… pengiriman atau distribusi barang sebesar 12% hingga 20% pada periode Januari-Desember 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam kepada informan kunci (pihak manajemen dan operasional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan dalam hal kepatuhan SOP dan pemahaman tugas pekerjaan yang diberikan sudah baik, namun ketepatan waktu dalam penyelesaian tugas yang diberikan perusahaan masih terkendala oleh 2 faktor yaitu faktor internal seperti keterbatasan armada transfortasi dan kurangnya koordinasi antar divisi belum terintegrasi, serta faktor eksternal seperti kemacetan lalu lintas pada rute distribusi faktor cuaca yang tidak bisa diprediksi. Rekomendasi dari peneliti mencakup proses distribusi agar lebih efisien yaitu dengan meningkatk pengawasan, evaluasi monitoring kinerja secara berkala, dan perbaikan sistem koordinasi distribusi.

OPTIMALISASI PELAYANAN ADMINISTRASI PUBLIK DI KANTOR CAMAT KOTA SELATAN KOTA GORONTALO

Delvina oktafiani kasim, Juriko Abdussamad, Sri Yulianty Mozin
Abstract: Penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas merupakan kewajiban konstitusional birokrasi sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Namun, Kantor Camat Kota Selatan menghadapi tantangan penurunan Indeks Kepuasan Masyarakat… syarakat (IKM) pada tahun 2025 sebesar 5,18 poin menjadi 88,04%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan sistemik dan mengukur kualitas pelayanan administrasi publik di Kantor Camat Kota Selatan, Kota Gorontalo, dengan menggunakan model SERVQUAL secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan informan utama yang terdiri dari aparatur kecamatan serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan SERVQUAL, yaitu Tangibles (bukti fisik), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi publik belum berjalan optimal dan masih menghadapi sejumlah kendala operasional pada kelima dimensi SERVQUAL. Pada dimensi Tangibles, infrastruktur gedung mengalami kerusakan fisik yang parah, fasilitas penunjang minim, serta pemanfaatan aplikasi Yanjak Gorontalo Kota belum maksimal karena operasional lapangan masih didominasi proses manual. Pada dimensi Reliability, terjadi keterlambatan penyelesaian dokumen akibat proses verifikasi yang birokratis dan koordinasi lintas instansi yang lemah. Dimensi Responsiveness menunjukkan sikap petugas sudah cukup baik, namun penyampaian alur prosedur dan prasyarat berkas belum transparan dan tidak seragam. Pada dimensi Assurance, terdapat inkonsistensi informasi antarpetugas yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Sementara pada dimensi Empathy, sikap ramah dan humanis sudah mulai diterapkan, tetapi implementasinya masih bersifat individual dan belum konsisten secara institusional. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa optimalisasi pelayanan memerlukan rehabilitasi fasilitas fisik, pemangkasan alur birokrasi, digitalisasi sistem informasi terpadu melalui optimalisasi teknologi, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan yang kaku untuk menyamakan persepsi staf, serta pengawasan berkala terkait internalisasi nilai-nilai hospitality bagi seluruh aparatur kecamatan.

ANALISIS TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI DESA PANTUNGO TELAGA BIRU

Nadya Adistya Abdul, Ismet Sulila, Zuchri Abdussamad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi informasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru. Kajian penelitian difokuskan pada pengelolaan data dan informasi,… ormasi, pemanfaatan komunikasi serta kolaborasi digital, otomatisasi layanan administrasi, dan berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, operator Sistem Informasi Desa (SID), serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Selain itu, data pendukung diperoleh melalui kegiatan observasi langsung di lapangan dan dokumentasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan administrasi berbasis teknologi informasi di Desa Pantungo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi di Desa Pantungo telah dimanfaatkan dalam pengelolaan data administrasi, penyebaran informasi melalui website dan media sosial, serta mendukung proses pelayanan dan pengambilan keputusan desa. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan, pemanfaatan teknologi informasi telah memberikan kemudahan dalam pengelolaan data, mempercepat pelayanan administrasi, dan mendukung koordinasi antarperangkat desa. Namun, penerapannya belum berjalan optimal karena pengelolaan data masih sebagian dilakukan secara manual, komunikasi digital belum dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat, serta pelayanan administrasi belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu sistem digital. Analisis penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan teknologi informasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital masyarakat, dan keterbatasan infrastruktur jaringan internet. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem pelayanan digital yang lebih terintegrasi, peningkatan kapasitas aparatur desa, serta penguatan sarana dan prasarana teknologi informasi guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) (Studi Pada Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di RSUD Banggai Laut)

Nurnaningsi
Abstract: NURNANINGSI. 241422017. 2026. “KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PROGRAM JKN (Studi Pada Peserta BPJS Kesehatan di Rsud Banggai Laut)”. Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo dengan… ngan Pembimbing I Dr. Rusli Isa, M.Si.. dan Pembimbing II Dr. Alexander Badjuka, S.Si.,M.AP. Tujuan dari penelitian ini menganalisis kualitas pelayanan publik dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta BPJS Kesehatan di RSUD Banggai Laut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari peserta BPJS Kesehatan, tenaga kesehatan, petugas administrasi, serta pihak manajemen rumah sakit yang terlibat dalam pelayanan Program JKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik bagi peserta BPJS Kesehatan di RSUD Banggai Laut secara umum telah berjalan cukup baik. Hal ini ditinjau berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Parasuraman, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Dimensi bukti fisik menunjukkan tersedianya fasilitas pelayanan yang cukup memadai, meskipun masih terdapat beberapa sarana yang perlu ditingkatkan. Dimensi keandalan terlihat dari kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan sesuai prosedur yang berlaku. Pada dimensi daya tanggap, petugas telah berupaya memberikan pelayanan secara cepat dan responsif terhadap kebutuhan pasien. Dimensi jaminan tercermin dari kompetensi dan sikap profesional petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan. Sementara itu, dimensi empati terlihat melalui perhatian dan kepedulian petugas terhadap kondisi pasien. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti waktu tunggu pelayanan yang relatif lama pada jam-jam tertentu dan keterbatasan sumber daya manusia dalam menghadapi tingginya jumlah pasien. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik dalam Program JKN bagi peserta BPJS Kesehatan di RSUD Banggai Laut telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih memerlukan perbaikan pada aspek kecepatan pelayanan, ketersediaan fasilitas pendukung, dan peningkatan jumlah tenaga kesehatan guna meningkatkan kepuasan peserta BPJS Kesehatan.

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA HUNTU BARAT KECAMATAN BULANGO SELATAN KABUPATEN BONE BOLANGO

Moh Fadli Bado'o, Ismet Sulila, Indah Yuliani Solihin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa di Desa Huntu Barat Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango. Fokus penelitian ini menggunakan teori partisipasi… si masyarakat menurut Cohen dan Uphoff yang meliputi empat tahapan partisipasi, yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam pelaksanaan, partisipasi dalam pemanfaatan hasil, dan partisipasi dalam evaluasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan desa sebagai wujud pembangunan partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa di Desa Huntu Barat secara umum belum sepenuhnya optimal. Kondisi ini terutama terlihat pada aspek pengambilan keputusan, dimana masih terdapat sebagian masyarakat yang kurang aktif menghadiri musyawarah desa maupun menyampaikan pendapat secara langsung, sehingga keterlibatan masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan belum sepenuhnya merata. Sementara itu, pada aspek pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi pembangunan, partisipasi masyarakat telah berjalan cukup baik. Masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan sesuai kemampuan masing-masing, memanfaatkan hasil pembangunan yang dilaksanakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, serta diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan dan masukan terhadap program pembangunan desa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa di Desa Huntu Barat masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek pengambilan keputusan, agar keterlibatan masyarakat dapat lebih aktif, merata, dan optimal dalam setiap tahapan pembangunan desa.