Search Articles & Publications

Showing 2694 articles found for "Anti"

PENGARUH PERGAULAN BEBAS DAN TEKANAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU REMAJA DI DESA HELVETIA KECAMATAN LABUHAN DELI

Anggun Syahfitri, Minna Bella, Naila Nafisah Zulfa, Riwati Amelia, Sani Susanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh pergaulan bebas dan tekanan teman sebaya terhadap perilaku remaja di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik wawancara… cara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pergaulan remaja cenderung bebas dan tidak terkontrol, ditandai dengan kebiasaan nongkrong malam, mencoba rokok atau minuman beralkohol, serta mengikuti tren media sosial tanpa pengawasan. Tekanan teman sebaya memperkuat kecenderungan tersebut melalui ajakan, bujukan, dan rasa takut dikucilkan. Proyek penyuluhan yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut penelitian membantu meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya pergaulan bebas dan strategi menghadapi tekanan sebaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk perilaku remaja yang positif dan mencegah penyimpangan sosial.

HUBUNGAN PEMAHAMAN PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT DENGAN SIKAP TOLERANSI ANTAR MAHASISWA

Christine Amori Damanik, Dzar Dzahira Aziz, Intan Novita Sari Simanullang, Reka Bayu, Jaya Damanik
Abstract: Indonesia merupakan negara majemuk dengan keberagaman agama, suku, dan budaya, yang menuntut adanya nilai pemersatu untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis. Pancasila hadir sebagai landasan fundamental dan sistem filsafat… at yang memandu pola pikir dan karakter masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai generasi intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman Pancasila sebagai sistem filsafat dengan sikap toleransi antar mahasiswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED), dengan sampel sebanyak 56 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik accidental sampling (convenience sampling). Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur dua variabel utama: Pemahaman Pancasila sebagai Sistem Filsafat (P1-P5) dan Sikap Toleransi Antar Mahasiswa (P6-P10).Filosofis Pancasila berfungsi sebagai fondasi ideologis yang efektif, membimbing mahasiswa untuk menginternalisasi nilai-nilai (seperti kemanusiaan dan persatuan) dan mewujudkan sikap toleransi yang inklusif dan proaktif dalam lingkungan kampus yang majemuk.

Analisis Tingkat Pemahaman Mahasiswa mengenai Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK

Inna Umi Fadillah, Julia Agnesia Harianja, Wan Saskia Putri, M. A. Jaya Damanik
Abstract: Pancasila sebagai dasar negara sekaligus landasan moral memiliki peran penting dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) agar tetap selaras dengan nilai etika, kemanusiaan, dan kesejahteraan bangsa.… angsa. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi modern, pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila menjadi aspek yang penting untuk memastikan penggunaan IPTEK berjalan secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman mahasiswa mengenai Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 50 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert 1–5 dengan 14 pernyataan yang dianalisis melalui klasifikasi skor menjadi tiga kategori tingkat pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori tinggi sebanyak 42 orang, kategori sedang sebanyak 8 orang, dan tidak ada responden pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman mahasiswa mengenai Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK berada pada kategori baik hingga sangat baik. Hal ini mencerminkan efektivitas pendidikan Pancasila di perguruan tinggi dalam menanamkan nilai moral dan etika dalam pemanfaatan IPTEK. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan pembelajaran kontekstual dan aplikatif agar seluruh mahasiswa mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara lebih komprehensif dalam menghadapi tantangan teknologi di era digital.

Pengaruh Lingkungan Kampus terhadap Penghayatan Mahasiswa terhadap Ideologi Pancasila

Chrisinta Yuli Yanti Simanjuntak, Nehemia Elovani P. Br. Tarigan, Fatmawati Waruwu, Tresia Simorangkir, Jaya Damanik
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kampus terhadap penghayatan mahasiswa terhadap ideologi Pancasila di Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif&#8230; siatif dan teknik survei melalui penyebaran angket kepada 50 mahasiswa sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kampus berpengaruh secara signifikan terhadap penghayatan mahasiswa terhadap Pancasila, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Koefisien korelasi sebesar 0,714 menunjukkan hubungan kuat dan positif antara kedua variabel. Temuan ini menegaskan bahwa semakin kondusif lingkungan kampus, semakin tinggi tingkat penghayatan mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, penguatan budaya akademik, interaksi sosial, dan kegiatan kemahasiswaan menjadi aspek penting dalam meningkatkan internalisasi nilai-nilai kebangsaan di perguruan tinggi.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESETARAAN DI PKBM LASKAR PELANGI SEBAGAI UPAYA PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN MASYARAKAT

Ibnu Hajar, Dwi Fide Christanti Purba, Frayogi Benedict Tamba, Monica Choirala Purba, Muhammad Aldi, Nimas Ayu Larasati
Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan setara di PKBM Laskar Pelangi dan kontribusinya dalam memperluas akses pendidikan bagi komunitas yang tidak terlibat dalam pendidikan formal. Latar&#8230; belakang penelitian berasal dari masih banyaknya individu yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah akibat faktor ekonomi, sosial, dan usia. PKBM hadir sebagai lembaga pendidikan nonformal yang memberikan peluang untuk belajar melalui program Paket A, B, dan C. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran di PKBM. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan setara di PKBM Laskar Pelangi berlangsung dengan baik dan fleksibel, didukung oleh lingkungan belajar yang nyaman serta peran tutor yang mirip dengan guru formal. PKBM juga memberikan keuntungan nyata bagi masyarakat melalui pendidikan tanpa biaya dan penyediaan alat tulis untuk peserta. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan sarana, ketidakhadiran peserta secara tidak teratur, serta kurangnya pengajar masih menjadi kendala. Secara keseluruhan, PKBM Laskar Pelangi memainkan peran penting dalam menciptakan kesetaraan pendidikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya belajar sepanjang hidup.  

STRATEGI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA

Alya Anggriani Sinaga, Nia Novita Insani Sinaga, Putri Arga L. Munte, Anugrah Setiawan
Abstract: Korupsi masih menjadi masalah besar di Indonesia yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga moral, sosial, dan budaya. Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas.&#8230; egritas. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang efektif melalui jalur pendidikan, khususnya pendidikan anti korupsi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda, mengidentifikasi tantangan implementasi di sekolah maupun perguruan tinggi, serta menganalisis strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan keadilan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket online (Google Form) yang disebarkan kepada mahasiswa dan siswa sebagai representasi generasi muda. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta interpretasi kualitatif dari jawaban terbuka responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai pendidikan anti korupsi sebagai aspek yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Indikator kejujuran dan kepedulian sosial memperoleh persentase tertinggi (masing-masing 80%), diikuti oleh disiplin, tanggung jawab, dan keadilan. Temuan ini menegaskan adanya kesadaran kolektif generasi muda mengenai urgensi pendidikan anti korupsi, meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang belum menempatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai prioritas. Dengan demikian, pendidikan anti korupsi terbukti berperan signifikan sebagai instrumen strategis dalam membangun generasi berintegritas, serta perlu diimplementasikan secara sistematis, berkesinambungan, dan berbasis nilai Pancasila, agama, serta budaya bangsa.

Strategi Pengelolaan Aset Wakaf Untuk Pemberdayaan Ekonomi Di BWI Sumatera Utara

Faadihilah, Arif, Salsabila Br Damanik, Nadiva, Alzura, Zenaris, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan aset wakaf di Indonesia masih menghadapi berbagai&#8230; tantangan, seperti keterbatasan manajemen, rendahnya produktivitas aset, dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai wakaf produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan aset wakaf yang diterapkan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Sumatera Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara kepada narasumber dari BWI Sumatera Utara serta studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BWI Sumatera Utara menerapkan strategi berupa pendataan dan sertifikasi aset wakaf, penguatan kapasitas nazir, pengembangan wakaf produktif, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai manfaat aset wakaf sehingga tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan wakaf yang profesional dan produktif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis syariah.

Analisis Peluang dan Ancaman Perdagangan Furnitur Indonesia di Pasar ASEAN: Studi Kasus Indonesia–Vietnam 2025

Aliansyah, Rifan
Abstract: Penelitian ini menganalisis peluang dan ancaman yang dihadapi sektor furnitur Indonesia dalam perdagangan internasional, dengan fokus pada Vietnam sebagai mitra dagang utama di kawasan ASEAN pada tahun 2025. Dengan menggunakan&#8230; unakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini bersumber dari data primer Badan Pusat Statistik (BPS) serta data sekunder dari jurnal ilmiah dan laporan pemerintah. Data primer menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, total nilai ekspor furnitur Indonesia ke Vietnam mencapai $ 8.380.442,83, sedangkan nilai impor dari Vietnam mencapai $ 66.740.816,14. Hal ini mencerminkan defisit perdagangan sebesar sekitar $ 58,36 juta. Meskipun demikian, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif berupa ketersediaan kayu tropis berkualitas tinggi, tradisi desain budaya yang kaya, dan dukungan pemerintah yang terus meningkat. Ancaman utama meliputi persaingan ketat dari produsen Vietnam, inefisiensi logistik, dan hambatan birokrasi perdagangan. Penelitian ini merekomendasikan agar Indonesia melakukan diversifikasi pasar di kawasan ASEAN, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperkuat diplomasi ekonomi bilateral dengan Vietnam.

Analisis Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CDR) terhadap Non Performing Financing (NPF) pada PT Bank Muamalat Indonesia Periode 2021–2025

Aliya Mayla Faiza, Cici Imaniar, Syifa Jeany Lourentia, Ainun Calvin Nur Alamsyach
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Non Performing Financing (NPF) pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. NPF merupakan&#8230; pakan indikator penting dalam menilai kualitas pembiayaan dan tingkat kesehatan bank syariah, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang diawali dengan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,823, sedangkan CAR juga tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,980. Secara simultan, FDR dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan nilai signifikansi sebesar 0,965. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 3,5% menunjukkan bahwa variasi NPF lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan NPF pada PT Bank Muamalat Indonesia periode 2021–2025 tidak ditentukan secara signifikan oleh FDR dan CAR, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal lainnya.

Pengaruh CAR, NPF, dan BOPO terhadap DPK Bank Syariah Indonesia Periode 2021-2025

Muhammad Zaki Aliyafi, Mohammad Rifki Nurizad, Ervi Yunita Sari, Ernie Yusviana, Anang Haris Firmansyah
Abstract: Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, namun kemampuan bank dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) masih dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yang tercermin melalui tingkat&#8230; gkat kesehatan dan kinerja keuangan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Dana Pihak Ketiga pada Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data yang digunakan berupa laporan keuangan triwulanan Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025 dengan jumlah 20 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan software pengolah data statistik yaitu SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap DPK, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap DPK, sedangkan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPK. Secara simultan CAR, NPF, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap DPK. Penelitian ini memberikan gambaraDana Pihak Ketiga (DPK)n bahwa penghimpunan DPK pada Bank Syariah Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh kekuatan modal, tetapi juga oleh kemampuan bank dalam mengelola risiko pembiayaan dan menjalankan strategi operasional.