Search Articles & Publications

Showing 658 articles found for "Loka"

Pelatihan Pembuatan Sosis Daging Rusa Sebagai Produk Unggulan Masyarakat Papua Selatan

Siamsa, Simon, Maulana, Irfan, Aprilius, Adrianus
Abstract: Pelatihan pembuatan sosis daging rusa merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dengan tujuan memberdayakan pelaku UMKM lokal dalam mengolah sumber daya alam khas… s menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan ini adalah rendahnya keterampilan teknis pelaku UMKM dalam pengolahan daging rusa serta belum adanya inovasi produk olahan yang berorientasi pada pasar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, praktik mandiri, serta monitoring dan evaluasi pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 68% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta munculnya lima kelompok usaha kecil yang mulai memproduksi sosis secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal dapat mendorong transformasi sosial ekonomi masyarakat secara nyata. Oleh karena itu, kegiatan ini memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain yang memiliki sumber daya lokal serupa.

Pembuatan dan Pelatihan Pemberdayaan Website Dana Kampung

Pramono, Gani Ariq
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kampung melalui pembuatan website dan pelatihan pemberdayaan bagi aparatur Kampung Seed Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke.… . Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari tiga tahap utama: (1) analisis kebutuhan melalui studi pendahuluan, observasi, wawancara, dan focus group discussion; (2) implementasi yang mencakup pembuatan website berbasis Content Management System (CMS) WordPress dan pelatihan pemberdayaan dengan metode hands-on practice; serta (3) evaluasi dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa implementasi website telah berhasil meningkatkan akses informasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dana kampung. Pelatihan pemberdayaan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan pengelolaan website, peserta mampu mengoperasikan website secara mandiri setelah pelatihan dibandingkan sebelumnya. Meski menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur internet di beberapa wilayah, program ini telah berhasil membangun fondasi untuk tata kelola dana kampung yang lebih transparan dan akuntabel melalui kombinasi solusi teknologi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia lokal. Keberlanjutan program diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan strategi regenerasi pengelola website dengan melibatkan karang taruna sebagai kader masa depan.

Strategi Pengembangan Pemasaran Kredit Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke

Ambauw , Y. Eriks, Surjaatmadja , Surachman, Simatupang, Batara M.S, Hidayat , Taufiq
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pemasaran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pangsa pasar… r kredit UMKM Bank Papua yang hanya mencapai 4,63% dari total kredit, meskipun potensi sektor UMKM di Merauke cukup besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Populasi penelitian mencakup pelaku UMKM dan pegawai Bank Papua dengan jumlah sampel 50 responden. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal dan eksternal yang dianalisis menggunakan alat IFAS dan EFAS dalam kerangka SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Bank Papua terletak pada pemahaman lokal dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan inovasi produk, infrastruktur, dan promosi. Peluang berasal dari pertumbuhan UMKM dan kebijakan pemerintah, sementara ancaman berasal dari persaingan bank nasional. Implikasi manajerial menekankan perlunya digitalisasi layanan, inovasi produk kredit, peningkatan literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah untuk memperluas pangsa pasar kredit UMKM.

Konstruksi Model Social Entrepreneurship Sebagai Gagasan Inovasi Sosial Bagi Pembangunan Perekonomian Di Distrik Semangga

Awal, Muhamad, Nahumury, Marthen A. I., Arifudin, Aldisa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membangun model social entrepreneurship yang adaptif terhadap kondisi masyarakat asli Papua guna mendorong penciptaan nilai sosial dan peningkatan kesejahteraan. Metode yang digunakan… digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (library research), yang dikombinasikan dengan analisis konteks sosial ekonomi lokal. Penelitian ini merumuskan model social entrepreneurshipyang berlandaskan pada empat elemen utama, yaitu: social value, civil society, innovation, dan economic activity. Model ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat lokal, pemanfaatan kearifan lokal, serta kolaborasi lintas sektor sebagai kunci sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model social entrepreneurship dapat menjadi strategi yang efektif dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja berbasis sosial. Selain itu, keterlibatan generasi muda sebagai pelaku kewirausahaan sosial dinilai mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian social entrepreneurship di Indonesia serta menawarkan kerangka praktis untuk implementasi model pada wilayah-wilayah tertinggal.

Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Burger Bangor Di Sukamaju Depok

Naufal Hafizh Adhyatma, Wiwin Wianti, Yosie Noverha
Abstract: Industri restoran cepat saji di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen serta perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis. Burger Bangor, sebagai salah… lah satu merek lokal dengan jaringan lebih dari seratus empat puluh gerai di berbagai wilayah Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi mutu produk dan pelayanan, sebagaimana tercermin dari sejumlah keluhan pelanggan terkait cita rasa yang tidak stabil serta proses pelayanan yang berlangsung lambat, khususnya pada gerai Sukamaju, Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan, pada objek tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei, sedangkan data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sembilan puluh delapan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi dua puluh lima, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, demikian pula kualitas pelayanan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi gabungan sebesar 62,6 persen terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Aquviva di Kota Depok

Jonathan Herhanlie, Vina Islami, Ulfa Rahma Dhini
Abstract: Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus berkembang karena masyarakat semakin mempertimbangkan kebersihan, keamanan, dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan air minum. AQUVIVA merupakan produk AMDK lokal yang diproduksi&#8230; ksi PT Mitra Tirta Buwana. Pada 2025, merek ini menghadapi penurunan kepercayaan setelah beredar informasi mengenai temuan benda asing di dalam kemasan. Pada periode pemulihan citra tersebut, perusahaan juga menjalankan kampanye promosi berskala besar. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian AQUVIVA di Kota Depok, baik secara terpisah maupun bersama-sama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-asosiatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow dan melibatkan 100 konsumen AQUVIVA. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 9,044; p < 0,001) dengan kontribusi 33%. Promosi juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 8,448; p < 0,001) dengan kontribusi 29%. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 77,764; p < 0,001) dan menjelaskan 61,6% variasi keputusan pembelian. Temuan tersebut menunjukkan perlunya pengendalian mutu yang konsisten serta penguatan promosi digital yang berkelanjutan untuk memulihkan kepercayaan dan menjaga loyalitas konsumen.

Memori Kolektif dan Teologi Luka: Kearifan Lokal sebagai Jalan Pemulihan Trauma Sosial

Boby Andika Sinaga, Toman Mardohar Mauliate Tambunan
Abstract: This study develops an interdisciplinary theological framework that integrates collective memory, a theology of woundedness, and local wisdom as epistemological and pastoral strategies for engaging with social trauma inscribed&#8230; cribed in the communal body of postcolonial and post-conflict societies in Indonesia. Collective memory, as examined by Halbwachs, Assmann, and Volf, is not construed as a mere aggregation of historical facts but as a cultural construction that shapes theological identity through performative, ritualistic, and narrative social processes. The theology of woundedness, informed by the works of Rambo, Moltmann, Jones, and Brock, resists binary categorizations between suffering and salvation, positioning wounds instead as loci theologici—revelatory spaces wherein the Holy Spirit dwells amidst unhealed wounds as a manifestation of divine solidarity and the possibility of redemption. Employing a qualitative-descriptive methodological framework and contextual hermeneutics, this research investigates local narratives, healing rituals, customary symbols, and inculturated liturgies among Christian communities in Ambon, Poso, and East Nusa Tenggara. The findings suggest that local wisdom functions not merely as a cultural instrument but also as a sacramental medium through which the Spirit operates incarnationally. The integration of these three dimensions demonstrates that post-traumatic restoration cannot be reduced to psychological or therapeutic pastoral practices alone; rather, it demands a theologically transformative, contextually rooted, and dialogical articulation of the wounded social body. Within this construct, the Church is envisioned as an anamnetic community that employs collective memory as a praxis of salvation, regards local culture as a spiritual body, and embraces woundedness as a participatory locus within the salvific narrative. Accordingly, this study contributes a novel paradigm for contextual theology and pastoral praxis in multicultural societies marked by the legacy of historical suffering and the urgent need for reconciliation grounded in justice and memory.

Komunikasi dalam Kepemimpinan Berbasis Tim untuk Meningkatkan Kekompakan antar Bidang Pelayanan di Gereja Lokal

Caroline Sabatini Baiin, Beni Chandra Purba
Abstract: This research aims to explore the communication for importance of team-based leadership in enhancing cohesion among service departments in the church. By understanding the concept of leadership inspired by the example of&#8230; Jesus Christ, this study examines explore how communication can realize implementation principles such as selfless love, service focused on the interests of others, and obedience to divine will become the primary pillars in guiding, inspiring, and managing team members towards achieving common goals. A literature analysis method is employed to explore the concepts of leadership and team collaboration in the context of church service. The research findings emphasize the importance of effective communication, deep understanding of individuals within the team, and productive collaboration as the main foundation in strengthening cohesion among service departments. By prioritizing clear communication, empathetic understanding of team member’s needs, and building solid working relationships, leaders can create an environment that supports spiritual growth and unity in church service. In conclusion, leaders and team members can synergistically and effectively align their efforts to achieve the church’s vision and mission through leadership practices centered on love, effective communication, and solid team collaboration.

Karakteristik Morfologi Jamur Makroskopis Yang Tumbuh Pada Serasah Daun Di Hutan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Try Susanti, Luvi Aprilliana Sari, Betama Selfyana, Putri Rahmadania
Abstract: Jamur makroskopis berperan penting sebagai dekomposer dalam ekosistem hutan, namun data morfologinya di kawasan hutan kampus masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik morfologi&#8230; fologi jamur makroskopis pada substrat serasah daun di kawasan hutan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menemukan enam morfotipe jamur, yaitu Leucocoprinus sp., Clavulina sp., Marasmius sp. (dua morfotipe), Mycena sp., dan Coltricia sp. Variasi morfologi meliputi bentuk, warna, tekstur tudung, karakteristik stipe, dan tipe himenofor sebagai bentuk adaptasi terhadap mikrohabitat serasah daun. Penelitian ini menyediakan data dasar keanekaragaman jamur lokal serta menunjukkan potensi biodiversitas jamur di kawasan hutan kampus. Macroscopic fungi play an important role as decomposers in forest ecosystems, yet information on their morphology in campus forests remains limited. This study aimed to identify and describe the morphological characteristics of macroscopic fungi growing on leaf litter in the forest area of UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. A descriptive exploratory method with a qualitative approach and purposive sampling was employed. Six fungal morphotypes were identified: Leucocoprinus sp., Clavulina sp., Marasmius sp. (two morphotypes), Mycena sp., and Coltricia sp. Morphological variations included cap shape, color, texture, stipe characteristics, and hymenophore type, reflecting adaptation to leaf litter microhabitats. The findings provide baseline data on local fungal biodiversity and demonstrate the biodiversity potential of the campus forest.

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Partisipasi Lokal melalui Pengelolaan Desa Wisata di Desa Panglipuran, Bali untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi

Hilmi Nur Huda Al Mubaroq, Nihayatus Sholichah, Widyawati
Abstract: Panglipuran Village, Bali, is one of the traditional tourism villages with significant potential to support the economic independence of local communities. However, community empowerment in this village faces various challenges,&#8230; llenges, such as limited resources, a lack of community capacity in management, and dependence on external parties. This study aims to analyze community empowerment based on local participation through the management of the tourism village, using the community empowerment theory proposed by Jim Ife. The study emphasizes the importance of resource, opportunity, knowledge, and skill indicators in supporting the success of community empowerment. This research employs a qualitative descriptive method, collecting data through in-depth interviews, field observations, and documentation. The primary informants of the study include community leaders, local business actors, and tourism village managers. The findings reveal that empowerment through resource indicators has increased the income of craft businesses by 150%, from IDR 2 million to IDR 5 million per month. Furthermore, the opportunity indicator successfully opened avenues for the community to manage homestays, increasing income by up to 70% compared to previous levels. The knowledge and skill indicators also proved significant, with more than 90% of the community actively participating in training, which supports the sustainable economy of the tourism village. The conclusion of this study highlights that community empowerment based on local participation has a positive impact on the economic independence of the Panglipuran Village community. The novelty of this research lies in the integration of community empowerment elements with local wisdom values, such as mutual cooperation and cultural preservation. This model contributes not only to economic development but also serves as a best practice example in sustainable local participation-based tourism village management.