Search Articles & Publications

Showing 2694 articles found for "Anti"

PENGARUH WARNA DAN LABEL PADA BUSUR DERAJAT TERHADAP KETETAPAN PEMBACAAN SUDUT

Alifah Ashilah, Safrida Napitupulu, Dara Fitrah Dwi, Putri Juwita, Hizmi Wardani
Abstract: Pembelajaran pengukuran sudut di sekolah dasar sering kali terkendala oleh kesulitan siswa dalam menentukan skala angka yang tepat pada busur derajat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan warna dan… label penanda pada busur derajat terhadap tingkat ketepatan siswa dalam membaca nilai sudut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen semu (quasi-experimental) dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Swasta Tiara. Instrumen utama yang digunakan berupa tes kemampuan membaca sudut menggunakan dua jenis busur derajat (standar dan modifikasi warna) serta lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan melalui uji beda rata-rata (t-test) untuk membandingkan akurasi pembacaan sudut antar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan busur derajat dengan label warna yang membedakan skala luar dan dalam secara signifikan dapat meningkatkan ketepatan pembacaan sudut dibandingkan busur derajat konvensional atau tidak berwarna. Simpulan penelitian ini adalah modifikasi visual pada alat ukur dapat meminimalkan kesalahan kognitif siswa dalam memahami konsep pengukuran geometri.

Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa

Ramadhani, Kaila Putri, Munali, Munali, Apip, Moch.
Abstract: Lingkungan sekolah merupakan faktor eksternal yang berperan dalam membentuk motivasi belajar siswa. Kondisi sekolah yang kondusif dari aspek fisik, sosial, dan akademik dapat menciptakan rasa nyaman, aman, serta dukungan&#8230; yang mendorong semangat belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berdasarkan dimensi lingkungan fisik, sosial, akademik, serta motivasi belajar yang mencakup ketekunan dan minat belajar, kemudian dianalisis dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,444 yang termasuk kategori sedang. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,197 menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berkontribusi 19,7% terhadap motivasi belajar, sedangkan 80,3% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 47,290 + 0,241X. Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif guna meningkatkan motivasi belajar. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti dukungan keluarga dan self-efficacy serta memperluas responden agar hasil lebih komprehensif.

Pengaruh Media Sosial terhadap Minat Belajar Mahasiswa PGSD A Universitas Battuta

Az’zahra, Chintami, Wahyudi, Dichi Akbar
Abstract: Sekarang ini penggunaan media sosial sangat mudah ditemukan di segala kalangan, termasuk mahasiswa PGSD A Universitas Battuta yang aktif menggunakan berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube dalam berbagai&#8230; kebutuhan sehari-hari. Platform-platform digital ini bisa memengaruhi minat belajar mahasiswa, bisa menjadi sarana yang mendukung belajar atau justru mengganggu fokus belajar karena adanya konten hiburan yang mengalihkan perhatian. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh media sosial terhadap minat belajar mahasiswa PGSD A Universitas Battuta, apakah media sosial cenderung membantu melalui komunitas belajar online dan sumber materi yang kreatif, atau justru menghalangi konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, yaitu dengan memberikan kuesioner kepada seluruh populasi yang terdiri dari 28 responden untuk mengumpulkan data berupa angka yang nantinya akan dianalisis secara statistik.

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Turbin Air Model Vortex terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Mesin Konversi Energi

Septiawan, Dwi Ari, Yuvenda, Dori, Purwantono, Indrawan, Eko
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran turbin air model vortex terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Mesin Konversi Energi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif&#8230; tatif dengan pendekatan quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 75 mahasiswa semester V angkatan 2023 yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran turbin air model vortex, sedangkan kelas kontrol menggunakan media pembelajaran konvensional berupa power point. Instrumen penelitian berupa tes objektif pilihan ganda yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 71 menjadi 84 dengan ketuntasan belajar sebesar 92%, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 73 menjadi 80,84 dengan ketuntasan sebesar 84%. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran turbin air model vortex berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa.

Kontribusi Lingkungan Keluarga dan Sekolah terhadap Minat Studi Ke Perguruan Tinggi Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Padang Tahun 2025

Febrian, Muhammad Ivan, Jasman, Indrawan, Eko, Lapisa, Remon
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap minat studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Padang tahun&#8230; n ajaran 2025/2026, yang didorong oleh fenomena fluktuasi minat lulusan untuk melanjutkan pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode regresi linier berganda yang melibatkan 50 siswa sebagai responden melalui teknik sensus sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel lingkungan keluarga berkontribusi signifikan terhadap minat studi dengan nilai t hitung 4,563, begitu pula dengan lingkungan sekolah yang memberikan kontribusi signifikan dengan nilai t hitung 2,375. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 62,2% terhadap minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi, dengan persamaan regresi Y = -23,339 + 0,665X₁ + 0,515X₂. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kondusif dukungan keluarga dan atmosfer sekolah, maka semakin tinggi minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara 37,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini.

Identifikasi Motivasi Siswa Dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga Di SMK Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo

Mustaqim, Moh Fajar, Fifukha Dwi Khory
Abstract: Pendidikan tidak hanya terfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga. Di SMK Negeri 3 Buduran, partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga&#8230; ahraga masih rendah. Penelitian sebelumnya menunjukkan variasi tingkat motivasi siswa, dimana Ramadhani (2023) menemukan motivasi kategori rendah (37%), Ardiansyah (2019) kategori sedang (53,3%), dan Muhammad Sahroni (2021) kategori baik (79%). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 143 siswa peserta ekstrakurikuler olahraga. Instrumen berupa angket yang mengukur motivasi intrinsik (kesehatan, perhatian, minat, bakat) dan ekstrinsik (metode pengajaran, alat/bahan ajar, kondisi lingkungan), dengan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata motivasi intrinsik 3,23 (kategori Tinggi), motivasi ekstrinsik 3,34 (Sangat Tinggi), dan motivasi total 3,28 (Sangat Tinggi). Temuan ini lebih tinggi dibanding Ramadhani (2023) dan Ardiansyah (2019), namun sejalan dengan Muhammad Sahroni (2021), mengindikasikan bahwa konteks sekolah dan kualitas pembinaan berperan penting dalam membentuk motivasi. Implikasi praktisnya, sekolah dapat meningkatkan partisipasi dengan mengoptimalkan pengelolaan program, sarana prasarana, dan iklim lingkungan yang suportif.

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin Kelas X SMK Dhuafa Padang

Sabarno, Hari, Erizon, Nelvi, Adri, Junil, Afnison, Wanda
Abstract: Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional yang baik diyakini mampu meningkatkan motivasi dan konsistensi siswa dalam proses pembelajaran, sehingga berdampak&#8230; ampak pada peningkatan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin siswa kelas X SMK Dhuafa Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa kelas X, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data kecerdasan emosional diperoleh melalui angket kuesioner, sedangkan data hasil belajar bersumber dari dokumen nilai resmi sekolah. Instrumen kecerdasan emosional telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson Product Moment, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa berada pada kategori sedang, sedangkan hasil belajar tergolong baik. Uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar siswa kejuruan.

Pengaruh Pemanfaatan Discord sebagai Portal Pembelajaran terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Gambar Teknik di SMK

Fahrezi, Rangga Ashar, Waskito, Mulianti, Sari, Delima Yanti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Discord sebagai portal pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Teknik Manufaktur di SMK Negeri 1 Padang. Penelitian menggunakan&#8230; n pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas XI Teknik Pemesinan yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran menggunakan Discord sebagai portal pembelajaran, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui angket minat belajar siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Discord sebagai portal pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Discord dalam pembelajaran mampu meningkatkan keterlibatan dan ketertarikan siswa dalam pembelajaran Gambar Teknik Manufaktur.

Peran DPD RI dalam Penguatan Tata Kelola Pendidikan Tinggi di Era Desentralisasi: Studi Kepemimpinan Pendidikan Dedy Iskandar Batubara

Firnanda, Rizky, M. Rizki Alfareza, Djorgie Prasandy
Abstract: Desentralisasi pendidikan menuntut tata kelola pendidikan tinggi yang mampu merespons kebutuhan dan karakteristik daerah secara berkeadilan. Namun, praktik kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia masih menunjukkan kesenjangan&#8230; jangan antara perumusan kebijakan nasional dan implementasi di tingkat daerah, terutama dalam aspek pemerataan pendanaan, konsistensi regulasi, dan posisi perguruan tinggi swasta. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam penguatan tata kelola pendidikan tinggi di era desentralisasi melalui studi kepemimpinan pendidikan Dedy Iskandar Batubara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi tokoh, melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi kebijakan pendidikan tinggi. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan empiris pada teori kebijakan publik, desentralisasi, dan tata kelola pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD RI berperan strategis sebagai aktor agenda setting, advokasi kepentingan daerah, dan pengawas implementasi kebijakan pendidikan tinggi, meskipun perannya dibatasi oleh kewenangan konstitusional. Kepemimpinan pendidikan Dedy Iskandar Batubara memperlihatkan upaya menjembatani kepentingan kebijakan nasional dan kebutuhan daerah, khususnya dalam memperjuangkan keadilan bagi perguruan tinggi swasta dan pendidikan tinggi di daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola pendidikan tinggi memerlukan desain kebijakan yang lebih konsisten, desentralistik, dan berkeadilan dengan pelibatan substantif DPD RI dan pemerintah daerah dalam sistem kebijakan nasional.

Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar pada Mata Pelajaran Pengelasan SMAW dengan Model Case Based Method pada Siswa Kelas XI SMKN 2 Bengkulu Utara

Akbar, Faqihuddin Muhammad, Jasman, Irzal, Adri, Junil
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran Shielded Metal Arc Welding (SMAW) melalui penerapan Case-Based Method (CBM) di kelas XI Teknik Pengelasan SMKN 2 Bengkulu Utara. Metode&#8230; ode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 73,10 (pra-siklus) menjadi 86,97 (siklus I) dan 92,04 (siklus II) dengan ketuntasan belajar meningkat dari 52% menjadi 96%. Respons positif siswa terhadap pembelajaran juga naik dari 48% menjadi 85%. Penerapan CBM terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi siswa melalui pembelajaran berbasis kasus nyata yang relevan dengan praktik industri